Pelayan pelayan kecil yang selama ini hanya ikut ikut saja apa yang dikatakan oleh Kepala Pelayan, mulai merasa takut karena selama ini mereka juga menikmati untuk menindas Huang Xinxin.
Tidak menyangka bahwa Huang Xinxin yang lemah dan bodoh ternyata bisa menjadi masalah bagi mereka.
Selama ini, mereka mengancam dan memukul Huang Xinxin dan mengatakan bahwa mereka akan balas dendam padanya jika dia berani melaporkan masalah ini pada Huang Lixin.
Huang Xinxin asli menderita racun dan memiliki tubuh yang lemah, ketika dihadapkan dengan situasi ini maka dia hanya bisa menahan diri dan tidak melawan.
Jika tidak, maka ketika Huang Lixin pergi, maka dia tidak akan mendapatkan makanan untuk beberapa hari.
Huang Xinxin mendapatkan seluruh ingatan dengan jelas akan siapa saja yang ikut menyiksanya secara langsung.
Ingatan itu berbekas pada ingatan Huang Xinxin yang asli, bahkan meninggalkan luka yang mendalam.
Jika membuka pakaian Huang Xinxin , maka bisa melihat luka luka lebam pada lengan dan punggung.
Bagian bagian yang sulit untuk dilihat oleh orang lain. Huang Lixin adalah orang yang baik tapi sayangnya bukan Ayah yang baik.
Huang Xinxin sendiri tidak bisa mengandalkan dirinya sendiri yang menyebabkan masalah sebesar ini.
"Lalu, selanjutnya aku telah mencocokkan seluruh buku kas selama ini. Seharusnya, biaya pemeliharaan yang diberikan oleh Ayahku berjumlah 5 ribu Tael emas, kenapa yang terlihat hanya 2 ribu Tael emas ?" Tanya Huang Xinxin.
"Aku tidak tahu ! Lepaskan dia !" Teriak Kepala Pelayan mengamuk.
Lalu, tidak lama kemudian ada orang lain yang dibawa, itu adalah adik dari Kepala Pelayan.
"Seorang adik dari pelayan, tapi mampu membeli dua bidang tanah seluas tiga ribu meter, apakah itu mungkin ? Lalu, aku mendengar bahwa dia menggunakan pakaian mewah dan menikahi tiga istri, setiap hari pergi ke penjudi. Apakah ini adalah apa yang bisa dilakukan olehmu sendiri ?" Tanya Huang Xinxin.
"Jangan sakiti aku ! Aku pasti bisa bekerja sama !" Teriak adik Kepala pelayan itu dengan pengecut.
"Diam !" Teriak Kepala Pelayan itu dengan takut.
Dia tiba tiba melihat bayangan Iblis di tubuh Huang Xinxin yang selama ini dia anggap lemah.
"Kepala Pelayan melakukan korupsi senilai 900 ribu tael emas, menurut aturan nomor 3 , maka Kepala Pelayan akan dihukum 30 cambukan dan dicabut dari posisinya. Selanjutnya, Kepala Pelayan berusaha untuk melukai Tuannya, ini adalah Pelayan yang paling di benci oleh semua Tuannya. Kamu tidak akan bisa mendapatkan pekerjaan lagi, tidak ada keluarga yang berani untuk mengambilmu lagi. " Ucap Huang Xinxin dengan senyum Iblisnya.
Huang Xinxin berjongkok dan menempelkan bibirnya di telinga Kepala pelayan dengan lembut.
"Kepala Pelayan, anggap aku berbaik hati padamu. Jika aku memberi tahu dunia bahwa kamu berani memukulku dengan rotan sebanyak 20 kali hanya karena aku mencuri makanan di dapur, maka dunia ini akan menghujatmu dengan cara yang paling mengerikan. " Bisik Huang Xinxin yang membuat pelayan itu gemetar.
Memang benar, 8 tahun yang lalu, dia dikurung di dalam kamarnya tanpa makanan selama tiga hari dan dia kelaparan, jadi dia mengendap endap pada tengah malam dan memakan makanan sisa.
Tapi , apa akibatnya ? Dia ketahuan dan dipukul dipunggung dengan rotan sebanyak dua kali. Itu setara dengan hukuman berat seolah olah dia telah melukai seseorang.
Dia hanya mencuri makanan untuk mengisi perutnya , lagipula itu adalah makanan yang disiapkan Ayahnya untuknya.
Kenapa dia tidak boleh memakannya ? Masa lalu Huang Xinxin benar benar memilukan, para Pelayan ini telah memiliki keberanian entah darimana untuk menyiksa orang lain.
Terlepas dari Tuan atau budak, tidak dibenarkan apabila melakukan penyiksaan terhadap orang lain.
"Aku tidak memerlukan niat baikmu !" Teriak Kepala Pelayan dan meludahi wajah Huang Xinxin.
"Baik, kamu sendiri yang akan menyesal. Seluruh keluargamu, akan mati disini. " Ucap Huang Xinxin dengan senyum yang mengerikan.
Dia telah mengatakan masalah ini pada Ayahnya kemarin dan mereka sudah menangkap seluruh keluarga Kepala Pelayan.
Lalu, tiga orang lain dibawa, itu adalah Putra Putri dari Kepala Pelayan.
"Lihatlah daging mereka yang halus dan lembut , bahkan lebih baik dari tanganku yang kapalan. Bagaimana jika di tubuh mereka juga ada lukisan lukisan bunga ini ?" Tanya Huang Xinxin sembari menunjukkan bahunya yang penuh dengan lebam.
Semua orang terkejut dan tidak menyangka bahwa tindakan Kepala Pelayan akan sejauh itu, sementara para Pelayan lama sudah berkeringat dingin sejak tadi.
"Tidak ! Tidak, mereka tidak bersalah dalam masalah ini ! " Teriak Kepala Pelayan sambil menangis.
"Apakah kamu merasa takut sekarang ? Sudah terlambat , ha ha ha ha ! Kamu telah membentuk seorang iblis, kamu telah berhasil, selamat untukmu. " Bisik Huang Xinxin dengan kilat mata yang merah.
"Karena telah menyiksaku selama bertahun-tahun , maka aku akan menyerahkan masalah ini ke hakim daerah. " Ucap Huang Xinxin.
Orang orang tahu jika sudah dibawa ke hakim daerah maka sudah tidak ada harapan lagi.
"Bawa mereka semua !" Perintah Huang Xinxin dengan dingin.
Kemarahannya telah sampai ke puncak, dimana dia bahkan tidak bisa terlalu sabar lagi pada saat ini.
"Tidak perlu mengotori tanganku sendiri untuk mengurus masalah ini. " Ucap Huang Xinxin.
Xiao Zi juga dibawa bersama dengan Kepala Pelayan , karena merupakan antek antek setianya.
Ada beberapa pelayan lain yang juga dibawa ke Hakim Daerah. Pada saat itu, semua pelayan merasa ketakutan.
"Ayahku seringkali berada di Pinggiran Kota, maka aku akan menjadi pemimpin sementara. Jangan anggap bahwa aku tidak mampu mengingat kejahatan kalian, siapapun yang dibawa hari ini adalah pengingat bagi kalian. " Ucap Huang Xinxin dengan senyum dinginnya.
"Nona, tolong ampuni kami ! Kami pasti akan bekerja keras di masa depan !" Ucap mereka yang tersisa dengan gemetar.
"Baik, aku akan memberi kalian kesempatan. Di masa depan, jika kalian membuat kesalahan yang sama maka jangan salahkan aku karena bertindak kejam. " Ucap Huang Xinxin.
Huang Lixin melihat dari balik jendela dan tersenyum tapi juga merasa sedih, selama ini dia tidak tahu bahwa putrinya telah dilukai oleh orang yang dipercayai olehnya.
Tapi, dia juga senang karena Huang Xinxin telah tumbuh menjadi gadis dewasa dan cocok untuk meneruskan Kediaman Bangsawan Huang yang akan diwariskan kepadanya di masa depan.
Ketika Huang Xinxin masuk kembali ke dalam kediaman, Huang Lixin telah menunggu putrinya.
"Xinxin, kenapa kamu tidak mengatakan yang sebenarnya jika kamu terluka ?" Tanya Huang Lixin dengan sedih.
"Ayah jangan khawatir dengan ini, luka lebam ini sudah lama kehilangan rasa sakitnya. Ini semua hanya pengingat saja, pada saat ini mereka sudah mendapatkan bayaran mereka dan yang mengikuti mereka telah di disiplinkan. " Jawab Huang Xinxin dengan tenang.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 188 Episodes
Comments
mariafranswiles
pelayan kurang ajar harus dibasmi😤
2023-06-28
4