Chapter 13 : Pembantaian

Mereka bertiga sampai di sebuah desa dengan keberadaannya sederhana, ini adalah desa ketiga yang mereka datangi, untuk dua sebelumnya itu telah hancur seperti seorang membakarnya.

Para penduduk terlihat waspada sembari mencondongkan tombak mereka, itu bukan sesuatu yang dibuat dengan baik, hanya sebuah bambu yang di depannya diberikan batu runcing.

Melihat bagaimana Vesta menunjukkan kalung jam di tangannya, membuat semua orang terdiam.

"Kami menemukan ini di jalan, mungkin apa kalian mengenalnya?"

Mereka mengangguk dan juga memberikan jalan, beberapa jatuh dalam keputusasaan dan sisanya seolah kebingungan sampai satu orang menjelaskan.

"Ini milik pria yang kami minta untuk mencari bantuan agar desa ini terselamatkan, jika ia sudah mati maka kelompok yang dibawanya juga kemungkinan begitu."

Satu pria memegangi bahu Yujin.

"Kau petualang kan, bantu kami... kami dalam bahaya, kami semua tidak mau mati."

"Hey tenanglah."

Pria itu diseret pria lainnya untuk menjauh, pria sebelumnya menjelaskan.

"Sebenarnya di sekitar sini sudah menjadi sarang Monster, beberapa desa sudah dihancurkan oleh mereka dan sekarang kemungkinan desa ini juga."

"Monster seperti apa yang kalian lawan?" tanya Liliana.

"Para bandit... aku ragu menyebut mereka manusia, mereka menghancurkan desa-desa, memperkosa seluruh wanitanya dan merampas apapun yang mereka temukan... terkadang para wanita lebih memilih bunuh diri dengan menyayat leher mereka sendiri."

"Kamu begitu tahu banyak?" tanya Yujin.

"Aku satu-satunya orang yang selamat dari serangan desa sebelumnya."

Tepat saat matahari akan terbenam Liliana mengendus ke atas langit.

"Mereka sudah datang, Owh... mereka menggunakan bubuk hitam kah, sekarang bagaimana Yujin?"

"Bunuh saja semuanya, sebaiknya kalian semua tetap bersembunyi termasuk Anda dewi."

"Aku ingin membantu."

"Ini bukan sesuatu yang bisa dilihat oleh dewi."

Walau enggan Vesta memilih ikut bersama para penduduk dan menyerahkan hal ini pada keduanya.

"Kuharap kamu sudah terbiasa membunuh manusia Liliana."

"Memangnya kamu pikir aku ini apa, aku naga bencana mencabik-cabik daging mereka merupakan pekerjaanku."

Dari atas bukit beberapa gerobak telah bermunculan, masing-masing dari mereka ditarik dan di dorong oleh beberapa orang juga, tentu itu bukan hanya sekedar gerobak melainkan sebuah meriam yang siap ditembakkan kapanpun.

Salah satu pria gemuk berjenggot tertawa dengan paha ayam di tangannya.

"Hahaha ini akan menjadi desa berikutnya yang akan kita hancurkan, kusarankan kalian berhenti melawan."

"Lihat di sana bos, ada dua orang yang berdiri di depan kita."

"Mereka mau melawan kita, habisi saja, kita ada 50 orang dua orang tidak akan merubah apapun," katanya menggigit paha.

Mereka menyalakan sumbu dan bola-bola meriam ditembakan. Yujin berjalan lebih dulu untuk memotongnya setipis kertas hingga meledak di sampingnya ketika asap mengepul keduanya menerjang maju.

"Apa yang kalian lakukan, cepat serang!"

Boom, Boom, Boom!

"Ini menyenangkan."

Ketika mereka ingin menyalakan kembali, meriam itu hancur dengan sebuah bola api yang dilemparkan dari tangan Liliana.

"Sial."

Dari serangan jauh mereka beralih ke serangan dekat, Yujin dan Liliana menjaga jarak.

Yujin mengayunkan pedangnya empat kepala dari orang yang menyerangnya terbelah sejajar dengan matanya, mereka tumbang dengan cairan otak yang menggenang di bawah kakinya.

Orang-orang terdiam tapi ini bukan akhir dari pertempuran ini, Yujin telah bergerak kembali dengan gerakan cepat.

Satu orang terdiam saat dia melewatinya.

"A-aku masih..."

Sebelum dia melanjutkan perkataannya, tubuhnya dari pinggang telah terpotong. Di susul satu orang lagi, lagi dan lagi.

"Apa-apaan ini, si-siapa sebenarnya dia?"

Yujin menembuskan pedangnya lalu menendang korbannya menjauh. Bagi mereka penggambaran Yujin lebih seperti sosok gelap yang hanya tahu cara membunuh.

Benar, dia adalah.

"Malaikat maut."

Srak.

Enam tangan terbang ke udara sedangkan Yujin hanya menatap datar dengan darah terciprat di wajahnya.

Terpopuler

Comments

Nif

Nif

Hem....

2023-06-04

0

lihat semua
Episodes
1 Chapter 01 : Dewi Terbuang
2 Chapter 02 : Tempat Untuk Mendapatkan Pekerjaan
3 Chapter 03 : Seekor Naga
4 Chapter 04 : Pertarungan
5 Chapter 05 : Membeli Peralatan Dengan Berhutang
6 Chapter 06 : Rencana Selanjutnya
7 Chapter 07 : Ibukota Kerajaan Oriesta
8 Chapter 08 : Sebuah Pernyataan
9 Chapter 09 : Penebusan Dosa
10 Chapter 10 : Uskup Agung
11 Chapter 11 : Perjalanan Kembali
12 Chapter 12 : Sedikit Dari Masa Lalu
13 Chapter 13 : Pembantaian
14 Chapter 14 : Kota Bendungan Goten
15 Chapter 15 : Serangan Para Ras Iblis
16 Chapter 16 : Adu Tinju
17 Chapter 17 : Seorang Ratu
18 Chapter 18 : Desa Terisolasi
19 Chapter 19 : Desa Terisolasi Bagian 2
20 Chapter 20 : Desa Terisolasi Bagian 3
21 Chapter 21 : Asuramaru
22 Chapter 22 : Iblis
23 Chapter 23 : Kerajaan Verniti
24 Chapter 24 : Sedikit Harapan
25 Chapter 25 : Jamuan
26 Chapter 26 : Sebuah Pembicaraan
27 Chapter 27 : Perasaan Untuk Memaafkan
28 Chapter 28 : Elmon
29 Chapter 29 : Pertarungan Di Ibukota
30 Chapter 30 : Pertarungan Di Ibukota Bagian 2
31 Chapter 31 : Pertarungan Di Ibukota Bagian 3
32 Chapter 32 : Pertarungan Di Ibukota Bagian Akhir
33 Chapter 33 : Testarossa
34 Chapter 34 : Naga Melawan Iblis
35 Chapter 35 : Kesepakatan Bertarung
36 Chapter 36 : Akhir Perselisihan
37 Chapter 37 : Kota Suci Dan Gadis Suci
38 Chapter 38 : Seorang Dengan Tujuan Berbeda
39 Chapter 39 : Tahanan
40 Chapter 40 : Malam Pencurian
41 Chapter 41 : Gadis Suci
42 Chapter 42 : Raja Iblis Kesombongan
43 Chapter 43 : Eros
44 Chapter 44 : Akhir Pertarungan Di Kota Suci
45 Chapter 45 : Desa Kumuh
46 Chapter 46 : Pertemuan Kembali
47 Chapter 47 : Wilayah
48 Chapter 48 : Penjaga Lainnya
49 Chapter 49 : Desa Baru
50 Chapter 50 : Pengembangan Desa Tahap Pertama
51 Chapter 51 : Kota Para Pedagang
52 Chapter 52 : Penyerangan Uskup Agung
53 Chapter 53 : Kekuatan Mengerikan
54 Chapter 54 : Desa Hikari Dan Pertemuan Sang Akhir
55 Chapter 55 : Pertemuan Para Dewi
56 Chapter 56 : Kesepakatan Bersama
57 Chapter 57 : Dark Elf
58 Chapter 58 : Di Balik Cerita
59 Chapter 59 : Melawan Roh Agung
60 Chapter 60 : Hal Yang Dilindungi
61 Chapter 61 : Wilayah Selatan, Empat Pahlawan, Satu Iblis
62 Chapter 62 : Rencana 13 Iblis
63 Chapter 63 : Liliana Melawan Gilo
64 Chapter 64 : Testarossa Melawan Bele
65 Chapter 65 : Para Iblis
66 Chapter 66 : Pertarungan Akhir
67 Chapter 67 : Kerajaan Demi-human
68 Chapter 68 : Raja Dari Negeri Ini
69 Chapter 69 : Lokasi Tambang
70 Chapter 70 : Aliansi
71 Chapter 71 : Para Raksasa
72 Chapter 72 : Negosiasi
73 Chapter 73 : Melawan Raja Para Raksasa
74 Chapter 74 : Bagian Akhir (End)
Episodes

Updated 74 Episodes

1
Chapter 01 : Dewi Terbuang
2
Chapter 02 : Tempat Untuk Mendapatkan Pekerjaan
3
Chapter 03 : Seekor Naga
4
Chapter 04 : Pertarungan
5
Chapter 05 : Membeli Peralatan Dengan Berhutang
6
Chapter 06 : Rencana Selanjutnya
7
Chapter 07 : Ibukota Kerajaan Oriesta
8
Chapter 08 : Sebuah Pernyataan
9
Chapter 09 : Penebusan Dosa
10
Chapter 10 : Uskup Agung
11
Chapter 11 : Perjalanan Kembali
12
Chapter 12 : Sedikit Dari Masa Lalu
13
Chapter 13 : Pembantaian
14
Chapter 14 : Kota Bendungan Goten
15
Chapter 15 : Serangan Para Ras Iblis
16
Chapter 16 : Adu Tinju
17
Chapter 17 : Seorang Ratu
18
Chapter 18 : Desa Terisolasi
19
Chapter 19 : Desa Terisolasi Bagian 2
20
Chapter 20 : Desa Terisolasi Bagian 3
21
Chapter 21 : Asuramaru
22
Chapter 22 : Iblis
23
Chapter 23 : Kerajaan Verniti
24
Chapter 24 : Sedikit Harapan
25
Chapter 25 : Jamuan
26
Chapter 26 : Sebuah Pembicaraan
27
Chapter 27 : Perasaan Untuk Memaafkan
28
Chapter 28 : Elmon
29
Chapter 29 : Pertarungan Di Ibukota
30
Chapter 30 : Pertarungan Di Ibukota Bagian 2
31
Chapter 31 : Pertarungan Di Ibukota Bagian 3
32
Chapter 32 : Pertarungan Di Ibukota Bagian Akhir
33
Chapter 33 : Testarossa
34
Chapter 34 : Naga Melawan Iblis
35
Chapter 35 : Kesepakatan Bertarung
36
Chapter 36 : Akhir Perselisihan
37
Chapter 37 : Kota Suci Dan Gadis Suci
38
Chapter 38 : Seorang Dengan Tujuan Berbeda
39
Chapter 39 : Tahanan
40
Chapter 40 : Malam Pencurian
41
Chapter 41 : Gadis Suci
42
Chapter 42 : Raja Iblis Kesombongan
43
Chapter 43 : Eros
44
Chapter 44 : Akhir Pertarungan Di Kota Suci
45
Chapter 45 : Desa Kumuh
46
Chapter 46 : Pertemuan Kembali
47
Chapter 47 : Wilayah
48
Chapter 48 : Penjaga Lainnya
49
Chapter 49 : Desa Baru
50
Chapter 50 : Pengembangan Desa Tahap Pertama
51
Chapter 51 : Kota Para Pedagang
52
Chapter 52 : Penyerangan Uskup Agung
53
Chapter 53 : Kekuatan Mengerikan
54
Chapter 54 : Desa Hikari Dan Pertemuan Sang Akhir
55
Chapter 55 : Pertemuan Para Dewi
56
Chapter 56 : Kesepakatan Bersama
57
Chapter 57 : Dark Elf
58
Chapter 58 : Di Balik Cerita
59
Chapter 59 : Melawan Roh Agung
60
Chapter 60 : Hal Yang Dilindungi
61
Chapter 61 : Wilayah Selatan, Empat Pahlawan, Satu Iblis
62
Chapter 62 : Rencana 13 Iblis
63
Chapter 63 : Liliana Melawan Gilo
64
Chapter 64 : Testarossa Melawan Bele
65
Chapter 65 : Para Iblis
66
Chapter 66 : Pertarungan Akhir
67
Chapter 67 : Kerajaan Demi-human
68
Chapter 68 : Raja Dari Negeri Ini
69
Chapter 69 : Lokasi Tambang
70
Chapter 70 : Aliansi
71
Chapter 71 : Para Raksasa
72
Chapter 72 : Negosiasi
73
Chapter 73 : Melawan Raja Para Raksasa
74
Chapter 74 : Bagian Akhir (End)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!