Yujin menyerahkan kembali prosedur yang diterimanya.
"Bagaimana apa ada hal yang kamu ingin tanyakan?"
"Semuanya sudah jelas, petualang dibagi atas beberapa tingkatan dari peringkat F sampai peringkat S. Masing-masing bisa memilih pekerjaan seperti apa yang mereka inginkan tidak ada batasan, hanya saja setiap orang harus memikul nyawa mereka sendiri serta diberikan penalti jika misi gagal."
"Kamu bisa mengerti sejauh itu, baguslah.. lalu ini formulir kalian berdua."
Yujin dan Vesta mengisi sebaik mungkin identitas mereka sebelum menerima masing-masing kartu guild.
Kartunya sendiri dibuat dari plat khusus yang tahan api maupun benturan, ukurannya juga hanya sebesar kartu izin mengemudi.
"Jika banyak misi yang kalian selesaikan aku akan menaikan peringkat kalian... selamat datang di guild kota Osborn... aku mengharapkan hal-hal besar dari kalian berdua."
Yujin hanya menutup sebelah matanya.
"Kau terlalu berlebihan."
"Ngomong-ngomong apa dia memang seorang dewi, sejauh ini aku belum mendengar dewi bernama Vesta?"
"Aku memang seorang dewi tapi sejujurnya aku tidak mengelola dunia ini."
"Jadi begitu, mengejutkan bahwa dewi tinggal di dunia ini juga.. semoga kamu menemukan apa yang kamu cari."
"Hmm."
"Kamu mempercayaiku?"
"Begini-begini aku cukup pandai menilai seseorang, aku yakin Yujin bukan tipe orang yang suka berbohong.. namaku Dash, silahkan pilih pekerjaan yang kalian inginkan dan bawa lagi kemari."
"Kalau begitu."
Yujin secara acak mengambil selembaran di papan lalu meletakannya di loket. Dia memilih karena hadiahnya besar.
"Ini?"
"Semua orang bisa bebas memilih pekerjaannya kalau begitu aku mengambil ini."
"Mengalahkan seekor naga bencana, aku pikir itu?"
Yujin memiringkan kepalanya dan Dash segera buru-buru mengangguk.
"Aku mengerti, selamat jalan."
"Bukannya dia pria baik Yujin."
"Kurasa begitu."
Belakangan ini ada seekor naga yang hidup tidak jauh dari kota, terkadang ia merusak beberapa desa sekitar dan kembali setelah tenang. Begitulah apa yang dikatakan Dash ketika mereka meninggalkan guild.
Banyak penjaga dan petualang yang mencoba menaklukannya namun itu berakhir dengan sia-sia.
Sementara Vesta bersembunyi di balik pohon, Yujin telah berjalan lebih dulu, akibat kekuatan Vesta yang disegel Yujin tidak bisa menggunakan sihir ataupun berkah yang dilimpahkan padanya, dengan kata lain dia hanya bisa bergantung dengan ilmu pedang.
Jika ini sebuah game Yujin telah memilih opsi tersulit yang bisa dimainkan seseorang saat diri mereka hanya baru berlevel satu.
Naga hitam yang tertidur mulai membuka matanya lalu berdiri setelah kemunculan Yujin.
"Kami perlu banyak uang maaf tapi aku akan membunuhmu."
Naga itu meraung kemudian menyemburkan nafas api.
"Yujin, ini salahku.. padahal aku dewi seharusnya kamu memiliki kemampuan lebih saat datang ke dunia ini."
"Hal seperti ini tidak masalah, bahkan jika aku tidak memiliki sihir, ilmu pedangku sudah lebih cukup."
Yujin berlari ke samping selagi menghindari api di belakangnya, dia bergerak ke belakang sang naga lalu menebaskan pedangnya untuk memotong ekornya, naga itu menyadarinya dan melompat mundur.
"Kamu memiliki akal juga."
"Naga makhluk yang lebih pintar dari siapapun, dan jika mereka bisa menggunakan sihir mereka bisa berubah."
Perlahan naga itu mulai mengecil ke bentuk seorang wanita dengan rambut hitam panjang serta mengenakan gaun hitam yang ditutup jaket berbulu, yang tidak berubah hanya tanduk di atas kepalanya.
"Namaku Liliana, kurasa akan jauh lebih baik jika aku melawanmu dalam bentuk seperti ini."
Semakin besar musuhnya semakin mudah untuk diserang, sekarang kesulitan Yujin naik berlipat ganda.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 74 Episodes
Comments