Chapter 16 : Adu Tinju

Di dalam ruangan yang gelap para uskup telah berkumpul di meja yang sama, di atas mereka terdapat seorang wanita berambut hitam panjang yang melayang dengan seluruh rantai mengikatnya.

"Zenos telah mati, ini sungguh tidak dipercaya seseorang bisa membunuhnya."

"Itu memang sulit dipercaya, apa menurutmu Knight of Pirsel dalang dari semua ini."

"Tidak, seharusnya mereka masih bertarung di garis depan melawan pasukan raja iblis."

"Apapun itu rencana kita harus selesai atau bencana akan muncul."

"Dimengerti."

Wanita di atas mereka membuka salah satu matanya dan itu menampilkan simbol dari seekor ular yang memakan dirinya sendiri.

***

Bana mengangkat tangannya sebagai simbol bahwa mereka harus segera meledakan bendungannya, Liliana yang tadinya ingin melawannya akhirnya beralih kepada keberadaan para pasukan iblis yang mulai berpencar.

Para ikan pari tidak hanya diam dan itu menjadi pertarungan sesama monster.

"Ini akan semakin bagus menjadikan ini pertarungan satu lawan satu, menurutmu begitu Yujin."

"Aku sebenarnya lebih memilih menyelesaikan masalah dengan berdamai."

"Omong kosong, jika kau memang orang seperti itu, seharusnya kau tidak perlu membawa pedang."

Bana menguatkan tubuhnya dan petir menyeruak dari dirinya sebelum melesat maju, Yujin menangkisnya dengan sarung pedang sebelum akhirnya dia diterbangkan menembus dua bangunan di belakangnya.

"Kau sepertinya tidak memiliki sihir apapun, di dunia yang membutuhkan kekuatan seperti itu kau terlahir dengan menyedihkan."

"Sihir bukan sesuatu yang dimiliki manusia."

"Kurasa itu benar atau mungkin kau salah."

Bana menciptakan bola petir raksasa di tangannya sebelum dia lemparkan ke arah Yujin.

Yujin menebas menjadi dua bagian dan itu hanya meledak di sisinya.

"Manusia membuat kota di atas bendungan, mereka memang makhluk yang cerdas, tapi bagaimana jika kecerdasan itu adalah merupakan salah satu bencana yang akan terjadi menimpa mereka."

Yujin tersenyum kecil.

"Hal seperti itu sudah jadi pengetahuan umum."

Di dunia Yujin sendiri hal itu telah terjadi, orang-orang menciptakan nuklir untuk kemajuan manusia namun ketika nuklir itu mengalami kebocoran itu menjadi berdampak sebaliknya. Bagi dirinya apa yang dikatakan Bana lebih seperti memberitahukan sesuatu yang Yujin sudah tahu dari awal.

"Kamu terlihat sangat membenci manusia?"

"Tentu saja, mereka tiba-tiba menyerang ras kami, itu sudah cukup untuk kami membalas... perdamaian apanya, kalian manusia hanya berperang atas sesuatu yang samar."

"Bagaimana jika aku mengatakan bahwa ada pihak ketiga yang mencoba mengadu dombakan kita semua."

"Omong kosong, itu hanya alasan kalian... kami kini tahu seperti apa itu perdamaian, perdamaian hanya bisa diraih oleh yang terkuat. Siapa yang terkuat maka mereka memiliki semuanya bahkan sebuah kedamaian."

"Satu pihak membunuh pihak lainnya maka semuanya akan damai."

"Benar sekali, aku terkejut ternyata kau memahaminya juga... aku sempat berfikir kau mungkin iblis juga."

"Tidak, aku hanya manusia."

Bilah tipis baru saja melewati keberadaan Bana yang dengan sigap menundukan kepalanya, bersamaan itu seluruh bangunan di belakangnya telah terbelah dua lalu berjatuhan ke dalam air.

Bana dengan panik menyentuh lehernya, seharusnya itu tidak membuatnya terluka walau demikian rasa pahit yang ditinggalkannya tidak hilang.

Jika dia terlambat melihatnya bukan aneh kepalanya sudah terpenggal.

"Kamu bisa melewati tebasan barusan, ras iblis sepertinya cukup menarik."

"Jangan sombong dasar manusia."

Bana melompat di atas Yujin, dia menarik ke dua tangannya lalu memukul secara bergiliran dengan kecepatan tinggi dan kuat.

"Rasakan ini, rasakan, tidak ada manusia yang bisa menahannya."

Dipukulan ke dua puluh serangan Bana berhenti. Dia terdiam dengan wajah memucat bagaimana tangannya hanya dihentikan oleh sarung pedang.

"Cerewet sekali, apa seranganmu sudah selesai."

Sebuah tinju menghantam wajah Bana lalu melemparkannya dengan sebuah gelombang kejut.

Terpopuler

Comments

Nif

Nif

Hem..

2023-06-04

0

lihat semua
Episodes
1 Chapter 01 : Dewi Terbuang
2 Chapter 02 : Tempat Untuk Mendapatkan Pekerjaan
3 Chapter 03 : Seekor Naga
4 Chapter 04 : Pertarungan
5 Chapter 05 : Membeli Peralatan Dengan Berhutang
6 Chapter 06 : Rencana Selanjutnya
7 Chapter 07 : Ibukota Kerajaan Oriesta
8 Chapter 08 : Sebuah Pernyataan
9 Chapter 09 : Penebusan Dosa
10 Chapter 10 : Uskup Agung
11 Chapter 11 : Perjalanan Kembali
12 Chapter 12 : Sedikit Dari Masa Lalu
13 Chapter 13 : Pembantaian
14 Chapter 14 : Kota Bendungan Goten
15 Chapter 15 : Serangan Para Ras Iblis
16 Chapter 16 : Adu Tinju
17 Chapter 17 : Seorang Ratu
18 Chapter 18 : Desa Terisolasi
19 Chapter 19 : Desa Terisolasi Bagian 2
20 Chapter 20 : Desa Terisolasi Bagian 3
21 Chapter 21 : Asuramaru
22 Chapter 22 : Iblis
23 Chapter 23 : Kerajaan Verniti
24 Chapter 24 : Sedikit Harapan
25 Chapter 25 : Jamuan
26 Chapter 26 : Sebuah Pembicaraan
27 Chapter 27 : Perasaan Untuk Memaafkan
28 Chapter 28 : Elmon
29 Chapter 29 : Pertarungan Di Ibukota
30 Chapter 30 : Pertarungan Di Ibukota Bagian 2
31 Chapter 31 : Pertarungan Di Ibukota Bagian 3
32 Chapter 32 : Pertarungan Di Ibukota Bagian Akhir
33 Chapter 33 : Testarossa
34 Chapter 34 : Naga Melawan Iblis
35 Chapter 35 : Kesepakatan Bertarung
36 Chapter 36 : Akhir Perselisihan
37 Chapter 37 : Kota Suci Dan Gadis Suci
38 Chapter 38 : Seorang Dengan Tujuan Berbeda
39 Chapter 39 : Tahanan
40 Chapter 40 : Malam Pencurian
41 Chapter 41 : Gadis Suci
42 Chapter 42 : Raja Iblis Kesombongan
43 Chapter 43 : Eros
44 Chapter 44 : Akhir Pertarungan Di Kota Suci
45 Chapter 45 : Desa Kumuh
46 Chapter 46 : Pertemuan Kembali
47 Chapter 47 : Wilayah
48 Chapter 48 : Penjaga Lainnya
49 Chapter 49 : Desa Baru
50 Chapter 50 : Pengembangan Desa Tahap Pertama
51 Chapter 51 : Kota Para Pedagang
52 Chapter 52 : Penyerangan Uskup Agung
53 Chapter 53 : Kekuatan Mengerikan
54 Chapter 54 : Desa Hikari Dan Pertemuan Sang Akhir
55 Chapter 55 : Pertemuan Para Dewi
56 Chapter 56 : Kesepakatan Bersama
57 Chapter 57 : Dark Elf
58 Chapter 58 : Di Balik Cerita
59 Chapter 59 : Melawan Roh Agung
60 Chapter 60 : Hal Yang Dilindungi
61 Chapter 61 : Wilayah Selatan, Empat Pahlawan, Satu Iblis
62 Chapter 62 : Rencana 13 Iblis
63 Chapter 63 : Liliana Melawan Gilo
64 Chapter 64 : Testarossa Melawan Bele
65 Chapter 65 : Para Iblis
66 Chapter 66 : Pertarungan Akhir
67 Chapter 67 : Kerajaan Demi-human
68 Chapter 68 : Raja Dari Negeri Ini
69 Chapter 69 : Lokasi Tambang
70 Chapter 70 : Aliansi
71 Chapter 71 : Para Raksasa
72 Chapter 72 : Negosiasi
73 Chapter 73 : Melawan Raja Para Raksasa
74 Chapter 74 : Bagian Akhir (End)
Episodes

Updated 74 Episodes

1
Chapter 01 : Dewi Terbuang
2
Chapter 02 : Tempat Untuk Mendapatkan Pekerjaan
3
Chapter 03 : Seekor Naga
4
Chapter 04 : Pertarungan
5
Chapter 05 : Membeli Peralatan Dengan Berhutang
6
Chapter 06 : Rencana Selanjutnya
7
Chapter 07 : Ibukota Kerajaan Oriesta
8
Chapter 08 : Sebuah Pernyataan
9
Chapter 09 : Penebusan Dosa
10
Chapter 10 : Uskup Agung
11
Chapter 11 : Perjalanan Kembali
12
Chapter 12 : Sedikit Dari Masa Lalu
13
Chapter 13 : Pembantaian
14
Chapter 14 : Kota Bendungan Goten
15
Chapter 15 : Serangan Para Ras Iblis
16
Chapter 16 : Adu Tinju
17
Chapter 17 : Seorang Ratu
18
Chapter 18 : Desa Terisolasi
19
Chapter 19 : Desa Terisolasi Bagian 2
20
Chapter 20 : Desa Terisolasi Bagian 3
21
Chapter 21 : Asuramaru
22
Chapter 22 : Iblis
23
Chapter 23 : Kerajaan Verniti
24
Chapter 24 : Sedikit Harapan
25
Chapter 25 : Jamuan
26
Chapter 26 : Sebuah Pembicaraan
27
Chapter 27 : Perasaan Untuk Memaafkan
28
Chapter 28 : Elmon
29
Chapter 29 : Pertarungan Di Ibukota
30
Chapter 30 : Pertarungan Di Ibukota Bagian 2
31
Chapter 31 : Pertarungan Di Ibukota Bagian 3
32
Chapter 32 : Pertarungan Di Ibukota Bagian Akhir
33
Chapter 33 : Testarossa
34
Chapter 34 : Naga Melawan Iblis
35
Chapter 35 : Kesepakatan Bertarung
36
Chapter 36 : Akhir Perselisihan
37
Chapter 37 : Kota Suci Dan Gadis Suci
38
Chapter 38 : Seorang Dengan Tujuan Berbeda
39
Chapter 39 : Tahanan
40
Chapter 40 : Malam Pencurian
41
Chapter 41 : Gadis Suci
42
Chapter 42 : Raja Iblis Kesombongan
43
Chapter 43 : Eros
44
Chapter 44 : Akhir Pertarungan Di Kota Suci
45
Chapter 45 : Desa Kumuh
46
Chapter 46 : Pertemuan Kembali
47
Chapter 47 : Wilayah
48
Chapter 48 : Penjaga Lainnya
49
Chapter 49 : Desa Baru
50
Chapter 50 : Pengembangan Desa Tahap Pertama
51
Chapter 51 : Kota Para Pedagang
52
Chapter 52 : Penyerangan Uskup Agung
53
Chapter 53 : Kekuatan Mengerikan
54
Chapter 54 : Desa Hikari Dan Pertemuan Sang Akhir
55
Chapter 55 : Pertemuan Para Dewi
56
Chapter 56 : Kesepakatan Bersama
57
Chapter 57 : Dark Elf
58
Chapter 58 : Di Balik Cerita
59
Chapter 59 : Melawan Roh Agung
60
Chapter 60 : Hal Yang Dilindungi
61
Chapter 61 : Wilayah Selatan, Empat Pahlawan, Satu Iblis
62
Chapter 62 : Rencana 13 Iblis
63
Chapter 63 : Liliana Melawan Gilo
64
Chapter 64 : Testarossa Melawan Bele
65
Chapter 65 : Para Iblis
66
Chapter 66 : Pertarungan Akhir
67
Chapter 67 : Kerajaan Demi-human
68
Chapter 68 : Raja Dari Negeri Ini
69
Chapter 69 : Lokasi Tambang
70
Chapter 70 : Aliansi
71
Chapter 71 : Para Raksasa
72
Chapter 72 : Negosiasi
73
Chapter 73 : Melawan Raja Para Raksasa
74
Chapter 74 : Bagian Akhir (End)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!