NP 10

Malam hari akhirnya tiba, saat ini keluarga Vandyke sedang menjalankan makan malam. Dan seperti yang dijanjikan Mareta, dia membuat makanan kesukaan Keysa. Tidak hanya Keysa, Nayra pun juga dibuatkan makanan kesukaannya

Setelah makan malam, mereka berkumpul di ruang keluarga yang tak jauh dari meja makan

"Maafkan papi karena tidak bisa mengantarkan mu pulang nak" ucap Arka pada Keysa. Sungguh dia merasa bersalah karena tidak bisa menemani Keysa yang pulang dari rumah sakit dikarenakan ada meating yang sangat penting

Kesya tersenyum lalu memeluk sang papi yang duduk disampingnya "Tidak apa-apa pi, lagian sudah ada mami dan Nayra yang menemani ku"

"Jadi apa kata dokter? Apakah ada yang perlu dikhawatirkan?" tanya Arka kembali setelah pelukan mereka terurai

"Tidak ada mas, Keysa hanya perlu check up ke rumah sakit seminggu sekali untuk melihat perkembangan di tangan kanannya. Dan untuk sementara tangannya akan dipasang gips hingga benar-benar pulih baru dilepas" sahut Mareta

"Mami papi ada yang mau Nayra sampaikan" celetuk Nayra yang sedari tadi diam

Perhatian semua orang yang teralihkan dan menatap Nayra "Ada apa nak?" tanya Mareta dengan suara lembutnya penuh keibuan

"Aku akan pulang ke Jakarta malam ini"

"Kenapa nak?" Mareta langsung menghampiri Nayra dan duduk disampingnya

Nayra terdiam, sebenarnya dia tidak punya alasan untuk menjawab. Dia hanya merasa sudah waktunya kembali ke Jakarta karena melihat sang sahabat yang juga sudah mulai pulih

"Gimana diundur aja Nay? Satu hari aja" pinta Keysa

"Itu benar nak, bukankah waktu juga sudah malam. Tidak aman untuk dirimu pergi sendirian, papi tidak tega" imbuh Arka

"Apa yang dikatakan mereka benar nak, undurlah satu hari saja ya" sahut Mareta

Mendengar permintaan semua orang Nayra menjadi bimbang, apakah dia tetap kekeh dengan keputusannya atau menuruti permintaan semua orang

Cukup lama dia berfikir akhirnya dia mengiyakan

***

Tok tok tok

"Ini mami sama papi nak" terdengar suara dari luar pintu kamar

Nayra yang memang belum tidur langsung membukakan pintu kamarnya dan mempersilahkan mereka berdua masuk ke kamarnya

"Ada apa mi pi?" tanya Nayra

Terlihat Mareta dan Arka saling pandang sejenak lalu menganggukkan kepalanya "Ada yang mau mami tanyakan pada mu nak. Apakah kamu mau menjadi putri angkat kami secara resmi?"

Nayra terkejut mendengarnya "Bukankah papi sama mami sudah menanyakannya. Dan jawaban ku masihlah sama"

"Tapi nak, kami sangat menyayangi mu seperti kami menyayangi anak kandung kami sendiri" ujar Arka

"Kami ingin memberikan kasih sayang yang kamu inginkan. Kami tau meskipun diluar kamu terlihat dewasa, tapi di dalam hatimu menginginkan kehadiran orang tua" imbuh Mareta memegang kedua pundak Nayra

Mendengar perkataan Mareta membuat hati Nayra bergetar. Sungguh apa yang dikatakan Mareta sama dengan suara hatinya selama ini

Perlahan air matanya luruh membasahi kedua pipinya "Tapi aku tidak bisa, aku tidak ingin merebut kedua orang tua sahabat ku" akhirnya keluarlah semua isi hatinya

Inilah alasannya tidak ingin diangkat menjadi seorang anak, dia tidak ingin jika sahabatnya membencinya karena merebut kedua orang tuanya

"Jadi itu alasan mu Nay" tiba-tiba Keysa masuk ke kamar Nayra dengan pakaian tidurnya "Padahal aku udah menganggap mu sebagai saudara kandung. Aku tidak akan keberatan jika memang papi mami mengangkat mu sebagai anak karena memang itu juga keinginan ku" lanjutnya

"Tapi Key" ucapa Nayra langsung terpotong

"Nggak ada tapi-tapian Nay. Karena aku sendiri yang menginginkan dirimu sebagai saudara, jujur saja selama ini aku kesepian sebagai anak tunggal dan setelah bertemu dengan mu akhirnya aku tau bagaimana mempunyai saudara" sela Keysa

"Itu benar nak, jadi kamu mau ya" pinta Mareta

Nayra terharu mendengar itu, dan dengan anggukan pelan dia mengiyakan permintaan mereka

Langsung saja semua orang memeluk Nayra, bahkan saat ini Nayra menangis cukup keras. Akhirnya keinginannya untuk merasakan kasih sayang keluarga terkabulkan

"Jadi sekarang Nay, lo harus panggil gue kakak karena usia kita beda 1 tahun" celetuk Keysa setelah pelukan mereka terurai

"Ck, jangan harap" tolak Nayra

"Dasar adik durhaka" dengus Keysa

Tak berselang lama mereka berempat tertawa bersama. Akhirnya keluarga Vandyke mempunyai anggota keluarga baru

***

Pagi ini Nayra dan Keysa pergi ke mall bersama dengan Mareta. Mereka berencana untuk belanja sepuasnya sebelum Nayra kembali ke Jakarta

Sementara Arka dia mengurus berkas-berkas untuk mengadopsi Nayra

Ketika sampai di mall, mereka langsung pergi untuk membeli ponsel baru Keysa

"Tolong tunjukkan ponsel keluaran terbaru" ucap Mareta pada pramuniaga

Sang pramuniaga langsung menunjukkan beberapa ponsel keluaran terbaru. Cukup lama Keysa mencari ponsel yang cocok untuk dirinya hingga akhirnya dia mendapatkan apa yang dia inginkan

"Pilihlah juga nak" Mareta langsung mengajak Nayra yang untuk melihat-lihat ponsel

"Tapi mi, itu tidak perlu. Ponsel ku masih bagus" tolak Nayra

"Tidak ada penolakan Nayra, mami ingin membelikan untuk kedua putri mami" tegas Mareta

Jika sudah begini Nayra hanya bisa pasrah, menolak pun juga tidak ada gunanya

Keysa pun mengajukan untuk membelikan Nayra ponsel dengan tipe yang sama dengan miliknya. Dan Mareta pun menyetujui usulan itu

Setelah itu mereka berlanjut untuk membeli pakaian. Hari itu mereka bertiga bersenang-senang bersama

***

Hari sudah sore ketika Nayra sudah sampai di bandara ditemani oleh keluarga barunya

"Setelah sampai kabari mami ya" pinta Mareta lalu memeluk Nayra

"Pasti mi" jawab Nayra

"Jangan lupakan kami nak, rumah akan selalu terbuka lebar untuk mu pulang" kini Arka memeluk putri barunya itu

Sementara Keysa sudah menangis "Gue bakal rindu sama lo Nay"

Nayra pun menghampiri sang sahabat dan memeluknya "Iya-iya, sesekali gue bakal pulang kok, tenang aja okey"

Setelah itu Nayra berpamitan pada keluarga barunya dan masuk ke dalam pesawat. Sebenarnya Arka menawarkan untuk memakai pesawat pribadi tapi Nayra menolaknya. Dia ingin memakai pesawat umum saja

Akhirnya setelah menempuh perjalanan 1,5 jam Nayra sampai di Jakarta. Dia langsung pergi dari bandara setelah memberikan pesan pada Mareta jika dirinya sudah sampai

Sesampainya di apartemen, Nayra langsung membersihkan diri dan bersiap untuk makan malam. Tadi sebelum sampai di apartemen, dia singgah sebentar untuk membeli makan malam

Bersambung~

Jangan lupa tinggalkan like dan komen kalian 😉

Kasih vote dong untuk karya author ini buat tambah semangat (◕ᴗ◕✿)

Happy Reading (≧▽≦)

See You 😘

Terpopuler

Comments

Shai'er

Shai'er

mami, aku mau juga HP nya 🤧🤧🤧

2023-11-08

1

Shai'er

Shai'er

🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰

2023-11-08

1

Shai'er

Shai'er

🤧🤧🤧🤧🤧🤧🤧🤧

2023-11-08

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!