Keesokan hari kemudian, malam berubah menjadi pagi, pukul tujuh lewat lima belas menit ditambah cahaya sinar matahari pun mulai menyinari bumi hingga beberapa rumah dan gedung rumah sakit dari ufuk timur. Secercah sinar cahaya pagi masuk lewat sela-sela jendela dan beberapa tanaman hias mini yang berada dipinggiran jendela.
Masih berada di kamar pasien, seseorang mulai tersadarkan diri dari tidur panjangnya,
ia juga perlahan menggerak-gerakan jari telunjuknya hingga membuka mata pelan-pelan, alangkah terkejutnya gadis itu yang baru saja membuka mata ia sudah disambut berada ditempat yang sangat sangat asing.
"I-ini dimana? Apa aku.... berada dirumah sakit..?"monolog dalam batin. ia masih mengerjap-ngerjapkan matanya sejenak dengan penuh rasa penasaran saat melihat langit-langit kamar rumah sakit yang berwarna cat putih , perlahan dirinya bangun sambil memegang kepalanya.
"Aww..... kepalaku diperban?" Lea terbangun , dan matanya tertuju pada semua ruangan, kosong, tidak ada siapa-siapa. Lebih tepatnya yang dia liat hanyalah beberapa furnitur, tidak ada manusia apapun selain dirinya sendiri.
namun belum sempat ia bepikir kenapa ia bisa berada disini. Sebuah ketukan pintu membuyarkan lamunannya.
TOKK.... TOKKK....
suara samar-samar dari wanita paruh baya mulai terdengar dengan jelas dari luar, "Permisi, Nona. Apa saya boleh masuk? Saya diperintahkan oleh pengawal Anda untuk menjaga Anda dalam masa pemulihan," ujar wanita itu yang menambah tak kalah penasarannya, raut wajah Lea saat ini hanya syok planga-plongo karna tidak paham dengan situasi yang sedang dialaminya saat ini.
"P...pengawalku? A...apa aku sudah ditangkap oleh Ayah?!"gumam monolog, raut wajahnya pun seketika berubah menjadi cemas.
"Apa karena aku nabrak mobil orang dan pingsan, sampai-sampai orang itu memberikanku pada beberapa pengawal ayah yg mengejarku saat aku pingsan, mungkin? Tapi bagaimana bisa secepat itu pengawal ayah menemukanku? Jangan-jangan Ayah sialan itu punya sekutu?!" bertambah kedutan da…
Spring Of Blossom (First And Last Love Story)
Bab 21
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Comments