Bab 15 | Bertemu Irene

...Bertemu Irene....

...# 13 July 2008 (Pagi)...

Ditengah sarapan, ada panggilan masuk dan Felix melihatnya di layar itu berasal dari Kak Nova.

Tanpa ragu, Felix mengangkat nya.

"Iya, kak. Ada apa?" tanya Felix.

"Kak Felix, ada duit gak?" tanya Nova dari balik telepon.

"Buat apa?" balas Felix.

"Sebenarnya, waktu ujian sudah semakin dekat. Pihak kampus ingin aku melunasi semua tunjangan bulanan agar aku bisa ikut ujian," jawab Nova

"Berapa memangnya?"

"Empat juta, Lix. Iya, sebagian aja sih gak apa-apa pasti para dosen akan memperbolehkan ku untuk ujian," jawab Nova

Mendengar itu Felix bernafas lega ini disebabkan dirinya yang memiliki banyak tabungan yang diberikan untuk membantu keluarga nya.

Felix membantu keuangan kakaknya bukanlah semata-mata ingin menyombongkan diri tapi, Felix sudah paham akan perasaan kedua orang tuanya dengan susah nya nyari uang sendiri untuk biaya sekolah ketiga anak nya. Namun, kali ini Nova juga paham bahwasanya ayah mereka yang baru saja keluar dari pekerjaan tidak mungkin menambahkan beban kedua orang tuanya maka dari itu, dia meminta bantuan adiknya. Felix pun juga merasakan hal yang sama seperti dirinya.

"Iya, Nova. Aku akan kirimkan semua uang yang dibutuhkan tapi kakak juga harus memberikan foto bukti pembayaran dari kampus, kakak," ucap Felix.

Felix mengatakan itu agar sang kakak juga bisa bertanggungjawab dan bukan penipu adiknya agar bisa digunakan untuk diri sendiri.

"Benarkah, Lix. Terima kasih," ucap senang Nova.

Tidak lama, Felix pun menutup teleponnya. Lalu, Felix membuka bank mobile. Lalu, Felix mentransferkan 5 juta.

Kling!

[S-Banking: 5.000.000 telah berhasilkan ke rekening Nova. Saldo: 24.018.500.000]

Setelah itu, Felix menelepon kembali Nova.

"Halo, kak." sapa Felix.

"Iya. Lix, ada apa?" tanya Nova.

"Kak Nova. Aku sudah mentransfer kan 5 Juta. 4 juta untuk biaya kampus dan 1 juta untuk kebutuhanmu, " ucap Felix.

"Benarkah, terima kasih. Iya, Lix. Nanti aku akan ambil uang nya dan kakak gunakan sebaik-baiknya," jawab Nova.

"Yasudah, kakak belajar yang giat nanti kalau dapet kumlot. Aku akan mengabulkan segala permintaan kakak," ucap Felix.

"Wow, oke Lix. Aku akan berusaha sebaik mungkin," jawab semangat Nova.

Sesudah itu, Felix dan Nova saling berpamitan dan menutup panggilannya.

Beberapa saat kemudian, Felix beranjak dari kursi dan pergi ke kamar mandi untuk membasuh diri. Setelah nya, mencuci piring.

Rencana hari minggu ini, Felix berencana untuk berbelanja pakaian dan kebutuhan untuk sekolah nanti.

Saat sudah rapi, Felix pun keluar dan memanggil taxi. Lalu, pergi ke salah satu mall. Disana, Felix membeli banyak pakaian dari kaos, kemeja, celana bahkan Felix sudah membeli dua Stel Jas lengkap dengan dasinya begitu juga sepatu, Felix membeli sepatu dengan berbagai jenis dan kebutuhan. Selain itu, Felix tidak memandang Brand, asal itu bagus. Dia pasti membelinya hingga semua kebutuhan itu menghabiskan 5 juta.

Selain itu juga, Felix membeli kebutuhan rumah.

Kling!

[S-Banking: 5.000.000 telah dikeluarkan untuk membeli kebutuhan sehari-hari. Saldo: 24.013.500.000]

Setibanya di rumah, Felix merubah satu kamar rumahnya menjadi ruang ganti. Rumah itu memiliki 4 kamar jadi, Felix tidak mempermasalahkan jika satu kamar dirubah olehnya.

...# 13 July 2008 (Malam)...

Malam harinya, Joko dan Boim datang ke rumah Felix.

"Felix!" panggil Joko.

"Panggilnya jangan seperti itu! gini nih, Mas Felixxxxxxxx!" ucap Boim.

Felix yang mendengar itu, dia pun keluar disertai senyuman.

"Apa sih, kalian ini?" ucap santai Felix.

"Lix, Lu ada acara malam ini?" tanya Joko.

"Atau, Lu udah punya pacar?" sambung Boim.

"Saya tidak punya acara apalagi pacar. Deketin gadis aja sulit," jawab Felix.

Mendengar itu, Joko dan Boim saling menatap dan bertukar senyum. Lalu, Boim merangkul Felix.

"Kebetulan, Kita ajarin Lu cara deketin cewe, Gimana Jack? Oke gak?" ucap Boim.

"Gimana maksudnya?" ucap Felix

"Udahlah, sekarang Lu ganti baju yang terbaik! kita jalan!" potong Joko.

"Malam-malam gini, mau ke mana?" tanya Felix.

"Udahlah, buruan!" ucap Boim sambil mendorong pelan Felix kedalam.

"Kita harus bantu, Ayo!" seru Joko yang langsung masuk kedalam rumah.

Felix pun mempersilakan nya dan mengajaknya ke ruang ganti. Didalam sana Joko dan Boim terkejut.

"Wow, macam film-film saja ini ruangan!" komentar Boim sambil melihat sekelilingnya.

Joko pun terkejut tapi tidak berlebihan seperti Boim. Lalu, Joko pun memilih sebuah kemeja dan celana panjang nya

"Felix, Lu pake ini aja!" seru Joko.

"Oke," jawab Felix.

Felix pun menerima saran Joko dan mengenakan pakaian yang ditunjuk.

Setelah itu, mereka pun pergi dengan mengunakan mobil Joko ke sebuah klub malam.

Namun sebelum itu, Joko dan Boim mengajak Felix ke salon untuk merapihkan rambut Felix.

Sesudah itu, Felix bertanya tentang penampilan nya.

"Bagaimana menurut kalian?"

Joko dan Boim saling menatap lalu, pandangan mereka berubah kearah Felix dengan mengacungkan dua jempol.

Setelah itu, mereka melanjutkan perjalanan ke klub.

Setibanya disana, suara musik sangat keras EDM (Electro Dance Music ) mengisi seluruh ruangan, pria dan wanita mengenakan pakaian terbaik mereka disertai dengan berbagai parfum yang digunakannya. Ada pengunjung yang duduk di kursi melingkar, menari dan juga duduk di kursi bar. Mereka bertiga dengan santai melewati kerumunan orang. Ada pun beberapa wanita cantik hingga Joko dan Boim mencuri pandang.

Tiba lah, mereka di meja berdiri yang kosong. Setelah itu, Joko melihat sekeliling klub. Didapatilah wanita yang cocok untuk Felix.

Lalu, Joko menepuk pelan Felix.

"Hei Man, lihat arah jam 5 yang duduk di kursi bar!" seru Joko.

Felix pun mengikuti arahannya dan melihat ada beberapa orang disana, "Yang mana?"

"Cewe rambut panjang pake gaun item!" jawab Joko.

Felix pun mengikuti arahan Joko dan dia melihat seorang wanita berambut panjang, berkulit glowing serta mengenakan gaun yang terlihat mahal disertai antik dan kalung yang sangat bersinar.

"Iya, saya lihat," jawab Felix.

"Oke, Sekarang lu samperin dia ajak kenalan, lalu tanya mau minum apa, setelah itu Lu bayarin dia dan berikan lebih serta bilang kembaliannya ambil! Setelah itu minta nomornya! Gua yakin dia akan klepek-klepek!" ucap Joko.

Felix yang mendengar itu hanya mengangguk kan kepala dan dia pun menjalankan aksinya dengan berjalan menghampiri wanita tersebut.

Secara kebetulan kursi disampingnya kosong dan Felix dengan percaya dirinya duduk lalu, memberikan tangan dan senyuman.

"Hei, Aku Felix."

Wanita itu pun sempat terdiam serta tersenyum hingga dia menerima tangan Felix.

"Irene," jawab wanita yang menerima tangan Felix.

Felix dan Irene pun saling bertukar senyum dan berjabat tangan. Beberapa saat kemudian, mereka melepaskan tangan.

"Kamu mau pesan apa? Aku yang bayarin," ucap percaya diri Felix.

"Oke ..." Irene mengalihkan pandangannya ke bartender, "Saya pesan cranberry jus."

"Saya juga pesan yang sama," ucap Felix kepada bartender.

"Baik," jawab bartender.

Pandangan Irene kembali pada Felix, "Kamu juga suka cranberry jus?!"

"Setiap hari malah, pagi, siang, malam bahkan sebelum tidur. Aku minumnya cranberry jus," ucap Felix.

Felix belajar gombal dari Joko dan film yang pernah di tonton nya.

Perkataan Felix membuat Irene tertawa kecil, "Oh, ya. Kamu tuh lucu dan ..." Irene mengecil kan suaranya, "Tampan."

"Boleh aku minta nomor mu?" tanya Felix.

Felix yang hendak mengambil ponselnya, Dia melihat Irene yang mengambil ponsel dari tas kecilnya yang ternyata ponsel Irene sama seperti Felix.

"Irene, ponsel kita sama," ucap Felix sambil mengeluarkan ponselnya.

"Oh, iya," kejut Irene.

Saat sudah ditangan nya, Felix memamerkan ponselnya tersebut.

Mata Irene menjadi terus menatap Felix dan selalu tersenyum disaat memandangi Felix.

"Mungkin, kita jodoh," Irene memulai gombal kembali.

Ucapan Irene membuat Felix menjadi salah tingkah dan menjawab apa adanya, "Mungkin saja."

"Tapi, aku kasih nomor Pin aja ya?!" ucap Irene.

"Iya, tidak masalah," jawab Felix.

Felix dan Irene pun saling bertukar nomor Pin dan tidak lama, bartender memberikan cranberry jus kepada Felix dan Irene.

"Silahkan!" ucap bartender.

"Semua berapa?" tanya Felix.

"260 ribu," jawab bartender.

Sambil menatap Irene, Felix mengeluarkan dompet dan memberikan uang 300 ribu kepada Bartender.

"Kembalian ambil saja," ucap Felix.

"Terimakasih, Mas," ucap bartender.

"Kamu baik banget," ucap Irene.

"Biasa aja," jawab Felix.

Sebelum Irene sempat meminumnya, dia berbincang kepada temannya yang duduk disisi samping lainnya. Lalu, dia kembali melihat kearah Felix.

"Sorry banget ya, Felix. Aku harus pulang dahulu. By the way, Thank buat cranberry jusnya," ucap Irene.

"Sama-sama, tidak mau dibungkus. Kan sayang kalau tidak diminum," ucap Felix.

Irene tertawa kecil dan dia tiba-tiba mengecup pipi Felix yang membuatnya terbujur kaku.

Sesudah mengecup, Irene tertawa kecil lagi. "Felix, aku tunggu chat mu."

"Oh, iya," jawab Felix.

Setelah itu, Irene meninggalkan Felix dan pergi dengan temannya. Felix pun kembali ke teman-temannya dengan membawa minuman yang dipesannya.

"Aku berhasil," ucap Felix.

"Sumpah, Lu keren banget bro!" ucap Joko.

Sedangkan, Boim sedang sibuk melihat menu-menu di klub itu, "Gila, air mineral aja 80 ribu mending gua beli pulsa internet!" ucap kaget Boim.

Joko dan Felix pun tertawa kecil.

"Udah yuk, cabut!" seru Joko.

Setelah itu, mereka pun pulang dan selama perjalanan Felix menceritakan nama wanita itu Irene.

Saat itu juga, Boim berpikir dan mencari sesuatu.

"Bener dugaan gua," ucap Boim.

"Kenapa?" tanya Felix.

"Dia wanita kelas bintang lima, Bro!" ucap Boim sambil memberikan ponselnya dan menunjukkan kepada Felix.

Saat melihat artikel itu, Felix pun terkejut.

"Dia Investor muda yang masih kuliah di Singapore Island. Namun, dia sudah memiliki asset jutaan dollar, bro dan dia terkenal sebagai Ratu Investor, beruntung lu bro!" jawab Joko.

"Gila! Jackpot. Lu bro!" sambung Boim.

"Benarkah, selamat, Bro!" sambung Joko juga.

Felix hanya memberikan senyuman kecil bahwasannya Felix sontak terpikir untuk memanfaatkan nya dalam pengelolaan bisnis kedepan. Umur nya saat ini dirinya masih memiliki keterbatasan namun, tidak dengan uang. Uang bisa menggerakkan manusia yang lain. Itulah benak pemikiran Felix.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Terpopuler

Comments

kwon dae

kwon dae

setiep bab pasti senyam senyum bgstt

2025-02-09

0

kwon dae

kwon dae

gua lu aja thor elah🗿

2025-02-09

0

Aster

Aster

masih dibawah umur kok udah ke club sih lixxx

2023-08-19

2

lihat semua
Episodes
1 Bab 00 | Reborn
2 Bab 01 | Reuni Keluarga dan mempelajari Sistem
3 Bab 02 | Daily dan Game
4 Bab 03 | Penyergapan Luna
5 Bab 04 | Unique Card - Master Copy
6 Bab 05 | Ujian Akhir Semester
7 Bab 06 | Kebohongan
8 Bab 07 | Next Bucket List
9 Bab 08 | Rumah Sewa
10 Bab 09 | Emas dan Rencana
11 Bab 10 | Sistem Asisten dan teman baru
12 Bab 11 | Fitnah
13 Bab 12 | Untuk Keluarga
14 Bab 13 | Ujian dan teman baru
15 Bab 14 | Renovasi dan Gadis SMA Utopia
16 Bab 15 | Bertemu Irene
17 Bab 16 | Mobil Untuk Ayah
18 Bab 17 | Model Mobil Sport
19 Bab 18 | Permintaan maaf, Janji dan Game Of Love
20 Bab 19 | Jalan-jalan bersama Karina
21 Bab 20 | Pesta para Jetset
22 Bab 21 | One Night Stand
23 Bab 22 | Sebuah pilihan
24 Bab 23 | Money
25 Bab 24 | Hari pertama sekolah di Utopia
26 Bab 25 | Kelas XI D
27 Bab 26 | Ketua kelas dan Tantangan
28 Bab 27 | Peringkat adalah segalanya
29 Bab 28 | Mengobati Sang Ibu dan mabuknya Michelle
30 Bab 29 | Kesembuhan sang Ibu dan Maaf Michelle
31 Bab 30 | Bad Genius Girl, Lisa
32 Bab 31 | Permintaan eskul game
33 Bab 32 | Lisa dan Eskul game
34 Bab 33 | Membantu sesama tidak boleh setengah-setengah
35 Bab 34 | Double Body
36 Bab 35 | Permintaan maaf
37 Bab 36 | Master Slot Online
38 Bab 37 | Law Sunday
39 Bab 38 | Juan (I)
40 Bab 39 | Juan (II)
41 Bab 40 | Juan (III)
42 Reborn Genius | Bab 41. Lisa (I)
43 Reborn Genius | Bab 42. Lisa (II)
44 Reborn Genius | Bab 43. Lisa (Selesai)
45 Reborn Genius | Bab 44. Operator 002 (I)
46 Reborn Genius | Bab 45. Operator 002 (II)
47 Reborn Genius | Bab 46. S.W.O.R.D
48 Reborn Genius | Bab 47. Situs Casino online
49 Reborn Genius | Bab 48. School Party (I)
50 Reborn Genius | Bab 49. School Party (II)
51 Reborn Genius | Bab 50. School Party (Selesai)
52 Reborn Genius | Bab 51. Bertemu Alexa
53 Reborn Genius | Bab 52. Update System
54 Reborn Genius | Bab 53. Kenakalan yang tidak wajar (I)
55 Reborn Genius | Bab 54. Kenakalan yang tidak wajar (II)
56 Reborn Genius | Bab 55. Kenakalan yang tidak wajar (III)
57 Reborn Genius | Bab 56. Kenakalan yang tidak wajar (Selesai)
58 Bab 57 | Penusukan Joko (I)
59 Bab 58 | Penusukan Joko (Selesai)
60 Bab 59 | Ketua Perundung Sekolah Utopia (I)
61 Ucapan terimakasih
62 Bab 60 | Ketua Perundung Sekolah Utopia (II)
63 Bab 61 | Ketua Perundung Sekolah Utopia (III)
64 Bab 62 | Ketua Perundung SMA Utopia (IV)
65 Bab 63 | Ketua Perundung SMA Utopia (Selesai)
66 Bab 64 | Black Gold Card yang Hilang (I)
67 Bab 65 | Black Gold Card yang Hilang (Selesai)
68 Bab 66 | Sunshine Crew (I)
69 Bab 67 | Sunshine Crew (II)
70 Bab 68 | Sunshine Crew (III)
71 Bab 69 | Kegiatan Gelap Wijaya Farmasi (I)
72 Bab 70 | Kegiatan Gelap Wijaya Farmasi (II)
73 Bab 71 | Kegiatan Gelap Wijaya Farmasi (III)
74 Bab 72 | Kegiatan Gelap Wijaya Farmasi (IV)
75 Bab 73 | Kegiatan Gelap Wijaya Farmasi (V)
76 Bab 74 | Kegiatan Gelap Wijaya Farmasi (VI)
77 Bab 75 | Kegiatan Gelap Wijaya Farmasi (VII)
78 Bab 76 | Kegiatan Gelap Wijaya Group (Akhir)
79 Bab 77 | Kencan
80 Bab 78 | Ujian Akhir Sekolah (I)
81 Bab 79 | Ujian Akhir Sekolah (II)
Episodes

Updated 81 Episodes

1
Bab 00 | Reborn
2
Bab 01 | Reuni Keluarga dan mempelajari Sistem
3
Bab 02 | Daily dan Game
4
Bab 03 | Penyergapan Luna
5
Bab 04 | Unique Card - Master Copy
6
Bab 05 | Ujian Akhir Semester
7
Bab 06 | Kebohongan
8
Bab 07 | Next Bucket List
9
Bab 08 | Rumah Sewa
10
Bab 09 | Emas dan Rencana
11
Bab 10 | Sistem Asisten dan teman baru
12
Bab 11 | Fitnah
13
Bab 12 | Untuk Keluarga
14
Bab 13 | Ujian dan teman baru
15
Bab 14 | Renovasi dan Gadis SMA Utopia
16
Bab 15 | Bertemu Irene
17
Bab 16 | Mobil Untuk Ayah
18
Bab 17 | Model Mobil Sport
19
Bab 18 | Permintaan maaf, Janji dan Game Of Love
20
Bab 19 | Jalan-jalan bersama Karina
21
Bab 20 | Pesta para Jetset
22
Bab 21 | One Night Stand
23
Bab 22 | Sebuah pilihan
24
Bab 23 | Money
25
Bab 24 | Hari pertama sekolah di Utopia
26
Bab 25 | Kelas XI D
27
Bab 26 | Ketua kelas dan Tantangan
28
Bab 27 | Peringkat adalah segalanya
29
Bab 28 | Mengobati Sang Ibu dan mabuknya Michelle
30
Bab 29 | Kesembuhan sang Ibu dan Maaf Michelle
31
Bab 30 | Bad Genius Girl, Lisa
32
Bab 31 | Permintaan eskul game
33
Bab 32 | Lisa dan Eskul game
34
Bab 33 | Membantu sesama tidak boleh setengah-setengah
35
Bab 34 | Double Body
36
Bab 35 | Permintaan maaf
37
Bab 36 | Master Slot Online
38
Bab 37 | Law Sunday
39
Bab 38 | Juan (I)
40
Bab 39 | Juan (II)
41
Bab 40 | Juan (III)
42
Reborn Genius | Bab 41. Lisa (I)
43
Reborn Genius | Bab 42. Lisa (II)
44
Reborn Genius | Bab 43. Lisa (Selesai)
45
Reborn Genius | Bab 44. Operator 002 (I)
46
Reborn Genius | Bab 45. Operator 002 (II)
47
Reborn Genius | Bab 46. S.W.O.R.D
48
Reborn Genius | Bab 47. Situs Casino online
49
Reborn Genius | Bab 48. School Party (I)
50
Reborn Genius | Bab 49. School Party (II)
51
Reborn Genius | Bab 50. School Party (Selesai)
52
Reborn Genius | Bab 51. Bertemu Alexa
53
Reborn Genius | Bab 52. Update System
54
Reborn Genius | Bab 53. Kenakalan yang tidak wajar (I)
55
Reborn Genius | Bab 54. Kenakalan yang tidak wajar (II)
56
Reborn Genius | Bab 55. Kenakalan yang tidak wajar (III)
57
Reborn Genius | Bab 56. Kenakalan yang tidak wajar (Selesai)
58
Bab 57 | Penusukan Joko (I)
59
Bab 58 | Penusukan Joko (Selesai)
60
Bab 59 | Ketua Perundung Sekolah Utopia (I)
61
Ucapan terimakasih
62
Bab 60 | Ketua Perundung Sekolah Utopia (II)
63
Bab 61 | Ketua Perundung Sekolah Utopia (III)
64
Bab 62 | Ketua Perundung SMA Utopia (IV)
65
Bab 63 | Ketua Perundung SMA Utopia (Selesai)
66
Bab 64 | Black Gold Card yang Hilang (I)
67
Bab 65 | Black Gold Card yang Hilang (Selesai)
68
Bab 66 | Sunshine Crew (I)
69
Bab 67 | Sunshine Crew (II)
70
Bab 68 | Sunshine Crew (III)
71
Bab 69 | Kegiatan Gelap Wijaya Farmasi (I)
72
Bab 70 | Kegiatan Gelap Wijaya Farmasi (II)
73
Bab 71 | Kegiatan Gelap Wijaya Farmasi (III)
74
Bab 72 | Kegiatan Gelap Wijaya Farmasi (IV)
75
Bab 73 | Kegiatan Gelap Wijaya Farmasi (V)
76
Bab 74 | Kegiatan Gelap Wijaya Farmasi (VI)
77
Bab 75 | Kegiatan Gelap Wijaya Farmasi (VII)
78
Bab 76 | Kegiatan Gelap Wijaya Group (Akhir)
79
Bab 77 | Kencan
80
Bab 78 | Ujian Akhir Sekolah (I)
81
Bab 79 | Ujian Akhir Sekolah (II)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!