Di rumah mewah bernuansa modern itu terlihat pria paruh baya dan putrinya sedang sarapan pagi.
"Papa tidak menyangka kalau jalan hidup Jhosua seberat itu!!!
"Huft!!!",terdengar helaan nafas dari sang putri.
"Begitulah Pa,Dia sudah tidak punya siapa-siapa lagi, keluarga terdekatnya saat ini hanyalah istri dan mertuanya saja.karena itu Jhosua selalu bertahan dan bersabar atas apa yang di terimanya selama ini",jawab Vanessa yang ternyata adalah anak dari Dokter Edward.
"Apa dia sering bercerita padamu???",tanya Edward.
"Hampir setiap harinya Pa kalau kami bertemu",balas Vanessa.
"Kenapa Dia mau menceritakan masalah keluarganya padamu???",tanya Edward lagi.
"Mana Aku tahu Pa!!!mungkin dia percaya kalau Aku bisa menjadi pendengar yang baik untuknya,lagian kami sudah kenal cukup lama",jawab Vanessa.
"Lalu apa tanggapan kamu dengan kisahnya seperti itu???
"Apa kamu menyukainya???",tebak Edward membuat Vanessa menggelengkan kepalanya cepat.
"Nggak Pa!!!mana mungkin Dia sudah beristri!!", jawabnya terbata-bata.
"Baiklah!!jadi kamu merekomendasikan nya sebagai wakil direktur karena apa???",tanya Edward lagi yang membuat Vanessa bingung untuk menjawabnya.
"Papa tahu sendirikan kalau kinerja Jhosua sangat baik,dia berkompeten!!!Dia genius Pa!!!hanya saja nasibnya belum baik makanya jadi Dokter magang terus selama di rumah sakit kita",jawab Vanessa membuat Edward mengangguk.
"Benar yang kamu bilang,papa jadi curiga apa ada yang ingin menjatuhkan Jhosua??? sehingga karirnya tidak naik-naik!!",ucap Edward.
"Bisa jadi sih Pa!!!tapi siapa???yang bekerja di rumah sakit semuanya kan orang kepercayaan Papa,apa mungkin ada yang berkhianat?",pikir Vanessa.
"Nanti saja kita cari tahu, sekarang Papa ingin tanya hal serius sama kamu!!",ujar Edward menatap lurus sang putri.
"Apa itu Pa??",tanya Vanessa menatap balik sang Papa.
"Kapan kamu akan menikah???",tanya Edward membuat sang putri menghela nafasnya pelan.
"Entahlah, Aku juga nggak tahu kapan",balas Vanessa.
"Papa ingin kamu segera menikah,Papa sudah tidak muda lagi.Papa ingin di sisa umur Papa melihat kamu menikah dan memiliki keluarga.
"Kita hanya berdua di rumah besar ini Ness!!kalau kamu menikah akan lebih ramai dengan anak cucu Papa nanti",ujar Edward penuh harap kepada sang putri.
"Iya Pa Vaness tahu,tapi sampai saat ini Aku belum menemukan orang yang tepat untuk menjadi pendamping,jangankan pendamping pacar saja Aku nggak punya",jawab Vanessa menjelaskan.
Bukan karena apa gadis berusia 25 tahun itu belum menikah,Dia ingin saja menikah tapi sampai saat ini Dia belum menemukan pria yang cocok untuknya.Banyak yang terang-terangan menyukainya tapi nihil tak ada satupun yang tepat di hatinya.Karena Dia tahu orang-orang mendekatinya hanya karena Dia anak pemilik rumah sakit besar di kotanya.Tak terlepas dari uang,harta kekayaan yang ia miliki.
***
Hari ini adalah hari terakhir Bella melakukan pemotretan.Bella mengecek ponselnya ada panggilan tak terjawab dari suaminya.Bella mengabaikannya tanpa berniat untuk menelepon balik atau mengirim pesan singkat pada suaminya itu.Hatinya saat ini benar-benar sudah di kuasai oleh Brayen.Hingga terjadi hubungan terlarang itu bagi keduanya.
Sekitar satu jam lebih akhirnya pemotretan mereka selesai juga.
"Apa kamu mau pulang hari ini baby??",bisik Brayen memeluk pinggang Bella dari belakang.
"Sepertinya iya sayang!!!soalnya dari tadi suamiku menghubungi ku terus, Aku takut dia curiga",balas Bella berbalik menatap selingkuhannya itu.
"Huhh!!baiklah kali ini aku mengalah!!!tapi tidak lain kali!!!kita harus lebih banyak menghabiskan waktu bersama",tekan Brayen merajuk,padahal itu hanya akal-akalannya saja agar bisa lebih lama bersama Bella.
"Baiklah saya!!Aku janji!!!",balas Bella.
***
"Kenapa lagi Jho???
"Apa mertua dan istrimu berulah lagi???",tanya Vanessa melihat kehadiran Jhosua duduk di depan mejanya.
"Istri macam apa yang aku dapatkan Ness!!!sudah berulang kali aku hubungi tapi tidak diangkatnya sama sekali!!! mengabariku saja tidak ada!!",kesal Jhosua.
"Mungkin istrimu sibuk karena pekerjaannya!!",balas Vanessa berusaha membuat Jhosua berpikir positif kepada istrinya.
"Mamanya juga bilang kalau kemarin Dia di jemput sama seorang pria!!",ucap Jhosua.
"Jangan menduga-duga Jho!!!lebih baik kamu tanyakan saja nanti pada istrimu!!",saran Vanessa.
"Huhh!!!! lama-lama Aku juga bosan seperti ini terus,berharap bisa merasakan kehadiran keluarga yang bisa mengobati rinduku pada Ayah Ibu,nyatanya tidak sama sekali,hanya hinaan,cacian dan tekanan yang aku rasakan setiap hari",ucap Jhosua tersenyum kecut.
"Jangan menyerah Jho!!!saat ini kamu ada di titik terendah untuk tuhan mengangkat derajatmu!!!percayalah semuanya akan indah pada waktunya!!",ujar Vanessa bijak hingga membuat Jhosua lebih tenang.
"Terimakasih Ness!!kamu selalu menjadi pendengar yang baik untukku!!maaf jika kadang aku menyebalkan dengan terus menceritakan hal yang sama kepadamu!!",balas Jhosua menatap Vanessa serius.
Vanessa yang di tatap begitu jadi salah tingkah,jujur melihat mata tajam itu menatap dirinya ada sesuatu yang mengusik hatinya tapi entah apa itu dia juga tidak tahu.
"Dengan senang hati Dokter Jhosua!!!karena saya tahu kalau Anda seperti ini hanya dengan saya!!",balas Vanessa bicara formal hingga membuat Jhosua terkekeh.
"Heheheh ,benar sekali!!!Aku terbuka dan banyak bicara seperti ini hanya sama kamu!!!",ucap Jhosua.
"Karena itu aku memakluminya!!!",balas Vanessa.
"Oh ya Aku ada kabar baik untukmu!!Aku diangkat jadi Dokter tetap sekaligus wakil Direktur di rumah sakit ini!!",bisik Jhosua agar tidak di dengar oleh rekannya yang lain.
"Hah??? beneran Jho???
"Aaaa selamat ya!!!!kamu harus traktir Aku!!!",ucap Vanessa girang padahal dia sudah tahu hal itu.Hanya saja Jhosua tidak tahu kalau Vanessa adalah anak pemilik rumah sakit ini.
"Jangan kencang-kencang ngomongnya!!Aku nggak mau orang lain tahu soal ini,Aku menyembunyikan identitasku yang sekarang!!",balas Jhosua.
"Kenapa???bukankah itu bagus agar orang lain tidak memandang remeh kamu lagi??",tanya Vanessa karena papanya tidak cerita soal ini.
"Aku sengaja,karena biar waktulah yang membungkam semua hinaan mereka nanti.Aku akan menunjukkan kinerjaku lebih baik lagi agar semua orang tahu kalau Aku berhak mendapatkan posisi ini!!",ucap Jhosua berambisi.
"Bagus Jho!!Aku suka semangat kamu!!! Aku akan dukung apapun keputusan kamu!!",jawab Vanessa merasa bangga dengan Jhosua yang rendah hati dan tidak ingin memanfaatkan posisinya untuk balas dendam.
***
Bella sampai pada pukul delapan malam,di mana Jhosua masih berada di rumah sakit.Bahkan Jhosua tampaknya sedikit sibuk hari ini mengurus pasien, sekaligus menjalani jabatannya sebagai wakil Direktur tersembunyi.
"malam tante???",sapa Brayen saat masuk ke dalam rumah Bella.
"malam!!!",jawab Merry tersenyum ramah.
"kenalin Ma ini Brayen,partner kerja Aku!!",ujar Bella mengenalkan Brayen kepada mamanya.
"ohh iya,silahkan duduk!!!",ujar Merry ramah.
"bukankah kemarin kamu yang menjemput Bella kan???
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 100 Episodes
Comments
Nurul Hikmah
wah bisa jadi
2023-10-19
1
ⁱˡˢ ᵈʸᵈᶻᵘ💻💐
bisa jadi
2023-10-11
2