Bab 16

KISAH INI HANYALAH KHAYALAN BELAKA, AKAN ADA ADEGAN - ADEGAN YANG MEMBUAT EMOSI DAN MENAMBAH TENSI, JADI MOHON TINGKAT KESABARANNYA DI TAMBAH YA GENGS 🌊❤️🌹

💐 HAPPY READING 💐

“baru ini yang bisa sesil lakukan sekarang,” ucap sesil penuh penyesalan.

Dino tersenyum dan mengusap kepala sesil lembut. “jangan pernah mengulangi masa lalu, ya,” ucap dino mengingatkan sesil dan dijawab anggukan oleh wanita itu.

“rasanya semua dosa sesil terampuni jika raline juga memaafkan sesil, bang,” jawab raline sendu.

“teruslah baik dan raline adalah wanita yang baik juga. Dia akan memaafkanmu jika memang apa yang kamu lakukan ini tulus,” ucap dino lembut.

“sesil ikhlas, bang,” jawab sesil yakin.

Dino mengangguk. “ abang percaya” jawab dino tersenyum dan sesil langsung memeluk abangnya itu dengan sangat erat. Jika saja dulu dia tidak salah jalan, maka tidak akan ada masa kelam itu dalam hidup mereka.

.....

Athar menghela nafas pelan saat mobilnya baru sampai di depan rumah. Lelaki itu tidak langsung turun dan memilih untuk berdiam diri sebentar di dalam mobil. “pasti akan berat jika harus berpura-pura,” gumam athar menyenderkan punggungnya ke sandaran kursi mobil.

"tapi ini hanya satu bulan, athar, dan setelah itu semua akan kembali seperti tuju tahun yang lalu. Hidup bahagia dengan wanita yang kau cintai,” lanjut athar menyemangati dirinya mengingat sesil dan sania yang akan menjadi keluarganya.

Athar tidak memikirkan bagaimana nanti orang tuanya akan menerima keputusan ini, tapi yang pasti dia akan bersatu dengan sesil. “daddy dan mommy pasti akan setuju sendiri nanti,” gumamnya yakin dengan apa yang akan di lakukan. Tidak sadarkan athar bahwa apa yang dia lakukan adalah pemberi takdir buruk selanjutnya dalam hidup lelaki itu.

“menjadi suami yang baik dimulai,” ucap athar dan turun dari mobil dengan mengembangkan senyumnya berjalan memasuki rumah. Meski tidak karena bertemu raline dan izel, setidaknya malam ini ahar akan tersenyum karena pertemuannya dengan sesil. Sungguh, ini adalah hari yang sangat indah untuk athar.

Sampai di pintu rumah yang tidak tertutup rapat, athar melihat banyak kelopak bunga mawar yang berserakan di lantai. Kelopak bunga itu memberinya petunjuk jalan untuk menuju dapur. Athar diam sebentar, lelaki itu mencoba mengingat ada hal penting apa yang terjadi malam ini hingga raline menyiapkan ini semua? “ah iya! Ini hari pernikahan,” gumam athar setelah beberapa detik mencoba mengingatnya.

Dengan perlahan kaki athar melangkah mengikuti kelopak bunga mawar itu hingga dia menemukan dua wanita berbeda usia yang tersenyum manis menatapnya. “selamat datang, papa,” ucap izel senang karena melihat kedatangan papanya. Tadi, saat mereka menunggu diruang tamu, raline mendengar suara mobil athar dan dia segera mengajak izel untuk langsung ke meja makan menunggu kedatangan athar, dan kelopak bunga mawar itu sudah mereka siapkan tadi sebelum mobil athar datang.

“wah, cantiknya anak papa,” ucap athar jujur melihat kecantikan anaknya dengan tatanan rambut yang rapi. Biasanya, izel akan membiarkan rambutnya terurai begitu saja, tapi kali ini anak itu nampak lebih manis dan elegan.

“terimakasih, papa. Mama juga cantik,” jawab anak itu menatap raline sekilas yang berdiri di belakangnya.

Raline tersenyum. Pipi wanita itu memerah karena ahar langsung menatapnya sedikit lama setelah mendengar apa yang raline katakan. “kamu cantik,” ucap athar singkat yang mampu membuat raline semakin tak kuasa menahan semberaut merah di pipi dan telinganya. Sungguh, raline salah tingkah mendengar apa yang athar katakan. Mungkin ini adalah pertama kali lelaki itu mengatakan jika raline cantik.

“terimakasih, mas,” jawab raline mencoba menetralkan ekspresinya.

Athar berjalan mendekati raline. Lelaki itu berdiri tepat di depan istrinya dan tanpa aba-aba membawa tubuh raline kedalam pelukannya.

Raline menegang. Wanita itu sungguh terkejut atas apa yang sudah athar lakukan. “ma-mas,” ucap raline gugup. Wanita itu masih belum berani untuk menaikkan tangannya membalas pelukan athar.

“biarkan seperti ini sebentar saja, aku sedang bahagia hari ini,” ucap athar mengeratkan pelukannya kepad raline.

Raline heran, namu n tak urung dia juga tersenyum senang menerima pelukan athar. Perlahan tangan raline terulur membalas pelukan suaminya. “mas bahagia karena ini hari ualng tahun pernikahan kita?” tanya raline lembut.

Athar terdiam. Senyum yang tadinya tulus kini pudar berubah menjadi datar. Beruntung raline tidak melihat itu semua karena posisinya mereka masih berpelukan.

Athar berdehem singkat. Dia kembali melengkungkan bibirnya membentuk senyuman dan mengangguk. “tentu saja, raline. Apalagi yang membuat aku bahagia selain itu,” jawab athar penuh kebohongan.

Sungguh, meskipun kebohongan tapi bagi raline itu adalah sebuah kesenangan dan awal mulai kebahagiaan mereka. Malang, sungguh malang raline yang tidak tahu apa-apa hanya akan menjadi alat bagi athar untuk melewatkan syarat yang diberikan oleh sesil.

Athar melepaskan pelukannya. Lelaki itu tersenyum dan mengusap lembut pipi raline. “selamat ulang tahun pernikahan,” ucap athar menatap raline teduh.

Raline mengangguk dengan senyum mengembang di bibirnya “aku takut kamu akan seperti tahun sebelumnya, mas. Terimakasih karena sudah mengingatnya. Terimakasih karena sudah ingin pulang,” ucap raline tulus yang benar-benar bahagia mendengar ucapan athar.

Athar ikut tersenyum. Lelai itu menatap lekat wajah istrinya yang nampak bahagia. Hanya dengan begini saja kamu sudah nampak sangat bahaga, raline. Aku yakin jika nanti kita berpisah kamu pasti bisa lebih bahagia dari ini. batin athar melihat senyum indah yang terukir di wajah istrinya itu.

“mas,” panggil raline lembut.

Athar hanya diam, tapi dia memberi tatapan untuk menjawab panggilan raline.

“apa kamu sudah bisa menerima semuanya?” tanya raline dengan sedikit ragu menatap athar. Sungguh, waita itu sangat takut mendengar jawaban yang akan athar berikan, tapi raline juga penasaran dengan perubahan ini.

Ahar tersenyum. “kita lihat nanti, ya. Aku sedag membuktikan,” jawab athar yang mengundang kerutan di dahi raline. “membuktikan apa, mas?” tanya raline bingung.

Athar menggeleng. “untuk sekarang aku hanya berusaha menjadi suamimu,” jawab athar singkat.

Meskipun raline tidak puas dengan jawaban yang diberikan suaminya, tapi wanita itu tetap tersenyum. “semoga nanti kamu bisa membuktikan cinta aku ini tulus, mas. Semoga nanti penantian ini tak sia-sia,” ucap raline lembut.

Athar tersenyum tanpa mengangguk, bahkan lelaki itu tidak menjawab sama sekali.

“em, aku mandi dulu, ya. Udah gerah soalnya, nanti kita akan rayakan setelah aku bersih-bersih,” ucap athar pamit.

Raline mengangguk. “pakai baju yang aku siapkan di atas kasur ya, mas,” ucap raline yang dibalas anggukkan kepala oleh athar.

“papa bersih-bersih dulu ya, nak,” ucap athar beralih menatap izel.

“cepat ke bawah ya, pa. Izel mau makan kue. Mama bilang, gak boleh makan kue kalau gak ada apa,” ucap anak itu memohon.

Athar tersenyum. “papa gak akan lama, nak,” jawab athar terkekeh dan berlalu pergi dari sana untuk segera ke kamarnya. Senyuman masi tercetak jelas di bibir athar. Raline yang melihat itu iktu tersenyum, namun ada sudut lain dari hatinya yang merasa tak enak atas perubahan athar, entah apa raline juga tidak tahu.

“semoga kamu memang benar-benar memberi ketulusan, mas.”

*To Be Continue. **

**Note : teman-teman, kalau bisa babnya jangan di tabung ya, karena itu akan berpengaruh dengan Level yang akan Mimin dapatkan nanti ***🙏🏻🙏🏻* dan Akan mimin pastikan bahwa karya ini bukanlah promosi, dan akan selalu ada di sini sampai tamat.

*Dan Jangan lupa yah, dukunganya🥰 jangan Sinder.*

*Woy sedekah woy!!!! Jempolnya itu di goyangk'an jempolnya**😎*

Jangan pelit! Mimin, jangan jadi pembaca gelap woy, legal **😭Like,Komen,Hadiah,Dukungan dan Votenya ya semua para pembaca yang terhormat, jangan lupa biar Mimin lebih rajin lagi Updatenya****😘😘

**Kalo malas-malasan entar Mimin juga malas-malasan loh ***😭😭😭*

*Terima kasih**🙏🏻🙏🏻*

Terpopuler

Comments

Daulat Pasaribu

Daulat Pasaribu

gak sabar nunggu waktu nya tiba...disaat Raline tahu suaminya melakukan itu semua Karna drama yg di buat sesik dan athar.semoga karma berlaku untuk semua yg nyakitin Raline dan izel....up nya tambah dong thor
BAGUS NOVELNYA THOR

2023-06-21

0

Soeharti Rifangi

Soeharti Rifangi

makasih thor udah up lagi ..sejak kemarin kutengok tengok kog ndak ada notif 😃,yg sabar ya raline wanita berhati malaikat 🤗

2023-06-20

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!