Bab 14. PESONA PANGERAN NAGA PUTIH

Setelah Shen Zhou keluar dari Restoran Bunga Amara, dia menuju ke toko pakaian. Shen Zhou membeli pakaian yang lebih elegan untuk menunjukan dirinya bukan seorang gembel.

Sebuah pakaian berwarna biru yang terbuat dari sutra emas naga, dibelinya dengan harga sangat mahal. Ternyata sutra emas naga tersebut memiliki roh seekor serigala dan Shen Zhou sudah menyadarinya.

Shen Zhou tiba di depan Kediaman Keluarga Gun dan sudah banyak orang berkumpul di depan pintu gerbang. Mereka bersiap untuk masuk ke dalam ruangan bawah tanah milik Keluarga Gun. Ruang itu memang disediakan untuk para kultivator yang ingin ikut pelelangan.

Degan berkacak pinggang dan mengibas-ngibaskan kipasnya di depan muka, Shen Zhou masuk ke dalam sana. Apa yang diperbuat Shen Zhou mampu membuat mata semua wanita terpana akan ketampanannya, hingga mereka semua meneteskan air liur.

“Oh, Dewa! Tampan sekali!”

“Siapa laki-laki itu? Wajahnya sangat tampan. Bahkan Pangeran Kerajaan Api Timur pun seperti tahi kerbau jika disandingkan dengannya.”

“Aku harus mendapatkannya. Biar rahim ini bisa hangat.”

Akan tetapi hal itu tidak berlaku bagi wanita bermanik mata kuning tersebut. Xie Lan dari jauh memicingkan mata. Dia mengenali pemuda berpakaian pendekar berwarna putih berkilau dengan motif gambar serigala biru di punggungnya.

“Cih, gembel jalanan itu langsung berubah ketika masuk kemari. Lihat saja, aku akan membalasmu gembel jalanan!" decih Xie Lan kesal dan menggebrak mejanya.

Shen Zhou yang dikerumuni wanita, langsung melompat memijak kepala para wanita yang mengejarnya. Dia sungguh tidak sopan memperlakukan wanita seperti kotoran tahi ayam yang pantas diinjak.

“Maaf, Nona-nona. Aku tidak mau kalian membuang waktuku. Sebagai gantinya kalian boleh makan sepuasnya esok hari di Restoran Bunga Kenanga."

"Aku sudah memesannya untuk seratus wanitaku dan silahkan makan sepuasnya!” teriak Shen Zhou.

Para wanita itu diam, ada pula yang sumringah karena Shen Zhou mengatakan ‘Wanitaku.’ Para wanita yang tadinya marah, malah tambah histeris memanggil-manggil Shen Zhou dengan sebutan Pangeran Naga Putih.

“Pangeran Naga Putih! Aku mencintaimu!” seru para wanita serentak dengan kedua pipi merona dan detak jantung tidak beraturan.

“Dasar para wanita. Tidak bisa membiarkan Pangeran Naga Putih sebentar saja istirahat. Eh, kok aku sendiri yang menyebutnya?"

"Akan tetapi keren juga sih. Ya, sudahlah!” Shen Zhou melipat kipasnya dan kini sudah berada di depan resepsionis untuk mendaftar.

“Tuan tampan, Anda mau ikut lelang atau sekalian menjual barang untuk dilelang?” tanya resepsionis wanita bernama Gun Yuen dengan wajah genitnya.

“Hmmm …. Kalau ini bisa dijual tidak?” Shen Zhou mengeluarkan satu butir batu roh seukuran bola baseball dan membuat Gun Yuen tersentak kaget.

“Ba-batu roh?!” jawabnya melebarkan mata.

“Ya, Nona. Apakah tidak bisa dilelang?” tanya Shen Zhou.

Ia bahkan menyerahkan uang 1000 koin emas pada Gun Yuen, “Aku minta ruangan khusus untukku.”

“Bi-bisa, Tuan.” Gun Yuen mengambil batu roh itu dan menaruhnya di dalam meja resepsionis miliknya.

“Baik tuan. Anda mendapatkan token emas Paviliun Bunga Amara dan setiap Anda berbelanja di seluruh cabnag Paviliun Bunga Amara, Anda akanendapatkan diskon lima puluh persen.”

“Maaf, Nona. Itu tidak perlu. Hanya orang miskin saja yang ingin diberikan diskon,” sergah Shen Zhou dengan nada sombong.

Shen Zhou pun mengambil token emas tersebut sebagai tanda jika dia adalah pelanggan khusus atau VVIP. Sebenarnya dia datang ke pelelangan sebenarnya untuk mencari informasi mengenai organisasi yang berhubungan dengan pembunuhan Pangeran Lu Bu dan semua orang yang terlibat dengannya.

Semua peserta lelang sudah memasuki ruangan masing-masing khusus bagi peserta lelang VVIP. Bagi peserta lelang biasa, mereka akan duduk di depan panggung yang akan menjadi acara pelelangan tersebut.

Acara pun dimulai dan yang membuka langsung Xie Lan, karena sengaja ingin mengerjai Shen Zhou yang berada di kamar khusus nomor tujuh.

Lelang pertama Pil Anggrek Bulan, Shen ZHou di dalam ruangan hanya bermalas-malasan dan tidak tertarik dengan semua barang yang dilelang. Jadi dia tidak menawar sedikit pun.

“Sungguh membosankan. Semua pilnya sampah, masih hebat pil buatan Pak Tua itu. Kalau ada barang yang bisa membuatku tertarik, aku akan langsung menawar 100 juta, sial,” gerutunya kesal dan melempar kipasnya hingga mengenai dinding ruangan kamarnya.

“Baiklah, terjadi perubahan akan barang utama yang dilelang. Barang utamanya adalah batu roh."

“Tetapi sebelum menu utama pelelangan ini, Paviliun Bunga Amara yang bekerja sama dengan Kediaman Keluarga Gun, ingin melelang kitab Samsara.

“Kitab yang sangat dahsyat dan bisa menjadikan para kultivator menjadi pendekar tanpa tanding. Nilai lelang minimum 50 juta koin emas dan kelipatan minimum 500 ribu koin emas. Mulai!” jelas Xie Lan.

“55 juta!”

“65 juta!”

Semua keluarga kaya dari ke-empat Kerajaan di Kekaisaran Wei terus beradu nilai lelang siapa yang lebih tinggi untuk mendapatkan kitab Samsara tersebut.

Shen Zhou yang sedang malas-malasan. Tiba-tiba dantian-nya bergejolak dan beresonansi dengan Kitab Samsara.

“Oh, sepertinya itu ternyata kitab yang sangat menarik. Aku harus mendapatkannya,” gumam Shen Zhou dengan tersenyum simpul dan melanjutkan dengan berteriak untuk ikut menawar, “500 juta!”

“Sial, keceplosan! Seharusnya 100 juta, goblok-goblok!” Shen Zhou memukul-mukul mulutnya yang salah dalam memberikan harga penawaran.

“Kampret, siapa yang berada di dalam kamar nomor tujuh itu. Aku akan membuatnya jadi kasim, sialan!”

“Benar-benar kutu kupret! Aku sudah mengumpulkan uang sebanyak ini. Ternyata ada yang menawar dengan harga yang lebih tinggi. Aku akan hajar orang yang berada di kamar nomor tujuh itu!”

“... ….”

Semua keluarga kaya dari empat Kerajaan di Kekaisran Wei geram. Karena Shen Zhou langsung menawar dengan harga yang tidak bisa dilewati oleh mereka.

“Kamar nomor tujuh pertama!”

“Kamar nomor tujuh kedua!”

“Kamar nomor tujuh ketiga!”

“Ya, Kitab Samsara telah jatuh ke tangan kamar nomor tujuh! Silahkan menuju tempat pembayaran!” teriak Xie Lan dengan tersenyum kecut.

“Awas saja jika gembel jalanan itu tidak mampu membayar. Aku akan jadikan dia seorang kasim untuk melayaniku, sialan!” gerutu Xie Lan dalam batinnya.

Shen Zhou pun langsung keluar dari dalam ruangannya untuk membayar sekaligus mengambil Kitab Samsara yang telah diperolehnya dengan harga 500 juta koin emas.

"Nona, ini uang —"

Baru saja Shen Zhou mau mengeluarkan uang 500 juta koin emas. Tangannya sudah ditahan oleh Gun Yuen, "Tidak perlu Tuan. Tampaknya batu roh yang tuan berikan, harganya bisa jadi sepadan dengan harga kitab Samsara ini."

Shen Zhou melebarkan mata dan memegangi dada bagian jantung, takut jika jantungnya copot.

"Adah–adah! Adah-adah! Batu sebesar itu punya harga 500 juta koin emas?!"

"Noa Xie Lan sudah berpesan padaku untuk menanyakan nama Tuan. Nona ingin bekerja sama dengan Tuan setelah acara pelelangan ini selesai. Kalau boleh tahu nama Tuan siapa?" tanya Gun Yuen dengan tersenyum ramah.

"Namaku Shen Zhou sang Pangeran Naga Putih, hahaha …," jawabnya sambil menepuk-nepuk dadanya dan tertawa jahat.

"Baiklah, esok pagi aku akan menemuinya. Katakan pada Nona Xie Lan."

Setelah menerima Kitab Samsara dan menyimpan kitab itu ke dalam cincin ruangnya. Shen Zhou menarik tangan kanan Gun Yuen dan mencium punggung tangannya, hingga membuat Gun Yuen merasa hangat rahimnya.

Ciuman bibir Shen ZHou begitu lembut dan merasuk ke dalam hati Gun Yuen.

“Dadah!” Shen Zhou melambaikan tangan dengan mengerlingkan mata ke arah Gun Yuen yang sedang terpana akan ketampanan Shen Zhou.

“Wanita seperti itu harus dibudidayakan. Sayang kalau dilewatkan, apalagi dia anggota keluarga Gun. Mungkin aku bisa memanfaatkannya suatu hari nanti,” gumam Shen Zhou sambil menautkan jari jemarinya dan menaruhnya ditengkuk dengan tersenyum licik.

Terpopuler

Comments

Hiu Kali

Hiu Kali

langsung thoor diumbulkan semuaah 10 bab yang sudah jadi..jangan malu malu.. makin menarik inii ceritanyaah...

2023-04-09

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!