Jhosua baru saja selesai memeriksa pasiennya di lantai atas,karena terburu-buru saat berangkat tadi Dia belum sempat sarapan.
"Mau kemana Jho??",tanya Vanessa saat melihat Jhosua.
"Mau sarapan di kantin Ness!!",jawab Jhosua.
"Kamu belum sarapan??",tanya Vanessa.
"Belum!!",jawab Jhosua menggeleng lemah.
Vanessa menangkap kalau pria yang ada di depannya saat ini sedang tidak baik-baik saja.
"Are you okay???",tanya Vanessa.
"Mau menemaniku sarapan???",bukannya menjawab Jhosua malah bertanya balik.
"Baiklah!!! kebetulan Aku kosong!!",jawab Vanessa mengiyakan ajakan Jhosua.
Mereka berjalan beriringan ke luar rumah sakit menuju kantin.Sepanjang lorong rumah sakit banyak yang memperhatikan mereka.
"Dokter Jhosua makin tampan aja ya!!!
"Mereka begitu akrab bahkan sering terlihat bersama!!
"Iya,apa mereka memiliki hubungan??
"Tapi bukankah Dokter Jhosua sudah memiliki istri???
Begitulah semua tanggapan orang-orang yang melihat mereka.Sampai suara bariton Jhosua menyadarkan kesalahan mereka.
"Apa kalian tidak memiliki pekerjaan sampai harus mengghibah seperti ini????",tanya Jhosua berhenti di depan para suster atau perawat yang sedang membicarakan mereka.
Mereka semua serentak diam sambil menundukkan kepala.Sebenarnya Vanessa mengetahui itu,hanya saja dia berusaha cuek karena menurutnya,Dia bukanlah orang seperti yang di pikirkan para suster itu..
"Sudah Jho,kamu membuat mereka takut!!",ucap Vanessa.
Jhosua menghela nafasnya.
"Silahkan kembali bekerja!!",ucap Jhosua tegas.
Sedangkan Vanessa hanya menggelengkan kepalanya melihat aura kemarahan di wajah rekannya itu.
Semua yang sempat berbicara tadi kembali'ke kubikel masing-masing.
"Gila!!!ngeri banget liat aura tajamnya Dokter Jhosua",ucap salah satu perawat.
"Tapi nggak ngalahin ketampanannya sih!!",jawab temannya yang lain.
"Iya benar!!hehehehe
Jhosua dan Vanessa sudah sampai di kantin.
"Mau sarapan apa Ness???",tanya Jhosua setelah mendaratkan bokongnya.
"Aku udah sarapan tadi di rumah",balas Vanessa.
"Jadi kau hanya menemaniku saja di sini??",tanya Jhosua yang diangguki oleh Vanessa.
"Kau memang sahabat yang paling pengertian!!",cebik Jhosua.
"Iya,karena Aku tahu kau tidak memiliki teman selain Aku!!",balas Vanessa.
"Heheheh kau benar!!!hanya kau Aku punya di dunia ini",ucap Jhosua.
"Masih ada istri dan mertua mu bukan???",balas Vanessa tersenyum.
Jhosua menghembuskan nafasnya kasar.
"Aku memutuskan untuk bercerai!!",ucap Jhosua membuat Vanessa terkejut mendengarnya.
"Kenapa Jho??",tanya Vanessa.
"Silahkan!!!", pemilik kantin mengantarkan pesanan Jhosua.
"Makasih mbak!!",jawab Jhosua.
"Sama-sama!!", pemilik kantin pun pergi meninggalkan mereka berdua.
Vanessa masih menunggu penjelasan Jhosua terkait keputusan nya untuk bercerai.
"Makan dulu kali Ness,laper dari semalam belum makan!!",ucap Jhosua memasukkan bubur ayam ke dalam mulutnya.
"Ya baiklah!!!",jawab Vanessa pasrah menunggu pria di depannya sampai selesai makan.
Sementara Jhosua makan,Vanessa terus memperhatikan Dokter yang sebentar lagi akan menjadi duda tersebut.
"Udah???sekarang ceritain gimana bisa kalian memutuskan untuk bercerai??",tanya Vanessa tak sabaran.
"Tampaknya kamu tak sabar dengan status duda ku!!",goda Jhosua.
"Dihh enak aja!!!! Aku hanya empati saja dengan apa yang kamu alami!!jadi nggak usah mikir yang aneh-aneh!!",balas Vanessa memutar bola matanya.
"Hahahaha ya ya baiklah!!!",jawab Jhosua tertawa.
Sekarang Jhosua menatap Vanessa serius.Gadis cantik yang menjadi tempat berbagi cerita selama ini.Vanessa yang selalu mengerti dirinya dan mensupport apapun yang ia lakukan.
"Bella selingkuh!!!",ucap Jhosua yang berhasil membuat Vanessa terkejut untuk ke dua kalinya.
"Dia selingkuh dengan rekan kerjanya yang sesama model.
"Bahkan mereka sudah berbuat lebih dari hanya sekedar pacaran,mereka berhubungan layaknya pasangan suami-isteri!!",ucap Jhosua tersenyum kecut.
"Aku nggak nyangka perempuan seperti Bella mau melakukan hal sehina itu!!",balas Vanessa masih tidak percaya.
"Aku sudah tidak bisa menahannya lagi Ness,besok Aku akan ke pengadilan agama untuk mengurus semuanya",ucap Jhosua.
"Kamu yang sabar ya Jho!!!semoga ada hikmah di balik ini semua!!",ucap Vanessa mengusap pelan bahu Jhosua.
"Thanks Ness,kamu memang partner terbaik!!",balas Jhosua tersenyum.
"Terus sekarang kamu tinggal di mana??",tanya Vanessa.
"Belum tau sih,semalam Aku nginap di penginapan yang tidak jauh dari rumah sakit ini",jawab Jhosua.
"Emangnya nggak mau cari rumah atau kontrakan gitu??",tanya Vanessa.
"Rencananya Aku mau beli rumah Ness,kalau bisa dekat sini aja biar nggak jauh-jauh banget kalau mau kerja",balas Jhosua.
"Widiiihhhh mau beli rumah,udah banyak duitnya dong sekarang",goda Vanessa.
"Hahaha bisa aja kamu Ness!!!
"Sebenarnya udah lama mau beli rumah,tapi Bella nggak pernah mau.Mungkin Dia takut kalau rumahnya nggak sebesar rumah mereka",jawab Jhosua.
"Ya udah nanti Aku temenin kamu cari rumah,kebetulan dekat sini ada komplek perumahan yang baru di bangun",ucap Vanessa mengalihkan kesedihan Jhosua.
"Oke deh kalau gitu!!!
"Thanks ya!!!",ucap Jhosua mengacak rambut Vanessa yang membuat tubuh gadis itu seketika membeku.
***
Bella menarik pedal gas mobilnya menuju apartemen Brayen.Hatinya saat ini benar-benar kacau,di satu sisi Dia masih menginginkan Jhosua tapi di sisi lain hatinya juga di isi oleh Brayen yang selalu melakukan hal-hal manis untuknya.
Tiga puluh menit Bella sudah sampai di Apartemen Brayen,Dia segera masuk karena sudah mengetahui sandi apartemen tersebut.Brayen yang baru saja selesai mandi mendengar pintu apartemen miliknya terbuka.
"hay baby???kenapa tidak mengabari dulu kalau mau ke sini",ucap Brayen mengusap-usap rambutnya dengan handuk.
Bella menelan ludahnya saat melihat pemandangan di depannya saat ini.Tubuh atletis dengan perut roti sobek milik Brayen terpampang nyata di depannya.
Brayen yang menyadari kemana arah mata Bella tersenyum menyeringai dan berjalan mendekati Bella yang tengah mematung melihat tubuhnya.
"Kenapa baby??apa Aku terlihat sangat sexy???",ucap Brayen berbisik dengan nada sensual.
"hah???", Bella tersadar dengan apa yang di lakukannya.
"Heheheh menggemaskan sekali wajah memerah mu baby!!",ucap Brayen menarik pinggang Bella memeluknya posesif.
"Pakai baju dulu Bray!!!",balas Bella mencoba mendorong dada bidang Brayen.
Bukannya menjauh justru Brayen langsung melumat bibir sexy Bella dengan nafsunya.Bella yang awalnya menolak sekarang malah membalas ciuman Brayen.Bella yang niat awalnya ingin menyelesaikan masalahnya sekarang malah larut dalam hubungan terlarang mereka.
"hah!!! thank's baby ",ucap Brayen setelah sesi percintaan mereka berakhir.
"humm",jawab Bella mengangguk.
Sekarang Dia menyadari sesuatu,benar apa yang dikatakan Jhosua waktu itu.Dia tak ayal layaknya seorang jalang yang memberikan tubuhnya begitu saja kepada lelaki lain tanpa ikatan yang sah.
"Bray,Aku ingin bicara serius sama kamu!!",ucap Bella.
"Apa itu sayang??",jawab Brayen setelah selesai mengenakan bajunya.
"Aku ingin kita menikah!!!
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 100 Episodes
Comments
Al^Grizzly🐨
jarang jarang Novel makai kata Bokong buat laki..biasanya hanya untuk wanita saja...biasànya kalau laki langsung duduk..tidak pakai bokong..karena kurang enak di baca...kalau wanita iyalah...apalgi ada kata mendaratkan bokong sexynya di kursi...hmmm
2023-12-07
1
Nurul Hikmah
lanjutkan... cerita ini top 👍🏿
2023-10-19
3