Huang Xinxin pada akhirnya beristirahat dengan segala kemewahannya dan merasa bahwa dia telah sangat sia sia karena berpikir kalau untuk menenangkan kemarahan Kaisar akan menghabiskan harta dari Kediaman Bangsawan Huang.
Ternyata, itu hanya sebagian saja, bahkan tidak layak untuk disebutkan ke hadapan banyak orang.
Huang Xinxin harus lebih terbiasa dengan ini dan dia berniat untuk membangun kegiatan amal di depan Kediaman Huang.
Hanya saja, dia harus memiliki seseorang yang dapat dia percaya untuk melakukan ini. Sejujurnya, seluruh pelayan di Kediaman Huang ini benar benar tidak layak untuk dipercayai, mereka bermuka dua dan licik.
Hanya perlu waktu untuk membuang pada pengkhianat ini, mereka diberi makan oleh Huang Lixin tapi mereka selalu berniat untuk membunuh Huang Xinxin hanya karena Huang Xinxin tidak berbakat melukis, bahkan lebih buruk dari para pelayan.
Itu adalah reflek manusia ketika melihat orang yang lebih rendah atau lebih lemah dari mereka untuk menghina mereka dan merasa lebih baik.
Ini adalah kebiasaan yang harus dihilangkan, baik cepat atau lambat akan menyebabkan masalah bagi diri sendiri.
Keesokan harinya,
Huang Xinxin bangun dan mendengar bahwa ada yang mengetuk pintu nya. Ini adalah hari ketiga dia berada disini dan kurang lebih sudah beradaptasi dengan makanan disini.
Itu lebih lembut dan tidak memiliki banyak minyak, tapi walaupun sederhana tapi terasa sangat lezat ketika dimakan.
"Ini adalah makananmu. " Ucap pelayan yang berjalan masuk bahkan tanpa izinnya, hanya menaruh nampan nasi tanpa melihat ke arahnya seolah olah dia tidak pernah ada disini.
Apakah ini adalah sikap pelayan yang sesungguhnya ? Betapa baiknya untuk memiliki pelayan seperti ini.
"Aku mengingat namamu adalah Xiao Zi, apakah kamu tidak diajarkan sopan santun oleh Kepala Pelayan ?" Tanya Huang Xinxin dengan tenang.
"Kami diajarkan sopan santun terhadap orang yang layak, tapi untukmu, semuanya tidak layak sama sekali. Jika kamu bukan putri Tuan Huang, maka kamu hanya bisa menjadi sampai yang tidak berguna. Belum lagi, kamu pada saat ini diputuskan oleh Putra Mahkota secara sepihak, kamu hanya besi tua tanpa ada yang menginginkan, jadi lebih baik untuk tidak terlalu angkuh. Kamu tidak lebih baik dari kami, para pelayan. " Ucap pelayan itu panjang lebar dan tampak begitu hebat dan angkuh.
Huang Xinxin mendengarkan tanpa tersulut emosi sebelum akhirnya tersenyum dan bangkit berdiri , pantas saja Huang Xinxin menjadi monster jahat yang pemarah.
Memiliki orang orang semacam ini di tempat dia bertumbuh, tentu saja mengembangkan suatu sifat buruk dari dirinya untuk melindungi diri.
Sayang sekali bahwa pelayan ini salah berhadapan dengan seseorang, dia selalu menjadi orang yang perfeksionis dan tegas.
"Jadi, maksudmu aku harus membantumu dan membersihkan kamar tidurku sendiri ? Haruskah aku membantumu mengepel dan memanggilmu Nona ?" Tanya Huang Xinxin.
Huang Xinxin berjalan mendekati pelayan angkuh itu dan menilai wanita itu dengan tatapan mengintimidasi.
"Bukankah kamu dibayar untuk ini semua ? Kalau begitu, maka haruskah aku tidak perlu untuk membayar mu lagi ? Izinkan aku mengatakan yang sebenarnya , bahkan dalam tiga kehidupan ke depan, kamu masih tidak bisa menjadi lebih baik dariku. " Ucap Huang Xinxin.
"Kau, wanita sialan yang hina ! Lihat bagaimana aku menghajar mu !" Teriak Xiao Zi dengan marah dan ingin menampar nya, tapi Huang Xinxin menangkap tangannya dan mendorongnya sampai terjatuh lalu dia meninggalkan Xiao Zi sendirian untuk pergi menuju ruangan Ayahnya.
"Ayah, izinkan aku untuk memecat seseorang. " Ucap Huang Xinxin ketika dia berjalan masuk.
"Siapa yang telah menyinggungmu ?" Tanya Huang Lixin.
"Menurut peraturan kediaman bangsawan, siapapun pelayan yang berani menghina tuannya akan mendapatkan pelajaran dengan cambukan 20 kali. Bagi siapapun yang memfitnah Tuannya, maka akan diberikan cambukan 20 kali. Mengingat bahwa dia melakukan dua kali larangan ini maka aku akan menghadiahinya 40 kali cambukan. " Jawab Huang Xinxin dengan tenang dan bijak.
Huang Xinxin menceritakan kronologinya pada Huang Lixin dan wajah pria itu langsung berubah.
"Dimana Xiao Zi ?!" Tanya Huang Lixin.
"Ayah tidak perlu turun tangan sendiri, cukup berikan aku tanda pengenal mu dan aku akan menyelesaikan masalah ini. " Jawab Huang Xinxin.
Huang Lixin menatap putrinya dengan cemas tapi akhirnya tetap memberikan tanda pengenal miliknya.
Tanda pengenal ini sama saja dengan kehadiran dirinya, orang mau tidak mau harus tunduk pada siapapun yang memegang tanda pengenal ini jika tidak ada Huang Lixin.
Orang orang mengatakan bahwa sifat Huang Xinxin congkak dan bodoh, hampir tidak memiliki wibawa sama sekali.
Hari ini, Huang Xinxin akan membuktikan semuanya kepada dunia bahwa apa yang dikatakan dunia telah salah.
Huang Xinxin berjalan keluar dengan tanda pengenal itu dan meminta semua orang berkumpul di lapangan.
"Kepala Pelayan, aku baru saja mendengar hal baik tadi pagi. Aku mendengar bahwa Xiao Zi mengatakan kalau pelayan diajarkan untuk bertindak hormat pada orang yang layak, bukan pada Tuannya. " Ucap Huang Xinxin dengan senyum manis.
"Nona muda, mengatakan tanpa bukti adalah kata kata yang buruk. Aku sudah mengabdi selama hampir 25 tahun, Tuan Huang sekalipun tidak akan begitu kurang ajar padaku. " Ucap Kepala Pelayan.
"Akibat kebaikan hati Ayahku telah mengembangkan sifat sifat buruk seperti kalian ini, apakah kalian merasa bahwa dengan Ayah diam maka kalian akan menjadi Tuan Rumah ?" Tanya Huang Xinxin dengan lantang.
Hal ini membuat orang orang mulai ciut, tidak ada yang pernah melihat Huang Xinxin seperti ini. Sebelumnya , Huang Xinxin memang kejam dan pemarah tapi dia terlihat bodoh.
Tapi, kali ini terlihat penuh dengan aura menindas.
"Nona, jika kamu terus menuduh kami tanpa alasan seperti ini maka kami hanya bisa mundur dari pekerjaan kami. Kami menjual tenaga kami bukan untuk dimarah marahi. " Ucap Kepala Pelayan dengan berani.
"Baik, kalau begitu maka pergilah. Ada lebih banyak orang diluar sana yang lebih layak untuk pekerjaan ini. " Balas Huang Xinxin secara tidak terduga.
Kepala Pelayan berpikir bahwa tindakannya akan dicegah oleh Huang Xinxin, siapa yang menyangka bahwa Huang Xinxin akan melepaskannya begitu saja tanpa pertimbangan lain.
"Hanya saja, karena pada saat ini kamu masih merupakan seorang pelayan kediaman Bangsawan Huang, maka kamu harus mematuhi hukum di kediaman ini. Kepala Pelayan, jangan mengatakan bahwa aku tidak tahu , setiap tanggal 5, 15, dan 25 kamu akan membawa pria muda sementara di peraturan, itu tidak diperbolehkan. " Ucap Huang Xinxin.
"Nona muda, kamu keterlaluan!" Teriak Kepala Pelayan dan ingin menampar Huang Xinxin.
Tapi, Huang Xinxin telah terlebih dahulu menangkap tangan Kepala Pelayan dan mengangkat tangannya dengan anggun.
Tiga orang prajurit dibawah Huang Lixin membawa seorang pria muda yang baru saja berusia 20an tahun.
"Xin'er !" Teriak Kepala Pelayan dengan panik ketika melihat ini.
"Maka, aku akan menganggap bahwa ini benar dan Kepala Pelayan, kamu telah melanggar peraturan nomor 17 dengan hukuman 10 cambukan. " Ucap Huang Xinxin dengan serius.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 188 Episodes
Comments
Frando Kanan
hanya krn gk punya bakat mka gk segan2 bunuh?! pelayan sendiri?! CK 😒....lbh baik bunuh Bru lempar hutan
2023-05-23
1