Niat hati ingin mencari kayu bakar, tapi Kiki tidak menyangka jika dia akan mendapat hadiah terbesarnya pada hari pertama dia masuk ke desa.
Sebuah buku.
Kata orang buku adalah jendela ilmu, tidak peduli anda berada di era yang mana tapi buku harus mengubah seseorang jadi dari bodoh menjadi pintar.
Karena itu Kiki masih akan menghargai buku.
"Sekarang mari lihat dulu, apakah ada hadiah check in "
Kiki saat ini hanya memiliki sisa poin 10 saja dan dia tidak tahu harus menggunakannya atau tidak.
Setiap hari dia hanya akan mendapat 5 poin, jadi dia harus berhemat poinnya setiap hari.
Tapi sekarang dia ada di gunung dan ingin melihat hadiah apa yang akan didapatkannya karena ini adalah beta akumulasi artinya dia bisa datang kapan saja dan mengambil hadiah di tempat yang sama berkali-kali.
Ya tidak rugi jika Kiki menghabiskan 30 poinnya untuk peta akumulasi.
("dideteksi ada lima lokasi check in, kuil lama ,sarang ular, sarang kelinci, sarang babi, pohon Cemara")
"Oke mari lihat "
Menurut sistem ,hadiah akan tergantung dengan lokasi check in.
Jadi Kiki tidak tahu hadiah apa yang akan dia dapatkan hari ini.
jadi Dia memutuskan untuk melihat terlebih dahulu lokasi check in yang paling dekat.
("dideteksi lokasi check in sarang ular dengan nilai 5 poin")
Kiki bergidik mendengarnya, kau tau ular adalah makhluk yang paling menjijikkan bagi Kiki,tapi bagi warga desa itu sama artinya dengan daging.
Tapi Kiki adalah orang yang memiliki makanan jadi dia tidak akan mengambil ular untuk makan.
Jadi dia terus berjalan ke depan dan berhenti ketika sistem menyebutkan informasi lanjutan.
("terdeteksi lokasi check in, sarang kelinci, dapatkan dengan 5 poin")
"Oh kelinci adalah hewan yang lucu aku tidak akan mengambilnya untuk makan.Eh skip aja"
Kiki melanjutkan perjalanan dan tanpa sadar Dia berjalan lebih jauh ke gunung.
"Hei Apakah kau pemuda pendidikan yang baru saja tiba?"siapa seorang bibi yang memiliki tubuh kurus seperti penduduk desa pada umumnya. Melihat dari kondisinya,dia baru saja mengambil beberapa buah dan ada juga kayu bakar di keranjang nya.
"Oh halo bibi,aku baru tiba, namaku Kiki"
"Oh ya , aku bibi Fang, kau tidak boleh masuk terlalu dalam. Lagi pula hari sudah agak sore ,mari pulang dan lanjutkan besok jika kau tidak ingin tersesat"
Kiki memandang ke atas langit dan baru kemudian menyadari jika hari sudah gelap.
Jadi dia mengangguk dengan patuh dan mengikuti bibi Fang dari belakang. sesekali bibi Ipang membantunya mengambil ranting-ranting dan menyelipkan di keranjang Kiki.
Jadi Kiki merasa bibi Fang ini adalah orang yang baik.
Merasa sudah datang dengan sia-sia pada akhirnya Kiki tanpa sadar lewat lagi di area check in sarang kelinci.
Jadi dia menghabiskan 5 poinnya di sini dengan menyebutkan check in.
dengan matanya Kiki melihat seekor kelinci gemuk jatuh secara transparan di dalam lacinya.
jadi Kiki bertanya apakah kelinci gemuk itu masih hidup atau sudah mati ketika masuk ke dalam laci.
("ini masih hidup dan akan tetap hidup sampai tuan rumah mengeluarkannya")
"Oh bisakah kau memberikannya padaku secara alami sehingga orang tidak curiga?"
("Tentu ")
"Oke,aku mau kelinci gemuk itu "
Tanpa di duga, ada suara berisik di sekitar semak-semak ketika Kiki mengambil ranting. bibi Fang melihat sejenak dan berpikir itu mungkin adalah ular.
Tapi siapa sangka itu adalah kelinci gemuk yang tiba-tiba datang menabrak kaki Kiki dan pingsan.
Eh Apakah kelinci sekarang begitu lemah sehingga menabrak kaki saja bisa pingsan.
Tapi Kiki justru bahagia melihatnya, walaupun sedikit aneh tapi ini sudah bisa menutup pemikiran orang tentang dia.
"Hei kelinci ini sangat lucu, bibi lihat apakah dia gemuk?"kata Kiki tertawa geli.
Hari ini dia mendapatkan kelinci secara gratis ini artinya jika dia lewat lagi di sini maka besok masih akan dapat kelinci lagi.
Oh sepertinya dia menemukan peternakan kelinci.
Jadi bagaimana jika seandainya dia bertemu dengan lokasi check in di sarang babi. Apa babi juga akan menabrak kakinya dan mati di tempat?
Hah ini benar-benar tidak ilmiah sama sekali.
"Hem, keberuntunganmu bagus pertama kali naik ke gunung dan sudah mendapatkan kelinci gemuk yang bunuh diri di kakimu"katanya dengan wajah yang iri.
Warga desa juga terkadang mencari hewan apapun di gunung yang bisa dikonsumsi dan kelinci adalah salah satunya.
Tapi mereka sulit untuk menemukannya, hanya saja gadis ini begitu aneh. Cukup berdiri dan kelinci akan bunuh diri di kakinya.
Ah ini benar-benar keberuntungan tingkat dewa.
"oh bibi, aku memiliki kesulitan sendiri di rumah tapi aku sama sekali tidak pernah membuat sup kelincisayang sekali.Tapi bibi bisakah kau membantuku? Ayo masak setengah untuk ku dan setengah lagi akan menjadi milik bibi, bagaimana?" kata Kiki dengan lesu.
Mendengar perkataan itu ,bibi Fang menjadi gembira dan matanya berbinar-binar. Tidak perlu bicara dua kali ,dia sudah menggenggam kelinci tersebut dan menimbangnya dengan tangan.
"Hem ini cukup gemuk, mungkin ada sekitar 8 atau 10 kilo"katanya dengan gembira.
"Oke bibi akan melakukannya untukmu . apa bibi perlu mengantarnya di tempat pemuda pendidikan?"Tanya nya.
"Tidak bibi, aku tinggal sendiri di dekat rumah kepala desa"Kata Kiki.
Bibi Fang tidak mendengar cerita hari ini jadi dia mengangkatkan bahu dan tidak peduli sama sekali. Yang dia pedulikan adalah kelinci gemuk di tangannya.
Sekarang air liurnya sudah menetes melihat kelinci itu bergerak-gerak di tangannya.
Ohh kelinci rebus pastinya enak.
Jadi mereka berdua sama-sama turun gunung lagi. Sekarang Kiki hanya memiliki 5 poin saja di tangannya. Tapi dia tidak khawatir ,dia masih tidak kekurangan bahan makanan saat ini. Jadi 5 poin 1 hari ,bisa di tabung terlebih dahulu .Sebelum mendapatkan hal-hal bagus lainnya di gunung.
Ketika turun dari gunung bibi Fang sempat menemani gigi untuk kembali ke rumahnya. Baru kemudian bibi Fang mengetahui jika Kiki sudah menghuni rumah yang sudah lama kosong.
Bibi Fang berjanji untuk mengirimkan kelinci rebusnya setelah selesai.Jadi mereka berpisah dan Kiki sendiri lagi di rumah baru nya.
Kiki tidak bisa langsung beristirahat. dia ingin mandi tapi rumahnya tidak memiliki sumur. artinya Kiki harus pergi mengambil air di sumur terlebih dahulu untuk mengisi tangki air nya.
Tangki airnya sedikit bocor tapi masih bisa dipakai untuk sementara.
Jadi Kiki pergi meminjam timba dengan kepala desa.
Ini adalah pertama kalinya Kiki mengangkat air seperti ini. dia sekarang hidup sendiri jadi semuanya harus dilakukan sendiri termasuk dengan mengisi tangki airnya.
Perlu beberapa kali bolak-balik dari rumah ke sumur, jadi Kiki kelelahan hanya gara-gara ini.
"oH aku harus membeli tangki air yang baru paling tidak sekali isi aku bisa beli saham dua atau tiga hari.Eh tidak bisakah aku meminta seseorang untuk menggali sumur di halamanku sendiri?"
Kiki bolak-balik berpikir dan akan menyampaikan ide ini kepada kepala desa.Toh dia masih memiliki uang di tangannya saat ini.Lagi pula ada rencana untuk membangun tembok. jadi lebih baik membuatnya sekaligus.
Setelah mandi Kiki tidak tinggal diam dia langsung pergi ke rumah kepala desa yang hanya berjarak beberapa meter dari rumahnya sendiri. Lagi pula dia harus mengembalikan timba kepala desa.
Istri kepala desa begitu ramah, mereka saat ini tinggal dengan tiga anak laki-lakinya yang sudah menikah. Artinya mereka adalah keluarga besar.
"Bibi, apa Paman kepala desa ada?"
"Oh Kiki, tentu saja ada, ayo masuk"kata istri kepala desa dengan ramahnya. dia menyukai gadis yang baru tiba ini. sosoknya cantik dan sepertinya baik hati.
lagi pula Kiki sekarang sudah menjadi warga desa mereka yang menetap.
"tidak perlu bibi sebentar lagi makan malam aku hanya sebentar kok hehehe"
"oh begitu " kata istri kepala desa lagi.
Kau tahu, memanggil seseorang untuk makan bersama di rumah, itu memerlukan alasan yang tidak kecil. Jika seseorang tidak memiliki hubungan tertentu, orang tidak perlu mengajak orang lain untuk makan di rumah.
Dalam artian kata yang lain, tidak sopan jika Anda makan di rumah orang lain karena bahan makanan saat ini adalah sesuatu yang langka.
kepala desa tiba setelah dipanggil oleh istrinya. karena tidak ingin terlambat Kiki langsung mengatakan niatnya ingin membangun tembok sekaligus sumur.
"Paman, aku tuh adalah gadis kecil, jadi takut untuk pergi mengambil air.Jadi mohon bantuannya Paman kepala desa.. aku tahu tenaga kerja tidak gratis tapi aku tidak mengerti ada di sini . apakah rp 200 cukup untuk biaya membuat dua hal itu?"Kata Kiki yang langsung meletakkan rp200 di atas meja kepala desa.
kepala desa melirik uang tersebut dan menatap Kiki.
jelas dia tidak memiliki banyak uang tapi sudah menghabiskan semua persediaan tiketnya hanya untuk membeli rumah dan sekarang masih harus mengeluarkan dana lagi hanya untuk membuat tembok dan sumur pribadi.
tapi jika diingat lagi alasan Kiki untuk melakukan itu adalah benar Dia adalah seorang gadis kecil yang tidak memiliki siapapun di rumahnya.
jadi perlu untuk membangun tembok tinggi agar tidak ada orang yang berpikiran nakal dan sumur juga bisa dibuat secara pribadi agar dia tidak kelelahan untuk mengambil air setiap harinya.
Karena itu kepala desa menampar pahanya dan berkata,"Oke Paman akan mengurus ini semua dan kau hanya tinggal beres. Tapi mungkin akan memerlukan waktu sebentar, soalnya masih ada banyak pekerjaan di ladang. Kita mungkin akan melakukannya beberapa jam sehari"
"Oh tidak apa-apa paman, ini juga sudah menyusahkan Paman "
Mendapatkan persetujuan dari kepala desa, Kiki mengucapkan terima kasih sekali lagi sebelum dia pergi. Melihat punggungnya dari jauh, kepala desa hanya menggeleng-gelengkan kepala. Tapi berpikir jika gadis itu begitu cepat dewasa jika dibanding dengan umurnya.
Kiki yang pulang ke rumah sudah kelelahan dan tidak bisa mengangkat tangannya lagi untuk memasak.
Tapi untung saja seseorang mengirim sepanci besar sup kelinci dengan beberapa potong ubi jalar di dalamnya.
Uh kelinci itu sangat imut dan lucu tapi ketika direbus masih memiliki rasa daging yang enak.
Ohh leazatos
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 213 Episodes
Comments
Ririn Santi
ih melambai bgt tuh kelinci. senggol dikit lgsg pingsan wkwkwk
2025-01-25
0
Choco
Mamamia lezatos
2023-10-25
1