Dengan jumlah orang yang membantu, rumah Kiki selesai dengan cepat.Sebelum itu, kepala desa datangnya dengan surat rumah yang sudah jadi dan berpindah tangan.
"Setelah ini,kamerad Kiki benar-benar menjadi penduduk desa Qingyuan.Selamat bergabung " kata kepala desa dengan senyum.
"Terima kasih kepala desa,mohon bantuannya di masa depan "Kata Kiki dengan penuh semangat.
"Nanti sore,datang ke kantor untuk mengambil perbekalan "kata kepala desa
Karena baru di mukim kan,selama Enam bulan, pemuda pendidikan akan di beri subsidi gratis.Tapi setelah itu , orang harus bergerak mencari poin untuk makanan selanjutnya.
Karena itu akan di hitung pada akhirnya tahun,maka semua orang harus berhemat.
Menurut kepala desa, semua hal di gunung badan di sungai.Ini di hitung sebagai milik publik.Di larang keras untuk mengambil nya tanpa izin.
Tapi karena semua orang ingin hidup.Maka kepala desa dan yang lain akan menutup mata tentang hal itu.Selagi ini di ambil untuk keperluan sendiri dan tidak di perjual belikan
Jual beli di sebut sebagai spekulasi dan hukuman nya paling ringan adalah kerja paksa yang akrab di sebut sebagai reformasi.
Jadi kepala desa dengan baik berbicara tentang pengaturan desa pada Kiki.
Kepala desa tidak bisa tinggal lama.Jadi dia pergi setelah beberapa kata.
Melihat semua orang sudah pergi,baru kemudian Kiki masuk ke rumah dan mengunci pintu.
Rumah bobrok ini sekarang jadi lebih baik daripada sebelumnya.Adu pun tembok ,ini akan di bangun beberapa hari kemudian.Tapi melihat sekeliling, Kiki juga sudah puas.
Ada tiga kamar di sini dan masing-masing memiliki kang.Ada juga dapur kecil dengan tungku kayu yang baru saja di perbaiki.
Ternyata, di setiap zaman,uang masih di atas segalanya kan.
Baru kemudian, Kiki membongkar semua hal yang ada.
Beberapa potong pakaian di susun di dalam lemari kecil yang rusak parah.Kiki akan pergi membelinya lemari yang lebih baik jika ada waktu suatu hari.
Uang dan barang berharga seperti surat rumah dan sepeda, tergeletak cantik di dalam laci sistem.Kiki masih merasa di sana adalah tempat yang paling selamat.
Ada gubuk kecil di halaman belakang,itu adalah toilet keluarga.Karena sudah lama kosong, jadi ini cukup lumayanlah.
Ada dapur tapi tidak ada kayu bakar, karena nya Kiki belum. Tentu bisa memasak makan malam.
"Seperti nya aku harus ke kaki gunung untuk mencari kayu bakar"kata Kiki dalam hati.
Setelah mengemas semua barang yang bisa dikemasnya Kiki pergi ke kantor desa. Di mana dia mengambil persediaan yang sudah dikatakan oleh Kepala desa tadi.
Di sana dia bertemu dengan semua orang yang sudah beratur rapi. Lin Ling Ling melihat Kiki datang dan dia segera bangkit dan menyambutnya dengan ramah.
Ada kilatan rasa iri di matanya namun itu tidak terlihat begitu kentara.
"Kiki kau beruntung sekali bisa menemukan rumah se pagi ini.Ah aku sendiri tidak tahu bagaimana hidupku ketika tinggal di rumah orang lain"
"begitukah ?tapi kata Kepala desa kau akan memiliki kamar sendiri dan tidak bergabung . jadi itu akan baik-baik saja" jawab Kiki yang juga dulu prihatin dengan Lingling.
Sebenarnya dia sudah mendapatkan sebuah keluarga yang baik tapi kemudian mengeluh dan meminta tukar. Karena baik hati, Lingling menukarnya tanpa berpikir panjang.
Sebagai seseorang yang mengalami kelahiran kembali tentu saja pahlawan wanita ini sudah memprediksi siapa wanita tua yang tangguh itu.
Jadi dia buru-buru meminta penukaran dengan beberapa alasan. Ling Ling yang bodoh juga tidak tahu tapi berpikir jika dirinya adalah orang yang menyelamatkan hari.
Ini akan jadi penyesalannya di masa depan tapi itu bukan urusan Kiki.
"Lingling berusahalah ,kau pasti bisa. Tapi jika kau tidak kerasan ,ayo pergi ke rumahku dan menetap hehehe"
"Apakah bisa begitu? kenapa kau tidak bilang dari awal .Tidak mungkin aku bisa mengurus lagi" kata Lingling dengan cemberut.
Fang Yan juga ada di sana dan dia tidak melirik sedikitpun kepada arah Kiki karena itu tidak penting.
Kembali ke kota adalah niat semua orang. Tapi Kiki yang langsung terjun menjadi warga desa itu bukanlah contoh yang baik bagi pemuda pendidikan.
Karena itu lagi-lagi fang yan menganggap remeh gigi hari ini.
Setelah beberapa saat sekretaris desa keluar dengan beberapa persediaan di tangannya. Dia langsung memberikan semua orang persediaan yang dengan jumlah yang sama. Termasuk juga dengan Kiki
Ada dua macam cara untuk mengalokasikan persediaan kali ini.
Pemuda pendidikan yang tinggal di rumah orang lain bisa memberikan segalanya dan berkata itu adalah makanan untuk 6 bulan ke depan.
Tapi juga mereka bisa mengumpulkannya di satu titik dan makan minum di tempat pemuda pendidikan. mereka hanya mempergunakan rumah warga hanya untuk tidur.
Lingling juga sudah membicarakan masalah ini dan berniat untuk makan bersama di tempat pemuda pendidikan alih-alih bersama dengan warga.
Kiki hanya tersenyum dan menanggapinya sesekali dan tidak berniat ikut campur dalam masalah orang lain.
Terlalu banyak rahasia yang perlu dia simpan ,jadi dia tidak akan membagi rumahnya dengan orang lain jika tidak perlu.
"Baiklah,ini adalah ransum gratis untuk Enam bulan kedepan. kalian harus menghematnya jika tidak ingin kelaparan dan untuk seterusnya harus mengandalkan poin untuk makan jadi jangan malas"kata kepala desa ketika dia menyerahkan langsung kepada pemuda pendidikan yang baru sampai hari ini.
Kiki masih memiliki sejumlah makanan di sistemnya tapi dia tidak akan membiarkan rezeki yang sudah ada di depan mata.
Jadi dengan tersenyum dia menerima, 20 kg biji-bijian.tapi jangan pikir ini adalah sesuatu yang bahagia. Ini hanya ubi jalar jagung dan juga kentang. Masing-masing ada 20 kilo tapi bisakah anda berpikir jika 20 kilo dari setiap itu bisa bertahan selama 6 bulan?
Orang sebaik Fang Yan saja sudah menyerah dengan cara dia menarik nafas.
Kepala desa juga mengatakan hal yang sama seperti yang dikatakannya pada Kiki tadi. Di mana semua orang bisa mengambil barang apapun di gunung dan di sungai .Namun semuanya tidak boleh diperjualbelikan hanya bisa dikonsumsi secara pribadi. Tapi itu juga tidak boleh mengabaikan pandangan orang lain dalam artian yang berlebihan.
Hanya setelah mendengar itu mereka bisa tersenyum.
Jadi Lingling berbicara dengan Kiki mengenai hal-hal baik yang ada di.Kiki mengabaikan pandangan aneh yang dilancarkan oleh Lin xuni.
"Oh mungkinkah dia sudah mulai melancarkan serangan balik?"pikir Kiki.
Lin xuni memiliki kulit putih yang indah. matanya selalu basah yang memanggil rasa peduli para laki-laki. Suaranya juga lembut menawan sehingga terdengar menggelitik telingamu.
Ah singkatnya dia adalah gadis cantik yang jelas tidak cocok dengan pedesaan.
Tapi Kiki sudah berencana untuk menjauh darinya dan apalagi menghindar dari Fang Yan. Jadi dia tidak mungkin menjadi target dari Lin xuni kan.
Setelah menerima persediaan masing-masing, Kiki kembali ke rumahnya lagi. dia tidak tahu apa yang terjadi di tempat pemuda pendidikan tapi dia memperdulikan kayu bakar yang tidak ada di gudang.
Jadi kiki pergi dengan keranjang kecil di punggung nya ke kaki bukit.Dia harus menemukan kayu bakar sebelum gelap karena dia tidak ingin lapar malam ini.
Kaki Gunung Qingchen menawarkan pemandangan yang menakjubkan.Jika ini di era modern , ini adalah tempat wisata yang populer.Udara segar tanpa polusi begitu menyegarkan .
Kiki melihat ladang-ladang hijau yang membentang di lereng-lereng gunung, dengan tanaman yang sedang tumbuh subur. Jalan setapak yang berkelok-kelok memandu Kiki melewati area hijau yang dikelilingi oleh pepohonan rimbun.
Sepanjang perjalanan, Kiki berpapasan dengan beberapa penduduk setempat yang juga menggandeng keranjang kayu bakar atau alat pengumpulan barang lainnya.
Kiki berjalan dengan penuh semangat melalui pepohonan di lereng Gunung Qingchen. Dia melihat pohon-pohon buah yang indah, bercabang dan berbunga, seperti bunga sakura yang membentang di atasnya. Namun, saat dia mendekati pohon-pohon tersebut, hatinya sekaligus terkagum-kagum dan sedikit kesal.
Dia melihat cabang-cabang pohon yang kosong dari buah-buah yang biasanya tumbuh di sana. Hanya ada beberapa buah yang kecil dan belum matang, serta daun-daun yang masih segar. Semua buah yang matang tampaknya sudah diambil oleh penduduk desa, meninggalkan yang muda dan sepat.
Kiki menghentikan langkahnya, memandangi pohon-pohon tersebut dengan pandangan campuran antara kagum dan kecewa. Hatinya merasa kesal karena dia tidak bisa menemukan buah yang bisa dimakan.
"Hai, Kiki," dia berbicara dengan dirinya sendiri dengan suara lembut. "Ini benar-benar menakjubkan melihat gunung ini masih memiliki pepohonan yang subur dan beragam. Meskipun buah-buahnya sudah diambil oleh penduduk desa, tetapi inilah yang membuat lingkungan ini tetap indah dan terjaga."
Tiba-tiba saja Kiki menangkap simbol-simbol check in di gunung. matanya segera berbinar lagi.
Ini saat nya panen.
("dideteksi tempat check in pertama kali di gunung ,buka peta akumulasi dengan 30 points")
"eh..ini, sistem apa maksudnya dengan peta akumulasi?"
(" ada peta akumulasi, tempat di mana tuan rumah bisa melakukan check in beberapa kali namun hadiah tidak akan sama setiap kalinya")
Mata Kiki berbinar lagi dan dia harus menandatangani buku petanya.
Oh ada beberapa tempat yang bisa ditandatangani dan namun hanya terbatas 10 lokasi saja.
Yang pertama ada di gunung qingchen ini.
"Oke aku akan kontrak, check in"
("selamat sudah membuka peta akumulasi dengan 30 poin di gunung qingchen.Terima buku kimia tentang kosmetik")
Segera sebuah buku transparan jatuh dan masuk ke dalam laci sistem.
Ah tidak tahu apakah ini berguna atau tidak. Tapi yang jelas sesuatu yang diberikan oleh sistem adalah sesuatu yang diberikan oleh dewa.
Jadi ini pasti memiliki keistimewaan sendiri.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 213 Episodes
Comments
mariafranswiles
baru mulai baca semoga semakin menarik......
semangatt 🌹🌹💪💪
2023-10-02
1