Chapter 02 : Tempat Untuk Mendapatkan Pekerjaan

"Di sinilah orang-orang dengan mudah mengambil pekerjaan. Selamat datang di Guild, kamu bisa menjadi petualang.. yah sejujurnya aku juga ingin namun seperti yang kamu lihat aku tidak terlalu kuat tapi jika itu sihir penyembuhan aku bisa melakukan sesuatu untuk itu."

"Dengan kata lain, dewi hanya sekelas dengan ramuan potion."

"Saat kamu yang mengatakannya, damage sakitnya dua kali lipat... mari masuk."

Vesta menarik tangan Yujin dan mereka mengantri di salah satu loket yang terkesan lebih sedikit orang. Bagaimanpun orang yang bertugas di dalamnya adalah pria bertubuh kekar dengan wajah sangar sementara yang lainnya gadis cantik yang bisa kamu temui di perusahaan-perusahaan ternama.

"Silahkan berikutnya."

"Kami ingin mendaftar jadi petualang."

"Apa ini pertama kalinya Anda datang kemari?"

"Kurasa benar, tidak perlu repot-repot menjelaskan... berikan saja panduannya aku akan membacanya sendiri."

"Kamu ingin membacanya?"

Entah Vesta atau pria itu sama-sama terkejut.

"Belakangan ini orang-orang ingin melakukan segala hal secara instan, mereka hanya meminta penjelasan secara singkat lewat mulut."

"Begitu."

"Silahkan, setelah selesai kamu bisa tanya aku lagi jika ada bagian tidak dimengerti."

Guild ini menjalankan bisnis bar juga, selagi Yujin menunggu selesai membaca, Vesta yang duduk di kursinya dengan senang meminum air putih dicangkirnya dengan sedotan.

Hanya minuman itu yang ditawarkan secara gratis. Walaupun jarang ada yang memintanya.

Semua orang hanya melirik ke arah keduanya dengan pandangan heran, tiga orang petualang pengganggu muncul lalu mengebrak meja.

"Sepertinya kau sedang mencoba bergabung dengan guild, apa-apaan dengan pakaianmu dan juga sikap tenangmu."

"Aku sedang membaca bisakah kalian bertiga enyah dari sini."

"Hah."

"Yu-yujin seharusnya kamu bersikap sopan," potong Vesta.

"Dengar gadismu mengatakan hal sesungguhnya, apa kamu menemukannya di tempat sampah."

"Dia seorang dewi," balas Yujin dan ketiganya tertawa terbahak-bahak.

"Dewi katanya"

"Ah, ah, aku minta maaf jika penampilanku mengganggu kalian tapi tolong abaikan saja kami.. aku mohon."

Vesta membungkukkan badan untuk menjaga semuanya terkendali, setelah dia diusir dari alam dewi hal-hal seperti ini kerap terjadi, ia sering diejek serta dipandang sebelah mata bahkan beberapa orang dengan tega tidak memberikan upahnya saat dia selesai bekerja.

Seharusnya hal seperti itu tidak dia terima bahkan jika dia bukan dewi, perlakuan seperti itu sangatlah menyedihkan.

"Aku akan membiarkan ini, jika kau mencium kakiku," kata salah satu pengganggu.

Yujin berkata dengan nada dingin yang bisa menembus punggung siapapun.

"Jika kau lebih dari ini, aku akan membunuhmu."

Semua orang memucat bahkan orang-orang yang tertawa berubah tersenyap.

"Memangnya aku takut denganmu."

Sebelum pria itu mengirim senjatanya tangannya telah tertebas lalu jatuh di sisi lain, dia berteriak histeris dengan darah menyembur ke lantai.

"Tanganku-tanganku, apa yang?"

Keringat dingin membasahi wajah orang-orang namun di sisi lain Yujin hanya diam dengan katana yang telah ditarik di tangannya.

Dia bertanya ke arah pria yang sebelumnya bekerja di loket.

"Jika aku membunuh mereka bertiga, apa hal itu tidak akan jadi masalah."

"Ah itu, aku lebih memilih untuk tidak melakukannya... akan buruk reputasi kami jika terjadi pembunuhan di guild."

"Dengan kata lain jika diluar itu tidak masalah."

Semua orang memekik takut meski begitu Vesta sudah lebih dulu mendekat ke pria tersebut untuk menyambungkan kembali tangannya.

"Pasti sakit, tolong tahan sebentar."

Dengan sihirnya ia berhasil melakukannya.

"Sekarang sudah beres.. hey Yujin siapa yang membiarkanmu melakukan sejauh ini."

"Dia menghinamu dewi."

"Heh, apa kamu peduli padaku... asyik, kukira kamu orang yang benar-benar dingin."

Yujin menghela nafas panjang, dia menyarungkan pedangnya kembali sebelum duduk.

"Terserah kau saja."

"Kalian bertiga pergilah, tolong jangan buat dia marah meskipun dia tidak menunjukan ekpresinya."

"Terima kasih banyak, maaf karena sudah."

"Tidak usah dipikirkan."

"Tolong terima ini sebagai permintaan maaf, hanya segini yang kami punya."

Vesta duduk kembali dengan wajah sumringah.

"Kita punya uang Yujin, lihat tiga koin perak, kurasa kita bisa gunakan untuk menyewa penginapan dan makan."

Yujin hanya membalas dengan anggukan kecil.

Terpopuler

Comments

Yoihoi Yoi

Yoihoi Yoi

Bisa buat jadi bandit nih MC awkwk

2023-06-05

1

Nif

Nif

komen

2023-06-04

1

lihat semua
Episodes
1 Chapter 01 : Dewi Terbuang
2 Chapter 02 : Tempat Untuk Mendapatkan Pekerjaan
3 Chapter 03 : Seekor Naga
4 Chapter 04 : Pertarungan
5 Chapter 05 : Membeli Peralatan Dengan Berhutang
6 Chapter 06 : Rencana Selanjutnya
7 Chapter 07 : Ibukota Kerajaan Oriesta
8 Chapter 08 : Sebuah Pernyataan
9 Chapter 09 : Penebusan Dosa
10 Chapter 10 : Uskup Agung
11 Chapter 11 : Perjalanan Kembali
12 Chapter 12 : Sedikit Dari Masa Lalu
13 Chapter 13 : Pembantaian
14 Chapter 14 : Kota Bendungan Goten
15 Chapter 15 : Serangan Para Ras Iblis
16 Chapter 16 : Adu Tinju
17 Chapter 17 : Seorang Ratu
18 Chapter 18 : Desa Terisolasi
19 Chapter 19 : Desa Terisolasi Bagian 2
20 Chapter 20 : Desa Terisolasi Bagian 3
21 Chapter 21 : Asuramaru
22 Chapter 22 : Iblis
23 Chapter 23 : Kerajaan Verniti
24 Chapter 24 : Sedikit Harapan
25 Chapter 25 : Jamuan
26 Chapter 26 : Sebuah Pembicaraan
27 Chapter 27 : Perasaan Untuk Memaafkan
28 Chapter 28 : Elmon
29 Chapter 29 : Pertarungan Di Ibukota
30 Chapter 30 : Pertarungan Di Ibukota Bagian 2
31 Chapter 31 : Pertarungan Di Ibukota Bagian 3
32 Chapter 32 : Pertarungan Di Ibukota Bagian Akhir
33 Chapter 33 : Testarossa
34 Chapter 34 : Naga Melawan Iblis
35 Chapter 35 : Kesepakatan Bertarung
36 Chapter 36 : Akhir Perselisihan
37 Chapter 37 : Kota Suci Dan Gadis Suci
38 Chapter 38 : Seorang Dengan Tujuan Berbeda
39 Chapter 39 : Tahanan
40 Chapter 40 : Malam Pencurian
41 Chapter 41 : Gadis Suci
42 Chapter 42 : Raja Iblis Kesombongan
43 Chapter 43 : Eros
44 Chapter 44 : Akhir Pertarungan Di Kota Suci
45 Chapter 45 : Desa Kumuh
46 Chapter 46 : Pertemuan Kembali
47 Chapter 47 : Wilayah
48 Chapter 48 : Penjaga Lainnya
49 Chapter 49 : Desa Baru
50 Chapter 50 : Pengembangan Desa Tahap Pertama
51 Chapter 51 : Kota Para Pedagang
52 Chapter 52 : Penyerangan Uskup Agung
53 Chapter 53 : Kekuatan Mengerikan
54 Chapter 54 : Desa Hikari Dan Pertemuan Sang Akhir
55 Chapter 55 : Pertemuan Para Dewi
56 Chapter 56 : Kesepakatan Bersama
57 Chapter 57 : Dark Elf
58 Chapter 58 : Di Balik Cerita
59 Chapter 59 : Melawan Roh Agung
60 Chapter 60 : Hal Yang Dilindungi
61 Chapter 61 : Wilayah Selatan, Empat Pahlawan, Satu Iblis
62 Chapter 62 : Rencana 13 Iblis
63 Chapter 63 : Liliana Melawan Gilo
64 Chapter 64 : Testarossa Melawan Bele
65 Chapter 65 : Para Iblis
66 Chapter 66 : Pertarungan Akhir
67 Chapter 67 : Kerajaan Demi-human
68 Chapter 68 : Raja Dari Negeri Ini
69 Chapter 69 : Lokasi Tambang
70 Chapter 70 : Aliansi
71 Chapter 71 : Para Raksasa
72 Chapter 72 : Negosiasi
73 Chapter 73 : Melawan Raja Para Raksasa
74 Chapter 74 : Bagian Akhir (End)
Episodes

Updated 74 Episodes

1
Chapter 01 : Dewi Terbuang
2
Chapter 02 : Tempat Untuk Mendapatkan Pekerjaan
3
Chapter 03 : Seekor Naga
4
Chapter 04 : Pertarungan
5
Chapter 05 : Membeli Peralatan Dengan Berhutang
6
Chapter 06 : Rencana Selanjutnya
7
Chapter 07 : Ibukota Kerajaan Oriesta
8
Chapter 08 : Sebuah Pernyataan
9
Chapter 09 : Penebusan Dosa
10
Chapter 10 : Uskup Agung
11
Chapter 11 : Perjalanan Kembali
12
Chapter 12 : Sedikit Dari Masa Lalu
13
Chapter 13 : Pembantaian
14
Chapter 14 : Kota Bendungan Goten
15
Chapter 15 : Serangan Para Ras Iblis
16
Chapter 16 : Adu Tinju
17
Chapter 17 : Seorang Ratu
18
Chapter 18 : Desa Terisolasi
19
Chapter 19 : Desa Terisolasi Bagian 2
20
Chapter 20 : Desa Terisolasi Bagian 3
21
Chapter 21 : Asuramaru
22
Chapter 22 : Iblis
23
Chapter 23 : Kerajaan Verniti
24
Chapter 24 : Sedikit Harapan
25
Chapter 25 : Jamuan
26
Chapter 26 : Sebuah Pembicaraan
27
Chapter 27 : Perasaan Untuk Memaafkan
28
Chapter 28 : Elmon
29
Chapter 29 : Pertarungan Di Ibukota
30
Chapter 30 : Pertarungan Di Ibukota Bagian 2
31
Chapter 31 : Pertarungan Di Ibukota Bagian 3
32
Chapter 32 : Pertarungan Di Ibukota Bagian Akhir
33
Chapter 33 : Testarossa
34
Chapter 34 : Naga Melawan Iblis
35
Chapter 35 : Kesepakatan Bertarung
36
Chapter 36 : Akhir Perselisihan
37
Chapter 37 : Kota Suci Dan Gadis Suci
38
Chapter 38 : Seorang Dengan Tujuan Berbeda
39
Chapter 39 : Tahanan
40
Chapter 40 : Malam Pencurian
41
Chapter 41 : Gadis Suci
42
Chapter 42 : Raja Iblis Kesombongan
43
Chapter 43 : Eros
44
Chapter 44 : Akhir Pertarungan Di Kota Suci
45
Chapter 45 : Desa Kumuh
46
Chapter 46 : Pertemuan Kembali
47
Chapter 47 : Wilayah
48
Chapter 48 : Penjaga Lainnya
49
Chapter 49 : Desa Baru
50
Chapter 50 : Pengembangan Desa Tahap Pertama
51
Chapter 51 : Kota Para Pedagang
52
Chapter 52 : Penyerangan Uskup Agung
53
Chapter 53 : Kekuatan Mengerikan
54
Chapter 54 : Desa Hikari Dan Pertemuan Sang Akhir
55
Chapter 55 : Pertemuan Para Dewi
56
Chapter 56 : Kesepakatan Bersama
57
Chapter 57 : Dark Elf
58
Chapter 58 : Di Balik Cerita
59
Chapter 59 : Melawan Roh Agung
60
Chapter 60 : Hal Yang Dilindungi
61
Chapter 61 : Wilayah Selatan, Empat Pahlawan, Satu Iblis
62
Chapter 62 : Rencana 13 Iblis
63
Chapter 63 : Liliana Melawan Gilo
64
Chapter 64 : Testarossa Melawan Bele
65
Chapter 65 : Para Iblis
66
Chapter 66 : Pertarungan Akhir
67
Chapter 67 : Kerajaan Demi-human
68
Chapter 68 : Raja Dari Negeri Ini
69
Chapter 69 : Lokasi Tambang
70
Chapter 70 : Aliansi
71
Chapter 71 : Para Raksasa
72
Chapter 72 : Negosiasi
73
Chapter 73 : Melawan Raja Para Raksasa
74
Chapter 74 : Bagian Akhir (End)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!