"Bang gue tanya siapa Rei?" akhirnya Azka menanyakan hal ini pada Jonathan
Jonathan menatap sang adik yang berada di depannya "Rei?"
"Atasan Nayra, aku dengar dari bang Kenzo"
Jonathan langsung menghentikan kegiatannya "Kau akan tau saat pesta beberapa hari lagi"
"Pesta? Pesta apa bang?"
"Apa kau lupa jika sebentar lagi adalah pesta perusahaan Wijaya" jelas Jonathan
Benar juga apa yang dikatakan Jonathan, sebentar lagi adalah pesta untuk memperingati berdirinya perusahaan Wijaya. Setelah itu Azka keluar dari ruang kerja Jonathan, dia akan memberitahukan ini pada para sahabatnya
Setelah kepergian Azka, Jonathan langsung mengajak Nayra bertemu
Untung saja waktu masihlah jam 7 malam, saat dirinya sampai di restoran yang cukup sepi. Ternyata Nayra sudah sampai terlebih dahulu
"Nunggu lama Nay?" tanyanya lalu duduk di depan Nayra
"Nggak bang, emang ada apaan kok ngajak ketemu?"
Jonathan menghela nafas pelan "Ada yang mengorek info soal lo lewat gue Nay"
"Siapa?" tanyanya dengan datar dan dingin
"Putra pertama keluarga Malverick, beberapa hari yang lalu dia datang ke kantor abang. Terus menanyakan informasi tentang lo" papar Jonathan
"Malverick? Kakaknya Nara?"
"Lo kenal sama putri bungsu keluarga Malverick?"
Nayra menganggukkan kepalanya "Emang kenapa bang?"
Jonathan terkejut mendengar fakta ini. Dirinya memang tidak mengetahui kehidupan sekolah Nayra dan dengan siapa saja dia berteman karena Nayra tidak pernah cerita
"Pantes aja Elang nyari informasi tentang lo Nay, pastinya dirinya mencoba meretas data mu tapi tidak bisa. Karena itulah dia mencari informasi melalui abang yang deket sama lo"
Nayra menyadari sesuatu setelah mendengar hal itu "Jangan-jangan dia yang retas data gue beberapa minggu lalu bang"
"Kemungkinan besar iya Nay, karena kemampuan IT nya tidak bisa diremehkan"
Pantas saja dirinya tidak dapat menemukan pelaku yang terlah berani meretas datanya. Ternyata si pelaku sendiri adalah seorang hacker yang kemampuannya hampir sama dengan dirinya
"Terus kenapa dia mau cari informasi tentang gue bang?" tanya Nayra, dirinya merasa sangat penasaran
"Abang tanya, selama lo kenal Nara apa ada perubahan sikap atau ekspresi di Nara sendiri?"
Nayra tampak berfikir sejenak "Memang ada sih, waktu gue pertama kali ketemu. Dia jadi korban bullying dan tidak ada semangat hidup di sorot matanya. Tapi entah kenapa beberapa hari ini sudah ada perubahan. Nara sudah mulai senyum dan ada semangat hidup, bahkan hubungannya dengan kedua kakaknya seperti mulai membaik" ungkap Nayra
"Sebenarnya karena gue penasaran sama keluarga Nara, gue pernah retas datanya. Tapi nggak bisa, gue hanya dapat informasi yang lebih ke umum" lanjutnya
"Lo tau kenapa keluarga Malverick nyari informasi itu?" Nayra langsung menggelengkan kepalanya
"Itu karena Nara Nay, karena kehadiran lo merubah Nara kayak dulu lagi meskipun itu hanya sebagian" papar Jonathan
"Maksudnya apa sih bang, gue nggak ngerti" Nayra sungguh tidak mengerti apa maksud Jonathan
"Sebenarnya ini cerita lama, itupun gue nggak tau cerita lengkapnya kayak gimana karena waktu itu gue masih remaja" ucap Jonathan menatap langit malam
"Dulunya Nara gadis ceria tapi semenjak adanya kejadian yang membuat kembarannya Rayna meninggal. Dia menjadi pendiam, bahkan sejak itu pula Nara tidak pernah mengeluarkan suaranya seolah akan terjadi suatu hal jika dia membuka suara. Tidak hanya itu saja, dia menjauhi keluarganya sendiri"
"Dan semenjak kehadiran lo, Nara mulai bisa tersenyum lagi. Itu yang gue denger dari Elang"
Nayra terkejut mendengar fakta ini "Emang Nara sendiri nggak dibawa ke spikiater?"
"Sebenarnya udah sering bahkan sampai luar negeri. Tapi Nara sendiri tidak pernah kembali seperti dulu"
Kini Nayra berfikir kenapa harus dirinya? Dia bahkan tidak mengenal Nara, diingatan nya juga tidak ada. Tapi memang saat pertama kali mendengar nama Nara, hatinya merasa mengenal gadis itu. Tapi dimana?
"Nay" panggil Jonathan
Nayra langsung tersadar dari lamunannya "Eh iya bang"
"Jadi gimana? Abang harus kasih dia informasi atau menutupinya?"
Nayra berfikir sejenak "Kasih informasi saja bang tapi jangan lebih dari informasi secara umum"
Jonathan mengangguk kan kepalanya. "Sebenarnya abang mau ngomong kalau beberapa hari lagi ada pesta untuk berdirinya perusahaan Wijaya. Karena itu abang minta lo buat dateng sebagai Rei"
"Sebagai Rei? Kenapa?"
"Karena lo udah kerjasama dengan abang Nay, karena itu lo harus hadir sebagai bentuk resmi kerjasama ini"
"Oke, tapi mungkin gue cuma bisa sebentar setelah itu pergi. Karena jujur saja gue nggak mau identitas gue terbongkar"
Jonathan pun menyetujui hal itu, lalu mereka berdua melanjutkan untuk mengobrol ringan
***
Nayra kembali ke rutinitas sehari-hari sebagai seorang siswi sekolah. Sesampainya di sekolah, dia langsung menghampiri inti Black Dragon
"Terimakasih sudah meminjamkannya" ucap Nayra dengan senyum tipisnya memberikan tote bag pada Alvaro
Alvaro pun menerimanya dengan senyum yang sangat tipis
Nayra yang merasa jika urusannya sudah selesai langsung pergi dari sana untuk menunju kelasnya
Bel tanda masuk berbunyi, semua siswa segera masuk ke kelasnya masing-masing untuk memulai pelajaran
Selama pembelajaran, Nayra tidak fokus atau lebih tepatnya tidak ada yang materi yang masuk ke dalam otaknya
Sampai akhirnya pembelajaran selesai dan bel istirahat berbunyi. Nayra terkulai lemas di kursinya sementara kepalanya berada di meja
Sungguh selama 4 jam penuh terisi dengan 1 mata pelajaran, ditambah Nayra sangat payah dalam pelajaran itu. Apalagi kalau bukan bahasa Inggris, memang sudah sedari dirinya SD dia tidak menyukai pembelajaran bahasa Inggris. Lebih baik dirinya mengerjakan matematika saja daripada harus bahasa Inggris
Merasa ada yang menepuk pundaknya, Nayra langsung menoleh dan ternyata Nara. Dia memberikan ponselnya untuk mengatakan sesuatu
"Aku tidak apa-apa, sebaiknya kita pergi ke kantin" ajaknya
Untung saja koridor sudah sepi jadi dia tidak perlu berdesak-desakan dan seperti biasa Nayra akan duduk di meja yang dekat jendela
Lalu kedatangan inti Black Dragon sudah tidak membuatnya terkejut. Dia pikir mungkin kedua kakak Nara ingin menemani sang adik untuk mempererat hubungan mereka lagi
Bersambung~
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 60 Episodes
Comments
Shai'er
samaan kita, Nay 🤭🤭🤭
2023-11-08
1
Shai'er
okelah
2023-11-08
1
Shai'er
ooooooooo
2023-11-08
1