NP 12

[Panggilan kepada siswa bernama Nayra Putri kelas X IPA 3 untuk menuju ke ruangan kepala sekolah sekarang juga]

Pengumuman terdengar di seluruh sekolah. Tentu saja semua orang menjadi ricuh, menebak-nebak apa yang sebenarnya terjadi. Kericuhan kembali terdengar ketika mendapatkan kiriman vidio dari grup gosip sekolahan

Dia pasti akan segera dikeluarkan

Pasti, tidak akan ada yang lolos dari Clarin

Sungguh disayangkan jika harus dikeluarkan

Sebagian orang merasa kasihan pada Nayra karena berani berurusan dengan Clarin tetapi sebagian mencemooh Nayra karena sikap dinginnya itu

Sementara Nayra tampak terlihat santai seolah tidak terjadi apapun "Let's play game" gumamnya lalu beranjak dari duduknya

"Permisi bu, saya izin keluar kelas karena ada panggilan" izin Nayra pada guru yang mengajar

Guru yang masih terlihat muda itu langsung memberikan izinnya

Sesampainya di depan ruang kepala sekolah, Nayra mengetuk pintu lalu masuk ke dalam ruangan

"Permisi pak, saya Nayra Putri dari kelas X IPA 3. Ada apa memanggil saya?" tanya Nayra berpura-pura tidak tau

Belum sempat sang kepala sekolah menjawab, seorang wanita paruh baya dengan pakaian glamor dan perhiasan yang melekat dimana-mana langsung menghampiri Nayra "Dasar wanita ******, apa yang kau lakukan pada putriku hah?" teriak nya

Bahkan Nayra sampai menutup telinganya, belum ditambah penampilan wanita paruh baya itu yang membuat matanya silau

Lalu sorot matanya tertuju pada Clarin yang duduk di sofa 'Sungguh ackting yang bagus' batin Nayra melihat luka lebam di pipi Clarin. Tidak hanya Clarin, disana juga ada Saras dengan keadaan yang sama

"Saya tidak mau tau pak, siswi ini harus dikeluarkan dari sekolah jika tidak anda sendiri tau akibatnya" ujar pria paruh baya

Sang kepala sekolah akhirnya membuat keputusan "Kalau begitu, Nayra kamu dikeluarkan dari sekolah karena berbuat kekerasan pada Clarin"

Nayra hanya tersenyum miring. Belum sempat dirinya membuka suara, tiba-tiba sekumpulan remaja laki-laki memasuki ruangan kepala sekolah. Tidak hanya itu saja, diantaranya ada seorang gadis yang dia kenal yaitu Nara. Sementara sekumpulan remaja laki-laki itu adalah inti dari Black Dragon

"Anda jangan mengeluarkan Nayra pak" sanggah Ryan langsung menghampiri Nayra

"Tapi Nayra sudah melukai Clarin hingga wajahnya penuh lebam" ucap sang kepala sekolah

Nara langsung maju seolah melindungi Nayra di belakangnya. Dia menggelengkan kepalanya tetapi itu saja yang bisa dia lakukan karena tidak ada perkataan yang keluar dari mulutnya

Nayra yang mulai jengah dengan drama ini langsung mengangkat salah satu tangannya "Permisi pak, sebelum saya dikeluarkan bisakah saya menelepon wali saya untuk kesini. Agar nantinya tidak ada masalah setelah saya keluar. Dan anda bisa menjelaskannya secara langsung" papar Nayra

Hanya ini jalan yang bisa dia ambil, melihat kedudukan semua orang disini tidak memungkinkan dirinya mengungkapkan rahasia jika posisinya rendah. Karena itu dia membutuhkan seseorang dengan posisi tinggi

"Silahkan" ucap sang kepala sekolah

Nayra langsung mengambil ponsel yang berada di sakunya dan menelepon Jonathan. Hanya dia yang dirinya kenal di Jakarta, tidak mungkin dirinya akan meminta kedua orangtua barunya untuk jauh-jauh ke Jakarta

"Halo bang, lo sibuk nggak?" ucap Nayra saat sambungan telepon telah tersambung

"Bisa ke sekolah sebentar, ada masalah" lanjutnya "Kesini sekarang atau gue hancurin semua hasil jerih payah lo. Gue kasih waktu 10 menit buat sampai" ancam Nayra lalu mematikan sambungan telepon tersebut

Tentu saja hal itu membuat semua orang tertegun melihat Nayra mengancam walinya

"Seperti yang anda dengar, wali saya akan sampai dalam 10 menit" ucap Nayra dengan raut datarnya bahkan terbilang santai untuk siswi yang akan di keluarkan dari sekolah

Sementara di sisi Jonathan, dia heran kenapa Nayra menyuruhnya untuk ke sekolah. Tapi hal itu tidak penting, lebih baik dirinya cepat ke sekolah daripada nantinya Nayra akan benar-benar menghancurkan jerih payahnya

"Ken, siapkan mobil. Kita pergi ke SMA Wijaya sekarang" titah Jonathan pada asisten pribadinya bernama Kenzo

Kenzo pun langsung pergi untuk menyiapkan mobil

Tak sampai 10 menit akhirnya Jonathan sampai di SMA Wijaya. Dia langsung menuju ruang kepala sekolah seperti yang diarahkan Nayra diikuti Kenzo di belakang

Tanpa mengetuk, dia langsung memasuki ruangan kepalanya sekolah

Tentu saja semua orang terkejut melihat kedatangan direktur utama SMA Wijaya kecuali Nayra

"Anda disini tuan Jonathan" sambut sang kepala sekolah

"Aku mendengar ada masalah, karena itu aku kesini" ucap Jonathan dengan datar dan dingin

"Ah itu hanya masalah kecil tuan, ada seorang siswi yang melakukan kekerasan pada siswi lain karena itulah dia dikeluarkan dari sekolah" ungkap sang kepala sekolah

"Masalah?" salah satu alisnya terangkat, lalu dia beralih pada Nayra yang masih dengan raut datarnya "Kau membuatnya masalah?" tanyanya

"Ck emang gue cewek apaan" ketus Nayra memutar bola matanya malas

"Dia tidak membuat masalah, kenapa harus dikeluarkan?" Jonathan kini dapat melihat jika memang ada kesalahan

"Wanita ****** itu telah melukai putriku, jadi harus dikeluarkan. Saya tidak terima jika dia masih bersekolah disini, bisa-bisa putriku akan mendapatkan kekerasan setiap saat" sanggah ibu dari Clarin

"Dia telah melukai siswi lain karena itu dia dikeluarkan. Tapi sebelum itu saya harus menjelaskan pada walinya, namun sampai sekarang walinya belum juga datang" ujar sang kepala sekolah

"Saya walinya" tentu saja semua terkejut terlebih sang kepala sekolah yang langsung berwajah pias

Dia melupakan jika Nayra masuk ke sekolah ini melalui Jonathan

"Apa maksudmu bang?" celetuk Azka. Dia bingung melihat kedatangan kakaknya ke sekolah ditambah dia adalah wali dari Nayra

Jonathan menatap sang adik "Aku adalah walinya, dan aku juga yang memasukkan dia ke sekolah ini. Jadi sudah sewajarnya kan ketika dia terkena masalah aku datang kesini" paparnya

Tidak hanya Azka saja, kedua orang tua Clarin terkejut. Mereka tidak menyangka jika siswi yang sudah membuat putri mereka terluka memiliki sosok yang kuat dibelakangnya. Bahkan saat ini saja wajah Clarin sudah memerah, sial bagaimana bisa Nayra mendapatkan dukungan dari direktur utama pikirnya

Nayra yang semenjak tadi menyimak mulai bosan "Sungguh drama yang membosankan" celetuk Nayra lalu menghampiri Kenzo "Pinjam iPad nya sebentar bang Ken" Kenzo pun langsung memberikan iPad nya pada Nayra

Setelah mendapatkan iPad nya, Nayra mulai memainkan keyboard di layarnya. Hari ini dia akan mengungkapkan rahasia seseorang

"Tolong hidupkan proyektornya" pintanya. Kenzo langsung menghidupkan proyektor yang berada tak jauh dari sana

Setelah proyektor hidup, Nayra langsung menampilkan vidio. Dimana di Vidio itu terlihat Clarin dan Saras yang melakukan perundungan pada banyak siswa. Dan lebih banyak adalah vidio perundungan pada Nara

Reza dan Nathan yang melihat itu mengepalkan tangannya. Sungguh mereka merasa gagal sebagai seorang kakak untuk melindungi adik mereka

Mereka langsung menutup kedua mata Nara agar tidak melihat adegan yang sedang di putar. Mereka tidak ingin Nara mengingat perundungan itu

"Tidak itu semua hanyalah rekayasa" teriak Clarin

Nayra hanya tersenyum miring lalu menghampirinya "Benarkah, apakah ini juga rekayasa" setelah itu Nayra langsung menyiramkan air ke wajah Clarin

Dan luntur lah make up Clarin. Tidak ada luka di wajahnya karena itu semua hanyalah rekayasa semata

Tentu saja Clarin merasa panik, dia langsung menghampiri kedua orang tuanya "Dad mom, aku ingin dia keluar dari sekolah ini"

Kedua orang tua Clarin langsung mengkode sang kepala sekolah. Tapi Nayra yang melihat itu tidak akan membiarkannya

"Oh ya ada satu lagi" ucap Nayra langsung memutar vidio berikutnya. Setelah itu dia langsung menghampiri meja sang kepala sekolah dan tersenyum miring ke arah sang kepala sekolah

Bersambung~

Jangan lupa tinggalkan vote kalian🤗

Dan jangan lupa tinggalkan like dan komen kalian 😉

Happy Reading (≧▽≦)

See You 😘

Terpopuler

Comments

Shai'er

Shai'er

😏😏😏😏😏😏😏

2023-11-08

1

Shai'er

Shai'er

😏😏😏😏😏😏

2023-11-08

1

Shai'er

Shai'er

mantap👍👍👍

2023-11-08

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!