Di udara Willy nampak melayang, ia memperhatikan dan melihat kepulan asap yang perlahan semakin memudar, dan terlihat pria Elf tadi masih hidup, namun dengan beberapa luka di tubuhnya.
"Katakan, apa yang membuat kalian datang? Jika kau menjawabnya, akan kuberikan kematian tanpa rasa sakit!" Ancam Willy
"Kau pikir aku akan mengatakannya!"
Tanpa menjawab pertanyaan yang di lontarkan, pria elf tersebut segera menempelkan kedua telapak tangannya, yang membuat bebatuan seketika terangkat ke udara.
Secara tiba-tiba bebatuan yang melayang tadi menempel ke tubuh Willy, bahkan sampai membuat hal itu terlihat seperti bola raksasa yang mengurung Willy di dalamnya
"Hei! Sepertinya teman mu akan mati!" Ucap pria sabit
Jack tak menghiraukan ucapan pria di hadapannya, wajahnya hanya tersenyum lebar dengan mata yang penuh akan semangat.
"Kau pikir dia selemah itu!" Ejek Jack yang langsung melesat dengan kekuatan penuh
Bahkan saking cepatnya pria sabit sampai tak melihatnya, dan dengan buru-buru ia memasang sihir pelindung, namun terlambat Jack terlalu cepat.
"Shie-"
Dengan sekali pukul menggunakan kapaknya, Jack berhasil membuat pria sabit terpental jauh dengan wajah yang hancur.
DUAR!!!!!
Ledakan terjadi di udara, hal itu seketika membuat pria Elf tertawa terbahak-bahak merasa dirinya sudah menang dengan serangannya barusan.
Namun dari balik asap tebal itu, terlihat sebuah cahaya berwarna kuning yang menyala terang, dan saat kepulan asap menghilang terlihat jelas Willy masih baik-baik saja dengan tombak emas mengelilinginya.
Willy mengulurkan tangannya kearah pria Elf, dan tiba-tiba dengan cepat seluruh tombak terbang kearah pria Elf dengan sangat cepat.
Pria elf tak dapat menghindar, ia merasa seluruh tubuhnya tak bisa digerakkan akibat tekanan sihir yang dibuat Willy.
Dengan banyaknya tombak hal itu seketika menembus tubuh pria Elf, bahkan hal itu tak langsung membunuhnya, namun membakarnya secara perlahan.
Willy segera turun dari udara, ia berjalan mendekat kearah pria Elf untuk mengajukan pertanyaan yang sama sekali lagi, dan menawarkan untuk mengampuninya.
"Katakan, dan akan kuberikan kebebasan!" Tawar Willy
"Baik! Baik! Akan ku jelaskan!!!" Teriaknya yang kesakitan
"Apa alasan kalian melakukan penyerangan?"
"Itu karena sang Dewa..."
Pria elf hendak menjawab, namun dengan cepat mulutnya mengeluarkan darah. Dan secara mengerikan langit mendadak berubah menjadi hitam pekat dengan petir keras.
Willy segera melihat sekelilingnya dengan raut terkejut dan perasaan yang begitu gelisah, begitu juga dengan Jack yang merasakan hal yang sama
Seluruh area terasa begitu berat untuk berdiri, Willy sendiri dapat merasakan sebuah kehadiran yang begitu kuat dan mengerikan bahkan membuatnya menjaga jarak.
Secara tiba-tiba sebuah portal muncul yang memperlihatkan sesosok mahluk mirip manusia, namun dengan wajahnya yang tertutup oleh kain hitam.
Bahkan kehadiran mahluk itu membuat area sekitarnya seketika terasa berat, yang bahkan hal itu sampai membuat Willy hampir tak bisa berdiri tegap dibuatnya.
Secara tiba-tiba suara langkah cepat terdengar, suara yang berasal dari Jack yang tiba-tiba datang dengan memberikan sebuah serangan.
"Mati Kau!!" Jack melompat ingin menyerang
Namun dengan santainya mahluk itu menahan serangan Jack dengan ujung jarinya, ia menatap Jack dengan tatapan kebencian dan menakutkan meski wajahnya tertutup oleh kain hitam
SWOSHH
DUAR!!
Dengan santainya ia mendorong ujung jarinya, dan dengan kuatnya Jack terpental yang membuat area sekitarnya hancur seperti diserang dengan kekuatan penuh.
Mahluk itu dengan santainya berjalan menghampiri pria elf, yang nampak raut takutnya sampai membuat pria Elf meronta-ronta ingin kabur.
"Tidak ... Maafkan aku tuan!!!" Teriaknya
Dengan santainya mahluk itu memegang ujung kepala sang elf, dan dengan mudahnya ia mencabut kepala sang elf hingga terpisah dari badannya.
Setelah melakukan hal itu ia segera berjalan kembali menuju portal, bahkan sebelum pergi ia menatap tajam kearah Willy yang membuat Willy seketika merasakan apa itu rasa takut.
Namun entah mengapa mahluk itu tidak menyerang Willy, dan setelah itu ia pergi masuk menuju kembali kedalam portal sembari menenteng sebuah kepala di tangannya.
"Uhuk-uhuk!!" Willy seketika terbatuk-batuk hingga mengeluarkan darah segar
Dan dengan susah payah Willy segera bangkit berdiri, setelah mahluk itu pergi tiba-tiba udara sekitar kembali seperti semula, bahkan langit pun kembali cerah.
"Tuan Willy!!" Teriak seorang wanita dengan beberapa pasukan Kerajaan.
"Gebri segera periksa keadaan Jack!" Willy menunjuk arah Jack yang terpental sebelumnya
Gebri mengangguk dan segera menghampiri Jack, yang terlihat masih selamat meski keadaannya babak belur dan memar.
"Tuan Jack!" Teriak Gebri
"Berhenti teriak bodoh! Kau membuat seluruh tubuh ku semakin sakit!" Kesal Jack
"Maaf Tuan!!" Teriak Gebri
"Kubilang berhenti teriak!!" Kesal Jack
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 66 Episodes
Comments