"Sekarang kita hanya berdua, gue minta penjelasan tadi" tuntut Keysa
Sepulang dari pesta, Keysa langsung menarik Nayra ke kamarnya karena memang sangat penasaran
"Okey gue jelasin, lo tau kan kalau gue selama hidup dapet uang karena jadi hacker. Dan waktu itu gue dapat tawaran kerja di perusahaan bang Jonathan karena lumayan gajinya"
"Tapi sekarang lo udah nggak perlu kerja lagi Nay, jadi sebaiknya lo mundur dan fokus ke sekolah. Papi Mami pasti akan merawat lo jadi lo nggak perlu khawatir lagi soal uang"
Nayra menggelengkan kepalanya "Gue nggak bisa, meskipun gue udah terjamin karena masuk keluarga ini. Tapi gue kerja karena uangnya buat panti dan itu udah jadi kewajiban gue"
Hanya ini yang bisa Nayra beritahukan, dia tidak ingin Keysa tau apa tujuan sebenarnya sehingga dia setuju bekerja sama dengan Jonathan. Tapi untuk urusan panti, dirinya memang serius karena dia ingin membalas jasa panti asuhan tempat dirinya tumbuh
Karena sudah tidak ada lagi yang dibahas, Nayra memilih kembali ke kamar karena memang sudah terlalu larut malam
***
Pagi setelah sarapan masion Vandyke sudah dibuat gaduh dengan dua gadis keluarga itu
"Mami!!! Tolong Nayra" teriak Nayra berlari menuruni tangga masion
"Woii sini Nay, jangan kabur mulu" teriak Keysa yang mengejar di belakang
Sesampainya di lantai bawah, Nayra langsung menghampiri Mareta yang duduk di sofa bersama Arka. Dan berlindung di antara keduanya
Kesya datang dari arah tangga dengan wajah garangnya, persis seperti seorang kakak yang memarahi adiknya "Sini nggak Nay, jangan kayak anak kecil"
"Nggak mau"
Mareta sendiri hanya menghela nafas, dia sudah terbiasa dengan kegaduhan yang dibuat kedua putrinya itu. Sementara Arka tersenyum simpul melihat pertengkaran didepannya, sudah seperti drama saja
"Nggak kamu pisahin mereka sayang?" tanya Arka memeluk sang istri setelah Nayra ditarik Keysa
"Nggak mas, bukankah mereka sangat lucu. Biarkan saja, sebentar lagi juga akan akur dan kompak lagi"
Pasangan suami istri itu hanya menonton kegiatan dua gadis yang duduk di karpet
Setelah cukup lama terjadi cek cok diantara Nayra dan Keysa, akhirnya Nayra mengalah karena sudah lelah sendiri
Dia pasrah dengan apa yang dilakukan Keysa pada wajahnya. Kesya dengan wajah sumringahnya memoleskan masker dengan bentuk clay pada wajah Nayra
Inilah yang membuat Nayra kabur sejak tadi, dirinya tidak mau jika harus memakai masker. Tapi karena paksaan dan sudah lelah terus berdebat akhirnya dia mengalah dengan satu syarat. Kesya juga harus memakainya
Dan lihatlah, belum ada 5 menit mereka bertengkar sudah akur saja. Mareta dan Arka menggelengkan kepala pelan melihat tingkah kedua putrinya
Dengan muka cemong karena masker wajah berwarna abu-abu, kedua gadis itu terlihat sangat lucu. Bahkan mereka berdua duduk di karpet sembari menonton kartun Upin Ipin ditemani dengan camilan
***
~Masion Smith~
Pagi-pagi sekali masion Smith sudah dibuat gaduh karena tangisan seorang gadis kecil. Bahkan tangisan itu tidak berhenti saat sang mamah masuk ke kamar gadis kecil itu
"Aduh Nina, jangan nangis ya. Ada apa hmm?" tanya Arleta sembari mengelus kepala Karenina agar tangisannya berhenti
Masih dengan rambut acak-acakan khas bangun tidur dan wajah sembab, Karenina menatap sang mamah "Kak Ara sama kak Eca mah"
Akhirnya Arleta paham jika Karenina mencari kedua gadis itu, mungkin karena mereka kemarin dekat "Kamu ingin bertemu mereka?" tanyanya yang langsung diangguki Karenina
"Baiklah, mamah antar ke rumah tante Mareta buat ketemu mereka. Sekarang mandi terus sarapan setelah itu pergi ke rumah tante Mareta"
Dengan senyum lebarnya Karenina langsung turun dari kasurnya dan berlari ke kamar mandi. Dia sudah tidak sabar untuk bertemu dengan kedua kakak cantik
Sementara Arleta pergi untuk menyiapkan pakaian untuk Karenina. Setelah itu dirinya pergi ke dapur untuk menyiapkan sarapan
"Wah anak papah udah cantik aja, emang mau kemana?" tanya Hansen melihat wajah ceria dari putri bungsunya ini
Karenina semakin tersenyum senang dan menghampiri sang papah. Bahkan rambut panjangnya yang diikat di kedua sisi sampai bergoyang karena langkah gadis kecil itu dan ceria
"Mau ketemu kakak-kakak cantik" ucapnya dengan senyum lebarnya menambah keimutannya
"Sudah ayo sarapan dulu" sela Arleta langsung mengajak Karenina untuk duduk di kursinya
Keluarga mereka pun sarapan dengan khidmat tanpa gangguan
Seusai sarapan, Arleta langsung menghubungi Mareta. Untung saja saat pesta kemarin dirinya sempat bertukar kontak dengan Mareta
"Halo ta" sapanya
[Halo juga Ar, ada apa?] tanya Mareta diseberang sana
"Bisa minta alamat rumah mu nggak? Aku mau kesana"
[Oh bisa, nanti aku sharelock]
"Makasih ya ta, kalau begitu aku tutup"
Setelah itu telepon terputus, Arleta langsung menuju mobil yang akan mengantarnya bersama Karenina. Sebelum itu dirinya sudah meminta izin pada Hansen dan sang suami langsung mengizinkan
Sementara di masion Vandyke, setelah bertelepon dengan Arleta. Mareta langsung kembali ke ruang keluarga
"Mami, kami pamit pergi dulu" Mareta langsung mengalihkan perhatiannya dari televisi pada kedua putrinya yang sudah terlihat sangat rapi
"Kalian mau kemana?" tanyanya
"Biasa mi, mumpung weekend kita mau pergi jalan-jalan" sahut Keysa
"Nih buat jajan kalian nanti" Arka langsung menyodorkan kartu ATM pada kedua gadis itu
"Tapi pi, uang jajan yang kemarin masih ada" tolak Nayra
"Udah jangan ditolak Nay, ambil gih buat jajan kalian" tambah Mareta mendesak Nayra untuk menerimanya
Akhirnya Nayra menerima kartu itu. Setelah itu kedua gadis itu pergi menggunakan motor Nayra sementara Keysa dia bonceng
Bersambung~
Jangan lupa tinggalkan like dan komen kalian tentang chapter kali ini ya😉
Jangan lupa kasih vote untuk novel ini agar author semangat update 😘
Happy Reading (≧▽≦)
See You 😘
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 60 Episodes
Comments
Shai'er
mau jugak mi 🤭🤭🤭
2023-11-09
1
Shai'er
lha.... yang mau didatengin malah halan-halan 🤧🤧🤧
2023-11-09
1
Shai'er
lha.......
2023-11-09
1