Ricko menatap putrinya yang terlelap di atas tempat tidur.
“Aku ingin kau menjaga mereka 24 jam!” ucap Ricko dengan nada datar.
“Tapi, Pak--”
“Aku akan menaikkan gajimu dua kali lipat!” Ricko berharap jika gadis tersebut tidak menolaknya. Dia takut jika terjadi apa-apa dengan putrinya yang sudah sakit parah.
Jasmine terdiam, seolah sedang mempertimbangkan tawaran yang di berikan oleh Ricko.
“Raisa mempunyai penyakit kelainan genetik, dia membutuhkan donor sumsum tulang belakang dari ibunya, tapi masalahnya aku tidak tahu keberadaan ibunya saat ini. Ibu si kembar adalah ibu pengganti, yang saat ini tidak tahu di mana keberadaannya. Kata dokter, Raisa bertahan hidup sampai 3 bulan lagi, jika aku tidak segera menemukan ibunya, maka nyawa Raisa tidak akan terselamatkan.” Ricko mengatakan itu semua dengan perasaan yang tidak karuan. Sebagai seorang ayah dia merasa sangat terpukul saat melihat kondisi putrinya.
Jasmine terkejut saat mendengarnya, dia tidak menyangka gadis kecil itu mempunyai penyakit yang sangat serius. Dan lebih mengejutkan lagi kedua anak kembar itu lahir dari ibu pengganti.
“Aku akan menjaga mereka selama 24 jam.” Jasmine menyetujui tawaran Ricko, tapi ada hal yang lain yaitu karena dia merasa kasihan pada dua anak kembar itu.
“Terima kasih,” ucap Ricko.
Ricko pria berusia 28 tahun itu sangat dingin dan datar. Dia tidak pernah menikah, tapi dia menginginkan anak untuk menjadi penerusnya. Maka dari itu dia memilih ibu pengganti yang mau mengandung benihnya. Tentu saja hal itu telah disetujui oleh keluarganya. Meski harus awalnya di tentang.
“Tapi, aku harus pulang lebih dulu untuk memberitahu ibuku, sekaligus mengambil pakaianku,” jawab Jasmine.
Ricko menyetujuinya, dia memerintahkan sopir untuk mengantarkan Jasmine pulang ke rumahnya.
*
*
Jasmine sudah sampai di rumahnya di antarkan oleh Sopir.
“Bu, Tuan Ricko memintaku untuk menjaga kedua anaknya 24 jam,” jelas Jasmine kepada ibunya.
“Kamu yakin menerima tawaran itu?” tanya Ratih memastikan lagi.
“Iya, Bu, gajiku akan di naikkan dua kali lipat,” jawab Jasmine.
“Apa pun keputusanmu, Ibu mendukung. Tapi, jika kamu merasa lelah atau tidak sanggup, lebih baik kamu berhenti.”
“Iya, Bu,” jawab Jasmine lalu segera masuk ke dalam kamar, untuk mengemasi pakaiannya. Setelah sudah selesai, dia segera berpamitan kepada ibunya karena sopir Ricko menunggunya di luar sana.
Selama di perjalanan Jasmine termenung memikirkan Raisa yang mempunyai penyakit genetik. Hingga tidak terasa mobil yang di naikinya sampai di halaman rumah mewah Ricko.
Jasmine bergegas keluar dari mobil, dan masuk ke dalam rumah sambil menenteng tasnya yang tidak terlalu besar.
“Kau bisa tidur di kamar kembar,” ucap Ricko dari arah ruang keluarga sambil memangku Rayan.
“Iya, Tuan,” jawab Jasmine segera menuju kamar si kembar. Sampai di sana, ia menatap Raisa yang masih terlelap. Dia sangat merasa kasihan kepada gadis kecil itu.
Baru saja akan menyusun pakaiannya di dalam lemari, dia mendengar Raisa merengek lalu menangis keras.
Jasmine bergegas menghampiri gadis itu kemudian merebahkan dirinya di sana, seraya memeluk Raisa.
“Tidak apa-apa, ada kakak di sini.” Jasmine memeluk gadis kecil itu dengan penuh kasih sayang, hingga membuat Raisa tenang dan terlelap kembali.
*
*
*
Di lantai bawah. Ricko sedang bermain dengan putranya. Sudah menjadi kebiasaannya jika sudah berada di rumah akan menghabiskan waktu dengan anak-anaknya.
“Daddy, kenapa kami tidak pernah bertemu dengan Mommy?” tanya Rayan yang ke sekian kalinya.
“Kalian akan bertemu dengan ibu kalian suatu hari nanti.” Selalu itu yang di katakan oleh Ricko hingga membuat putranya merasa jengah.
“Aku bosan mendengar jawaban Daddy!” jawab Rayan sembari bersedekap di dada.
“Daddy janji jika kalian akan segera bertemu dengan ibumu.” Ricko mengusap kepala putranya, seraya beranjak dari duduknya.
Ricko menuju ruang kerjanya. Dia menghubungi orang suruhannya untuk mencari keberadaan Ibu dari anak-anaknya. Namun hasilnya nihil, orang suruhannya belum mendapatkan informasi apa-apa.
Ricko merasa frustrasi, dia menjambak rambutnya sendiri dengan kuat. Dia harus segera menemukan ibu dari anak-anaknya sebelum waktu itu tiba.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 103 Episodes
Comments
Raufaya Raisa Putri
hemmm... ternyata pk rahim orang lain
2024-12-22
0
reza indrayana
inget sedikit alur ceritanya krna sdh lama bacanya.., bagus banget kisahnya sampai² baca lagi nich ...🥰🥰
2024-04-30
3
Samsia Chia Bahir
Waaaahhhhh teka tiki niiihhhh, sapakah ibu kandung mrk ? 😄😄😄
2024-03-23
2