Bab 12

KISAH INI HANYALAH KHAYALAN BELAKA, AKAN ADA ADEGAN - ADEGAN YANG MEMBUAT EMOSI DAN MENAMBAH TENSI, JADI MOHON TINGKAT KESABARANNYA DI TAMBAH YA GENGS 🌊❤️🌹

💐 HAPPY READING 💐

Sesil masih terdiam. Wanita itu memejamkan mata sejenak untuk mengatur keterkejutan serta emosinya agar tak ikut dalam tangis bahagia Athar. Tangan Sesil sama sekali tidak membalas pelukan Athar, terbukti dari tangannya yang masih setia menggantung disebelah tubuhnya.

“Aku merindukanmu, Ail,” ucap Athar lagi semakin mengeratkan pelukannya.

Sesil melepaskan pelukan mereka. Mata Sesil menatap mata Athar yang sudah berkaca-kaca, dan mungkin lelaki itu sudah menangis karena Sesil melihat pipinya yang sedikit basah. “Aku datang untuk meeting kerjasama kita, Pak Athar,” ucap Sesil dengan wajah datar dan berusaha agar tak terpengaruh dengan suasana haru yang diciptakan oleh Athar.

Athar menggeleng tak percaya. “Sil,” panggil Athar lagi lembut.

“Iya, Pak Athar,” jawab Sesil sopan seolah dia dan athar adalah rekan kerja yang harus saling menghormati.

“Sangan bersikap asing, Sayang,” ucap Athar lagi dengan sendu.

Sesil terkekeh pelan. “Kita memang sudah asing sejak tuhun tahun yang lalu, Pak. Dan untuk sekarang ini kita hanya rekan kerja,” jawab Sesil mengalihkan pandangannya dari Athar.

Athar menggeleng. Pria itu memegang kedua pundak Sesil dan memaksa agar Sesil menatapnya. “Jangan bohongi hati kamu, Sil. Hubungan kita sama sekali berlum berakhir, tidak ada kata putus yang terucap dari mulut kita berdua, Sayang,” ucap Athar mencoba menyadarkan Sesil.

Sesil tertawa pelan. Wanita itu dengan sedikit keras melepaskan kedua tangan Athar dari pundaknya. “Baiklah, kalau begitu sekarang hubungan kita berakhir dan untuk saat ini, hubungan kita hanya sebatas teman kerja,” ucap Sesil tegas.

Athar terkekeh tak percaya mendengar apa yang Sesil ucapkan. “Tujuh tahun aku menunggu pertemuan ini dan dengan mudah kamu mengatakan jika hubungan kita selesai? Kamu yang pergi tanpa alasan dan kenapa sekarang aku yang harus menjadi tersangkanya?” ucap Athar tak terima mendengar apa yang sesil katakan.

“Kamu pikir tujuh tahun ini aku bahagia?”Athar menggeleng. “Tidak,Sil. Aku sama sekali tidak bahagia. Aku sangat tidak bahagia, Sayang. Tujuh tahun aku terpenjara dalam rumah tangga yang sama sekali tak ada cinta disana,” lanjut Athar mencoba menjelaskan pada Sesil agar wanita itu mengerti dengan keadaannya.

“Kamu pasti bahagia dengan Raline, Thar,” ucap Sesil pelan. Jujur saja, Sesil tidak bisa melihat Athar yang nampak sangat rapuh seperti ini, tapi apa yang bisa dia lakukan? Sesil harus sadar diri bahwa sekarang dia dan Athar bukan lagi sepasang kekasih. Dan Sesil juga sadar, Athar berhak mendapat kebahagiaan bersama Raline daripada bersama dirinya yang jauh dari kata sempurna.

“Apa yang kamu tahu tentang rumah tanggaku bersama Raline? Apa yang kamu tahu, Sesil?” tanya Athar dengan nada suara yang sedikit meninggi.

Sesil tersentak. Wanita itu menatap Athar yang kini juga menatapnya dengan pandangan yang tak bisa Sesil artikan. “Jangan bohong, Athar. Jangan hanya karena ingin kembali bersamaku kamu melupakan rumah tanggamu bersama Raline,” ucap Sesil menatap Athar.

Athar tertawa miris. Sungguh, ingin sekali athar menjelaskan keadaan hatinya saat ini pada Sesil, ingin sekali Athar menjelaskan bagaimana dia sangat tersiksa dengan semuanya.

“Jika saja memungkinkan, kamu bisa belah dadaku, Sil, dan Lihat bagaimana keadaan disana. Dia sudah kosong dan tak berpenghuni sejak kamu pergi,” ucap Athar mencoba menjelaskan.

Sesil menggeleng. “Jangan gila, Athar! Sudah ada Raline yang saat ini menjadi istrimu,” ucap Sesil sedikit emosi mendengar apa yang Athar katakan.

“Tujuh tahu aku menikah dengan Raline, sama sekali tidak ada cinta dariku, Sesil. Cintaku sepenuhnya telah habis untukmu,” jawab Athar lemah.

“Athar yang aku kenal tidak seperti ini. Athar yang aku kenal adalah seorang lelaki yang sangat menghargai perempuan, Athar yang aku kenal adalah lelaki yang sangat setia dengan pasangannya,” ucap Sesil mencoba menyadarkan Athar.

“Aku hanya seperti itu jika kamu waita itu, Sil. Hanya kamu,” ucap Athar lemah dengan kepala menunduk menyembunyikan air mata yang tak bisa dia tahan.

Sesil menatap Athar. Apa yang sebenarnya terjadi? Apa benar Athar tak bahagia dengan rumah tangganya? Apa benar selama ini Athar tak bahagia dengan hubungannya dan Raline?

Sesil mendekat. “Athar,” panggil raline lembut.

Athar mengangkat kepalanya, tapi lelaki itu sama sekali tidak mengeluarkan suara menjawab panggilan Sesil.

“Kamu hanya terpaku pada masa lalu, cobalah untuk membuka hati, Thar. Sekarang bukan lagi zamannya Athar dan Sesil, tapi saat ini yang kenyataanya adalah kamu dan Raline,” ucap Sesil lembut memberi pengertian.

Athar menggeleg. “Tolong, tolong kembali menjadi Sesilku yang dulu,” ucap Athar memohon.

Sesil menggeleng. “Lupakan aku, Thar. Kita sudah punya kehidupan masing-masing,” ucap Sesil menolak.

Athar terkekeh miris. “Lupakan? Lupakan katamu? Bagaimana bisa aku melupakan wanita yang sudah mengandung anakku, Sil?”

DEG

Jantung sesil berdetak tak tenang mendengar apa yang barusan athar sampaikan. “A-apa maksudmu?” tanya Sesil gugup.

“Jangan bohong dan mengelak. Tujuh tahun yang lalu, saat aku ingin mengejakmu kabur dan lari dari semuanya, kamu sudah pergi duluan entah kemana hingga lupa membawa hasil pemeriksaan kehamilanmu, Sil. Aku menemukan semuanya di kosanmu saat itu,” jawab Athar menatap Sesil yakin.

“Itu bukan anakmu,” ucap Sesil singkat.

“Bukan anakku? Lalu kenapa dalam surat pemeriksaan itu tertulis Athar Baskara sebagai ayahnya? Apa kamu lupa? Kita melakukan hubungan terlarang itu, Sil,” ucap Athar mengingatkan sesil.

Sesil menatap athar, bagaimana bisa lelaki di depannya bisa mengingat semua itu? Pantas saja Sesil tidak menemukan kertas pemeriksaannya waktu itu, ternyata dia lupa membawanya.

Melihat Sesil yang diam, Athar berjalan mendekat. “Kamu jangan lari lagi, Sayang. Ayo kita hidup berdua dengan bahagia. Anak kecil tadi itu anakku kan?” tanya Athar yang membuat Sesil semakin diam.

Entahlah, Sesil ingin mengatakan yang sebenarnya, tapi dia belum siap.

Maaf jika aku tidak bisa mengatakan yang sebenarnya sekarang, Thar. Maaf karena aku belum bia mengatakan penyebab aku lari darimu dan merelakanmu menikah dengan Raline. Batin Sesil yang tak bisa berkata apa-apa pada Athar saat ini. Sesil belum siap jika apa kenyataanya akan membuaT Athar semakin terpuruk.

Athar mendekat dan membawa tubuh Sesil ke dalam pelukannya. “Pelukan ini yang sangat aku rindukan,” gumam Athar mengusap rambut sesil dengan lembut. Sungguh, entah setan apa yang memasuki Athar sehigga dia melupakan keberadaan Raline dan Izel sebagai istri dan anaknya.

“Ayo rajut kembali kebahagiaan kita, Sil. Ayo kita bangun keluarga kecil yang dari dulu kita impikan,” ucap Athar dengan suara bergetar.

Air mata sesil runtuh. Jujur saja, sesil juga ingin membangun keluarga yang harmonis dan memberi kasih sayang lengkap untuk anaknya. “jangan hancurkan rumah tanggamu dengan Raline hanya karena aku dan Sania, Thar.”

*To Be Continue. **

**Note : teman-teman, kalau bisa babnya jangan di tabung ya, karena itu akan berpengaruh dengan Level yang akan Mimin dapatkan nanti ***🙏🏻🙏🏻* dan Akan mimin pastikan bahwa karya ini bukanlah promosi, dan akan selalu ada di sini sampai tamat.

*Dan Jangan lupa yah, dukunganya🥰 jangan Sinder.*

*Woy sedekah woy!!!! Jempolnya itu di goyangk'an jempolnya**😎*

Jangan pelit! Mimin, jangan jadi pembaca gelap woy, legal **😭Like,Komen,Hadiah,Dukungan dan Votenya ya semua para pembaca yang terhormat, jangan lupa biar Mimin lebih rajin lagi Updatenya****😘😘

**Kalo malas-malasan entar Mimin juga malas-malasan loh ***😭😭😭*

*Terima kasih**🙏🏻🙏🏻*

Terpopuler

Comments

Soeharti Rifangi

Soeharti Rifangi

ada rahasia apa sesil dg drmu ,kog aku merasa sania bukan anak dr athar yaa 😌
lanjuut kaak

2023-06-16

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!