Kiki terkejut mendapati dirinya berada di dalam gerbong kereta api yang biasa-biasa saja, tetapi ada sesuatu yang aneh. Matanya tertuju pada simbol aneh yang melayang di udara, persis seperti yang ia lihat saat melakukan check-in di hotel. Simbol itu terlihat jelas, berukuran sedikit besar, dan berwarna transparan.Sama seperti buku tadi, simbol ini hanya Kiki y sajalah ang bisa melihatnya. Orang-orang yang lewat tampak tidak terganggu oleh keberadaannya, seperti tidak menyadari kehadiran simbol tersebut.
Kiki merasa kebingungan dan sedikit takut. Dalam pikirannya, dia bertanya-tanya apa sebenarnya makna dari simbol tersebut. Apakah ini pesan dari dewa .
"Simbol apa ini? Kenapa hanya aku yang bisa melihatnya? Apakah mungkin ini memiliki hubungan dengan jari emas yang dikatakan milik dewa?" pikir nya.
Sementara ia terus memandangi simbol itu, Kiki merasa perasaannya bercampur aduk antara penasaran dan rasa ajaib terhadap kemungkinan bahwa ini bisa menjadi sesuatu yang istimewa.
Tiba-tiba, suara mekanik yang aneh mulai terdengar di telinga Kiki. Suara tersebut seperti kombinasi antara suara engsel bergerak dan dentingan mesin, menciptakan nuansa mekanik yang tidak biasa .Getaran suara itu terasa seolah-olah ada di dalam kepalanya sendiri.
( "Halo, Tuan rumah. Aku adalah sistem check-in . Aku hadir di sini untuk menawarkanmu kesempatan. Apakah kamu bersedia mengikat dirimu denganku?")
"Siapa kamu? Dan apa maksudmu dengan mengikat diri denganmu?"
( "Aku adalah entitas mekanik yang terhubung dengan simbol ini. Aku dapat memberikanmu akses ke beberapa hal berhadiah gratis Setiap kali Tuan rumah melakukan check in.Hadiah yang jauh melampaui pemahaman manusia biasa. Jika Tuan rumah bersedia, kita dapat menggabungkan diri, dan aku akan membantumu seumur hidup ")
Berpikir jika Ini adalah sebuah sistem yang dikatakan sebagai kompensasi dari dewa. Hanya orang bodoh yang akan menolak kompensasi seperti ini. adapun bagaimana cara penggunaannya maka pikirkan saja nanti ,yang penting ikat saja dulu.
"Baiklah, aku bersedia."
("oke Proses penggabungan akan dimulai.")
(Persentase mulai dihitung, angka berubah secara bertahap dari 0% menuju 100%, 25%.... 35%... 40% ...70%,... 80%...)
("Proses ini akan segera selesai. Persentase mencapai 100%.")
Setelah persentase mencapai 100%, Kiki merasakan sesuatu yang aneh, seperti aliran energi masuk ke dalam dirinya.
("selamat karena sudah bergabung dengan sistem check in. Sebagai hadiah penggabungan pertama dari sistem check-in, Tuan rumah mendapatkan hadiah berupa ,termos air panas, uang 500 rupiah.Dan tiket sembako juga 50 points gratis)
("Semua barang untuk sementara di simpan pada ruangan khusus dan bisa di lihat dengan laci laci khusus. setiap laci hanya mampu menyimpan satu model barang yang sama. Saat ini tuan rumah hanya memiliki 20 laci saja")
Sejak beberapa tahun ke belakang dengan ini negara memiliki kebijakan jika rakyat memerlukan tiket untuk membeli sesuatu.
Jika anda tinggal di kota dan memiliki pekerjaan maka sudah tugas pabrik untuk memberikan Anda tiket selain daripada gaji.
Tapi masalahnya berbeda jika anda tinggal di pedesaan. orang-orang desa akan sulit menemukan hal yang dinamakan tiket.
Karena itu tiket adalah salah satu barang yang berharga di pedesaan Anda selain daripada uang.
Ah Kiki jadi ingat sebenarnya di tahun ini , untuk membeli sebatang sabun pun anda memerlukan tiket.
Jadi bayangkan saja bagaimana bahagianya dia ketika mendapatkan tiket sekaligus uang.
Kau tau, ibu tiri yang licik dan ayah yang bodoh itu sama sekali tidak memberikan dia uang selain dari para 20 sen yang tersisa.
Kata ayah, dia akan mengirimkannya mulai bulan depan karena ini sudah pertengahan bulan dan dia sudah kehabisan uang.
Jadi selain daripada tas yang compang-campingnya, di tangannya hanya ada 20 sen yang hanya cukup membeli 2 roti kukus isi sayuran
("selamat tuan rumah karena mendapatkan hadiah pergi ke pedesaan untuk pertama kalinya. hadiah berupa amplop merah dan tas bepergian ke pedesaan")
Lagi-lagi Kiki dibuat terkejut mendengar informasi ini. Dia baru saja merasa jijik dengan tas bawaan yang dikemas oleh ibu tirinya.
Kebetulan sekali dia memiliki tas bawaan yang baru namun isinya tidak diketahui.
"Oke Sistim, jelaskan lagi, apakah simbol besar itu menandakan tempat check in?"Tanya nya.
("tuan rumah bisa mendapatkan hadiah check in jika melewati simbol tersebut dengan mengatakan check in.Namun untuk check in Anda memerlukan poin khusus. hadiah yang diberikan terkait dengan lokasi Anda masuk dan akan berlaku secara acak dan berlaku secara akumulasi")
"Oh tapi bagaimana caranya agar aku bisa mendapatkan poin?"
Kiki tidak pernah melihat ada sistem seperti ini .Tapi walau bagaimanapun semua hal harus disyukuri jika ingin menjalani hari-hari baiknya di tahun ini.
Jadi dia harus mengerti bagaimana cara kerja sistem ini sebelum dia mengambil alih.
(" Lima poin akan dikirimkan setiap hari dan akan di kali kan dua setiap liburan,hari Minggu, ulang tahun dan hari besar lain nya.Selain itu tuan rumah bisa menemukan pria keberuntungan untuk hadiah khusus yang akan di kirim secara acak ")
Kiki tersedak mendengar nya, sudah baik sistem memberikannya berbagai hadiah dengan cara yang begitu mudah.Tapi masih ada pria keberuntungan.
Wow ,apakah sistem ini biro jodoh?
Kiki sudah membaca takdirnya Jika dia memang tidak memiliki keberuntungan untuk menemukan pria yang cocok di dalam dua kehidupan.
Jadi kali ini Kiki tidak berencana untuk menemukan pasangan dalam hidup ini. karena itu lupakan saja masalah pria keberuntungan.
Yes sekarang dia harus merayakan keberuntungannya dalam menemukan sistem dan segeralah melakukan perjalanan check in untuk pertama kali.
"Oke, mari kita mulai"kata Kiki.
Tidak seorangpun menyadari selain daripada Kiki sendiri ,tas yang tadinya compang-camping saat ini sudah berubah bentuk menjadi sebuah tas yang bisa dikatakan sedikit normal.
Sistem mungkin berpikir tidak baik memberikannya hal-hal yang terlalu bagus. Jadi tas yang dikirim berupa koper besar super jadul dari kulit. Namun memiliki beberapa goresan di atasnya sehingga terkesan itu sudah lama dan antik.
Hanya saja, koper itu dilengkapi nama pemilik yaitu xi ximei.
Dengan ringan Kiki mengambilnya dan merasakan berat dari tas tersebut. tidak tahu apa isi di dalam tas itu hanya saja Kiki sudah merasa bahagia.
Oh mungkin perasaan bahagia ini didapat,sama ketika seseorang menerima sebuah kado dan merasa antusias untuk bertanya-tanya apa isi dari kado tersebut.
Tapi ini bukanlah waktu yang tepat untuk mencari tahu isi dari tas tersebut.
"sistem bisakah kau memindahkan segala isinya di ruang penyimpanan , nanti ketika sudah sampai ke lokasi masukkan kembali isinya agar tidak ada yang"
(" tentu saja ")
Kiki tersenyum lagi ketika dia mengangkat tasnya dan itu seringan kapas.Ohh ajaib hehehe.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 213 Episodes
Comments
🌻nof🌻
ok kak. terima kasih penjelasannya
2023-08-30
1
samsuryati
karena ini adalah novel buatan Indonesia jadi hitungannya menurut mata uang Indonesia yang di hitung dari satu sen sampai rp100 dan selanjutnya.
Jadi hitung aja sendiri telur aja harganya cuman rp2 atau 2 sen. jadi hitungannya rp500 itu dapat sekitar, 250 biji telur.
saat ini nilai telur meningkat say kira-kira 2000 per butir kalikan aja rp2.000 dengan 250 butir .
hitungan kasarnya samakan rp500 dengan rp500.000 di era modern nah kan.
tapi cuman daya belinya aja yang beda
2023-08-26
5
Aster
klo di taun modern dapet berapa ya itu thor?
2023-08-26
1