9

Kepala desa mengerutkan keningnya dan menyempitkan mata saat mendengar kata-kata Kiki. Wajahnya mencerminkan campuran kejutan dan ketertarikan yang tak terduga.

Kapten Produksi Desa juga menatap dengan ekspresi keheranan. Kapten mengikuti pandangan kepala desa, matanya menyempit ketika fokusnya beralih pada Kiki. Dia secara tidak sadar melambatkan langkah kakinya saat mencermati gadis yang baru saja mengungkapkan pemikirannya.

Sosok gadis yang memakai pakaian lusuh, tanpa tambalan dan menggenggam tas di tangannya. Namun, di antara semua itu, keberaniannya menyuarakan pertanyaan yang tak terduga memberinya aura keunikan yang menarik perhatian.

Sosoknya yang sederhana, tanpa pernak-pernik yang mencolok, menunjukkan bahwa keberaniannya bukanlah sesuatu yang diperankan, melainkan refleksi dari apa yang terdapat di dalam dirinya.

Bagi kepala desa dan kapten, yang terkesan dengan pernyataan tak terduga dari Kiki.

"Oh kamerad...

*Aku xi ximei, tapi panggil saja Kiki kepala desa"

"Oh Kiki,begini ya, pemerintah sudah mengalokasikan rp200 untuk pemukiman pemuda pendidikan. tapi kompensasi ini hanya berlaku untuk satu kali. tidak ada bantahan jika gigi ingin membangun rumah di pedesaan tapi alokasi dana tidak akan dikembalikan artinya kau harus menggunakan danamu sendiri untuk itu" katanya menjelaskan dan dia juga mengatakan sebab dan akibat ketika seorang pemuda pendidikan melakukan hal yang dikatakan oleh Kiki.

Ini artinya sebelah kakinya sudah tertanam di pedesaan dan akan sulit untuknya menjadi warga kota lagi.

"Hem aku.. aku tahu kepala desa.Tapi aku hanya ingin bertanya apakah itu bisa dilakukan dan berapa dana yang diperlukan untuk itu?"kata Kiki.

"Hei gadis, Kenapa kau membuang uang saja. lupakan saja rp200 itu ada hal yang besar, kan "kata seorang wanita separuh baya yang memiliki tubuh kurus namun giginya begitu.

Oh Astaga rupanya kebanyakan warga desa ini tidak pernah gosok gigi kali ya.

Ini menjijikkan.

Wanita tua ini adalah salah satu warga yang menjadi sukarelawan. Kau harus mengerti ,ketika seorang pemuda pendidikan ditempatkan di rumah warga ,bayarannya akan masuk ke dalam kantong sendiri.

Mengenai masalah makan di rumah juga tidak perlu dikhawatirkan karena pemuda pendidikan juga akan mendapatkan bantuan pertama selama 6 bulan kedepan.

Jika beruntung pemuda pendidikan yang menempati rumahmu memiliki koneksi ke perkotaan dan bukankah itu baik untuk keluarga desa.

Tapi wanita tua ini berpikiran aneh, dia memiliki banyak anak laki-laki di rumah dan Itulah kenapa dia bersikeras untuk mengambil pemuda pendidikan perempuan untuk dialokasikan di rumahnya. Siapa tahu dia bisa mendapatkan menantu perempuan dengan gratis.

Bukankah ini membunuh dua burung dengan satu batu.

Pandangan mata kapten yang menusuk membuat mulut nya terkunci lagi dan dia mundur kebelakang.

Kembali kepala desa mana tetap ke arah Kiki dan berkata.

"saat ini penjualan tanah tidak dibenarkan sama sekali tapi jika kau menjadi warga penduduk tetap di pedesaan kau memiliki hak untuk memiliki tanah sendiri.Tapi ini tidak gratis, ada rp200 untuk tanah dan dana ini akan dikembalikan ke kas desa dan akan dibagi-bagikan lagi di ujung tahun. Untuk membangun rumah warga desa bisa membantu tapi kau harus menyediakan makanan.Jadi ada begitu banyak dana yang harus dikeluarkan apa kau sanggup?"

Kiki berpikir sebentar saat ini dia memiliki 1.100 di tangannya dan juga begitu banyak bahan makanan. tapi tidak mungkin untuk dirinya mengeluarkannya tanpa alasan di depan penduduk desa.

Tapi...

" kepala desa tidak adakah rumah kosong yang sudah jadi?"katanya.

"Oh sebenarnya ada dua rumah yang kosong sini. Tapi itu sudah lama kosong dan kupikir tidak bagus untuk gadis sepertimu tinggal"Kata kepala desae lagi.

Ketika tanah sudah dibeli itu bukan artinya milik pribadi suatu hari Jika anda tidak memakainya lagi tanah masih akan dikembalikan ke desa.

Tapi jika kamu cukup pintar, alihkan namanya dan mengatakan itu pengalihan padahal itu juga sebuah penjualan secara diam-diam.

Sama seperti sekarang ada dua hunian yang tidak ditinggali lagi oleh pemilik lamanya. Mereka sudah mengembalikan rumah itu ke pihak desa dan bernegosiasi sedikit agar mendapatkan sejumlah bayaran ketika rumah itu dijual.

"Oh tidak apa-apa Kepala desa, Hem berapa harganya aku bisa membayarnya sekarang" kata Kiki lugas."Tapi jika uangku tidak cukup bisakah aku menggantinya dengan tiket?"

"Eh ini...dua rumah ini, satu harganya 700 dan yang lain adalah 600. mengenai tiket itu masih harus dibicarakan lagi.Tapi tiket apa yang kau punya sekarang?"

uang sangat menarik di era ini tapi tiket juga sama menariknya dengan uang. nama lu begitu kepala desa tidak yakin jika gadis di depan ini memiliki banyak tiket yang diinginkan oleh warga desa.

"Oh begini kepala desa ayah tidak memiliki banyak uang tapi dia memiliki simpanan tiket yang cukup. Aku tidak tahu harus membelanjakan ke mana tiket ini jika tidak punya uang.Jadi jika bisa aku ingin menukar tiket ini dengan rumah.Oh aku punya tiket sepeda, tiket kain ,sabun, garam Ohh, aku bahkan punya tiket jam kalau kepala desa mau sih"kata Kiki dengan suara merendahkan dan tapi juga tetap mengatakan jika ayahnya itu pelit.

dia secara lugas menyebutkan beberapa tiket yang menurutnya memang ada di laci sistem.

Begitu dia membuka mulut semua warga desa menajamkan telinga dan memerah dengan cepat.

"Oh apa kau punya tiga sepeda? tapi kenapa kau menjualnya alih-alih akan membeli sepeda di masa depan?"

"Oh ayahku mendapatnya secara acak dari teman-temannya sebelum aku pergi tapi sebenarnya dia sudah membelikan aku sepeda kok sepeda juga akan sampai dalam dua atau tiga hari lagi jadi tiket sepeda pasti akan sia-sia kan"kata kiki dengan mata yang polos.

"Eh sw..sepada? kau juga memiliki sepeda?"

"Hem apakah sepeda tidak boleh dipakai di desa ini?"Kata Kiki yang lagi-lagi mengedipkan matanya dengan polos.

"Ohh ti.. tidak..

"kamerad,aku akan membeli tiket sepedamu ya, mari hitung sebagai 300?"

"Ohh aku ingin tiket jam apakah bisa 50 saja?"

"Oh kain, aku butuh tiket kain, tapi aku tidak punya uang bisakah aku menggantinya dengan jagung manis?"

Tiba-tiba saja semua orang maju untuk mengatakan jika mereka menginginkan tingkat-tingkat tersebut.

Ketika seseorang akan menikah sepeda sangat diperlukan Begitu juga dengan jam tangan sebagai mahar .

yang bertanya tentang tiket sepeda dan tiket jam tentu adanya adalah sekretaris yang menginginkan itu sejak nama tapi orang harus antri ketika ingin mendapatkan tiket sepeda.

Sekarang sudah ada tiket yang sudah jadi di depannya Jadi kenapa dia harus menunda-nunda lagi.

Kiki yang awalnya malu-malu tiba-tiba berdiri dengan kokoh dan berubah menjadi sales tiket.

"Ohh baik, bibi yang manis aku akan memberimu kain Tapi tolong kirimkan aku jagung manis ya nanti, hehe.

"Hei kakak, siapapun ingin tiket Ayo maju tidak jika tidak ada uang tidak apa-apa, tapi jika ada uang kirimkan kepada kepala desa ya aku perlu untuk membeli rumah hahaha"

Dia melelangnya dan akhirnya mendapatkan lebih dari harga rumah yang dia pikirkan.

Kepala desa yang awalnya tidak optimis dengan pemuda pendidikan sekarang tidak bisa berkata dan bahkan terkesan menganga lebar.

Kiki mengaku sebagai gadis yang tidak disukai di rumah tapi alih-alih uang dia membawa begitu banyak tiket.

Tapi siapa yang peduli itu jika dia harus berebutan untuk mendapatkan tiket sepeda.

Seorang Kepala desa tapi tidak memiliki sepeda itu namanya bohong. Dia memiliki begitu banyak anak laki-laki di rumah dan masing-masing juga harus berganti-gantian untuk menaiki sepeda yang hanya satu di rumah.

Jadi apa salahnya berebutan tiket sepeda hari ini hahaha.

Terpopuler

Comments

Ririn Santi

Ririn Santi

auto jd petugas lelang hahaha...

2025-01-25

0

Ida Dasiah

Ida Dasiah

kiki buka toko tiket sepedah aja/Grin/

2024-10-08

0

Krislin Meeilin

Krislin Meeilin

woo ceritanya begus sekali👍👍👍👍

2023-09-01

3

lihat semua
Episodes
1 1
2 2
3 2
4 4
5 5
6 6
7 7
8 8
9 9
10 10
11 11
12 12
13 13
14 14
15 15
16 16
17 17
18 18
19 19
20 20
21 21
22 22
23 23
24 24
25 25
26 26
27 27
28 28.
29 29
30 30
31 31
32 32
33 33
34 34
35 35
36 36
37 37
38 38
39 39
40 40
41 41
42 42
43 43
44 44
45 45
46 46
47 47
48 48
49 49
50 50
51 51
52 52
53 53
54 54
55 55
56 56
57 57
58 58
59 59
60 60
61 61
62 62
63 63
64 64
65 65
66 Draft
67 67
68 68
69 69
70 70
71 71
72 72
73 73
74 74
75 75
76 76
77 77
78 78
79 79
80 80
81 81
82 82
83 83
84 84
85 85
86 86
87 87
88 87
89 89
90 90
91 91
92 92
93 93
94 94
95 95
96 96
97 97
98 98
99 99
100 100
101 101
102 102
103 103
104 104
105 105
106 106
107 107
108 108
109 109
110 110
111 111
112 112
113 113
114 114
115 115
116 116
117 117
118 118
119 119
120 120
121 121
122 122
123 123
124 124
125 125
126 126
127 127
128 128
129 129
130 130
131 131
132 132
133 133
134 134
135 135
136 136
137 137
138 138
139 139
140 140
141 141
142 142
143 143
144 144
145 145
146 146
147 147
148 148
149 149
150 150
151 151
152 152
153 153
154 154
155 155
156 156
157 157
158 158
159 159
160 160
161 161
162 162
163 163
164 164
165 165
166 166
167 167
168 168
169 169
170 170
171 171
172 172
173 178
174 174
175 175
176 176
177 177
178 178
179 179
180 180
181 181
182 182
183 183
184 184
185 185
186 186
187 187
188 188
189 189
190 190
191 191
192 192
193 193
194 194
195 195
196 196
197 197
198 198
199 199
200 200
201 201
202 202
203 203
204 204
205 205
206 206
207 207
208 208
209 209
210 210
211 211
212 212
213 the last episode
Episodes

Updated 213 Episodes

1
1
2
2
3
2
4
4
5
5
6
6
7
7
8
8
9
9
10
10
11
11
12
12
13
13
14
14
15
15
16
16
17
17
18
18
19
19
20
20
21
21
22
22
23
23
24
24
25
25
26
26
27
27
28
28.
29
29
30
30
31
31
32
32
33
33
34
34
35
35
36
36
37
37
38
38
39
39
40
40
41
41
42
42
43
43
44
44
45
45
46
46
47
47
48
48
49
49
50
50
51
51
52
52
53
53
54
54
55
55
56
56
57
57
58
58
59
59
60
60
61
61
62
62
63
63
64
64
65
65
66
Draft
67
67
68
68
69
69
70
70
71
71
72
72
73
73
74
74
75
75
76
76
77
77
78
78
79
79
80
80
81
81
82
82
83
83
84
84
85
85
86
86
87
87
88
87
89
89
90
90
91
91
92
92
93
93
94
94
95
95
96
96
97
97
98
98
99
99
100
100
101
101
102
102
103
103
104
104
105
105
106
106
107
107
108
108
109
109
110
110
111
111
112
112
113
113
114
114
115
115
116
116
117
117
118
118
119
119
120
120
121
121
122
122
123
123
124
124
125
125
126
126
127
127
128
128
129
129
130
130
131
131
132
132
133
133
134
134
135
135
136
136
137
137
138
138
139
139
140
140
141
141
142
142
143
143
144
144
145
145
146
146
147
147
148
148
149
149
150
150
151
151
152
152
153
153
154
154
155
155
156
156
157
157
158
158
159
159
160
160
161
161
162
162
163
163
164
164
165
165
166
166
167
167
168
168
169
169
170
170
171
171
172
172
173
178
174
174
175
175
176
176
177
177
178
178
179
179
180
180
181
181
182
182
183
183
184
184
185
185
186
186
187
187
188
188
189
189
190
190
191
191
192
192
193
193
194
194
195
195
196
196
197
197
198
198
199
199
200
200
201
201
202
202
203
203
204
204
205
205
206
206
207
207
208
208
209
209
210
210
211
211
212
212
213
the last episode

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!