19. Musuh

Setelah pertarungan yang cukup sengit kemarin, Willy dan Jack memutuskan untuk beristirahat terlebih dahulu di desa, sebelum keduanya nanti pulang melaporkan hal ini.

"Mahluk apa itu kemarin?" Tanya Jack sembari menyantap sarapan

"Aku juga tidak tahu, namun tekanan yang mahluk itu keluarkan begitu mengerikan."

"Memangnya seperti apa rupa mahluk itu, Tuan?" Tanya Gebri penasaran

Di tengah obrolan Bell tiba-tiba datang, ia membawa minuman di atas nampan.

"Bentuknya terlihat seperti manusia, namun dengan kain hitam menutupi wajahnya" jelas Willy

Gebri memutar matanya keatas, ia berusaha mengingat sesuatu yang nampaknya tidak asing baginya, dengan ciri-ciri yang Willy sebutkan.

"Hm ... Rasanya seperti tidak asing?" Pikir Gebri

"Sepertinya itu adalah Iblis Gama," ucap Bell mendengarnya

"Ah! Benar, iblis Gama!"

"Iblis Gama!" Ucap Jack dan Willy serempak

"Ya Iblis Gama, ia adalah eksekutor bagi penghianat di kelompoknya, tentunya sebagai eksekutor kekuatannya sangat kuat dan tidak main-main!" Ucap Bell

"Hm itu benar, contohnya saja kemarin iblis itu menahan serangan Jack hanya dengan satu jari saja," sambung Willy

"Apa! Itu berarti dia adalah lawan yang berbahaya? Sial..." Keluh Gebri Sembari memegang kepalanya

Sementara itu Willy juga nampak khawatir mendengar ucapan Gebri. Mau bagaimana pun hal itu jelas sangat berbahaya, terlebih Willy tidak tau musuh yang lain seperti apa.

***

"Diego!" Panggil Ellen mengetuk pintu rumah

Krek!

Pintu terbuka yang memperlihatkan Diego tanpa kain sehelai pun, di tubuh bagian atasnya dikarenakan saat ini Diego tengah melakukan aktivitas olahraganya.

"Ellen, ada apa?" Tanya Diego

"Em ... Aku kemari untuk mengantarkan makanan!" Ucap Ellen yang melamun sejenak

"Ah terimakasih, silahkan masuk!" Tawar Diego

Ellen mengangguk dan segera masuk mengikuti langkah Diego. Sebenarnya setelah meminta izin kemarin, asisten Bell menyuruh Diego untuk tinggal sementara di rumah kosong miliknya, mengingat sang asisten yang sangat jarang pulang.

Diego segera setuju dengan tawaran itu, lagipula ia tak bisa tinggal dengan Ellen, apalagi hal itu pastinya akan membuat Ellen kerepotan pikir Diego

"Maaf merepotkan," ucap Diego menggaruk kepalanya

"Tidak masalah, jadi bagaimana apa kau tertarik dengan pekerjaan yang ku maksud?" Tanya Ellen

"Tentu, lagipula aku perlu uang untuk bisa melanjutkan perjalanan ku" balas Diego

Sebelumnya Diego pernah berkata pada Ellen jika ingin bekerja, karena itu Ellen menawarkan Diego untuk melihat papan permintaan di balai desa.

Papan permintaan sendiri memiliki berbagai pekerjaan yang non tetap, itu artinya setelah satu selesai maka maka bisa dilanjutkan dengan pekerjaan lain.

"Baguslah, lebih baik kau cari pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan mu. Jangan terlalu tergoda dengan harga yang tinggi, karena resiko dan bahayanya juga pasti tinggi" jelas Ellen

Diego mengangguk paham dengan ucapan Ellen, keduanya segera duduk untuk menyantap makanan yang Ellen masak sebelumnya.

***

Sementara itu di balai Desa Diego nampak sibuk untuk mengambil pekerjaan, matanya terus melihat setiap kertas yang tertera, dan tentunya mencari yang memiliki bayaran besar.

Hingga pandangan Diego terhenti pada suatu pekerjaan, yang mana tugasnya adalah membasmi monster yang sering melakukan penjarahan di sebuah pertanian.

Diego mengambilnya karena melihat bayarannya cukup tinggi, terlebih hanya pekerjaan itu dengan bayaran paling tinggi yang Diego lihat.

Sembari melihat alamat yang diberikan Diego bergegas pergi menuju tempat tersebut, yang mana pekerjaan itu berasal dari seorang tuan tanah yang kaya di desa ini.

Beberapa menit akhirnya Diego sampai di halaman rumah tuan tanah, dimana pada saat baru sampai Diego di sambut oleh seorang pelayan milik tuan tanah.

"Selamat datang, Tuan..." Ucapnya mempersilahkan Diego masuk

Di ruang tamu tuan tanah nampak sudah duduk menunggu kedatangan Diego, ia begitu senang ketika tau ada orang yang mau menerima pekerjaan miliknya, mengingat selama ini orang-orang banyak yang tidak mau mengambilnya.

"Selamat datang, Tuan. Perkenalkan nama ku adalah Ben!" Sapanya sembari mempersilahkan Diego duduk

"Terimakasih, nama ku Diego!" Jawab Diego juga

"Jadi Tuan, apa kau sudah membaca setiap isi catatan itu bukan? Kuharap kau kemari tidak hanya karena uangnya, namun karena tau resiko yang akan kau tanggung?" Tanya Ben sembari menyeruput teh hangat

"Tentu, aku sudah tau akan resiko yang akan diterima nantinya," angguk Diego

Ben segera menepuk tangannya yang mana seorang pelayan wanita tiba-tiba datang, sembari membawa sebuah kantong berisikan uang pembayaran.

"Ini merupakan bayaran pertama, 30 koin perak. Nanti jika kau berhasil membersihkan monster yang ada, maka akan ku tambahkan 30 perak lagi!" Tawarnya yang membuat Diego tertarik

Ngomong-ngomong soal uang, di dunia ia 1 koin emas itu setara dengan 100 koin perak, dan 1 koin perak setara dengan 10 koin perunggu.

"Aku akan mengambilnya setelah selesai dengan pekerjaan ku, Tuan." Tolak Diego terlebih dahulu

Ben cukup kagum mendengarnya, alasan ia memberikan bayaran terlebih dahulu tujuannya agar saat Diego tidak mampu mengerjakan tugasnya, maka ia bisa kabur tanpa harus melapor karena malu.

Namun ternyata tidak, Diego tidak menerima bayaran terlebih dahulu dikarenakan memang Diego sendiri masih belum melakukan pekerjaannya sama sekali.

"Apa kau yakin tidak ingin menerimanya terlebih dahulu?" Tanya Ben

"Tentu, biarkan aku selesaikan pekerjaan ku terlebih dahulu!" Tegas Diego menolak

Ben tersenyum mendengarnya, ia segera memanggil pelayanannya untuk mengantarkan Diego menuju pertanian miliknya yang saat ini tengah di kuasai oleh monster.

"Antar lah, Tuan Diego" perintah Ben pada pelayan

"Baik, mari Tuan Saya antar kan." Ucapnya mengajak Diego

Diego mengangguk dan segera berjalan pergi mengikuti langkah pelayan itu, cukup jauh dari rumah Ben menuju pertanian, yang mana perlu sekitar 25 menit perjalanan untuk sampai.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!