Sinar matahari masuk melalui celah gorden mengusik tidur nyenyak Nayra. Dengan malas dia mengambil ponselnya yang berada di atas nakas. Bola matanya membulat ketika melihat jika waktu sudah hampir setengah tujuh
Dengan secepat kilat langsung pergi ke kamar mandi dan bersiap-siap. Kali ini Nayra hanya menggunakan celana panjang berwarna hitam dan jaket hitamnya. Sementara seragamnya dia masukkan dalam tas dan akan berganti di sekolah saja. Karena tidak mungkin dia menggunakan rok sekolah yang pendek saat naik motor sport
Nayra melajukan motornya dengan kecepatan rata-rata untuk mengejar waktu
Brum brum
Suara deru motor memasuki parkiran sekolah. Suasana ramai dengan siswa siswi yang hendak memasuki gedung sekolah
Woyy siapa tuh, murid baru kah
Eh kayaknya mubar deh
Semoga cowok ganteng, bisa nambah nih most wanted di sekolah kita
Sementara Nayra hanya acuh saja, dia mendongak dan melihat gedung sekolah dibalik helm full face nya
Dengan gerakan slowmo Nayra mulai membuka helm nya dan hal tersebut membuat para siswa siswi SMA Wijaya memekik terkejut
Namun dia hanya acuh saja, dan langsung pergi dari sana karena harus ke ruang kepala sekolah untuk mengetahui dimana kelasnya
Tanpa disadari sejak tadi Nayra sudah menjadi pusat perhatian dari gank motor Black Dragon dan juga kumpulan most wanted di SMA Wijaya
Black Dragon memiliki 5 anggota inti yaitu Alvaro Gabriel Smith sebagai ketua gank. Sementara 4 anggota lain yaitu Reza Anantha Malverick, Nathan Reymond Malverick, Ryan Sanjala Alister, dan Azka Putra Wijaya
"Kayak kenal sama motornya" celetuk Ryan mengamati motor Nayra
"Bukankah motor itu yang ngalahin Alvaro waktu balapan di Surabaya?" papar Azka dengan nada terkejut
"Apa!!! Jadi dia itu cewek yang ngalahin Al waktu itu?" tanya Ryan yang langsung diangguki oleh Azka
Sementara Alvaro dan yang lain hanya acuh lalu pergi dari sana menuju kelas
"Anjirr malah ditinggal" gerutu Ryan dan Azka yang langsung lari mengikuti Alvaro
Disis lain, Nayra saat ini berada di kamar mandi untuk mengganti pakaiannya. Setelah itu dia keluar dan bercermin di kaca yang memang disediakan di kamar mandi
Nayra mendengar suara tangisan dan juga bentakan dari salah satu bilik. Dia sudah tidak kaget lagi jika memang ada pembulyan karena itu memang hal yang sering terjadi
Ditambah dia terlalu malas untuk mengurusi urusan orang lain. Namun langkah kakinya yang ingin keluar dari kamar mandi langsung terhenti ketika mendengar nama gadis yang dibully
Nara, itulah nama yang dia dengar. Dia langsung teringat dengan mimpinya yang menyebutkan nama Nara
Brakk
Nayra membuka pintu bilik kamar mandi dengan kasar. Ketika terbuka terlihatlah seorang gadis berambut pirang yang duduk disampingnya atas closet dengan keadaan yang mengenaskan
Sementara kedua gadis pembully terkejut dan marah karena ada yang mengganggu mereka "Siapa lo hah!!!!" teriak salah satu gadis yang bername tag Clarin. Langsung melayangkan tamparan untuk Nayra namun langsung dicekal
Nayra langsung memelintir tangan Clarin dan mendorong nya hingga tersungkur di lantai yang basah
Melihat temannya jatuh, gadis lain yang bername tag Saras langsung ikut memberikan tamparan. Namun dicekal oleh Nayra dan langsung memelintirnya ke belakang
"Apa apaan lo, lepasin bangsat" teriak Saras mencoba melepaskan cekalan
Nayra langsung mendorong Saras hingga keadaannya sama dengan Clarin duduk di lantai. Nayra langsung menekuk sebelah kakinya dan menatap datar kedua gadis itu "Pergi" hanya satu kata yang keluar dari bibir Nayra langsung membuat gadis itu bergetar ketakutan
Setelah memastikan dua gadis pembully itu pergi, Nayra langsung menuju ke gadis yang duduk di atas closet
Dia langsung mengambil jaket hitamnya dan memasangkannya di tubuh gadis itu. Lalu Nayra pergi untuk membelikan seragam baru karena seragam gadis itu basah dan mengeluarkan bau tak sedap. Sepertinya itu adalah air bekas pel
Saat dikoridor, Nayra langsung memberhentikan salah satu siswi "Dimana koperasi sekolah?" tanyanya dengan raut wajah datar
Siswi tersebut sedikit bergetar karena mendengar raut datar "Tinggal lurus lalu belok ke kanan"
"Thanks" Nayra langsung pergi begitu saja
***
"Pakai" ucap Nayra dengan datar memberikan seragam yang barusan dia beli
Gadis itu menerima seragam itu dengan tangan bergetar dan terus menunduk
Cukup lama Nayra menunggu di depan bilik hingga akhirnya gadis yang ditunggu keluar
Namun keadaan gadis itu terlihat pucat dan detik berikutnya dia pingsan. Sebelum terjatuh di lantai, Nayra langsung memeluk tubuh mungil gadis itu
"Ck merepotkan" gerutu Nayra namun dia langsung menggendong gadis itu dipunggung nya
***
"Sebenarnya siapa gadis ini?" gumam Nayra menatap gadis yang pingsan di atas brankar UKS
"Terimakasih sudah menolongnya" celetuk seorang pria paruh baya yang merupakan dokter di UKS itu
Nayra hanya berdehem sebagai jawaban "Siapa gadis ini?" tanyanya masih dengan raut wajah datarnya
"Queenza Nara Malverick" jawab si pria paruh baya
Nayra sedikit tertegun mendengar nama Nara, jujur saja namanya hanya beda satu huruf saja dengan namanya
"Lalu kenapa dia dibully?" tanya Nayra penasaran. Baru kali ini Nayra peduli dengan orang lain
"Itu memang sudah sering terjadi, gadis ini tidak pernah mengeluarkan satu patah kata. Karena dianggap bisu dia sering menjadi korban bullying. Bahkan kedua kakaknya yang juga bersekolah disini seolah tutup mata dan telinga" papar si pria paruh baya menatap sendu ke arah Nara
"Apakah tidak ada yang melaporkan?" tanyanya yang langsung dibalas gelengan kepala
Setelah dari ruang UKS, Nayra langsung menuju ruang kepala sekolah. Berbekal ingatannya saat dirinya pergi ke koperasi tadi yang ternyata melewati ruangan kepala sekolah
Tok tok tok
Mendengar sahutan dari dalam, Nayra langsung masuk
"Saya ingin menanyakan dimana kelas saya?" ucap Nayra to the point
"Apakah kamu murid baru itu?" tanya kepala sekolah yang langsung diangguki Nayra
"Nayra Putri, kelas kamu berada di 10 IPA 3. Mari saya antarkan"
Mereka berdua pun menuju lantai 2 tempat dimana seluruh siswa kelas 10. SMA Wijaya memiliki gedung dengan 4 lantai dimana lantai paling dasar adalah kantor para guru dan staf. Dan dilantai 2 adalah lantai kelas 10, lantai 3 kelas 11, lantai 4 kelas 12
Di setiap lantai sudah tersedia kantin dan juga lift yang memudahkan siswanya. Tidak hanya ada gedung itu saja, disebelah kanan adalah gedung yang digunakan sebagai aula dan disebelah kiri ada gedung olahraga
Untuk lapangan sendiri berada di antara ketiga gedung itu
Akhirnya Nayra sampai didepan kelas 10 IPA 3. Sementara si kepala sekolah langsung pamit setelah mengantarkan Nayra
Nayra langsung mengetuk pintu itu dan masuk ke dalam ruangan kelas "Maaf saya terlambat" ucapnya pada guru yang sedang mengajar
"Iya tidak apa-apa, tapi apa kamu murid baru itu?" tanyanya yang diangguki Nayra
"Kalau begitu silahkan perkenalkan dirimu"
Nayra pun langsung menghadap pada siswa di kelas itu "Nayra Putri" ucapnya dengan datar dan dingin
Sontak saja kelas menjadi ricuh karena kedatangan murid baru. Ditambah wajah Nayra yang cantik namun dingin membuat kelas menjadi heboh
"Kamu bisa duduk di bangku yang kosong" ucap sang guru. Dia merasakan sedikit gugup karena aura Nayra yang dingin
Nayra pun menuju bangku yang berada di pojok belakang dekat jendela. Tidak ada teman sebangku karena kursi dan meja disini hanya digunakan satu orang
Tidak hanya itu saja, seragam disekolah ini sama seperti seragam yang berada di Korea Selatan. Rok sepanjang lutut bermotif kotak-kotak berwarna biru dan almameter berwarna senada
Bersambung~
Hello readers(◕ᴗ◕✿) Visual seragam SMA Wijaya nanti author post di Ig author bernama @amw_gemini
Jangan lupa mampir bestie 😉
Jangan lupa tinggalkan like dan komen kalian 😉
Happy Reading (≧▽≦)
See You 😘
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 60 Episodes
Comments
Shai'er
🤭🤭🤭🤭🤭🤭
2023-11-08
1
Shai'er
lha........
2023-11-08
1
Shai'er
kok sama
2023-11-08
1