Semenjak pertemuan tidak sengaja mereka di pasar malam hari itu membuat Vanessa uring-uringan.Seperti pagi ini dia terlihat tidak bersemangat saat bekerja membuat Jhosua heran melihatnya.
"Kenapa Ness???ada masalah???",tanya Jhosua.
"Kenapa harus ketemu lagi sih!!",gumam Vanessa tanpa sadar.
Dia sama sekali tidak mendengar pertanyaan Jhosua tadi,pikirannya melayang jauh ke masa 3 tahun lalu.
"Ketemu siapa Ness???",tanya Jhosua mengernyitkan dahinya.
"Hah!!?siapa???",tanya Vanessa seperti orang bodoh.
"Ngelamun ya???sampai nggak dengar orang ngomong apa???",tanya Jhosua membuat Vanessa menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
"Heheh ngomong apa Jho??",tanya Vanessa terkekeh.
"Lagi mikirin apa sih???biasanya juga jarang mikir",cibir Jhosua.
"Asem banget kalau ngomong!!!lagi mikirin masa depan tau!!",balas Vanessa asal.
"Mikirin masa depan???emangnya mau ngapain sama masa depan???",tanya Jhosua menarik kursi dan duduk tepat di depan Vanessa.
"Mau nuyul biar kaya!!!",seloroh Vanessa membuat Jhosua tertawa mendengarnya.
"Hahahaha lagi butuh duit ya???kenapa harus nuyul mending nikah sama Aku aja!!",ucap Jhosua tanpa sadar yang membuat Vanessa gagal paham di buatnya.
"Jangan bercanda soal nikah Jho!!",ucap Vanessa yang tiba-tiba serius.
"Habisnya semenjak dari pasar malam kemarin kamu jadi aneh,jangan-jangan kamu ketempelan lagi!!",balas Jhosua membuat Vanessa memukul lengan duda itu kesal.
"Sembarangan kalau ngomong!!",kesal Vanessa.
"Ya terus kenapa Ness???cerita dong!!",balas Jhosua menatap serius Vanessa.
"Huft!!!Aku masih nggak nyangka kalau ternyata Brayen selingkuhannya mantan isteri kamu",ucap Vanessa.
"Jadi kamu masih kepikiran soal itu???emangnya kenapa???apa tuh cowok menyakitimu di masa lalu??",tanya Jhosua.
"Humm!!!bukan hanya sekedar menyakiti tapi Dia juga hanya memanfaatkan Aku",balas Vanessa.
"Apa kamu masih mencintainya???",tanya Jhosua tiba-tiba entah kenapa pertanyaan itu yang terlontar dari mulutnya.
"Udah nggak ada tempat buat manusia kayak dia!!!!",balas Vanessa.
"Kalau buat Aku ada???",tanta Jhosua.
"Apaan sih nggak jelas banget",balas Vanessa mengabaikan pertanyaan Jhosua.
Padahal hatinya sudah berdebar tak karuan mendengar pertanyaan Jhosua.
"Aku nggak tahu apa masalah kamu sama cowok itu di masa lalu,dari pada kamu memikirkan masa lalu yang membuat kamu sedih lebih baik ikhlaskan saja apa yang udah dia perbuat untuk kamu,mungkin tuhan punya rencana lain untuk membuat kamu bahagia dengan lelaki yang baik dan tepat nantinya",ucap Jhosua bijak membuat Vanessa tersenyum mendengarnya.
"Kamu benar Jho!!!untuk apa Aku harus mikirin manusia itu!!",balas Vanessa menegakkan tubuhnya menatap Jhosua dengan wajah semangat.
"Gitu dong,itu baru namanya Vanessa!!nggak kayak tadi seperti orang senewen",seloroh Jhosua bercanda.
"Enak aja bilang Aku senewen, hati-hati nanti jatuh hati loh!!!",balas Vanessa berdiri dan melenggang keluar untuk mencek pasiennya.
Jhosua menatap punggung Vanessa yang menghilang di balik pintu,seketika terbit senyum di wajahnya.
"Kenapa akhir-akhir ini gue malah seneng banget bikin dia kesal ya????gemes aja gitu liat wajah kesalnya",gumam Jhosua.
***
Bella baru saja selesai pemotretan,kali ini Dia hanya sendiri tanpa partner.
"Bell sepertinya kabar perceraian kamu mulai terendus oleh media",ucap managernya.
"Biarkan saja Ross!!!cepat atau lambat mereka akan tahu juga",jawab Bella.
"Bukan itu yang jadi masalahnya,Brayen juga terseret dalam hal ini",ucap Rossy managernya.
"Apa yang harus kita lakukan sekarang???",tanya Bella yang sekarang merasa khawatir akan karirnya dan juga Brayen.
"Sebaiknya kalian harus menjelaskan semuanya di depan wartawan dan awak media!!agar kasus ini cepat selesai!!kalau tidak kontrak yang sudah kita jalin terancam batal",ucap Rossy membuat Bella semakin khawatir.
"Aku harus menemui Brayen!!!",ucap Bella berdiri meninggalkan tempat pemotretan menuju apartemen Brayen.
Bella segera melajukan mobilnya menuju Apartemen Brayen.Tak butuh waktu lama Bella sudah sampai di unit tersebut.Bella langsung masuk begitu saja karena sudah biasa seperti itu.
Bella mencari ke setiap sudut namun tidak menemukan Brayen.
"Kemana Dia???",gumam Bella dan memilih duduk di sofa.
Brayen baru saja kembali dari mini market membeli snack dan juga minuman.
"Loh baby kamu di sini???",tanya Brayen saat melihat Bella duduk di sofa.
"Iya,kamu dari mana saja??",tanya Bella.
"Nih beli minum sama cemilan!!",jawab Brayen menunjukkan tentengannya.
"Emangnya ada apa???kenapa kamu terlihat khawatir sekali???",tanya Brayen mendaratkan bokongnya di sebelah Bella.
"Perceraian Aku mulai bocor ke media,bahkan mereka juga menyeret nama kamu",jawab Bella membuat Brayen terdiam sesaat.
"Kenapa bisa bocor???apa ada yang mengkhianati kita??",tanya Brayen yang di jawab Bella dengan gelengan kepala.
"Rossy bilang kita harus klarifikasi soal ini,kalau tidak semua kerjasama bisa terancam batal",ucap Bella benar-benar kalut untuk saat ini.
"Kalau begitu kita akan lakukan itu!!!",ucap Brayen mantap.
"Tapi nantinya pasti akan banyak pertanyaan soal hubungan kita,aku nggak mau kamu di cap sebagai perusak rumah tangga orang nantinya,spekulasi publik akan buruk tentang kamu",ucap Bella cemas.
"Nggak apa-apa,kita akan hadapi ini sama-sama!!!lama atau lambat mereka akan tahu juga,lebih baik kita hadapi sekarang dari pada nanti saat kita sudah menikah itu akan lebih buruk lagi",jawab Brayen menggenggam tangan Bella.
"Humm baiklah!!",ucap Bella mengangguk.
Brayen membawa Bella dalam pelukannya.
"Aku kan selalu ada untuk kamu!!!",ucap Brayen mengusap punggung Bella.
Bella sekarang merasa lebih baik,tidak cemas dan khawatir seperti tadi.Brayen memang selalu bisa menenangkan nya.
***
Jhosua baru saja sampai di rumahnya saat pukul 08.00 malam.
"Huft!!capeknya!!!",ucap Jhosua menyenderkan punggungnya di sofa masih dengan jas dokternya.
Dirumah ini Jhosua hanya tinggal sendiri tanpa ada pembantu atau tukang bersih-bersih.Mengingat dirinya yang sangat sibuk membuat Jhosua kepikiran untuk mencari asisten rumah tangga.
Jhosua mengambil ponselnya untuk menghubungi seseorang.
"Hallo???
"Iya,kenapa Jho????",tanya Vanessa.
Orang yang di hubungi oleh Jhosua adalah Vanessa.
"Kamu tahu orang yang bisa buat bersih-bersih nggak Ness???kayak asisten rumah tangga gitu",tanya Jhosua.
"Emangnya Aku agen ART apa???kenapa nanya nya sama Aku???",kesal Vanessa dirinya baru saja hendak merebahkan tubuhnya di kasur.
"Kamu kan tahu segalanya Ness!!!masak Aku tanya itu aja marah!!",balas Jhosua.
"Besok Aku tanya sama ibu-ibu dekat kost siapa tahu ada yang mau!!",balas Vanessa akhirnya.
"Ok Ness kalau bisa secepatnya ya,soalnya Aku nggak sempat beres-beres rumah,pulang kerja udah capek banget,makan aja sering beli di luar",ucap Jhosua.
"Makanya cari bini biar ada yang masakin!!",cibir Vanessa.
"Ya udah kamu aja yang masak dan bersih-bersih buat Aku!!",seloroh Jhosua.
"Ogah!!emang Aku pembantu apa!!",kesal Vanessa.
"Yang bilang kamu pembantu siapa???",tanya Jhosua.
"Terus apa??satpam komplek???",kesal Vanessa.
"Hahahah jadi Isteri Aku aja mau nggak??",goda Jhosua.
"Dasar gila!!!!!",balas Vanessa memutuskan sambungan teleponnya lebih dulu.
Jhosua terkekeh mendengar umpatan Vanessa.
"Hehehehe Ness Ness,pasti sekarang kamu lagi mete-mete karena kesal.
"Lagian gue bisa-bisanya malah godain tuh anak",gumam Jhosua tersenyum.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 100 Episodes
Comments
Nurul Hikmah
locu... kocak abis rayuan nya
2023-10-19
1