...Ujian Akhir Semester...
...# 4 Juni 2008...
Pada hari ini ujian kenaikan kelas dimulai, ujian dilaksanakan dalam satu Minggu dan Felix menjalani nya dengan cukup tenang terlebih lagi. Sekarang baginya, semua soal yang ada di kertas ujian menjadi mudah berkat belajar dengan mengunakan kartu unik Photography memories dan Master Copy.
Meskipun, efek samping nya masih terasa berat dan sakit bagi Felix namun, hal itu tidak membuat nya menyerah untuk belajar pada malam harinya dan olahraga pada pagi harinya sebelum sekolah.
Dan, didalam waktu itu juga tidak ada yang berani mengusik Felix lagi setelah diri nya berhasil mengalahkan senior yang paling disegani. Akan tetapi, tidak ada juga yang mau berteman dan mendekati Felix.
Felix pun tidak mempermasalahkan lantaran dia sudah terbiasa hidup sendiri didalam kamar di masa waktu sebelumnya.
Di hari pertamanya, ada hal yang membuat murid-murid dikelas Felix terheran yakni Felix menjawab semua pertanyaan dengan mudahnya dalam waktu tidak lebih dari 10 menit. Lalu, Felix langsung beranjak dari kursinya dan pergi untuk menyerahkan kertas ujian.
Hal itu juga membuat guru pengawas terheran.
Guru yang mengawasinya pun juga menatap heran.
"Felix, apa yang kamu lakukan? cepat kembali ke tempat duduk dan mulailah menjawabnya."
"Saya sudah selesai, Pak."
"Apa?!" ucap heran guru.
Guru itu juga sudah menganggap remeh Felix yang dimana dia selalu mendapat kan nilai yang rendah.
Sesaat kemudian, Alex meledek Felix, "Udah, Pak. Biarin aja. Paling juga dia akan mendapatkan nilai rendah lagi."
"Hahahaha ..."
Semua murid yang disana pun tertawa.
Pak Guru pengawas itu pun menghela nafas panjang, "Yasudah. Kamu tunggu di luar saja dan jangan berisik!"
"Baik, pak!" jawab Felix.
Lalu, Felix pun melangkah keluar kelas dan ditengah itu Felix mengingat tentang ujian tengah semester yang dimana Alex yang memiliki peringkat rendah dikelas mengambil kertas ujian Felix lalu, memamerkan nya.
"Semuanya, Felix peringkat pertama bawah dan gua jadi peringkat kedua terbawah. Hahaha ..."
Dan, saat itu juga semua murid dikelas menertawakan nya. Felix pun tersenyum sendiri dan melanjutkan langkah keluar kelas.
Sesaat kemudian, system memberikan pemberitahuan.
Kling!
[Quest: Mendapatkan nilai 100 dalam semua ujian mata pelajaran.
Hadiah: Kartu Kecerdasan acak dan Kartu Menu Acak.]
Melihat pemberitahuan itu, Felix pun semakin bersemangat dan membulat tekad.
"Aku pasti akan menyelesaikan misi ini."
Pada hari ujian berikutnya Felix juga bersikap sama seperti sebelumnya sampai akhir ujian.
# 18 Juni 2008 (Pagi)
Hari itu pengumuman hasil ujian akhir semester yang mana guru ujian sebelumnya membagi nilai ujian nya.
"Baiklah, sekarang Bapak akan umumkan nilai tertinggi dari semua mata pelajaran yang diraih oleh satu murid saja."
Semua murid dikelas sontak melihat kearah Michelle yang mana mereka yakin bahwa sosok murid itu adalah dia. Sedangkan, Michelle sendiri tersenyum percaya diri dengan mengibaskan sisi rambut dan melipat tangan nya.
Alex yang duduk disampingnya sontak memuji nya juga.
"Seperti nya ada yang akan punya ponsel baru ini."
Michelle tidak menjawab, dia hanya tersenyum bangga.
Lalu, Pak guru itu pun mengambil satu lembar yang berada di paling atas.
"Murid yang mendapatkan nilai 100 pada semua mata pelajaran dan menjadi juara umum untuk kelas 10 adalah Felix Megantara."
Saat nama Felix di sebut semua murid terbengong dan terheran-heran. Bagaimana bisa seorang siswa bodoh mendapatkan nilai sempurna dan juara umum?
Terutama Alex dan Michelle, mereka sampai menghampiri guru dan melihat kertas ujian Felix.
"Pak guru, dia pasti curang!" seru kesal Michelle seraya menggebrak meja dengan rapot sementara di tangannya.
Pak guru itu pun menjadi kesal dengan perlakukan Alex dan Michelle.
"Alex, Michelle. Duduk ditempat kalian. Para guru tidak tidak mungkin melakukan kesalahan dan kecurangan. Jadi, ini murni hasil dari pekerjaan Felix sendiri. Kalian mengerti!"
Tidak hanya Alex dan Michelle namun, semua murid dikelas berbisik-bisik dengan tatapan kearah Felix.
Dengan wajah yang penuh senyuman, Felix pun beranjak dari kursi dan pergi menghampirinya guru lalu, merampas hasil ujiannya sendiri yang telah diambil oleh Michelle.
"Senang bisa bersaing denganmu," ucap Felix yang melihat Michelle dengan tatapan dan senyuman remeh. Hal ini dikarenakan, Michelle lah yang selalu mendapat nilai tertinggi namun, tidak saat ini.
Sesaat kemudian, sistem pun memberitahu hasilnya.
Kling!
[Quest telah selesai. Anda telah mendapatkan Kartu Kecerdasan acak dan Kartu Menu Acak.]
Melihat pemberitahuan itu, Felix pun tertawa kecil karena senang nya mendapatkan menu baru. Namun, senyuman itu disalah sangka oleh Michelle yang membuat nya kesal begitu juga Alex.
Lalu, Michelle pun terpikir sesuatu untuk menjatuhkan Felix yang mana dia sontak melihat ke pak Guru.
"Pak guru, jika memang Felix pintar berarti dia telah membohongi kita semua termasuk semua guru disini!" seru Michelle dengan menuding Felix.
"Apa?" gumam Felix.
"Michelle, apa maksudmu?" tanya pak Guru.
Michelle sontak melipatkan kedua tangan dan memberikan penjelasan.
"Dari awal masuk, Felix tidak pernah mendapatkan nilai lebih dari enam tapi kenapa sekarang dia mendapatkan nilai tinggi. Apakah pak guru tidak curiga dengan nya? Ada dua kemungkinan, Pertama dia menyontek dan kedua, dia Hidden Genius. Yang berarti, Felix telah melanggar etika dan sopan santun dengan membohongi bapak dan ibu guru."
Pak Guru itu pun terpengaruh dan menganggukkan kepalanya. Lalu, Pak guru melihat kearah Felix.
"Felix, seperti yang kamu dengar. Apa tanggapan mu dengan dugaan dari Michelle."
Michele dan Alex tersenyum remeh karena dalam pemikiran nya. Apapun jawaban Felix akan menjebak nya sendiri.
Felix yang memahami itu, dia pun mengepal tangan nya dengan keras namun, tidak lama dia menenangkan diri dengan menghela nafas panjang. Lalu, menjawab nya dengan kebohongan.
"Baiklah, maaf. Pak guru, saya sudah menyembunyikan kemampuan saya karena saya sebenarnya tidak ingin tampil mencolok namun, tahun ajaran ini saya berencana untuk mengambil beasiswa New Indonesia University nanti."
Mendengar itu semua murid terkejut termasuk pak guru.
Pernyataan Felix itu merupakan sesuatu hal yang tidak mungkin karena untuk masuk kesana hanyalah orang kaya dan genius. Jika pun masuk mendapatkan beasiswa maka murid yang ada disana akan mengalami kesulitan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari lantaran harga pokok yang tinggi.
Michelle yang mendengar itu, dia pun lagi-lagi tidak percaya.
"Itu pasti kebohongan mu lagi. Lagipula, tidak mungkin murid miskin seperti mu bisa kuliah di New Indonesia University dan ..." Michelle menuding Felix kembali. "Jika memang kamu jenius maka buktikan dengan cara ujian ulang!"
Felix pun tersenyum kecil dan memasukkan kedua tangan di saku nya yang menandakan sikap sombong nya.
"Baiklah, aku akan kerjakan!"
Seusai dengan saran Michelle, Felix melakukan ujian ulang yang berlokasi di kantor guru yang tentu saja semua guru mengawasi nya.
Tidak hanya guru, rumor bahwa Felix sosok murid Jenius sampai seluruh sekolah yang membuat banyak murid melihat nya.
Hassan dan kelompok nya tidak ikut melihat dan berdiam diri di kelasnya seraya kesal hingga Hassan memukul meja.
"Dasar Bedebah!" gumam kesal Hassan.
Luna yang sedang di kantin, dia melihat kearah kantor guru sampai teman nya menegur nya.
"Kenapa, Luna? Lu penasaran dengan sama murid jenius kelas 10?"
Luna sontak menyadarkan lamunan dan menggelengkan kepalanya serta senyuman. "Tidak."
Hanya dalam waktu 50 menit, Felix berhasil menyelesaikan 10 ujian mata pelajaran yang langsung di nilai. Lalu, 10 menit kemudian. Kepala sekolah memberitahu hasil nya.
"Hasil semua mata pelajaran nya bernilai ...100."
Semua murid dan guru sontak terkagum-kagum dengan kemampuan Felix tapi tidak dengan Michelle dan Alex. Mereka langsung berbalik badan dan meninggalkan ruang guru.
Memahami itu, Felix pun menoleh kearah luar jendela.
"Terimakasih, System," batin Felix.
Kling!
[Quest - Mengerjakan seluruh soal mata pelajaran dalam waktu kurang dari 60 menit. Selesai.]
[Anda mendapatkan Kartu Kecerdasan acak.]
Seusai itu, Felix ke sisi ruang kelas untuk ...
"Buka kartu"
Kling:
[Kartu Kecerdasan: Anda mendapatkan peningkatan total IQ +8.]
[Kartu Menu Acak: Storage.]
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 81 Episodes
Comments
𝕲𝖔𝖊𝖘 𝕼𝖚𝖒𝖎𝖊𝖟
wow dapat storage
2025-02-08
1
Zoelf 212 🛡⚡🔱
wow
2023-08-02
2
Jimmy Avolution
Terus...
2023-07-29
2