NP 6

Akhirnya jam istirahat sudah tiba, Nayra langsung bangkit dari kursinya untuk menuju kantin karena perutnya sudah sakit meminta untuk diisi. Itu terjadi karena dia belum sarapan sama sekali

Ketika hendak melangkahkan kakinya, keningnya berkerut melihat bangku disebelahnya yang kosong. Bukan itu yang menjadi perhatiannya, melainkan coretan-coretan di meja

Nayra hanya mengedikkan bahunya acuh, saat ini dia harus memprioritaskan perutnya dulu

Tidak terlalu sulit untuk ke kantin karena saat menuju kelas si kepala sekolah menunjukkan dimana kantin berada

Suasana kantin sangat ramai, Nayra langsung menuju stand penjual bakso. Sistem pembayaran disini tidak menggunakan tunai melainkan menggunakan kartu khusus. Cukup di tempelkan pada mesin yang berada di setiap stand maka makanan itu sudah dibayar

Nayra mendapatkannya dari Jonathan, bahkan Jonathan juga sudah mengisikan saldo didalam kartu tersebut. Sebenarnya Nayra sudah menolak namun Jonathan dengan keras kepala memberikannya. Akhirnya Nayra hanya bisa menerimanya

Karena suasana kantin yang ramai membuat hampir semua meja terisi. Untung saja ada satu meja yang berada dipojokkan

Akhirnya Nayra bisa mengisi perutnya, namun ditengah makannya seorang gadis menarik ujung bajunya pelan

Ketika melihat siapa yang mengganggunya makan Nayra langsung menoleh pada si gadis. Raut wajahnya tertegun sejenak melihat ternyata gadis itu adalah gadis yang dia tolong tadi

Tapi entah kenapa hatinya sedikit sakit melihat luka lebam di wajah Nara. Matanya menatap kedua manik Nara yang berwarna biru namun hanya ada tatapan kosong dan hanya ada sedikit binar didalamnya

Tiba-tiba kepalanya sedikit pusing ketika mengingat mimpi yang selalu dialaminya. Dan di mimpi itu disebutkan nama Nara. 'Apakah ini mimpi semata atau memang ingatanku' batinnya

Nayra kembali menatap Nara yang sedari tadi diam "Kau ingin duduk disini?" tanyanya. Hampir saja Nayra melupakan jika katanya Nara bisu

Nara menggangukan kepalanya dan duduk disamping Nayra setelah mendapatkan izin

Disaat mereka berdua sedang menyantap makanan mereka, tiba-tiba seseorang menumpahkan minuman di kepala Nara dengan sengaja

Sontak semua perhatian siswa langsung tertuju pada Clarin. Memang sudah pemandangan yang biasa jika Clarin membully Nara

Nayra yang melihat kejadian itu merasa marah ditambah melihat ketidakpedulian semua orang. Memang dia akui, dirinya bukanlah orang yang peduli pada sekitar. Namun pembully an ini sudah keterlaluan dan bahkan sudah biasa menjadi tontonan

Langsung saja Nayra mencekal tangan Clarin yang sedang menumpahkan minuman. Dia mencengkeram tangan Clarin dengan kuat. Bisa dipastikan pergelangan tangannya akan memerah

"Jauhkan tanganmu itu, jika tidak maka akan ku patahkan" desis Nayra yang hanya bisa didengar oleh Clarin

Tubuh Clarin bergetar ketakutan mendengar ancaman dari Nayra

Nayra langsung melepaskan cekalannnya, karena memang dirinya tidak suka jika harus memperpanjang masalah ini

Langsung saja Nayra menarik tangan Nara dan pergi dari sana

Setelah kepergian kedua gadis itu, suasana kantin menjadi sangat ricuh. Mereka tidak menyangka jika ada siswa yang berani melawan queen bullying SMA Wijaya

Bahkan para guru dan kepala sekolah tidak berani menegur maupun memberikan hukuman untuk Clarin karena dirinya adalah anak dari donatur utama SMA Wijaya

Tapi tidak ada yang tau jika itu semua tidak sepenuhnya benar. Ada orang lain yang menjadi donatur utama bukan orang tua Clarin

Tanpa disadari Nayra, sejak tadi ada seseorang yang terus memperhatikannya "Menarik" gumamnya tanpa didengar siapapun

***

Akhirnya bel pulang sekolah telah berbunyi, para siswa SMA Wijaya berbondong-bondong keluar dari kelas untuk pulang

Sementara Nayra menunggu koridor sepi karena dia terlalu malas jika harus berdesak-desakan. Dan hanya ada dirinya di kelas itu

Dia melirik bangku yang penuh coretan disampingnya yang ternyata bangku milik Nara, gadis yang dia tolong

Melihat keadaan sekolah yang sepertinya sudah sepi, Nayra langsung pergi menuju parkiran motornya

Ketika hendak melewati gerbang, sorot matanya tertuju pada Nara yang sepertinya menunggu jemputan. Dia pun menghampiri Nara, entah kenapa dia cukup penasaran dengan Nara yang misterius

"Kau belum dijemput?"

Nara menjawab dengan gelengan kepalanya dan itu menambah tingkat keimutannya. Jujur saja wajah Nara tipikal baby face ditambah dengan warna matanya yang biru dan rambut pirangnya membuatnya sudah seperti boneka. Meskipun begitu, luka lebam diwajahnya cukup parah sehingga menutupi keimutannya

'Dia sudah seperti loli' batin Nayra menahan gemas. Jika tidak mengingat ada luka lebam di pipi Nara, mungkin saat ini dirinya sudah mencubit pipi tembam itu

Nayra langsung menarik tangan Nara dan menuntunnya untuk naik ke motornya. Sementara Nara hanya mengikut saja. Setelah memastikan Nara duduk, dia langsung memberikan almamaternya untuk menutupi paha Nara yang terekspos karena rok yang hanya selutut itu

Nayra langsung melajukan motornya dengan kecepatan sedang setelah mendapatkan alamat rumah Nara. Ternyata rumah mereka berada di satu arah, hanya sedikit menempuh jarak sedikit jauh dari apartemennya

Akhirnya mereka sampai di depan gerbang yang menjulang tinggi. Nayra tidak menyangka jika Nara adalah anak konglomerat. Dilihat dari megahnya bangunan masion yang berdiri disana

Setelah Nara turun, dia langsung memberikan almamater Nayra. "Terimakasih" ucapnya lirih bahkan lebih dikatakan seperti bisikan dengan senyum manisnya

Nayra tertegun mendengar suara Nara, dia tidak menyangka jika Nara tidak bisu padahal siswa SMA Wijaya mengatakan dia bisu

'Sepertinya aku harus menyelidikinya' batin Nayra lalu melajukan motornya dengan kecepatan tinggi

***

Queenza Nara Malverick, putri bungsu keluarga Malverick. Memiliki saudara kembar bernama Queenza Rayna Malverick. Mereka memiliki 3 kakak laki-laki dan 1 kakak perempuan.

Putra pertama bernama Elang Sanjaya Malverick, saat ini berusia 26 tahun dan saat ini sudah memiliki perusahaan yang bergerak di bidang properti dan pertambangan.

Anak kedua bernama Kanaya Putri Malverick yang saat ini berusia 24 tahun dan sekarang sedang naik daun di karirnya sebagai seorang desainer meneruskan butik dari sang ibu

Anak ketiga bernama Reza Anantha Malverick, berusia 18 tahun dan saat ini masih menduduki bangku SMA kelas 12. Bersekolah di SMA Wijaya

Anak keempat bernama Nathan Reymond Malverick, berusia 17 tahun dan saat ini masih menduduki bangku SMA kelas 11. Bersekolah di SMA Wijaya

Nayra terus mencari informasi tentang keluarga Malverick namun yang dia dapatkan hanyalah informasi umum

"Sepertinya informasi tentang keluarga Malverick sangat ditutup dengan rapat. Bahkan hanya ada informasi umum saja, sepertinya aku harus mencari tau sendiri" gumamnya lalu menutup laptop miliknya

Meskipun memang dirinya adalah seorang hacker hebat, namun ada kalanya dia tidak bisa meretas data seseorang. Seperti keluarga Malverick, dia hanya bisa mendapatkan data umum dan sepertinya sistem keamanan keluarga Malverick memang hebat. Karena itulah dirinya tidak mendapatkan informasi yang dia inginkan

Dia memandang langit kota Jakarta sembari meminum kopi kalengan. Saat ini dirinya duduk di kursi yang berada di balkon kamarnya sembari menikmati hembusan angin malam

Sementara ditempat lain, lebih tepatnya kamar seorang gadis dengan nuansa abu-abu biru. Gadis itu tersenyum sembari menggenggam sebuah kalung dengan liontin berbentuk matahari

"Akhirnya aku berjumpa lagi dengan mu" gumam gadis itu dengan perlahan memejamkan matanya. Masih dengan kalung itu di genggamannya

Tak berselang lama setelah gadis itu tertidur, seorang wanita paru baya yang masih terlihat cantik memasuki kamar

"Akhirnya senyuman mu kembali nak. Entah apa yang membuat mu bahagia tapi mamah senang akhirnya kamu bisa tersenyum kembali setelah bertahun-tahun senyuman mu hilang. Mamah harap kamu kembali seperti dulu" gumamnya lalu mengecup kening sang putri dengan penuh kasih sayang

Setelah itu dia pergi karena tak mampu menahan tangisnya

Bersambung~

Jangan lupa tinggalkan like dan komennya 😉

Happy Reading (≧▽≦)

See You 😘

Terpopuler

Comments

Shai'er

Shai'er

🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔

2023-11-08

1

Shai'er

Shai'er

semangat Nayra 💪💪💪

2023-11-08

1

Shai'er

Shai'er

kembar 🤔🤔🤔

2023-11-08

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!