Ch. 2. Tekad Tersembunyi

Bab. 2

"Lo mau makan apa? Gue pesanin sekalian. Daripada lo yang antri. Ntar malah desakan sama anak-anak yang pada heboh, noh!" tawar Gita sembari menunjuk ke arah kerumunan siswi-siswi. Entah apa yang mereka lihat.

"Nasi goreng aja, Gi. Biar gampang aku makannya. Nggak terlalu buka cadar lebar-lebar juga," jawab Bina yang memang tidak mau ribet. "Kalau nggak ada ya roti panggang juga nggak apa-apa," lanjutnya lagi.

Gita mengangguk.

"Oke. Lo tungguin di sini loh, ya. Jangan ke mana-mana dan jangan beranjak sedikit pun dari tempat lo. Tungguin gue kembali," tekan Gita.

Bukan karena apa Gita memperingatkan Bina seperti itu. Sekarang ini keadaan kantin begitu ramai. Dia tidak mau kalau Bina berdesakan dengan murid lain atau malah berakhir dengan sindiran pedas yang Bina terima. Karena sampai sekarang ini, masih banyak siswi yang mencemooh cara pakaian Bina yang serba tertutup. Lebih lagi tidak mau bersentuhan dengan teman-temannya secara langsung.

"Iya, iya. Udah, sana kamu cepetan pesen. Udah laper banget aku," balas Bina dengan mata menyipit. Membentuk seperti bulan sabit di sana.

Belum juga lama dari kepergian Gita mengantri, datang tiga orang siswa yang tiba-tiba duduk di kursi yang ada di depannya. Dengan sikap cool mereka, tiga cowok itu sok kenal dengan Bina.

"Boleh gue duduk di sini?" tanya salah satu cowok yang baru saja duduk di depan Bina.

Bina bingung mau menjawab bagaimana. Karena memang ini bukanlah tempat pribadi, sehingga tidak berhak jika dirinya melarang. Akan tetapi di sisi lain, Bina merasa tidak nyaman dengan kehadiran mereka.

"Nggak ada yang melarang," jawab Bina dengan nada datar.

Kalau dirinya tidak bisa melarang, maka Bina memutuskan untuk beranjak dan pindah saja dari sana.

"Mau ke mana lo?" tanya cowok yang duduk di tengah. "Kursi lainnya penuh. Duduk di sini aja," ucap cowok yang tak lain ialah Reino. Sang pembuat onar dari kelas sebelah.

"Makasih," sahut Bina namun tidak mengisahkan ucapan Reino. Gadis itu berdiri dan beranjak dari sana. Pergi menyusul Gita.

Seolah perkataannya di abaikan begitu saja, membuat kedua rahang Reino saling bertaut. Mengeram kesal karena gadis itu lagi dan lagi menolak ucapannya.

"Huahahaha ... ditolak lagi lo, Rein!" ucap Fata, teman Reino. "Pantas sih si Bina nolak lo. Lo nggak level sama bidadari macam dia!" lanjut Fata yang semakin terbahak.

"Lah, lo tau dari mana kalau dia cantik, Fa?" tanya Dika, teman yang satunya lagi.

Reino juga menatap ke arah Fata. Meminta penjelasan temannya itu.

Awalnya Reino sangat penasaran dengan gadis yang bernama Verbena ini. Karena hanya dia yang tidak terpengaruh dengan pesonanya. Di mana cewek lain akan berlomba mendapat perhatian darinya, namun sangat berbeda dengan gadis dengan sapaan akrab Bina tersebut. Sikapnya itu seolah memandang dirinya jijik dan tidak tertarik sama sekali. Sungguh, membuat Reino semakin penasaran.

"Dia sempet jadi temen gue pas SMP di Surabaya. Cuma setahun gue di sana terus balik lagi ke sini. Eh, nggak taunya ketemu dia pas SMA ini," ungkap Fata yang sempat satu kelas dengan Bina waktu SMP.

"Dia dulunya nggak makai cadar, emang?" tanya Dika yang sangat penasaran. Sedangkan Reino diam mendengarkan.

Fata menggeleng. "Sumpah. Dia cuantik banget bro. Lo aja nggak pantes jalan sama dia," ucap Fata yang langsung mendapat tonyoran dari Reino.

"Sialaan, lo!" umpat Reino.

Reino menatap kepergian Bina yang tengah ikutan mengantri makanan.

'Jangan sebut gue Reino jika nggak bisa nahklukin lo, Bina.' batin Reino.

Terpopuler

Comments

Fifid Dwi Ariyani

Fifid Dwi Ariyani

trussabar

2024-05-08

0

Miss Typo

Miss Typo

wah apa ya yg akan di lakukan Reino untuk mendapatkan Bina

2023-05-31

1

Windri dasni03

Windri dasni03

bina kan buat al

2023-04-10

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!