"Yes, For you!!!
"Thanks??",balas Vanessa tersenyum tipis.
Mereka mulai menikmati makanan yang sudah di sediakan.
"Gimana rasanya???",tanya Bram.
"Tidak buruk!!",balas Vanessa karena ia cukup menikmatinya.
"Oh ya Ness,udah berapa lama lo ngekost??",tanya Bram.
"Udah lumayan lama,dari awal masuk kuliah!!",jawab Vanessa.
"Emangnya orang tua lo dimana???
"Ada mereka di kampung!!!",jawab Vanessa berbohong.
"Ooh gitu!!!",balas Bram mengangguk melanjutkan kembali makannya.
Selesai makan mereka mengobrol santai membahas masalah pekerjaan dan lain sebagainya.
"Ness!!
"Iya kenapa???
"Gue mau jujur sesuatu sama lo!!
"Jujur???soal apa????
Bram menarik nafasnya dalam-dalam.
"Gue suka sama lo Ness!!!",ucap Bram membuat Vanessa membulatkan matanya tak percaya.
"Hah???
"Gue suka dan sayang sama lo,lo mau nggak jadi pacar gue???",ujar Bram untuk ke dua kalinya.
"Ini maksudnya gimana???kenapa tiba-tiba lo bilang suka ke gue???",tanya Vanessa masih tak percaya.
"Gue udah lama suka sama lo,bahkan saat kita masih di bangku kuliah",ucap Bram yang semakin membuat Vanessa terkejut mendengarnya.
"Lo mau kan??",tanya Bram lagi
"Tunggu,ini terlalu mendadak banget buat gue Bram,dan gue menganggap kedekatan kita selama ini cuma sebatas teman",balas Vanessa.
"Gue mau kita lebih dari teman Ness!!",ujar Bram lagi.
"Maaf Bram gue nggak bisa!!gue cuma menganggap lo sebagai teman nggak lebih!!",tolak Vanessa tak enak hati.
"Apa karena Jhosua lo nolak gue???",tanya Bram kecewa.
"Berapa kali gue harus bilang,ini nggak ada hubungannya sama Jhosua,gue sama dia cuma sahabat!!",balas Vanessa sedikit kesal karena Bram selalu menyangkut pautkan semuanya dengan Jhosua.
"Gue nggak percaya!!!Gue tahu siapa lo sebenarnya Ness!!!",ucap Bram tiba-tiba.
"Maksud lo apa???
"Sebenarnya lo bukan tinggal di kostan sempit itu kan???melainkan di perumahan mewah yang tidak jauh dari sana!!",ucap Bram membuat Vanessa mengepalkan tangannya kuat.
"Lo memata-matai gue selama ini??",sarkas Vanessa.
"Gue juga tahu kalau lo anak Dokter Edward,anak dari pemilik rumah sakit terbesar di kota ini!!dan gue yakin terpilihnya Jhosua sebagai Wakil Direktur juga karena permintaan lo kan???
"Lancang banget ya lo Bram mencari tahu hidup gue!!!
"Ck!!!udahlah Ness jangan banyak drama!!lebih baik Lo terima gue dan gue akan diam soal ini sama Jhosua",ucap Bram sinis.
"Gue yakin Jhosua nggak tahu siapa lo sebenarnya!!
"Terserah Lo!!!",ucap Vanessa berdiri hendak keluar dari restauran tersebut.
"Ness!!!tunggu!!!Lo nggak bisa pergi gitu aja!!",ucap Bram menahan pergelangan tangan Vanessa.
"Apa lagi sih!!!lepasin tangan gue!!!",kesal Vanessa menarik tangannya dari Bram.
Setelah berhasil Vanessa segera berlari keluar namun Bram tak tinggal diam,Dia segera mengejar Vanessa keluar restauran tersebut.
Vanessa yang takut terus berlari hingga ke trotoar jalan,jalanan malam ini cukup lengang entah kemana orang-orang malam ini.
"Vanessa!!!!
"Nyesel banget gue mau Dinner malam ini bareng tuh orang!!!",gerutu Vanessa terus lari dari Bram.
"Vanessa!!!!lo nggak bisa lari dari gue!!!",teriak Bram masih mengejar Vanessa sampai ke jalanan.
Karena merasa takut Vanessa tidak memperhatikan jalan nya hingga tersandung batu.
"Aww!!!",ringis nya menahan sakit di lututnya karena terbentur aspal.
"Lo nggak bakalan bisa lari dari gue Ness!!!Lo harus jadi milik gue!!!kalau perlu gue bakal paksa lo malam ini!!!",ancam Bram menarik paksa tangan Vanessa.
"Lepasin gue brengsek!!!!",sarkas Vanessa berontak.
"Tolong!!!Tolong!!!",teriak Vanessa yang mulutnya di bekap seketika oleh Bram.
"Diam!!nggak ada yang bakal nolongin lo!!!malam ini lo harus jadi milik gue!!!!",ancam Bram tepat di telinga Vanessa yang membuat air matanya menetes seketika.
Bram berhasil mendapatkan Vanessa membawanya kembali ke tempat mobilnya terparkir.
"Jhosua tolongin Aku!!!",batin Vanessa menangis.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 100 Episodes
Comments