Menghentakkan kakinya, Liliana telah melesat maju. Dia sedikit terkejut karena sebuah pedang telah muncul di depan wajahnya secara tiba-tiba.
Dengan menghentikan langkah kakinya pedang tersebut hanya menebas angin walau demikian Liliana terlihat terkejut sebelum melompat mundur.
"Kamu tidak melanjutkannya."
Yujin hanya melihat dari sebelah matanya sebelum menyarungkan kembali pedangnya, umumnya seseorang akan menggunakan pedang dan membuang sarungnya sedangkan teknik milik Yujin memfokuskan pada tarikan.
Semakin cepat pedang disarungkan maka semakin cepat dia menariknya, Ini adalah seni pedang keluarga Tsubaki yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.
Setelah mendapatkan ketenangan Liliana kembali menerjang ke depan, dia menggunakan tangan kosong dan bergerak dari segala arah.
Muncul dari samping Yujin menghindarinya dengan membungkukan badan, tendangan Liliana mulai berputar dengan api yang menyelimutinya, hanya menarik sedikit tubuhnya kembali, tendangan itu menghantam tanah selanjutnya dibalas dengan sebuah tebasan cepat, Yujin tidak terlalu baik untuk menahan serangannya dia hendak memenggal kepala Liliana, untungnya dia segera menempatkan kedua tangannya sejajar untuk menahannya walaupun pada akhirnya Liliana terlempar dan berguling-guling di tanah.
Liliana bersalto ke belakang untuk menahan dirinya, tak lama kemudian dari kedua tangannya dia menciptakan api.
"Aku tidak pernah bertemu orang sekuat dirimu, hanya lengah sedikit aku pasti mati."
"Sayangnya kamu belum mati."
"Kamu benar-benar berniat membunuhku, aku mulai serius... rasakan ini."
Sebuah pukulan melesat di depan wajah Yujin hanya dengan pedang yang tersarung Yujin membelokkannya ke samping dan saat itu seluruh area di belakangnya telah tersapu oleh api.
Yujin menendang perut Liliana dengan lututnya sebelum dia menyerang melalui pedangnya, Liliana sudah melompat untuk menghindar kemudian kembali menyerang.
Trang... Trang... Trang.
Itu menjadi pertarungan epic tanpa jeda.
"Rasakan, rasakan, rasakan."
Ledakan terjadi di mana-mana, Liliana menarik nafas tersengal-sengal sementara di sisi lain Yujin hanya diam dengan wajah datar seperti biasanya.
Dia menarik pedang kembali dan seluruh pohon maupun tanah yang di pijaknya terpotong-potong.
"Apa-apaan ini?"
Kedua tangan Liliana terlempar ke udara dengan darah menyembur dari potongannya. Ketika pedang Yujin di arahku untuk menembus kepalanya sosok Viesta memotong.
"Jangan membunuhnya Yujin."
Yujin memilih mendengarkannya lalu menyarungkan kembali pedangnya. Liliana hanya diam dengan wajah memucat.
"Kamu baik-baik saja?"
"Ah yah, tidak usah aku bisa menyatukan tubuhku kembali tolong dekatkan saja."
"Dimengerti."
Yujin menarik nafas panjang ketika Vesta mulai bertanya pada Liliana, itu meliputi kenapa dia menyerang desa dan jauh dari wilayahnya.
"Sebenarnya aku mencari orang yang sudah mencuri telur-telur kami, yang aku tahu telur itu dibawa kemari."
Liliana mengeluarkan sebuah topeng putih dengan wajah tersenyum namun memiliki pola air mata di kedua bagiannya.
"Sepertinya benda ini dijatuhkan saat aku mengejar mereka."
"Bisa aku melihatnya."
Vesta melihat dari segala tempat.
"Topeng ini terkutuk dan juga sangat kuat bahkan bisa memberikan kemampuan pada pemakaiannya."
Yujin tertarik dengan itu.
"Bisakah aku mencobanya?"
"Aku tidak keberatan, jika kamu bisa menggunakannya."
Yujin menerima topeng tersebut dari Vesta lalu mengenakannya. Itu pas di wajahnya.
"Bagaimana?"
"Topeng ini mencoba mengambil alih tubuhku."
Liliana melanjutkan.
"Bisa dibilang bahwa orang-orang yang mencuri telur dikendalikan olehnya, benda-benda seperti ini pasti dimiliki pihak raja iblis."
"Itu masih belum pasti, selalu ada kemungkinan berbeda."
"Apa maksudmu?"
"Yujin selalu berfikir seperti itu, tidak usah dipikirkan.. dan ngomong-ngomong sampai kapan kamu memakai topeng itu, cepat lepaskan."
"Ah benar."
Yujin mencoba menariknya namun dia akhirnya menyadari sesuatu yang penting.
"Aku tidak bisa melepaskannya."
Vesta maupun Liliana memasang wajah pucat.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 74 Episodes
Comments
Nif
setiap novel yg di buat pasti gak ada kata gak lucu
2023-06-04
1