Bab 6 Cerai

"Apa yang mau kamu bicarakan Mas????",tanya Bella.

"Huh!!", Jhosua menghela nafasnya pelan.

"Aku minta maaf jika selama ini tidak bisa membahagiakan kamu,Aku memang seorang Dokter magang yang tidak memiliki penghasilan lebih tinggi dari mu!!

"Sudah seminggu kita saling diam,Aku merasa kehadiran ku tidak di butuhkan lagi di sini !!",ucap Jhosua mencoba menahan sesak di dadanya.

"Apa yang kamu katakan Mas???apa kamu ingin kita berpisah???",sela Bella.

"Justru itu yang mau Aku tanyakan padamu Bella!!!Apa yang kamu inginkan sekarang????Aku sudah lelah menahan semua hinaan ini Bell!!Aku di sini tidak berarti apa-apa!!semakin hari kamu semakin dekat saja dengan teman pria mu itu!!!Aku tahu tanpa sepengetahuan ku pria itu sering berkunjung ke sini!!

"Lalu apa gunanya Aku di sisimu???",sarkas Jhosua berjalan mendekati Bella yang memunggunginya.

"Aku hanya ingin kamu mengerti Mas!!Aku ingin bebas!!tidak terkekang dengan pernikahan ini!!",balas Bella yang membuat Jhosua semakin sakit hati mendengarnya.

"Lalu apa yang kamu mau Bella???apa???",tanya Jhosua membalikkan tubuh Bella agar menghadapnya.

Belum jadi Bella menjawab ponselnya berdering,tanpa sengaja Jhosua melihat siap yang penelpon tersebut.Bella yang takut di salahkan mengambil HP nya namun Jhosua lebih dulu mengangkatnya.

"Hallo baby???

"Kenapa tidak membalas pesanku???Aku merindukanmu baby!!!",ujar Brayen yang membuat Jhosua mengepalkan tangannya kuat.

Bella yang melihat kemarahan di mata Jhosua bergidik ngeri.

"Hallo baby??kamu masih di sana???",tanya Brayen yang belum tahu situasinya.

Tanpa menjawab Jhosua mematikan sambungan telepon tersebut.Dia cek semua isi pesan Bella dengan pria yang di akuinya sebagai teman tersebut.

Alangkah terkejutnya Jhosua melihat video syur mereka yang sengaja di kirimkan Brayen kepada Bella.

"Bella kau!!!!

"Keterlaluan kamu Bella!!!Aku tak menyangka perempuan yang ku kenal dulu sekarang sudah menjadi liar!!

"Kamu sama seperti ******!!!!",ucap Jhosua penuh penekanan.

"Bisa-bisanya kamu berbuat hina seperti ini di belakang ku!!!

"Kesuksesan telah membuat mu berubah!!kamu bukan lagi Bella yang ku kenal!!!",ucap Jhosua.

Bella hanya diam,Dia tidak tahu harus menjawab apa namun dia tidak terima dikatakan ****** oleh Jhosua.

"Ini semua juga salah kamu Mas!!!kamu tidak bisa menjadi menantu yang mamaku inginkan!!!

"Ck!!sekarang dengan gampangnya kamu menyalahkan Aku Bell!!!

"Sekarang Aku mengerti,pernikahan ini tidak bisa di teruskan lagi!!

"Mulai hari ini Kristiyana Bella kamu bukan lagi istriku!!!",ucap Jhosua lantang membuat tubuh Bella luruh ke lantai.

"Ini ponselmu!!!silahkan hubungi kekasih mu itu kalau sekarang kamu sudah bebas!!",ujar Jhosua melemparkan ponsel yang di genggamannya ke arah Bella yang membuat model tersebut terkejut.

"Satu lagi,besok pengadilan akan datang memberikan surat perceraian kita!?",ucap Jhosua mengemas semua barang-barangnya dan keluar dari kamar tersebut.

Saat menuruni tangga Merry tidak sengaja melihat Jhosua yang membawa koper,membuat Merry menyunggingkan senyumnya.

"Sampai kapan kamu akan jadi Dokter magang terus???saya kira anak saya bahagia menikah sama kamu,ternyata tidak sama sekali!!!

"Maksud anda apa???

"Kamu nggak liat???karir anakku di dunia model semakin melejit bahkan gajimu saja tidak cukup untuk sekedar membeli satu helai pakaian untuknya.

"Dasar menantu sampah!!!!

Jhosua mengepalkan tangannya kuat mendengar semua hinaan yang di layangkan oleh mertuanya.Di tambah sang istri yang tidak pernah membelanya kala dirinya di hina seperti ini.

"Lalu apa mau Mama???

"Ceraikan anakku!!!Dia akan aku nikahkan dengan menantu yang lebih kaya dan lebih dari segala-galanya dari kamu,yang hanya sebagai Dokter magang!!

"Heh!!Baik!!dengan senang hati aku akan melakukannya!!

"Tapi jika suatu saat nanti aku berhasil jangan pernah untuk menjilat ludah anda sendiri nyonya Merry yang terhormat!!!",sarkas Jhosua dengan penuh kemarahan di dalam hatinya.

"Dasar sombong!!apa yang kamu banggakan dari pekerjaan mu itu???Miskin aja belagu!!!",umpat Merry yang semakin membuat Jhosua sakit hati mendengarnya.

"Mungkin setelah ini anda akan menarik kata-kata anda itu nyonya Merry!!!

"Saat itu terjadi saya pastikan,saya tidak akan lagi ada di rumah ini!!!malam ini juga saya keluar dari rumah ini!!!

"Bella bukakanlah istri saya lagi!!!!

"Kalau sewaktu-waktu terjadi sesuatu padanya jangan pernah hubungi saya lagi!!!!",sarkas Jhosua penuh dengan penekanan membuat Merry terdiam menahan kesal.

Jhosua segera keluar dari rumah tersebut,rumah ini bukanlah rumahnya tetapi rumah peninggalan Papa Bella.Jika di tanya kenapa Jhosua mau tinggal di rumah ini,itu karena Bella yang tidak mau pisah rumah dengan mamanya.

Sekarang Jhosua tidak bisa menahannya lagi,dia sudah lelah berada di lingkungan toxic ini.Selama ini bukan Dia yang tidak mampu memberikan Bella rumah, Dia mampu membelikan semua itu untuk Bella walaupun tidak sebesar rumah Merry.

Jhosua benar-benar kecewa saat ini,wanita yang di nikahi nya dulu adalah wanita yang penurut, pengertian menerima segala kekurangan nya.Tapi sekarang semua itu sudah berubah seiring dengan kesuksesan dirinya di dunia model.

Jhosua melajukan motornya meninggalkan rumah mewah tersebut,rumah yang dulunya sempat membuatnya merasakan kebahagiaan bersama Bella.Tapi sekarang semua itu sirna karena Bella dengan teganya mengkhianati dirinya.

Sementara itu Bella melihat kepergian Jhosua dari jendela kamarnya.

"Mungkin ini yang terbaik untuk kita Jho!!",gumam Bella menghapus buliran bening yang menggenangi pelupuk matanya.

"Untuk apa kamu menangisinya???bukankah sekarang kamu bahagia karena sudah terlepas dari Dokter miskin itu!!",ucap Merry yang baru saja masuk ke dalam kamar Bella.

"Bukankah ini juga kemauan Mama??? Mama yang dari dulu tidak pernah menyukai Jhosua!!!

"Mama tidak pernah memandang baiknya Jhosua!!yang ada di pikiran Mama hanya harta kekayaan saja!!!",ucap Bella berapi-api menatap mamanya.

"Sekarang kamu berani membentak Mama???apa yang pria itu kasih kepadamu???bahkan Dia tidak meninggalkan harta sepersen pun untuk kalian bagi!!

"Dia juga tidak bisa memberikan kamu anak???sudah setahun lebih kalian menikah tapi belum saja punya anak!!

"Aku yang tidak menginginkannya Ma!!",sela Bella membuat Merry terdiam mendengarnya.

"Aku sengaja meminum pil penunda kehamilan,Aku sengaja melakukannya karena Aku takut anakku nantinya juga bernasib sama seperti ayahnya!!!

"Aku takut nantinya Mama juga memandang remeh anakku!!menghinanya sama seperti yang Mama lakukan pada ayahnya!!!",sarkas Bella yang sekarang sudah berurai air mata.

"Bagus kalau kamu mengerti!!!untung kalian tidak memiliki anak!!!kalau sampai itu terjadi akan semakin sulit bagi kalian untuk bercerai!!!",timpal Merry dengan entengnya.

Bella hanya bisa menangis untuk saat ini,Dia tidak bisa berpikir apa-apa sekarang.

"Apa yang kamu tangisi Bell???apa kamu sedih berpisah dengannya???",tanya Merry.

"Aku merasa sudah menjadi wanita paling jahat kepadanya!!!

"Bukan hanya soal pil KB itu,tapi Dia juga mengetahui perselingkuhan ku dengan Brayen?!",jawab Bella.

"Jangan menyalahkan dirimu seperti ini Bell!!!kamu tidak salah apa-apa!!andai saja Dia bisa di andalkan mungkin kamu tidak akan seperti ini,Mama juga akan tentu menerimanya dengan baik.

"Tapi hanya Brayen lah bisa Mama percaya,selain tampan Dia juga memiliki masa depan yang lebih baik!!kamu akan bahagia bila menikah dengannya!!!",ujar Merry yang membuat Bella menghapus air matanya segera.

Merry tersenyum melihat Bella yang sudah lebih baik setelah mendengar perkataannya.

"Akhirnya keinginan ku terwujud juga!!",batin Merry tersenyum penuh arti.

***

Jhosua mengendarai motornya tak tentu arah,karena lelah akhirnya Jhosua memilih penginapan yang terdekat dengan rumah sakit untuk istirahat malam ini.

Terpopuler

Comments

Soraya

Soraya

emang joshua gak punya rumah atau apartemen sblm nikah sm bella

2024-02-14

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 Dokter Magang
2 Bab 2 Jhosua kecewa
3 Bab 3 Wakil Direktur
4 Bab 4 Perselingkuhan Bella
5 Bab 5 Pil KB
6 Bab 6 Cerai
7 Bab 7 Partner Terbaik
8 Bab 8 Ketuk Palu
9 Bab 9 Brayen Mantan Vanessa
10 Bab 10 Menggoda Vanessa
11 Bab 11 Wakil Direktur
12 Bab 12 Pulang Bersama Bram
13 Bab 13 Berperang Dengan Perasaan Sendiri
14 Bab 14 Dinner
15 Bab 15 Di Paksa Bram
16 Bab 16 Menyelamatkan Vanessa
17 Bab 17 Sepenggal Masa Lalu Vanessa
18 Bab 18 Cerita Masa Lalu Vanessa
19 Bab 19 Sarapan Bersama
20 Bab 20 Jalan Dengan Vanessa
21 Bab 21 Kejujuran Vanessa
22 Bab 22 Memaafkan Vanessa
23 Ban 23 Bau-bau Orang Jatuh Cinta
24 Bab 24 Keramahan Vanessa
25 Bab 25 Bram Lagi
26 Bab 26 Semakin Dekat
27 Bab 27 Forehead Kiss
28 Bab 28 Apa Gue Jatuh Cinta ??
29 Bab 29 Memeriksa Keadaan Mantan Mertua
30 Bab 30 Ingin Bersama Lebih Lama
31 Bab 31 Ungkapan Perasaan
32 Bab 32 Ledekan Edward
33 Bab 33 Ulah Merry
34 Bab 34 Tamparan Untuk Merry
35 Bab 35 Vanessa Sangat Berharga
36 Bab 36 Cemburu
37 Bab 37 Aku Mencintaimu Vanessa
38 Bab 38 Talak Bram
39 bab 39 Duda Memang Meresahkan
40 Bab 40 Lari Pagi
41 Bab 41 Emang Boleh Se Sayang itu ???
42 Bab 42 Orang Asing
43 Bab 43 Will You Marry Me ??
44 Bab 44 Dua Minggu Lagi
45 Bab 45 Manjanya Jhosua
46 Bab 46 Dina Dan Dimas
47 Bab 47 Ingin Melamar Vanessa
48 Bab 48 Obsesi Bram
49 Bab 49 Menjaga Vanessa
50 Bab 50 Kedatangan Bram
51 Bab 51 Kegilaan Bram
52 Bab 52 Vanessa terluka
53 Bab 53 Persiapan Pernikahan
54 Bab 54 Pengumuman
55 Bab 55 Curhatan Dina
56 Bab 56 Lukanya Sovia
57 Bab 57 Sah
58 Bab 58 Resepsi
59 Bab 59 Malam Pertama part 1
60 Bab 60 Malam pertama Part II
61 Bab 61 Dua Pilihan
62 Bab 62 Tingkah Malu-malu Vanessa
63 Bab 63 Kali Ke-Dua
64 Bab 64 Jalan-jalan
65 Bab 65 Pertemuan
66 Episode 66 Bella Panas
67 Bab 67 Keromantisan Pasutri
68 Bab 68 Rahasia Edward
69 Bab 69 Menyembunyikan Nya Dari Vanessa
70 Bab 70 Vanessa kecewa
71 Bab 71 Tidak Salah Memilih
72 Bab 72 Kehamilan Vanessa
73 Bab 73 Mahen dan Sovia
74 Bab 74 Ketahuan Vanessa
75 Bab 75 Perasaan Iri Bella
76 Bab 76 Kekesalan Brayen
77 Bab 77 Papa Baru Maura
78 Bab 78 Edward Pingsan
79 Bab 79 Menemui Brayen
80 Bab 80 Keputusan Edward
81 Bab 81 Memulai Dari Awal
82 Bab 82 Nasehat Edward
83 Bab 83 Bertemu Orang Tua Mahendra
84 Bab 84 Selusin Anak
85 Bab 85 Hot Duda
86 Bab 86 Lebih Dari Sekedar Kenangan
87 Bab 87 Menjalaninya Sama-sama
88 Bab 88 Kembali Bersama
89 Bab 89 Melahirkan
90 Bab 90
91 Bab 91
92 Bab 92
93 Bab 93
94 Bab 94
95 Bab 95
96 Bab 96
97 Bab 97
98 Bab 98
99 Bab 99
100 Bab 100
Episodes

Updated 100 Episodes

1
Bab 1 Dokter Magang
2
Bab 2 Jhosua kecewa
3
Bab 3 Wakil Direktur
4
Bab 4 Perselingkuhan Bella
5
Bab 5 Pil KB
6
Bab 6 Cerai
7
Bab 7 Partner Terbaik
8
Bab 8 Ketuk Palu
9
Bab 9 Brayen Mantan Vanessa
10
Bab 10 Menggoda Vanessa
11
Bab 11 Wakil Direktur
12
Bab 12 Pulang Bersama Bram
13
Bab 13 Berperang Dengan Perasaan Sendiri
14
Bab 14 Dinner
15
Bab 15 Di Paksa Bram
16
Bab 16 Menyelamatkan Vanessa
17
Bab 17 Sepenggal Masa Lalu Vanessa
18
Bab 18 Cerita Masa Lalu Vanessa
19
Bab 19 Sarapan Bersama
20
Bab 20 Jalan Dengan Vanessa
21
Bab 21 Kejujuran Vanessa
22
Bab 22 Memaafkan Vanessa
23
Ban 23 Bau-bau Orang Jatuh Cinta
24
Bab 24 Keramahan Vanessa
25
Bab 25 Bram Lagi
26
Bab 26 Semakin Dekat
27
Bab 27 Forehead Kiss
28
Bab 28 Apa Gue Jatuh Cinta ??
29
Bab 29 Memeriksa Keadaan Mantan Mertua
30
Bab 30 Ingin Bersama Lebih Lama
31
Bab 31 Ungkapan Perasaan
32
Bab 32 Ledekan Edward
33
Bab 33 Ulah Merry
34
Bab 34 Tamparan Untuk Merry
35
Bab 35 Vanessa Sangat Berharga
36
Bab 36 Cemburu
37
Bab 37 Aku Mencintaimu Vanessa
38
Bab 38 Talak Bram
39
bab 39 Duda Memang Meresahkan
40
Bab 40 Lari Pagi
41
Bab 41 Emang Boleh Se Sayang itu ???
42
Bab 42 Orang Asing
43
Bab 43 Will You Marry Me ??
44
Bab 44 Dua Minggu Lagi
45
Bab 45 Manjanya Jhosua
46
Bab 46 Dina Dan Dimas
47
Bab 47 Ingin Melamar Vanessa
48
Bab 48 Obsesi Bram
49
Bab 49 Menjaga Vanessa
50
Bab 50 Kedatangan Bram
51
Bab 51 Kegilaan Bram
52
Bab 52 Vanessa terluka
53
Bab 53 Persiapan Pernikahan
54
Bab 54 Pengumuman
55
Bab 55 Curhatan Dina
56
Bab 56 Lukanya Sovia
57
Bab 57 Sah
58
Bab 58 Resepsi
59
Bab 59 Malam Pertama part 1
60
Bab 60 Malam pertama Part II
61
Bab 61 Dua Pilihan
62
Bab 62 Tingkah Malu-malu Vanessa
63
Bab 63 Kali Ke-Dua
64
Bab 64 Jalan-jalan
65
Bab 65 Pertemuan
66
Episode 66 Bella Panas
67
Bab 67 Keromantisan Pasutri
68
Bab 68 Rahasia Edward
69
Bab 69 Menyembunyikan Nya Dari Vanessa
70
Bab 70 Vanessa kecewa
71
Bab 71 Tidak Salah Memilih
72
Bab 72 Kehamilan Vanessa
73
Bab 73 Mahen dan Sovia
74
Bab 74 Ketahuan Vanessa
75
Bab 75 Perasaan Iri Bella
76
Bab 76 Kekesalan Brayen
77
Bab 77 Papa Baru Maura
78
Bab 78 Edward Pingsan
79
Bab 79 Menemui Brayen
80
Bab 80 Keputusan Edward
81
Bab 81 Memulai Dari Awal
82
Bab 82 Nasehat Edward
83
Bab 83 Bertemu Orang Tua Mahendra
84
Bab 84 Selusin Anak
85
Bab 85 Hot Duda
86
Bab 86 Lebih Dari Sekedar Kenangan
87
Bab 87 Menjalaninya Sama-sama
88
Bab 88 Kembali Bersama
89
Bab 89 Melahirkan
90
Bab 90
91
Bab 91
92
Bab 92
93
Bab 93
94
Bab 94
95
Bab 95
96
Bab 96
97
Bab 97
98
Bab 98
99
Bab 99
100
Bab 100

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!