10. Sang Singa

Wanita berjubah nampak terkejut melihatnya, ia segera menyiapkan panahnya dan melesatkan dengan cepat kearah pria di hadapannya.

DUAR!

Ledakan kembali terjadi, namun sang singa masih baik-baik saja tanpa ada luka sama sekali yang menyentuhnya.

"Apa kau pikir dapat membunuh ku dengan mainan itu?" Ejeknya menunjuk panah milik wanita berjubah

"Bagaimana mungkin kita tidak terluka, jelas-jelas ini adalah senjata dewa!"

"Entah, kenapa ya?" Ejek kembali Leo dengan senyuman menantang

Tanpa pikir panjang wanita berjubah segera berlari dengan cepat menuju arah Leo, dan dengan energi sihirnya ia membuat area sekitarnya menjadi petir.

"Mati!" Ucapnya sembari melayangkan tinjunya

"Heh!" Seru Leo bersiap memukul

DUAR!!

Tabrakan pukulan keduanya membuat area sekitarnya seketika hancur, bahkan sang wanita berjubah sampai terpental jauh.

Dan dengan cepat Leo keluar dari kepulan asap melesat menendang wanita berjubah, hingga membuat wanita berjubah terpental menghantam bangunan.

"Maaf, aku adalah pria yang menjunjung kesetaraan!" Ucap Leo sembari mengeluarkan api dari tangannya

Namun saat hendak menyerang tiba-tiba ratusan panah melesat, dan dengan cepat Leo segera menghindar serangan itu dengan rasa kesal.

"Ayolah kenapa kalian main keroyokan!" Kesal Leo

"Nona Angelina! Anda tidak apa-apa?" Tanya seorang pasukan pemanah

"Hanya luka kecil" balasnya sembari mengusap darah dari mulutnya

Sementara itu tatapan Angelina nampak bingung menatap pria di hadapannya, bagaimana bisa ia bersikap santai di hadapan pemanah istana.

"Siapa dia sebenarnya?" Tanya Angelina

"Leo Anka, seseorang yang harus dibunuh berdasarkan perintah para Dewa cahaya."

"Kenapa tidak para dewa itu saja yang membunuhnya?" Tanya Angelina lagi

"Jika itu saya tidak tau, Nona." Ucap pasukan itu

Sementara itu Leo dengan santainya menunggu lawan di hadapannya siap, ia hanya berdiri diam menunggu pergerakan musuh.

"Semuanya serang!" Ucap pemimpin

Dengan cepat Semuanya melesatkan panah sihir kearah sang Leo, dan dengan santainya Leo menghela nafasnya hingga membuat semua panah itu terbakar jadi abu.

"Sekarang giliran ku!" Seru Leo dengan tubuh yang diselimuti oleh api

DUAR!!

Leo menghantam tanah hingga membuat kehancuran di area yang sangat luas, bahkan hal itu sampai membuat api bermunculan dari tanah.

Hingga tanpa sadar hal itu membuat bangunan di sekitarnya terbakar, dengan panik pasukan pemanah mengevakuasi para warga.

Sementara itu Angelina kembali melakukan serangan, namun sama sekali tidak membuahkan hasil sama sekali di hadapan sang singa.

"Permainan selesai, Nona!" Leo melesat cepat kearah Angelina memukulnya hingga seluruh tanah hancur, dan seketika membuat Angelina terpental sangat jauh.

Bahkan para pasukan pemanah pun dibuat babak belur dengan terbakar hidup-hidup, dan hal itu menimbulkan kerugian besar bagi pihak istana.

"Haha! Ini salah kalian, bukan salah ku!" Tawa Leo lalu berlalu pergi

Sementara itu dari puing-puing bangunan, Angelina nampak terluka cukup parah setelah ia menerima serangan kuat dari kekuatan Leo.

***

"Bagaimana menurut mu?" Tanya Willy pada Jack mengenai serangan yang dilakukan oleh Leo.

"Huh! Angelina saja yang terlalu lemah! Membunuh seorang manusia saja ia tidak bisa, jelas-jelas dalam hal jumlah Angelina lebih di untungkan!" Jawab Jack sembari menungging kan bibirnya

"Atau kemungkinan, bisa saja sang singa memang sekuat itu. Apalagi tugas menghabisinya datang langsung dari Dewa Dewi." Jelas Willy sembari meminum wine di tangannya

"Ya itu bisa saja, tapi aku yakin jika kita melawannya itu sudah cukup!" Senyum Jack yang semakin tertantang

Willy hanya diam mendengarnya, matanya menatap lurus kearah luar kaca yang memperlihatkan suasana kota kerajaan yang nampak ramai.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!