HAPPY READING
.
.
.
Pagi hari di kantor Romanov Group, gedung yang menjulang tinggi serta sangat besar itu terdiri dari 48 lantai, terdapat seorang pria yang sangat tampan sedang melampiaskan amarahnya kepada seorang pria yang berdiri tegak di hadapan. Pria itu adalah Xavier Alexander Romanov dengan Asisten Pribadinya, Jack Harris Hamilton.
Brraakk
Dengan kesal melemparkan berkas-berkas itu ke sembarang arah.
"Apa-apaan ini! Kenapa terlihat sangat kacau. Siapa yang membuat laporan seperti ini?" tanya Xavier yang sudah di selimuti amarah. Karena ia adalah pria yang perfeksionis, sehingga tidak ingin ada kesalahan sekecil apapun.
"Sorry bos, Manager Tom dari MT satu yang akan bertanggung jawab. Aku akan segera menegurnya," sahut Jack dengan cepat. Ia telah lalai lebih dulu, seharusnya mengecek ulang berkas itu sebelum diserahkan kepada bosnya.
"Tidak perlu! Langsung kau urus saja pemecatannya. Aku sama sekali tidak mentolerir kelalaiannya, dia membuat perusahaan ini rugi meskipun tidak banyak!" perintah Xavier dingin.
Xavier adalah Pewaris Romanov Group. Perusahaan Property dan Real Estate terbesar di berbagai negara. Di usianya yang kala itu masih 24 tahun dia mampu menjalankan perusahaannya dan terbukti perusahaannya menjadi salah satu perusahaan terbesar di dunia. Dia berhasil menyingkirkan perusahaan -perusahaan musuhnya dalam sehari bahkan hitungan jam. Dia terkenal kejam pada rekan bisnisnya. Dan kini di usianya yang menginjak 27 tahun, pria itu mampu menjadi pembisnis muda yang hebat dan disegani dalam dunia bisnis.
"Baik Bos, aku akan segera mengurusnya!" jawab Jack disertai anggukan kepala. Ia segera keluar dari ruangan bosnya seraya mengelus dadanya. Pria itu tidak ingin terkena amukan singa, walaupun mereka sudah bersahabat sejak lama, tetapi tetap saja Jack merasa takut jika melihat sang sahabat mengamuk. Baginya lebih menakutkan dari amukan singa yang asli.
"Ceh, tamatlah riwayatmu, Tom!" Jack tersenyum sinis. Tom adalah Manager MT satu yang telah membuat Xavier marah besar.
Inilah penampilan Xavier dengan setelan kantornya. Sungguh sangat tampan dan mempesona.
Tok.. Tok.. Tok
Karena waktu sudah menunjukkan pukul 12.30 sudah waktunya untuk makan siang. Jack segera masuk ke dalam ruangan bosnya.
"Bos, sudah waktunya untuk makan siang. Aku sudah memesan tempat di Sola Restauran, karena kita ada pertemuan dengan Mr. Arron setelah makan siang di Restaurant itu," kata Jack yang menjelaskan jadwal mereka hari ini
Xavier mengangguk paham. "Baiklah."
Xavier dan Jack pun keluar dari ruangannya dan berjalan menuju lift.
Ruangan Xavier berada di lantai paling atas yaitu lantai 48. Setibanya di lobby sudah seperti biasanya, banyak mata yang memandangnya dengan tatapan memuja. Tentu saja para wanita akan sangat tergoda dengan penampilan Xavier yang sangat mempesona itu.
"OMG, Tuan Xavier sangat tampan. Aku hampir meleleh melihatnya," ucap karyawan wanita yang cukup cantik.
"Aku sangat ingin memilikinya," timpal wanita lainnya seraya melihat bos mereka tanpa berkedip.
"Aku juga rela tidur dengannya," tutur karyawan wanita lainnya lagi. Wanita itu langsung mendapatkan tepukan di lengannya oleh salah satu dari mereka.
"Sstt, kalian jangan terlalu banyak bermimpi. Kalian itu bukan tipenya, Tuan Xavier!"
Ya, ketiganya sangat suka bergosip tentang Presdir mereka yang sangat tampan serta kaya itu.
***
Sola Restaurant
Terdapat dua pria tampan yang sedang fokus duduk menikmati makan siangnya. Di restauran tersebut banyak yang menatap mereka dengan tatapan lapar.
Beberapa dari mereka terpesona tanpa berkedip, hingga ada yang memotret kedua pria tampan itu secara diam-diam.
"Bukankah itu Mr. Romanov yang sangat tampan? Wah akhirnya kita bisa melihat pria terkaya di negara L.A. Beruntung sekali kita ya!!!" seru salah satu wanita yang duduk di seberang barisan kursi Xavier dan Jack.
"Aku tidak bisa membayangkan bagaimana rasanya berada duduk di pangkuannya. Beruntung sekali yang menjadi kekasihnya itu," ujar wanita satunya yang tidak sadar bahwa suaranya terdengar oleh wanita yang duduk di sebelah meja mereka.
Ya, wanita itu adalah Elleana. Ia mengikuti arah pandang kedua wanita yang begitu heboh dan terus saja fokus menatap pelanggan di ujung meja sana. Terlihat pria tampan dengan setelan jasnya yang membuat penampilannya semakin sempurna. Namun Elleana tidak begitu mempedulikan pria tampan yang tetap duduk tenang di sana, mengabaikan tatapan memuja dari pelanggan lain. Elleana menikmati makanannya dengan damai.
Kriing.. Kriingg
Ponsel Elleana yang berdering menampilkan nama Millie. Diraihnya benda pipih itu dan segera mengangkat panggilannya.
"Ha....." Belum juga melanjutkan bicaranya, tiba-tiba terkejut dengan suara khasnya Millie di sambungan telepon.
"Halloo Lea, kau dimana? Kenapa meninggalkanku? Sudah ku katakan untuk menungguku, tapi aku tidak menemukanmu dimana pun!" teriak Millie di seberang sana yang membuat Elleana secara reflek menjauhkan ponsel dari daun telinganya.
"Astagaa Millie! Kenapa kau selalu saja berteriak, telinga ku sakit. Aku berada di Sola Restauran, segeralah datang kemari dan tidak perlu banyak bertanya." Elleana menggerutu, sahabatnya itu selalu saja heboh kapanpun dan dimanapun.
"Baiklah tunggu aku." Dan selang kemudian memutuskan panggilannya.
.
.
.
.
BERSAMBUNG
.
.
.
.
Hallooo jangan lupa Like-nya ya.. Terimakasih 🤗🤗😘😘
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 216 Episodes
Comments
Ulmi
Xavier sungguh sangat tampan dan mempesona☺
2021-08-31
0
💟💟rianti lope 💟💟💟
dasar milie heboh sendiri
2021-07-17
0
miswanti
bang xavier ganteng thorrr😍😍😍
2021-07-15
0