03. MSSM

"Gimana kabar Papa dan Mama kamu?”

“Mereka baik Tante dan mereka nitip salam sama Tante. Oh ya, ini rumah siapa, bukannya rumah Tante bukan di alamat ini ya?” tanya Tomi.

“Hmm ini rumah Naya bersama suaminya, Tante sesekali datang ke sini mengecek barang-barang mewah di rumah Naya, siapa tahu ada yang hilang,” ucap Melani dengan melirik Bayu.

“Tadi itu yang jemput aku dan Arana, suami Naya?!"

“Iya, siapa lagi, lelaki gembel itu."

Mereka bertiga tertawa keras dengan sengaja untuk membuat Bayu mendengar dan merasa minder dengan apa yang mereka katakan, tapi itu tidak membuat Bayu terpengaruh, dia tetap diam dan berjalan menuju kamar Naya. Saat seseorang berkunjung ke kediaman mereka, Bayu dan Naya akan berada dalam satu kamar.

Tahun kedua pernikahan pun seperti itu, Bayu masih selalu mendapat penghinaan dari keluarga Naya terutama ibunya, bahkan selain keluarga Naya kini bertambah dengan rekan-rekan kantor Naya, sahabat Naya, tak jarang Naya pun mendapat imbasnya. Tapi entah bagaimana, Bayu dan Naya di tahun kedua semakin dekat dan saling mengenal sifat, sikap satu sama lain.

Mereka saling memahami dan saling mengisi kekurangan, kertas yang tadinya dibubuhi tanda tangan kontrak telah Naya koyak habis. Kali ini Naya ingin membuat komitmen dengan Bayu, begitupun sebaliknya. Sikap Naya yang dulunya tegas saat ini sudah berubah, dia akan berlemah lembut pada Bayu, saat mereka bersama atau saat di hadapan keluarga besar Naya.

Naya pun selalu berada di samping Bayu untuk membelanya, saat penghinaan kembali Bayu dapatkan. Naya selalu memberi penawaran kepada Bayu untuk memulai bisnis atau Bayu melanjutkan pendidikan ke jenjang kuliah tapi Bayu menolak. Bayu beralasan ingin membangun bisnis sendiri tanpa bantuan siapapun termasuk Naya, dan Bayu masih butuh waktu.

Naya juga menawarkan diri untuk memberi trik dalam bisnis pun selalu ditolak Bayu, akhirnya Naya menyerah dan mendukung apapun yang Bayu inginkan.

“Aku bukannya tidak menerima keadaanmu sayang tapi aku sedih saat keluargaku seenaknya menghinamu, tanpa tahu kebaikanmu yang sebenarnya,” jelas Naya lembut.

“Sudah lah Nay, anggap ucapan mereka angin lalu, bagiku yang paling penting adalah kau selalu berada di dekatku, kita selalu bersama,” timpal Bayu.

Mereka pun saling berpelukan dan kembali menumpahkan hasrat.

...****...

Braaaaakkkkk….

“Bayu…. di mana kamu! Cepat keluar!” teriak Mama Melani.

Bayu yang mendengarnya berlarian ke sumber suara, “Ada apa ma?”, dengan wajah bingung.

“Ada apa katamu?! Sekarang anakku berada dalam penjara kamu enak-enakan tidur di rumah dan berantai, dasar tidak tahu malu!"

“Naya di penjara??!” ucap Bayu syok.

“Iya, sekarang Naya berada di penjara, ini semua karena kamu, Naya kesusahan karena menikahi lelaki yang tidak bisa diandalkan seperti kamu!!!” Banyak lagi ucapan yang dikatakan ibu Naya kepada Bayu yang menyakitkan tapi Bayu tetap tidak peduli.

Bayu berlarian menuju garasi kemudian melajukan salah satu koleksi mobil Naya menuju kantor polisi yang mertuanya katakan itu, karena baginya yang terpenting adalah Naya, istrinya. Dengan pakaian seadanya, Bayu tidak begitu mudah untuk bertemu dengan Naya, Bayu harus melewati banyak introgasi sebelum bertemu dengan istrinya.

“Maaf pak, apakah benar telah terjadi penangkapan CEO BOF sejam yang lalu?”

Petugas tersebut membalasnya cuek, “Ada apa?"

“Saya ingin bertemu dengan dia pak."

“Kamu siapanya Ibu Naya?"

“Saya suaminya Pak.”

Polisi tersebut menatap Bayu dengan mengintimidasi dan merendahkan, menyunggingkan senyumnya dengan remeh, matanya melirik Bayu dari ujung kepala sampai kaki yang saat itu Bayu hanya mengenakan style seadanya dengan merek baju yang bisa ditemukan pada pasar loak ataupun toko-toko kecil lainnya di pusat perbelanjaan.

“Mana buktinya?”

“Saya tidak membawa bukti apapun sekarang, tapi anda bisa bertanya kepada Naya secara langsung.”

“Seorang pendamping CEO BOF yang terkenal dengan kecantikan dan kekayaannya tidak mungkin menikahi seorang seperti kamu,” jelasnya dengan terkekeh.

“Maksud bapak, Naya pantasnya menikah dengan seorang sipir seperti anda?" balas Bayu yang sudah mulai terpancing.

Tiba-tiba pengacara Naya datang, Pak Herman. Melihat Bayu sedang adu argumen dengan petugas sipir tersebut dia datang memberi pembelaan ke Bayu karena dia tahu, Bayu adalah suami sah Naya di mata Hukum dan Negara.

“Tuan Bayu, silahkan ikuti saya.”

“Pak Herman? Baiklah….”.

Anggota sipir yang melihat itupun nyalinya seketika menciut setelah mendengar Pak Herman, kelas pengacara kondang memanggil Bayu dengan sebutan Tuan.

“Naya….” Panggil Bayu melihat Naya duduk lesu di dalam sebuah ruangan.

“Bayu…...” Naya memeluk Bayu.

Naya adalah wanita tangguh dan tegas, Naya tidak mudah menangis tapi saat melihat kedatangan Bayu, Naya terlihat lemah dan menumpahkan tangisannya dipelukan suaminya itu.

“Menangislah sayang, tidak semua hal kau harus hadapi dengan ketegasan," bisik Bayu.

Naya mendengar itu lebih membenamkan wajahnya ke dalam dada Bayu dan terisak. Pak Herman meninggalkan ruangan tersebut, memberi ruang untuk mereka.

“Sayang… apa yang sebenarnya terjadi? Mengapa kau bisa berada di sini?"

“Seorang tamu VIP kami memesan baju untuk pertunangannya, aku sudah berusaha memenuhi keinginannya tapi setelah semuanya siap, dia menolak dengan alasan itu tidak sesuai yang diinginkannya."

“Aku belum mengerti sayang….”

“Pemasangan permata hitam dibagian dada, sejak awal dia tidak protes tapi setelah semuanya selesai, dia protes, kemudian menuntutku mengembalikan semua pembayaran yang dia lakukan, dan kamu tahu? Harga mutiara hitam itu berapa? Aku sama sekali tidak mengambil keuntungan yang besar dari desain dan pembuatan gaun itu, karena aku lebih mengutamakan kepuasan customer, dia melaporkanku, pertunangannya batal karena gaunnya tidak sesuai yang dia inginkan.”

“Hmmm tapi apakah harus sampai mencobloskan mu ke dalam penjara?”

“Dia adalah anak salah satu Mentri sayang, dia berkuasa untuk itu.”

Tiba-tiba Pak Herman masuk dengan memberi tahu bahwa Nona Silvia berkunjung. Mendengar itu Naya memberi anggukan dan kembali mengaktifkan mode kepemimpinannya, sesaat Bayu yang melihat sikap Naya kembali terkesima dan mengelus lembut pucuk kepala Naya. Mendapatkan perlakuan lembut Bayu, Naya memberi kedipan seperti biasa sebagai kode.

“Tenanglah, aku ada disini….” Bisik Bayu

Naya tahu, suaminya itu tidak memiliki kekuasaan tapi dia selalu mampu mengembalikan semangat Naya untuk berjuang, Naya merasa tidak pernah sendiri menghadapi apapun di dunia ini. Naya duduk dan menyilangkan kakinya, begitupun Silvia.

“Bagaimana Nyonya Naya, aku menunggu kau membayar ganti rugi kepadaku, setelah itu perkara kita selesai."

“Aku tidak mengerti ganti rugi yang seperti apa yang anda maksud."

“Bukankah sesuai aturan member VIP, jika anda merugikan pelanggan maka akan ada tindakan ganti rugi oleh perusahaan.”

“Tapi tuntutan anda diluar kewarasan, bagaimana bisa gaun seharga 1 Milyar anda menuntut saja ganti rugi sebanyak 10 Milyar?"

“Yaa terserah kamu, pilihanmu hanya dua, membayar ganti rugi atau kau mendesain sesuai keinginanku.”

Terpopuler

Comments

pendekar angin barat

pendekar angin barat

kayak di n gri Konoha..uang berbicara

2024-10-04

0

💫0m@~ga0eL🔱

💫0m@~ga0eL🔱

novel nya lagi di revisi ulang y thor 😌

2024-10-03

0

Femmy Femmy

Femmy Femmy

walaupun anak seorang Mentri sekalipun kalau membuat masalah dengan orang lain ya tetap saja harus dihukum

2024-09-19

0

lihat semua
Episodes
1 01. MSSM
2 02. MSSM
3 03. MSSM
4 04. MSSM
5 05. MSSM
6 06. MSSM
7 07. MSSM
8 08. MSSM
9 09. MSSM
10 10. MSSM
11 11. MSSM
12 12. MSSM
13 13. MSSM
14 14. MSSM
15 15. MSSM
16 16. MSSM
17 17. MSSM
18 18. MSSM
19 19. MSSM
20 20. MSSM
21 21. MSSM
22 22. MSSM
23 23. MSSM
24 24. MSSM
25 25. MSSM
26 26. MSSM
27 27. MSSM
28 28. MSSM
29 29. MSSM
30 30. MSSM
31 31. MSSM
32 32. MSSM
33 33. MSSM
34 34. MSSM
35 35. MSSM
36 36. MSSM
37 37. MSSM
38 38. MSSM
39 39. MSSM
40 40. MSSM
41 41. MSSM
42 42. MSSM
43 43. MSSM
44 44. MSSM
45 45. MSSM
46 46. MSSM
47 47. MSSM
48 48. MSSM
49 49. MSSM
50 50. MSSM
51 51. MSSM
52 52. MSSM
53 53. MSSM
54 54. MSSM
55 55. MSSM
56 56. MSSM
57 57. MSSM
58 58. MSSM
59 59. MSSM
60 60. MSSM
61 61. MSSM
62 62. MSSM
63 63. MSSM
64 64. MSSM
65 65. MSSM
66 66. MSSM
67 67. MSSM
68 68. MSSM
69 69. MSSM
70 70. MSSM
71 71. MSSM
72 72. MSSM
73 73. MSSM
74 74. MSSM
75 75. MSSM
76 76. MSSM
77 77. MSSM
78 78. MSSM
79 79. MSSM
80 80. MSSM
81 81. MSSM
82 82.MSSM
83 83. MSSM
84 84. MSSM
85 85. MSSM
86 86. MSSM
87 87. MSSM
88 88. MSSM
89 89. MSSM
90 90. MSSM
91 91. MSSM
92 92. MSSM
93 93. MSSM
94 94. MSSM
95 95. MSSM
96 96. MSSM
97 Sepatah Kata
Episodes

Updated 97 Episodes

1
01. MSSM
2
02. MSSM
3
03. MSSM
4
04. MSSM
5
05. MSSM
6
06. MSSM
7
07. MSSM
8
08. MSSM
9
09. MSSM
10
10. MSSM
11
11. MSSM
12
12. MSSM
13
13. MSSM
14
14. MSSM
15
15. MSSM
16
16. MSSM
17
17. MSSM
18
18. MSSM
19
19. MSSM
20
20. MSSM
21
21. MSSM
22
22. MSSM
23
23. MSSM
24
24. MSSM
25
25. MSSM
26
26. MSSM
27
27. MSSM
28
28. MSSM
29
29. MSSM
30
30. MSSM
31
31. MSSM
32
32. MSSM
33
33. MSSM
34
34. MSSM
35
35. MSSM
36
36. MSSM
37
37. MSSM
38
38. MSSM
39
39. MSSM
40
40. MSSM
41
41. MSSM
42
42. MSSM
43
43. MSSM
44
44. MSSM
45
45. MSSM
46
46. MSSM
47
47. MSSM
48
48. MSSM
49
49. MSSM
50
50. MSSM
51
51. MSSM
52
52. MSSM
53
53. MSSM
54
54. MSSM
55
55. MSSM
56
56. MSSM
57
57. MSSM
58
58. MSSM
59
59. MSSM
60
60. MSSM
61
61. MSSM
62
62. MSSM
63
63. MSSM
64
64. MSSM
65
65. MSSM
66
66. MSSM
67
67. MSSM
68
68. MSSM
69
69. MSSM
70
70. MSSM
71
71. MSSM
72
72. MSSM
73
73. MSSM
74
74. MSSM
75
75. MSSM
76
76. MSSM
77
77. MSSM
78
78. MSSM
79
79. MSSM
80
80. MSSM
81
81. MSSM
82
82.MSSM
83
83. MSSM
84
84. MSSM
85
85. MSSM
86
86. MSSM
87
87. MSSM
88
88. MSSM
89
89. MSSM
90
90. MSSM
91
91. MSSM
92
92. MSSM
93
93. MSSM
94
94. MSSM
95
95. MSSM
96
96. MSSM
97
Sepatah Kata

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!