Keesokan harinya, Xiao Yan berhasil mendapatkan informasi dari orang yang mereka utus terkait keberadaan Tabib Zhang.
Huang Xinxin menaiki kereta kudanya dan naik ke atas kereta kuda, orang orang terkadang memang tidak tahu terima kasih.
Huang Xinxin membawa dua orang pelayan wanita yang dikirim oleh Jiu Rui pagi ini untuk mengikutinya.
Dengan Xiao Yan sebagai kusirnya, mereka pergi berempat menuju ke sebuah desa yang dekat dengan pantai Lingyue.
Ketika mereka setengah jalan, Huang Xinxin tiba tiba bergeser menuju ke dekat pintu.
"Xiao Yan , apakah kamu tahu kenapa aku menghukum keras Xiao Zi dan Kepala Pelayan ?" Tanya Huang Xinxin.
"Bukankah karena mereka tidak patuh dan melakukan kejahatan besar ?" Tanya Xiao Yan.
"Benar, memang benar aku menghukum mereka karena itu. Apakah menurutmu aku terlalu keras ? Bagaimanapun, aku sangat membenci orang yang mengkhianatiku. " Bisik Huang Xinxin sebelum akhirnya mengeluarkan Kuas Giok Bulan miliknya.
Setiap manusia pada akhirnya memiliki Qi bawaan lahir, Kuas Giok Bulan menancap dengan tepat di bagian leher Xiao Yan.
Xiao Yan tidak menyangka bahwa dirinya akan dibunuh dari belakang oleh Huang Xinxin, lebih tidak percaya lagi bahwa Huang Xinxin membawa senjata tersembunyi.
"Xiao Yan, aku sudah mengatakan sebelumnya. Jangan kecewakan aku, kebanyakan orang tidak mampu membaca peta, tapi aku berbeda. " Ucap Huang Xinxin dengan wajah yang datar.
Tangannya bersimbah darah, tapi entah bagaimana dia tidak merasa ketakutan sama sekali.
"Nona, kami akan membawanya. Jangan sampai meninggalkan jejak. " Ucap dua pelayan barunya.
Itu adalah orang Jiu Rui, Jiu Rui tentu saja tidak mengirim pelayan biasa. Kedua wanita ini tumbuh di dalam pelatihan prajurit, kekuatan mereka tidak kalah dari prajurit Istana.
Jika Huang Xinxin gagal untuk membunuh Xiao Yan maka mereka berdua pasti akan bertindak.
"Ini bukan jalan menuju ke tempat yang seharusnya , aku mengira bahwa seharusnya dia ingin membawa kita ke dalam hutan lalu membunuh kita. Dia bahkan telah membawa pedang dan senjata lainnya. " Gumam Huang Xinxin dan menendang Xiao Yan dari atas kereta kudanya.
"Tampaknya ini bukan pertama kalinya bagimu, Nona. " Ucap seorang pelayan.
"Aku hanya melindungi diriku sendiri, ini adalah pengalaman pertama. " Balas Huang Xinxin lalu menyeka darah yang ada di Kuas Giok Bulan.
Tidak sia sia bahwa Huang Licin memberikannya kuas berharga ini, dengan begini maka orang orang tidak akan menyangka bahwa ini adalah senjata.
Kedua pelayan itu mengurus Xiao Yan lalu mengendarai kuda dan memutar balik untuk kembali menuju arah yang sesungguhnya.
Sudah terduga bahwa mereka yang berasal dari biro yang sama ini, memiliki kaitan satu sama lain.
Yang harus diselidiki adalah siapa yang memiliki biro pelayan ini, dengan pelayan yang diberikan masuk ke dalam setiap keluarga ataupun Istana.
Maka bisa dianggap mereka memasang kaki, tangan, mata dan telinga mereka dimana mana. Siapa yang mampu memiliki kemampuan seperti ini ?
Ini membuat Huang Xinxin lebih penasaran lagi, apakah kabut tebal dari cerita ringan yang komedi ini akan terbuka ?
Huang Xinxin mengangkat salah satu sudut bibirnya, baik siapapun yang berani untuk menyebabkan masalah dengannya maka pasti tidak akan bisa kabur kemana mana.
Mereka tidak akan bisa kabur dari genggaman tangannya, Huang Xinxin bertanya tanya , apakah dia bisa menemui Tabib Zhang hari ini ?
Sementara Tabib Zhang sendiri menunggu kabar dari Xiao Yan tapi tidak kunjung mendapatkan kabar sampai akhirnya ada orang yang mengetuk pintu nya.
Ketika pintu terbuka, Tabib Zhang langsung terkejut dan buru buru ingin menutup kembali pintunya, tapi terlambat karena Huang Xinxin telah menahannya.
Kedua pelayan itu mendorong Tabib Zhang untuk minggir lalu membawa anak dan istri Tabib Zhang untuk berjalan jalan.
"Tabib Zhang, lama tidak bertemu ? Kenapa kamu ketakutan seperti itu melihatku ? Aku ingin mengucapkan terima kasih yang besar padamu, jadi aku datang kemari secara pribadi. " Ucap Huang Xinxin dengan ramah dan memberikan satu keranjang penuh buah buahan.
"Terimakasih banyak atas niat baik, Nona Huang. Tapi aku tidak pantas untuk menerima semua niat baik ini. " Ucap Tabib Zhang dengan gemetar.
"Bagaimana mungkin tidak layak ? Tabib Zhang adalah orang yang menyelamatkan nyawaku, ketika Ayah tahu hal ini, dia langsung menyuruhku mendatangimu. Kenapa kamu begitu tegang ? Kita cukup lama bersama, aku meminta dua orang pelayan ku untuk pergi berjalan jalan bersama dengan istrimu dan anakmu. " Balas Huang Xinxin sambil terkekeh.
"Nona Huang, pada saat ini aku sedang tidak menerima tamu. Bisakah kamu kembali saja ? Aku menderita flu dan takut bahwa aku akan membuat Nona Huang terkena penyakit. " Ucap Tabib Zhang dengan gemetar.
"Jadi ternyata tabib Zhang juga orang yang bisa terkena penyakit, betapa mengejutkannya. Tapi, Tabib Zhang, kamu tidak pernah mengatakan namamu. Biarkan aku menebak dengan baik, apakah namamu Xiao Zhang ? Kamu tidak melayani orang lagi dan memutuskan untuk menjadi tabib ?" Tanya Huang Xinxin dengan nada dingin.
"Diam ! Jika tidak maka aku akan membunuhmu !" Tiba tiba Tabib Zhang bergerak ke arahnya dengan belati di lehernya.
Tapi, Huang Xinxin bahkan tidak bergeming, seolah olah dia tidak bisa merasakan belati di lehernya.
"Xiao Zhang, jangan lupa bahwa keluargamu di tanganku. Ketika mereka memberontak maka mereka akan dibunuh di depan matamu. " Bisik Huang Xinxin sambil terkekeh.
"Dimana Xiao Yan ! Brengsek, dia pasti menjadi pengkhianat !" Teriak Xiao Zhang dengan marah.
"He he he, bisa dikatakan ya tapi juga tidak.Dia tahu jika menggunakan alamat yang palsu maka dia tidak akan bisa membuatku mempercayai dia, jadi dia memberiku alamat yang sesungguhnya dan membawaku ke tempat yang asing untuk membunuhku. Tapi, siapa yang menyangka bahwa aku telah membunuhnya lebih dahulu ?" Tanya Huang Xinxin sambil tertawa tawa yang membuat Xiao Zhang gemetar.
"Kamu membunuhnya ? Kamu benar benar monster !" Teriak Xiao Zhang dengan ketakutan.
"Semua pilihan ada di tanganmu, Xiao Zhang. Aku memang monster, siapa yang membuatku menjadi monster ? Itu adalah kalian semua yang membentuk ku menjadi seperti ini. " Bisik Huang Xinxin dengan tawa kecilnya.
"Kalian semua, berusaha untuk menarikku turun tapi melupakan bahwa statusku mulia dan tidak akan bisa ditarik turun dengan mudah. Tapi tenang saja, hatiku luas dan pemaaf. Jika kamu bersedia bekerja sama maka aku akan melepaskan Istri dan Putramu. " Lanjut Huang Xinxin.
"Jangan coba coba untuk melukai mereka jika kamu tidak ingin mati !" Ancam Xiao Zhang memegang belati dan menekannya ke leher Huang Xinxin.
Darah mengalir dari leher Huang Xinxin tapi tangan Xiao Zhang benar benar gemetar.
"Kamu bahkan tidak bisa memegang senjata dengan baik dan kamu berpikir bisa mengancamku ?"
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 188 Episodes
Comments
Narimah Ahmad
bagus dgn semangat dn tekad pasti akan mendapatkan hasil nya semanggat Huang Xinxin 😠
2023-05-26
0
Frando Kanan
Huang xinxin monster? heee....HAHAHAHAHAHAHAHAHA!!!! 🤣🤣🤣🤣😈😈😈👿👿👿....bknny lo jg sama? lo gk segan2 ksh racun mematikn
2023-05-23
0
Frando Kanan
xiao yan penghianat??;
2023-05-23
0