Ch. 12. Cafe

Bab. 12

Bina tampak sibuk dengan pekerjaannya. Hingga tanpa terasa, jam pulang pun tiba.

"Lo pulang sama siapa, Bi?" tanya Sekar menghampiri Bina yang tengah bersiap.

Bina menoleh ke arah temannya tersebut.

"Ya sendiri lah, Se. Memangnya mau sama siapa lagi? Orang tiap harinya juga gini kok," canda Bina sedikit tertawa.

Sekar manggut-manggut serta menyengir.

"Iya juga sih, ya." sahut Sekar seraya terkekeh. "Mau gue barengin nggak? Mumpung gue bawa motor sendiri," tawar Sekar kemudian. Kebetulan juga arah jalan pulang rumah mereka satu arah.

Bina menggeleng dengan segera.

"Enggak usah, Se. Aku mau mampir belikan makanan Bunda di Mang Ujang," jawab Bina yang tidak lupa mengucap terimakasih juga kepada Sekar.

"Ya udah kalau gitu. Gue duluan, ya!" pamit Sekar pada akhirnya.

Gadis itu pergi meninggalkan Bina yang masih sibuk membantu membersihkan dapur. Lumayan, dapat cepetan dari jam kerjanya yang seharusnya sudah selesai. Sama seperti Sekar.

Tanpa terasa jarum jan menunjuk ke angka sepuluh. Di mana Bina baru keluar dari cafe.

"Mau ditemenin, Bi?" tawar Wahyu, rekan yang dia bantu pekerjaannya di dapur tadi.

Bina tang tengah menuju ke motornya, menyempatkan menoleh ke arah Wahyu lalu dengan segera mengalihkan tatapannya ke arah lain.

"Enggak usah, Wa. Makasih," ucap Bina yang lagi dan lagi menolak tawaran teman nya yang ingin menemaninya pulang.

"Berani?" tanya Wahyu yang tampak khawatir. "Ini udah malem banget loh, Bi. Gue takut kalau nanti di jalan lo kenapa napa. Atau motor lo mogok lagi," imbuh Wahyu yang memang sangat mengkhawatirkan Bina.

Bina menyipitkan matanya, tanda gadis itu tengah tersenyum ke arah Wahyu.

"Insya'allah ... aku enggak apa-apa. Kamu jangan doain aku kayak gitu dong, Wa. Ingat, ucapan itu adalah doa loh!" protes Bina dengan bibir yang mengerucut. Meskipun Wahyu tidak akan bisa melihatnya.

Wahyu tertawa mendengar ucapan Bina barusan.

"Ya gue kan nggak mau kalau lo kenapa napa, Bi. Ntar malah gue lagi yang di salahin. Soalnya lo terakhir sama gue," ujar Wahyu.

Tangannya reflek ingin mengusap puncak kepala Bina, namun segera berhenti dan menggantung di udara di kala pria itu sadar dengan apa yang ia lakukan.

"Maaf," cicit Wahyu melihat reaksi Bina yang sontak mundur menghindar.

Bina menundukkan kepalanya. Menatap ke arah sepatunya di bawah sana.

"Aku duluan, Wa," pamit Bina langsung.

Dari pada berduaan dengan pria yang bukan mahramnya dan nanti bakalan menjadi fitnah, Bina memilih aman dan segera naik ke atas motor maticnya untuk kemudian langsung melajukan menuju tempat makan mang Ujang.

Membeli dua porsi jadi goreng kesukaan keluarganya, Bina kemudian mengendarai motornya menuju ke rumah kontrakan mereka.

"Assalamu'alaikum," ucap Bina setelah membuka pintu rumahnya yang tidak di kunci.

Tampak seorang wanita paruh baya yang tengah menyetrika di ruang tamu, mengangkat wajahnya.

"Wa'alaikumsalam," jawab wanita itu. "Kok baru pulang, Bi?" tanya wanita itu.

Sementara Bina melepas jaket yang dia pakai juga menaruh tas sekolahnya di atas sofa panjang. Di mana hanya ada itu satu-satunya sofa yang terdapat di ruang tamu rumah kontrakan mereka.

Kemudian Bina menghampiri bundanya dan menaruh kantung kresek yang berisi dua bungkus nasi goreng. Lalu mencium tangan wanita yang sudah melahirkan dirinya tersebut.

"Iya, Bund. Lembur lagi. Lumayan, dapat tambahan saku dan kebetulan dibayar langsung sama pak manager tadi," ujar Bina.

Gadis itu menuju ke arah dapur yang hanya melewati satu ruangan saja. Mengambil piring, sendok, serta air minum. Tidak lupa Bina mencuci tangan serta melepas cadarnya.

"Bunda nggak istirahat dulu aja? Nanti biar Bina yang lanjutin," ujar Bina menghampiri bundanya.

Terpopuler

Comments

Win_di

Win_di

typonya kurangin tor

2025-02-10

0

Ayra Almeera

Ayra Almeera

maaf thor mau ngasih tau kalau kan ada kata insyaallah yakan... nah itu kata Allah nya gk boleh pake huruf kecil kak Yutaa itu hrs pake huruf kapital A nya ka Yutaa jd yg bener insyaAllah ya kak Yutaa... maaf cmn sekedar ngasih tau dan mengingatkan.... diterima atau tdknya nasihat yg aku kasih itu terserah pd kak Yutaa sendiri...

2024-06-04

2

Naura Kamila

Naura Kamila

kok lucu panggilannya 😅 sekar "se", , wahyu " wa", ,

2023-06-28

3

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!