Naya segera meninggalkan tempat tersebut dan bergegas menemui Bayu yang Naya sangat tahu rutinitas Bayu pada jam seperti itu sedang menghabiskan waktu di balkon rumah untuk membaca buku.
Angin sepoi-sepoi menerpa wajah Bayu yang serius sedang membaca buku yang sejak tadi bertengger di tangannya, sesekali Bayu menyerumput minuman yang tersedia dihadapannya, tiba-tiba Bayu dikagetkan dengan kedatangan Naya yang saat itu telah berada di hadapannya dengan tatapan yang menuntut sebuah jawaban.
"Sayang... Kapan kau pulang?," tanya Bayu lembut.
"Aku harap, kau sangat paham sekarang apa yang aku butuhkan," ucap Naya yang selalu tanpa basa-basi jika menyangkut sebuah masalah.
Bayu tersenyum dan menarik lembut tangan istrinya untuk duduk dipangkuannya, Naya menurut apa yang dilakukan Bayu. Bayu menggenggam tangan Naya, memeluknya dan mengecup pipi Naya mesra, "Sayang, I love you". Naya yang mendapat perlakuan itu, lupa dengan pertanyaannya untuk beberapa meenit. Naya sangat menyukai love languange dan physical touch yang Bayu berikan.
"Bayu, stoppp.... Cepat jawab, dari mana kau mendapatkan rekaman itu? Bukankah CCTV dalam ruanganku sedang rusak? Bagaimana caranya kau bisa melakukan itu?," tanya Naya dengan memberikan nada suara yang lembut, berbeda dengan nada suara sebelumnya.
"Kau lupa sayang? Suamimu ini kan seorang teknisi kantor kamu dulu, seperti itu kecil untukku,".
"Jelaskan, jawabanmu tidak membuatku puas sama sekali," timpal Naya.
Akhirnya Bayu menjelaskan alat-alat elektronik, kabel, sambungan nirkabel yang terdapat pada CCTV tersebut yang membuat otak cerdas Naya tidak bisa menangkap penjelasan Bayu atau mungkin Naya yang tidak ahli dalam bidang tersebut.
"Bagaimana? Kau sudah paham?," tanya Bayu dengan sedikit memerkan senyumnya.
"Aku belum......"
Bayu tiba-tiba melumat bibir Naya rakus, "karena kau belum puas, bagaimana jika aku memuaskanmu dengan cara yang lain sayang," bisik Bayu.
Naya yang ingin menjawab bisikan Bayu sudah tidak bisa berkutip lagi, "Akhhhhh~~~ sayang, kau mau apa?!," teriak Naya yang kaget karena Bayu tiba-tiba menggendong Naya.
"Memberikanmu hadiah karena kamu menang dalam persidangan, dan juga memberimu jawaban yang bisa membuatmu puas sayang," balas Bayu dengan nada sensasional.
Mendengar itu Naya merona tapi tak bisa Naya pungkiri untuk pertama kalinya Naya menaruh curiga pada Bayu, apakah benar dia telah mengenal Bayu secara keseluruhan atau ternyata dia tidak mengenal siapa sosok Bayu yang sebenarnya.
...****...
Di sebuah Restoran, rekan-rekan Naya mengadakan acara Dinner Party untuk Naya, awalnya Naya menolak tapi karena paksaan mereka dan dorongan keluarga Naya, akhirnya Naya menyetujui undangan tersebut. Naya memaksa Bayu untuk ikut, Naya datang bersama Bayu dengan style yang sangat casual dan sangat terlihat cocok, heels hitam dengan gaun hitam melekat pas di tubuh Naya, begitupun Bayu menggunakan setelan Jas casual seimbang dengan apa yang dikenakan Naya, mereka terlihat begitu serasi.
Lamborghini Aventandor LP 750-4 Superveloce salah satu koleksi Naya tengah terparkir di depan gedung Hotel Harmoni Square, dia layaknya seorang ratu yang disambut oleh raja dengan begitu istimewa, Bayu membukakan pintu dan menerima uluran tangan Naya.
Diperlakukan seperti itu membuat Naya begitu mencintai Bayu, kaki jenjang dengan suara heels, beradu dengan suara sepatu yang Bayu gunakan. Bayu terlihat memukau dengan stylenya malam itu layaknya aktor Hollywood. Mereka berdua menjadi pusat perhatian oleh para tamu undangan.
Naya dan Bayu sudah mulai berbaur, acara pun dimulai.
“Terimah kasih untuk kehadiran tamu spesial kita malam ini, sahabat kita Naya, ku ucapkan selamat untuk masalah mu yang selesai,” ucap Mario.
“Acara ini aku adakan selain merayakan kemenangan Naya, aku juga ingin merayakan pembukaan perusahaan baruku sebanyak 33 cabang di Negara ini,".
“Wuaahhhh…. Wow…..," teriak dan sorakan Mario dapatkan.
“Baiklah, silahkan dinikmati” kalimat penutup dengan mendentingkan sendok dan gelas wine yang di tentengnya.
Bayu hanya terdiam, sesekali melakukan percakapan dengan Naya, tapi tiba-tiba teman-teman Naya mendekati mereka berdua.
“Nay, selamat ya….”.
“Hmm itu bukan sesuatu yang patut dibanggakan," ucap Naya.
“Tapi Mario mengadakan dinner party ini juga karenamu” ledek salah satu teman mereka.
“Dia saja yang berlebihan,” balas Naya dengan menggandeng lengan suaminya.
“Hmm apa yang kalian bicarakan, jangan seperti itu, hai Bayu….” Ucap Mario yang tiba-tiba hadir dalam kerumunan itu.
“Hai,” balas Bayu datar.
“May I dance with your wife please? Oopss maaf, aku tidak tahu kau paham atau tidak, maksud aku, apakah aku boleh berdansa dengan istrimu?," tanya Mario.
Bayu hanya terdiam dan menggenggam erat gelas yang di tentengnya, mendengar itu teman-teman Naya cengengesan dan memberi tatapan mengintimidasi Bayu. Naya dengan segera mengambil alih situasi.
“Mario aku sedang tidak ingin berdansa, walaupun aku mau, aku hanya ingin berdansa dengan suamiku”.
Mendengar itu Mario mengepalkan tangannya, dia tidak menyerah. Mario kembali memuji penampilan Naya saat itu dan mereka kembali bercerita masa-masa saat kuliah dulu, begitupun yang lainnya. Naya sadar bahwa mereka akan menyudutkan Bayu lagi, Naya sudah berbisik berulang kali ke Bayu untuk meninggalkan tempat tersebut, tapi Bayu tidak ingin teman-teman Naya memberi asumsi lain,
“Hampir empat tahun pernikahan kalian, kenapa belum punya anak… jangan- jangannn…,, suami kamu mandul lagi Nay?” ledek key teman Naya
Mendengar itu, teman-teman Naya tertawa. Naya tidak tahan lagi, Naya meletakkan gelasnya dan tersenyum devil,
“Dari pada kau meragukan suamiku, lebih baik kau menikah dulu, rasakan sensai menikah, dari pada mengurusi rumah tanggaku, aku dan Bayu ingin berbulan madu setiap harinya, ada masalah jika kami menunda memiliki anak?” jelas Naya
Selain Naya membalas ucapan mereka, kali ini Bayu meletakkan gelas yang di tentengnya kemudian memberikan tatapan yang juga mengintimidasi ke teman-teman Naya dengan sedikit memperlihatkan senyum Devilnya tanpa Naya sadari.
Semua yang mendengar terdiam, Mario mendengar itupun sangat geram karena termakan cemburu, sejak sepuluh tahun berlalu, Mario masih Mengejar Naya tapi tak pernah mendapatkan hasil, dia hanya akan mendapat perlakuan Naya yang dingin tanpa melihat pengorbanannya.
Mario bekerja keras untuk menjadi salah seorang pengusaha sukses, salah satu pengusaha yang termasuk dalam sepuluh besar orang terkaya di Negaranya, itu hanya untuk Naya. Mario berpikir, selera Naya sangat tinggi, mungkin karena dia memiliki kemampuan yang berbeda dari wanita lainnya, Naya mencari Pria yang sederajat dengannya, tapi Mario salah.
Mario merasa sangat rendah sangat mengetahui pernikahan Naya dengan seorang lelaki yang saat itu hanya karyawan biasa yang bekerja di perusahaannya sebagai seorang tenaga teknisi.
“Apa istimewanya dia dibanding aku? dia tidak memiliki apapun, Naya kau harus menjadi milik ku” batin Mario
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 97 Episodes
Comments
Santi rukoyah
mario kaya g ada cewe lain aja
2024-08-21
0
Ramlah Kuku
Mario cinta buta atw cinta matk
2024-07-16
0
Imam Sutoto
gile keren banget nih lanjut
2024-07-09
0