Chapter 04 : Pertarungan

Menghentakkan kakinya, Liliana telah melesat maju. Dia sedikit terkejut karena sebuah pedang telah muncul di depan wajahnya secara tiba-tiba.

Dengan menghentikan langkah kakinya pedang tersebut hanya menebas angin walau demikian Liliana terlihat terkejut sebelum melompat mundur.

"Kamu tidak melanjutkannya."

Yujin hanya melihat dari sebelah matanya sebelum menyarungkan kembali pedangnya, umumnya seseorang akan menggunakan pedang dan membuang sarungnya sedangkan teknik milik Yujin memfokuskan pada tarikan.

Semakin cepat pedang disarungkan maka semakin cepat dia menariknya, Ini adalah seni pedang keluarga Tsubaki yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.

Setelah mendapatkan ketenangan Liliana kembali menerjang ke depan, dia menggunakan tangan kosong dan bergerak dari segala arah.

Muncul dari samping Yujin menghindarinya dengan membungkukan badan, tendangan Liliana mulai berputar dengan api yang menyelimutinya, hanya menarik sedikit tubuhnya kembali, tendangan itu menghantam tanah selanjutnya dibalas dengan sebuah tebasan cepat, Yujin tidak terlalu baik untuk menahan serangannya dia hendak memenggal kepala Liliana, untungnya dia segera menempatkan kedua tangannya sejajar untuk menahannya walaupun pada akhirnya Liliana terlempar dan berguling-guling di tanah.

Liliana bersalto ke belakang untuk menahan dirinya, tak lama kemudian dari kedua tangannya dia menciptakan api.

"Aku tidak pernah bertemu orang sekuat dirimu, hanya lengah sedikit aku pasti mati."

"Sayangnya kamu belum mati."

"Kamu benar-benar berniat membunuhku, aku mulai serius... rasakan ini."

Sebuah pukulan melesat di depan wajah Yujin hanya dengan pedang yang tersarung Yujin membelokkannya ke samping dan saat itu seluruh area di belakangnya telah tersapu oleh api.

Yujin menendang perut Liliana dengan lututnya sebelum dia menyerang melalui pedangnya, Liliana sudah melompat untuk menghindar kemudian kembali menyerang.

Trang... Trang... Trang.

Itu menjadi pertarungan epic tanpa jeda.

"Rasakan, rasakan, rasakan."

Ledakan terjadi di mana-mana, Liliana menarik nafas tersengal-sengal sementara di sisi lain Yujin hanya diam dengan wajah datar seperti biasanya.

Dia menarik pedang kembali dan seluruh pohon maupun tanah yang di pijaknya terpotong-potong.

"Apa-apaan ini?"

Kedua tangan Liliana terlempar ke udara dengan darah menyembur dari potongannya. Ketika pedang Yujin di arahku untuk menembus kepalanya sosok Viesta memotong.

"Jangan membunuhnya Yujin."

Yujin memilih mendengarkannya lalu menyarungkan kembali pedangnya. Liliana hanya diam dengan wajah memucat.

"Kamu baik-baik saja?"

"Ah yah, tidak usah aku bisa menyatukan tubuhku kembali tolong dekatkan saja."

"Dimengerti."

Yujin menarik nafas panjang ketika Vesta mulai bertanya pada Liliana, itu meliputi kenapa dia menyerang desa dan jauh dari wilayahnya.

"Sebenarnya aku mencari orang yang sudah mencuri telur-telur kami, yang aku tahu telur itu dibawa kemari."

Liliana mengeluarkan sebuah topeng putih dengan wajah tersenyum namun memiliki pola air mata di kedua bagiannya.

"Sepertinya benda ini dijatuhkan saat aku mengejar mereka."

"Bisa aku melihatnya."

Vesta melihat dari segala tempat.

"Topeng ini terkutuk dan juga sangat kuat bahkan bisa memberikan kemampuan pada pemakaiannya."

Yujin tertarik dengan itu.

"Bisakah aku mencobanya?"

"Aku tidak keberatan, jika kamu bisa menggunakannya."

Yujin menerima topeng tersebut dari Vesta lalu mengenakannya. Itu pas di wajahnya.

"Bagaimana?"

"Topeng ini mencoba mengambil alih tubuhku."

Liliana melanjutkan.

"Bisa dibilang bahwa orang-orang yang mencuri telur dikendalikan olehnya, benda-benda seperti ini pasti dimiliki pihak raja iblis."

"Itu masih belum pasti, selalu ada kemungkinan berbeda."

"Apa maksudmu?"

"Yujin selalu berfikir seperti itu, tidak usah dipikirkan.. dan ngomong-ngomong sampai kapan kamu memakai topeng itu, cepat lepaskan."

"Ah benar."

Yujin mencoba menariknya namun dia akhirnya menyadari sesuatu yang penting.

"Aku tidak bisa melepaskannya."

Vesta maupun Liliana memasang wajah pucat.

Terpopuler

Comments

Nif

Nif

setiap novel yg di buat pasti gak ada kata gak lucu

2023-06-04

1

lihat semua
Episodes
1 Chapter 01 : Dewi Terbuang
2 Chapter 02 : Tempat Untuk Mendapatkan Pekerjaan
3 Chapter 03 : Seekor Naga
4 Chapter 04 : Pertarungan
5 Chapter 05 : Membeli Peralatan Dengan Berhutang
6 Chapter 06 : Rencana Selanjutnya
7 Chapter 07 : Ibukota Kerajaan Oriesta
8 Chapter 08 : Sebuah Pernyataan
9 Chapter 09 : Penebusan Dosa
10 Chapter 10 : Uskup Agung
11 Chapter 11 : Perjalanan Kembali
12 Chapter 12 : Sedikit Dari Masa Lalu
13 Chapter 13 : Pembantaian
14 Chapter 14 : Kota Bendungan Goten
15 Chapter 15 : Serangan Para Ras Iblis
16 Chapter 16 : Adu Tinju
17 Chapter 17 : Seorang Ratu
18 Chapter 18 : Desa Terisolasi
19 Chapter 19 : Desa Terisolasi Bagian 2
20 Chapter 20 : Desa Terisolasi Bagian 3
21 Chapter 21 : Asuramaru
22 Chapter 22 : Iblis
23 Chapter 23 : Kerajaan Verniti
24 Chapter 24 : Sedikit Harapan
25 Chapter 25 : Jamuan
26 Chapter 26 : Sebuah Pembicaraan
27 Chapter 27 : Perasaan Untuk Memaafkan
28 Chapter 28 : Elmon
29 Chapter 29 : Pertarungan Di Ibukota
30 Chapter 30 : Pertarungan Di Ibukota Bagian 2
31 Chapter 31 : Pertarungan Di Ibukota Bagian 3
32 Chapter 32 : Pertarungan Di Ibukota Bagian Akhir
33 Chapter 33 : Testarossa
34 Chapter 34 : Naga Melawan Iblis
35 Chapter 35 : Kesepakatan Bertarung
36 Chapter 36 : Akhir Perselisihan
37 Chapter 37 : Kota Suci Dan Gadis Suci
38 Chapter 38 : Seorang Dengan Tujuan Berbeda
39 Chapter 39 : Tahanan
40 Chapter 40 : Malam Pencurian
41 Chapter 41 : Gadis Suci
42 Chapter 42 : Raja Iblis Kesombongan
43 Chapter 43 : Eros
44 Chapter 44 : Akhir Pertarungan Di Kota Suci
45 Chapter 45 : Desa Kumuh
46 Chapter 46 : Pertemuan Kembali
47 Chapter 47 : Wilayah
48 Chapter 48 : Penjaga Lainnya
49 Chapter 49 : Desa Baru
50 Chapter 50 : Pengembangan Desa Tahap Pertama
51 Chapter 51 : Kota Para Pedagang
52 Chapter 52 : Penyerangan Uskup Agung
53 Chapter 53 : Kekuatan Mengerikan
54 Chapter 54 : Desa Hikari Dan Pertemuan Sang Akhir
55 Chapter 55 : Pertemuan Para Dewi
56 Chapter 56 : Kesepakatan Bersama
57 Chapter 57 : Dark Elf
58 Chapter 58 : Di Balik Cerita
59 Chapter 59 : Melawan Roh Agung
60 Chapter 60 : Hal Yang Dilindungi
61 Chapter 61 : Wilayah Selatan, Empat Pahlawan, Satu Iblis
62 Chapter 62 : Rencana 13 Iblis
63 Chapter 63 : Liliana Melawan Gilo
64 Chapter 64 : Testarossa Melawan Bele
65 Chapter 65 : Para Iblis
66 Chapter 66 : Pertarungan Akhir
67 Chapter 67 : Kerajaan Demi-human
68 Chapter 68 : Raja Dari Negeri Ini
69 Chapter 69 : Lokasi Tambang
70 Chapter 70 : Aliansi
71 Chapter 71 : Para Raksasa
72 Chapter 72 : Negosiasi
73 Chapter 73 : Melawan Raja Para Raksasa
74 Chapter 74 : Bagian Akhir (End)
Episodes

Updated 74 Episodes

1
Chapter 01 : Dewi Terbuang
2
Chapter 02 : Tempat Untuk Mendapatkan Pekerjaan
3
Chapter 03 : Seekor Naga
4
Chapter 04 : Pertarungan
5
Chapter 05 : Membeli Peralatan Dengan Berhutang
6
Chapter 06 : Rencana Selanjutnya
7
Chapter 07 : Ibukota Kerajaan Oriesta
8
Chapter 08 : Sebuah Pernyataan
9
Chapter 09 : Penebusan Dosa
10
Chapter 10 : Uskup Agung
11
Chapter 11 : Perjalanan Kembali
12
Chapter 12 : Sedikit Dari Masa Lalu
13
Chapter 13 : Pembantaian
14
Chapter 14 : Kota Bendungan Goten
15
Chapter 15 : Serangan Para Ras Iblis
16
Chapter 16 : Adu Tinju
17
Chapter 17 : Seorang Ratu
18
Chapter 18 : Desa Terisolasi
19
Chapter 19 : Desa Terisolasi Bagian 2
20
Chapter 20 : Desa Terisolasi Bagian 3
21
Chapter 21 : Asuramaru
22
Chapter 22 : Iblis
23
Chapter 23 : Kerajaan Verniti
24
Chapter 24 : Sedikit Harapan
25
Chapter 25 : Jamuan
26
Chapter 26 : Sebuah Pembicaraan
27
Chapter 27 : Perasaan Untuk Memaafkan
28
Chapter 28 : Elmon
29
Chapter 29 : Pertarungan Di Ibukota
30
Chapter 30 : Pertarungan Di Ibukota Bagian 2
31
Chapter 31 : Pertarungan Di Ibukota Bagian 3
32
Chapter 32 : Pertarungan Di Ibukota Bagian Akhir
33
Chapter 33 : Testarossa
34
Chapter 34 : Naga Melawan Iblis
35
Chapter 35 : Kesepakatan Bertarung
36
Chapter 36 : Akhir Perselisihan
37
Chapter 37 : Kota Suci Dan Gadis Suci
38
Chapter 38 : Seorang Dengan Tujuan Berbeda
39
Chapter 39 : Tahanan
40
Chapter 40 : Malam Pencurian
41
Chapter 41 : Gadis Suci
42
Chapter 42 : Raja Iblis Kesombongan
43
Chapter 43 : Eros
44
Chapter 44 : Akhir Pertarungan Di Kota Suci
45
Chapter 45 : Desa Kumuh
46
Chapter 46 : Pertemuan Kembali
47
Chapter 47 : Wilayah
48
Chapter 48 : Penjaga Lainnya
49
Chapter 49 : Desa Baru
50
Chapter 50 : Pengembangan Desa Tahap Pertama
51
Chapter 51 : Kota Para Pedagang
52
Chapter 52 : Penyerangan Uskup Agung
53
Chapter 53 : Kekuatan Mengerikan
54
Chapter 54 : Desa Hikari Dan Pertemuan Sang Akhir
55
Chapter 55 : Pertemuan Para Dewi
56
Chapter 56 : Kesepakatan Bersama
57
Chapter 57 : Dark Elf
58
Chapter 58 : Di Balik Cerita
59
Chapter 59 : Melawan Roh Agung
60
Chapter 60 : Hal Yang Dilindungi
61
Chapter 61 : Wilayah Selatan, Empat Pahlawan, Satu Iblis
62
Chapter 62 : Rencana 13 Iblis
63
Chapter 63 : Liliana Melawan Gilo
64
Chapter 64 : Testarossa Melawan Bele
65
Chapter 65 : Para Iblis
66
Chapter 66 : Pertarungan Akhir
67
Chapter 67 : Kerajaan Demi-human
68
Chapter 68 : Raja Dari Negeri Ini
69
Chapter 69 : Lokasi Tambang
70
Chapter 70 : Aliansi
71
Chapter 71 : Para Raksasa
72
Chapter 72 : Negosiasi
73
Chapter 73 : Melawan Raja Para Raksasa
74
Chapter 74 : Bagian Akhir (End)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!