BAB 15

"Siapa orang spesial itu ibu? apakah itu ayah?" tanya Charlotte antusias sekaligus membuat sylvia tidak menyangka bahwa putrinya akan sebegitu gembiranya dengan rencana kedatangan Vincent.

"Charlotte sayang,ibu tidak bisa memberitahumu sekarang nak.Lebih baik Charlotte melihatnya sendiri besok,oke?" ucap sylvia sembari menyentuh hidung putrinya dengan gemas.

"Oke baiklah ibu" jawab gadis kecil itu

"Nah itu baru pintar, sekarang Charlotte bermain di kamar Charlotte dulu ya? karena sekarang ibu harus berbicara dengan kakek" ucap sylvia

"Baiklah ibu" jawab Charlotte yang segera pergi ke dalam kamarnya

Setelah sylvia dan juga ayahnya tinggal berdua saja,ia pun segera menceritakan apa yang terjadi di London, memberitahu siapa sosok ayah kandung Charlotte, sekaligus rencana Vincent yang ingin menemui putrinya.

"Astaga sylvia, apakah kau sudah memikirkannya dengan matang untuk menghadirkan kembali sosok laki laki yang telah tega mencampakkanmu?" ucap ayahnya dengan mata lebar yang terlihat sangat terkejut dengan keputusan yang diambil oleh putrinya.

"Aku sudah memikirkannya ayah,aku tak ingin hanya karena masalah yang terjadi di antara aku dan Vincent, Charlotte kekurangan kasih sayang dari ayah nya.Dia berhak tahu siapa ayah kandungnya." ucap sylvia

"Lalu bagaimana dengan perasaan mu sendiri nak? apakah kau yakin bisa menghadapi laki laki itu?" tanya ayahnya sekali lagi

"Tidak akan ada perasaan untuk Vincent, ayah!Cintaku sudah mati saat dia menghilang dari hidupku." jawab sylvia dengan sedih

Keesokan harinya Charlotte bangun lebih awal dan bersiap lebih cepat untuk bertemu dengan tamu spesialnya.Ayah sylvia juga sengaja berdiam diri di ruang tamu, menunggu dan dengan tidak sabar ingin mengetahui siapa sosok laki-laki yang telah menghancurkan masa depan putrinya.

Berbeda halnya dengan ayah dan putrinya yang merasa tidak sabar untuk bertemu dengan Vincent, sylvia justru dilanda kekhawatiran dengan apa yang akan terjadi bila Vincent datang dan bertemu dengan ayah nya dan juga Putri kecilnya.

Sylvia khawatir apakah saat Vincent datang ke rumahnya,ia akan disambut dengan baik oleh ayah dan juga anaknya? apakah Vincent mampu mengambil tempat di hati ayah dan juga anaknya?

Entahlah, sylvia sendiri tidak tahu sebelum hari ini berlalu.

Meskipun hatinya diliputi rasa kekhawatiran,namun sylvia ingin hari ini bisa berjalan dengan baik.Dengan berusaha untuk menenangkan hatinya, sylvia kembali memeriksa penampilan nya.

Ia ingin tampil cantik saat berpergian dengan Charlotte maupun Vincent.

Vincent memberhentikan mobilnya di depan pagar rumah sylvia dan merasakan kegugupan melanda tubuhnya.Hari ini dia akan memulai langkah pertama untuk memperbaiki semua kesalahannya kepada sylvia.

Entah apa yang akan terjadi saat dirinya bertemu dengan putrinya? Pikiran Vincent berputar dan membayangkan beberapa hal yang belum mungkin terjadi.

Sylvia, gadis itu kini telah menyita sebagian besar pikiran Vincent saat ini.Vincent tak menyangka bahwa ia telah memiliki seorang anak dengan gadis itu.

Memikirkan tentang seorang anak, membuat Vincent teringat akan kenangan kenangan manisnya bersama sylvia saat dirinya tenggelam dalam hangatnya dekapan tubuh sylvia yang melayaninya dengan cinta.

Cara sylvia yang selalu bisa memuaskan hasratnya,rasa bibirnya yang semanis madu, matanya yang indah, serta tubuhnya yang seksi dan sempurna untuk seorang wanita.

Bercinta dengan sylvia adalah momen yang sangat indah bagi Vincent, rasanya tidak akan pernah kata cukup jika berhubungan dengan sylvia.

Ia ingin merasakan kembali tubuh gadis itu melengkung nikmat di bawah tubuhnya, membuat gadis itu mendesah erotis sementara ia menghujaninya dengan sentuhan dan ciuman.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!