"Ehm, kalau begitu maka ayah akan memanggil tabib untuk melihatmu. " Ucap Huang Lixin dengan khawatir.
"Ayah tidak perlu khawatir, aku pikir hal ini harus disembunyikan. Ada yang ingin mencelakaiku, izinkan aku memikirkannya dengan hati hati. " Ucap Huang Xinxin.
Ya, dia masuk ke dalam tubuh Huang Xinxin, putri semata wayang dari Bangsawan Kuno Kekaisaran Jiu, Huang Lixin.
Ibunya meninggal karena mengalami komplikasi ketika melahirkannya sehingga dia hanya mendapatkan perhatian dari Ayahnya.
Huang Lixin juga orang yang setia sehingga memutuskan untuk tidak menikah lagi, hanya saja Huang Xinxin seringkali kesepian.
Xia Xinxin yang pindah ke tubuh antagonis dari novel kesayangannya, Pendekar Pelukis Abadi, tiba tiba merasakan sakit kepala yang hebat.
"Bagaimana mungkin aku bisa disini ? Bagaimana cara agar aku kembali ?" Tanya Xia Xinxin dengan cemas dan memukul dirinya sendiri tapi rasa sakitnya juga nyata.
Tiba tiba, sekelebat ingatan demi ingatan muncul di dalam kepalanya. Itu adalah ingatan Huang Xinxin yang tidak banyak diceritakan di novel.
Ternyata, jika melihat dari sisi Huang Xinxin maka itu bisa dikatakan sangat menyedihkan sekali.
Sejak kecil, karena bakat melukisnya rendah membuat Huang Xinxin dijauhi oleh banyak orang bahkan oleh pelayan sekalipun.
Ada banyak pelayan yang menghina dirinya, sampai akhirnya dijodohkan dengan orang yang dicintai olehnya, Putra Mahkota Jiu Rui.
Jiu Rui sendiri tidak pernah membalas cintanya dan bertemu dengan pemeran utama wanita, tentu saja Huang Xinxin akan dilupakan.
Alasan kenapa Huang Xinxin begitu menyedihkan adalah karena Huang Lixin tidak hanya seorang bangsawan melainkan pebisnis dan hanya kembali sebulan sekali.
Dia hampir tidak memiliki waktu untuk merawat putrinya, Huang Xinxin yang berada dalam kesepian dan kurang kasih sayang , harus bisa beradaptasi dengan dunia yang kejam ini.
Orang orang mengejeknya sebagai anak pembawa sial, karena kelahirannya membuat Ibunya meninggal dan juga dia dilahirkan terkutuk tanpa kemampuan melukis.
Jika Huang Xinxin tidak bertindak kejam dan ekstrem seperti yang digambarkan di novel, maka dia selamanya akan tertindas.
Bisa dikatakan, kekejaman yang dia tunjukkan hanya digunakan olehnya untuk melindungi martabat terakhir yang dimiliki olehnya dan setelah itu maka dia sudah kehilangan seluruhnya.
Betapa menyedihkannya itu......
Ini adalah sisi lain dari Huang Xinxin yang tidak diceritakan di dalam novel aslinya, ternyata masa lalu Huang Xinxin sekelam ini.
Bukan keinginannya untuk menjadi orang kejam yang tidak memiliki hati pada orang lain, tapi orang lain terlebih dahulu yang mengasingkan nya.
Lalu, jika melihat dari ingatan Huang Xinxin dan alasannya kenapa dia bisa meninggal adalah karena Huang Xinxin adalah orang yang mudah sakit.
Dia terlahir dengan tubuh yang lemah sehingga harus meminum obat yang diracik dengan cermat setiap bulan purnama.
Tapi, jika diperhatikan lagi maka itu adalah racun korosif tingkat rendah yang tidak akan menyebabkan kematian dalam sekali konsumsi.
Tapi, akan menyebabkan kematian jika terjadi akumulasi dari waktu ke waktu, tampaknya ada orang yang sengaja untuk membunuhnya.
Maka, orang yang paling mungkin melakukannya adalah Tabib yang telah merawatnya selama 10 tahun, itu telah melewati ratusan purnama bersama dengannya.
Kebetulan, semalam adalah hari purnama dan dia menelan obat maka itu menjadi pemicu bagi seluruh racun yang telah terakumulasi di dalam tubuh Huang Xinxin.
Xia Xinxin memikirkan ini dengan hati hati, ini benar benar hal yang tidak masuk akal jika dipikirkan tapi pada kenyataannya, memang ini adalah hal yang sebenarnya terjadi.
"Aku sudah melihat masa lalumu, Huang Xinxin. Kamu tidak jahat dari lahir melainkan situasi yang memaksamu untuk menjadi jahat, aku ingat pada saat ini maka Pangeran seharusnya belum bertemu dengan Putri Wu Ying. Pada saat itu maka ini adalah saat yang tepat untuk memperbaiki semuanya. Aku pasti akan membalaskan dendam kematianmu kepada semua orang. " Gumam Xia Xinxin.
Sejak saat itu, maka identitasnya berubah dari Xia Xinxin menjadi Huang Xinxin yang tidak berguna dan kejam.
Xia Xinxin tidak langsung keluar dan mencari Huang Lixin, melainkan dia memikirkan rencana yang harus dia ambil dengan cermat terlebih dahulu.
"Jika harus mengatakan, maka siapa yang bisa aku percayai ?" Tanya Xia Xinxin pada dirinya sendiri.
Tapi, jika melihat kembali, maka tidak ada satupun orang yang layak untuk dipercayai termasuk Huang Lixin sekalipun.
Ini benar benar masalah yang sulit, karena di hadapan Huang Lixin sekalipun dia harus menjaga identitasnya dengan hati hati, jangan sampai terungkap.
Xia Xinxin mengganti pakaiannya dengan pakaian yang glamour dan pergi untuk menemui Huang Lixin yang telah menunggunya dengan cemas.
"Ayah sudah mengusir tabib itu dengan alasan untuk memulangkan nya sementara. " Ucap Huang Lixin.
"Terimakasih Ayah, tapi aku pikir ini tidak ada kaitannya dengan dia. Aku terpeleset sebelum ini dan menyebabkan kepalaku terbentur. " Balas Huang Xinxin.
Mendengar ini membuat Huang Lixin terkejut dan melihat putrinya dengan tatapan bertanya tanya.
"Bukankah kamu sebelumnya mengatakan bahwa ada seseorang yang ingin mencelakaimu ?" Tanya Huang Lixin dengan tatapan menyelidik.
"Sebelumnya aku linglung dan tidak berhasil menilai keadaan yang sedang berjalan sehingga tidak sengaja membawa mimpi yang aku rasakan. Ayah, aku ingin membatalkan pernikahan dengan Putra Mahkota. " Jawab Huang Xinxin dengan tiba tiba.
Wajah Huang Lixin langsung berubah dan tampak menjadi lebih tajam.
"Apakah ini berkaitan dengan Putra Mahkota ?" Tanya Huang Lixin.
"Sama sekali tidak berkaitan, hanya saja ketika aku bangun maka aku merasa bahwa diriku lebih bijak. Aku merasa bahwa aku sebaiknya membatalkan ini, bagaimanapun kami tidak cocok satu sama lain. " Ucap Huang Xinxin sambil tersenyum.
"Apakah kamu merasa tidak layak untuk bersanding dengannya ? Apakah kamu merasa tertekan dan merasa bahwa dia terlalu sempurna ?" Tanya Huang Lixin.
"Tidak, dia tidak terlalu sempurna untukku. Itu hanya murni tidak cocok, di masa lalu aku merasa buta dan jatuh cinta padanya tapi sekarang aku tahu bahwa itu semua hanya kekaguman semata dan seiring aku bertumbuh dewasa maka semakin sadar aku bahwa semua itu hanya kepalsuan. " Jawab Huang Xinxin dengan makna ganda.
Melihat bahwa putrinya tampak serius dengan keputusannya maka Huang Lixin tidak bisa menahan hal ini lagi.
"Baik, kalau keputusanmu sudah bulat maka Ayah akan mendukung keputusanmu. Kamu telah bangkit dari kematian, Yang Mulia pasti akan sangat senang mendengarnya dan memberimu pengampunan karena membatalkan pernikahan. "Ucap Huang Lixin.
"Aku mengerti, maafkan aku karena merepotkan Ayah. Sebelumnya aku yang merengek untuk meminta dijodohkan tapi pada saat ini, aku sendiri yang meminta membatalkan, aku takut ini akan berpengaruh pada kekuasaan Ayah. " Balas Huang Xinxin.
"Tidak apa apa, demi kamu, putri satu satunya Ayah yang berharga, maka Ayah bisa melakukan apapun untukmu. Beristirahatlah, Ayah tidak akan menganggumu. Besok, kita akan pergi untuk menghadap Yang Mulia." Ucap Huang Lixin.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 188 Episodes
Comments
mr. rmayy
em ayah nya bisa dibilang baik yahh
2023-09-24
1
malest
baguss
2023-07-20
1
malest
bagus
2023-07-20
0