Atas perintah putri yang menggantikan posisi raja, ia kembali mengumpulkan telur-telur yang sebelumnya dimiliki semua orang di wilayahnya kemudian mengembalikannya lagi ke wilayah naga, dengan itu kerajaan ini bebas dari pertempuran yang tidak berarti.
Yujin, Vesta dan Liliana kini telah menghadap putri untuk pamit melanjutkan perjalanan lagi.
"Kalian yakin ingin meninggalkan negeri ini, aku tidak keberatan membuatkan rumah untuk kalian di sini bahkan menjadikan kalian seorang bangsawan."
"Terima kasih atas tawarannya tapi dari awal kami sudah memutuskan untuk melakukan perjalanan."
"Sungguh disayangkan, negeri ini akan terus mengingat jasa kalian.. tolong keluarkan hadiahnya."
Kesatria wanita mempersilahkan beberapa orang untuk membawa peti yang didalamnya berisi ribuan koin emas.
"Hanya ini yang bisa kami berikan, mohon diterima."
"Ini terlalu banyak untuk kami, jadi kami hanya akan mengambil setengahnya saja," kata Vesta demikian.
"Tapi..."
Yujin menghormati keputusan Vesta dan Liliana hampir tidak peduli dengan uang. Hingga pada akhirnya mereka meninggalkan kerajaan tersebut begitu saja.
"Apa aku mengatakan sesuatu yang aneh?" di pinggir sungai Vesta baru kepikiran apa yang telah dia katakan.
"Normalnya orang akan menerima semua uang tersebut tapi dewi hanya menerima setengahnya."
"Benarkah?"
Liliana yang duduk di atas batu selagi membasuh kakinya tertawa terbahak-bahak.
"Benar sekali, aku suka melihat bagaimana mereka terkejut."
"Eh, tapi kerajaan itu membutuhkan banyak uang jika kita mengambil semuanya mereka akan kesulitan untuk membangun tanah mereka."
"Apapun itu tidak masalah... dengan uang itu kita bisa bertahan hidup lebih lama."
"Itu seperti bahwa kita akan mati."
Yujin hanya tersenyum kecil sebelum membasuh wajahnya dengan air.
Liliana berkata ke arahnya.
"Jadi apa kita punya tujuan baru?"
"Benar, kita akan pergi ke wilayah raja iblis."
Liliana tersenyum layaknya seekor naga.
"Kita akan bertarung dengan mereka, aku pernah dengar bahwa mereka memiliki jenderal kuat-kuat."
"Kita tidak akan bertarung dengan mereka jika tidak dibutuhkan, kita akan menghentikan perang ini."
"Menghentikan perang? Kenapa kita harus melakukan itu?"
"Jika dibiarkan bukan tidak aneh para sekte penembusan dosa itu akan bisa mencapai tujuannya dan banyak orang-orang tidak berdosa mati karenanya."
"Begitu... Dewi Vesta menangis tuh."
"Yujin hueeeeh... ternyata aku tidak salah memangilmu kemari, kamu orang baik... jantungku berdegup kencang."
"Bukannya itu artinya dewi jatuh cinta pada Yujin."
"Cinta? Hmm kurasa aku memang jatuh cinta padanya."
"Dia sedang sakit, mari kita pergi ke kota terdekat untuk menemui dokter."
"Meskipun Vesta bisa sihir penyembuhan?"
Di kota terdekat seorang dokter wanita tengah memeriksa keadaan Vesta, dia dengan teliti mendengar gejala yang terjadi hingga dokter itu mengangguk kecil.
"Ini gawat, sangat gawat."
Melihat ekspresi dokter itu Liliana memucat.
"Jangan-jangan umur Vesta sudah tidak lama lagi, Vesta cepat katakan permohonan terakhirmu aku akan mengabulkannya?"
"Aku tidak mau mati... tidak."
"Yah, tidak sejauh itu... dia hanya mengalami demam, dia perlu beristirahat di kota ini beberapa hari saja, aku akan memberikan obatnya dan jangan sampai terlewat untuk meminumnya."
"Terima kasih dokter."
Liliana maupun Vesta menghela nafas panjang.
"Karena aku dibuang dari alam dewi tubuhku jadi mirip manusia sekarang, ini pertama kalinya aku sakit."
"Soal itu, bagaimana kamu bisa diusir dari alam dewi?" tanya Yujin.
"Ceritanya cukup sedih, aku terus menerus mengirimkan orang-orang dari dunia lain ke dunia berbeda tapi aku ketahuan memberikan perlakuan khusus bagi mereka dengan memberikan kekuatan cheat hingga akhirnya membuat dunia tidak seimbang pada akhirnya aku dihukum untuk turun ke dunia ini."
Keduanya hanya berfikir bahwa dewi ini terlalu baik dan juga dimana kisah sedihnya?
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 74 Episodes
Comments
NiiNyann
yujin gini aja udah op, apalagi dikasi cheat sama vesta beuh
2023-05-17
0