Chapter 13

Setelah menumbangkan keenam orang pria itu, Aleena pun segera ajak gadis, ternyata bernama Susan untuk pergi dari sana, keduanya terlihat berjalan dengan sangat tenang, sambil sesekali melirik ke kanan ke kiri, mana tahu ada seseorang yang juga membutuhkan bantuan sama seperti Susan tadi.

Aleena juga sudah mengatakan keinginannya untuk membangun sebuah mafia kepada Susan, namun dia bertekad jika seluruh anggota mafia yang akan dibangunnya nanti adalah seorang wanita.

Susan menyambut baik keinginan Aleena, dia pun berjanji akan membantu untuk mewujudkan impian Aleena dan akan tetap berada di sisinya. Aleena yang mendengar ucapan dari Susan pun merasa bahagia, akhirnya setelah Tara, dia pun mendapatkan seorang bawahan lagi yang sama setianya seperti Tara.

Akhirnya keduanya pun berjalan untuk mencari dan merekrut anggota lain, tak lama mereka pun melewati sebuah sungai, Aleena berencana untuk duduk-duduk sebentar di sana, sekedar mencari angin.

Namun tiba-tiba saja, Aleena mendengar suara yang sangat lemah dari balik pepohonan, akhirnya dia pun segera mendatangi tempat itu. Matanya nampak melotot menyaksikan sendiri 3 orang perempuan yang saat ini dalam kondisi sekarat, sepertinya mereka adalah korban pelecehan dan juga penganiayaan.

Alina pun segera menyuruh Susan untuk menelpon ambulans, mereka segera membawa ketiga orang wanita itu ke rumah sakit, untuk diberikan pertolongan.

Selang waktu 2 jam, ketiga orang wanita itu pun tersadar, meski dengan tubuh yang penuh luka, ketiganya tetap mengucapkan terima kasih kepada Aleena yang telah mau bersusah payah membawa mereka ke rumah sakit.

"Apa yang terjadi dengan Kalian bertiga? Kenapa kalian bisa ditemukan di tempat itu dalam keadaan yang sangat mengenaskan?" tanya Aleena.

Ketiga gadis itu pun menangis, mereka benar-benar tak menyangka jika harus mengalami kejadian buruk, di mana saat ketiganya baru pulang dari pabrik, mereka dicegat oleh para preman kemudian dilecehkan dan juga dipukuli dan akhirnya dibuang di belakang sebuah pohon besar yang tak jauh dari sungai itu.

Mendengar cerita dari ketiga wanita itu, Aleena pun segera menganggukkan kepalanya, dia memahami apa yang terjadi pada ketiga orang itu, karena dia juga pernah mengalami hal yang sama, Namun sepertinya dia beruntung, karena pria yang telah mengambil kehormatannya, tidak menyiksanya.

"Jika kalian mau, aku bisa menjadikan kalian sebagai anak buahku, aku akan menjaga dan menjamin kehidupan kalian juga melatih kalian untuk menjadi seorang wanita yang tangguh, agar suatu saat nanti kalian bisa membalaskan dendam terhadap orang-orang yang telah menyakiti dan juga menghancurkan hidup kalian!" ucap aleena.

Ketiga orang itu pun sangat terharu mendengar perkataan dari Aleena, meskipun gadis yang dihadapan mereka saat ini hanyalah seorang gadis cupu yang sangat jelek, tapi mereka meyakini jika gadis itu memiliki hati yang sangat tulus, sehingga mau menolong hidup mereka.

"Apa itu benar, nona?" pertanyaan itu pun terlontar dari mulut salah seorang wanita yang ditolongnya.

Alina menganggukkan kepalanya, "Aku akan membangun sebuah mafia yang akan kuberi nama Queen Devil dan saat ini aku sedang merekrut orang-orang yang mau aku latih sehingga di kemudian hari kita bisa bersama-sama untuk membalaskan dendam terhadap orang-orang biadab yang telah menghancurkan kehidupan kita semua." ucap Aleena dengan mata yang terlihat membara.

Meskipun saat ini dia sudah Memiliki segalanya, nyatanya Aleena masih belum merasakan bahagia, dia ingin agar pria yang dulu pernah menghancurkan hidupnya merasakan hal yang sama bahkan jika perlu 1000 kali lipat lebih menyakitkan dibanding yang diterimanya.

Ketiga gadis itu pun menganggukkan kepalanya, mereka menyetujui keinginan Aleena dan akan membantu dalam segala hal. Ketiganya juga tidak keberatan jika diberikan pelatihan yang sangat keras di kemudian hari, karena mereka meyakini jika dengan memiliki beladiri, tidak ada satu orang pun yang akan meremehkan kemampuan mereka di masa depan.

Aleena tersenyum, dia benar-benar merasa takjub dengan tekad baja yang dimiliki oleh ketiga wanita yang teraniaya itu, dia pun berjanji akan menyiapkan tempat yang layak untuk ketiganya.

Setelah itu Aleena pun segera pergi dari rumah sakit, tak lupa dia pun meminta agar ketiga wanita itu ditempatkan di sebuah kamar dan diberikan penjagaan juga perawatan yang sangat bagus. Sementara Aleena dan juga Susan langsung pergi meninggalkan Rumah Sakit, keduanya akan mencari tempat yang cocok untuk mereka jadikan markas mafia yang akan dibangunnya.

Hingga akhirnya sebuah rumah besar yang ada di pelosok menjadi pilihan Aleena, dia merasa jika rumah itu cukup bagus dan bisa menampung hingga ratusan orang. Aleena tidak memerlukan anggota yang terlalu banyak, baginya cukup 100 orang wanita saja, asalkan mereka memiliki kemampuan dalam berbagai bidang, maka hal itu bisa dibandingkan dengan 1000 orang yang hanya mampu menggunakan ototnya saja.

Setelah melakukan transaksi jual beli, akhirnya rumah itu pun berpindah tangan menjadi milik Aleena, dengan cepat dia pun segera mencari beberapa orang pelayan untuk membersihkan dan juga menata kembali rumah besar yang ternyata telah terbengkalai selama lebih dari satu tahun.

Rumah itu dulunya merupakan rumah seorang pengusaha kaya, namun karena dia bangkrut hingga akhirnya rumah itu dijual kepada salah seorang temannya, tapi ternyata istri dari pemilik rumah yang baru itu tidak ingin tinggal di pelosok, hingga akhirnya mereka pun meninggalkan rumah itu dan kembali mencari rumah yang baru di kota besar.

Aleena cukup puas dengan harga yang diberikan untuk rumah itu, mereka tidak terlalu menekan harga yang tinggi sehingga Aleena pun tanpa perlu negosiasi kembali, langsung membayar sejumlah uang yang diminta oleh pemilik sebelumnya. Akhirnya keduanya pun sepakat dan transaksi pun selesai.

Saat ini Susan diberi tugas oleh Aleena untuk menjaga ketiga wanita yang bernama Dhea, Rima dan juga Sinta di rumah sakit, sementara dirinya memiliki keperluan lain. Susan tak banyak tanya, dia langsung saja berangkat dan menjalankan perintah yang diberikan oleh Aleena.

Saat ini Susan sudah mengetahui, jika Aleena bukanlah seorang gadis cupu dan jelek, melainkan seorang bidadari, dua hari kemudian, ketiga orang wanita itu pun telah dinyatakan sembuh dan bisa kembali ke rumah, Susan dengan cepat segera mengajak ketiganya menuju rumah yang baru saja dibeli oleh Aleena.

Tentu hal itu membuat ketiganya senang, terlebih saat ini mereka bisa tinggal di sebuah rumah yang sangat besar.

"Dimana Nona Aleena?" tanya Dhea.

"Sepertinya dia tidak bisa datang hari ini, mungkin dia ada kesibukan lain, lebih baik kalian bertiga segera istirahat di kamar masing-masing, dan mulai besok kita semua akan menjalani pelatihan yang mungkin saja akan banyak menguras tenaga dan juga pikiran kita semua." ucap Susan dengan cepat.

Akhirnya Mereka pun segera memilih kamar yang cocok untuk mereka tinggali dan beristirahat sambil menunggu Alena kembali.

Terpopuler

Comments

Bunda Pertiwi

Bunda Pertiwi

Bukan SEBUAH MAFIA kali Thor. Tapi KELOMPOK MAFIA.

2024-01-14

2

Fatma Wati

Fatma Wati

kenapa jarang sekali ada kenzy nya thor

2023-05-14

6

Ernadina 86

Ernadina 86

3 korban ini tidak punya keluarga?

2023-05-11

1

lihat semua
Episodes
1 Chapter 01
2 Chapter 02
3 Chapter 03
4 Chapter 04
5 Chapter 05
6 Chapter 06
7 Chapter 07
8 Chapter 08
9 Chapter 09
10 Chapter 10
11 Chapter 11
12 Chapter 12
13 Chapter 13
14 Chapter 14
15 Chapter 15
16 Chapter 16
17 Chapter 17
18 Chapter 18
19 Chapter 19
20 Chapter 20
21 Chapter 21
22 Chapter 22
23 Chapter 23
24 Chapter 24
25 Chapter 25
26 Chapter 26
27 Chapter 27
28 Chapter 28
29 Chapter 29
30 Chapter 30
31 Chapter 31
32 Chapter 32
33 Chapter 33
34 Chapter 34
35 Chapter 35
36 Chapter 36
37 Chapter 37
38 Chapter 38
39 Chapter 39
40 Chapter 40
41 Chapter 41
42 Chapter 42
43 Chapter 43
44 Chapter 44
45 Chapter 45
46 Chapter 46
47 Chapter 47
48 Chapter 48
49 Chapter 49
50 Chapter 50
51 Chapter 51
52 Chapter 52
53 Chapter 53
54 Chapter 54
55 Chapter 55
56 Chapter 56
57 Chapter 57
58 Chapter 58
59 Chapter 59
60 Chapter 60
61 Chapter 61
62 Chapter 62
63 Chapter 63
64 Chapter 64
65 Chapter 65
66 Chapter 66
67 Chapter 67
68 Chapter 68
69 Chapter 69
70 Chapter 70
71 Chapter 71
72 Chapter 72
73 Chapter 73
74 Chapter 74
75 Chapter 75
76 Chapter 76
77 Chapter 77
78 Chapter 78
79 Chapter 79
80 Chapter 80
81 Chapter 81
82 Chapter 82
83 Chapter 83
84 Chapter 84
85 Chapter 85
86 Chapter 86
87 Chapter 87
88 Chapter 88
89 Chapter 89
90 Chapter 90
91 Chapter 91
92 Promo
93 Chapter 92
Episodes

Updated 93 Episodes

1
Chapter 01
2
Chapter 02
3
Chapter 03
4
Chapter 04
5
Chapter 05
6
Chapter 06
7
Chapter 07
8
Chapter 08
9
Chapter 09
10
Chapter 10
11
Chapter 11
12
Chapter 12
13
Chapter 13
14
Chapter 14
15
Chapter 15
16
Chapter 16
17
Chapter 17
18
Chapter 18
19
Chapter 19
20
Chapter 20
21
Chapter 21
22
Chapter 22
23
Chapter 23
24
Chapter 24
25
Chapter 25
26
Chapter 26
27
Chapter 27
28
Chapter 28
29
Chapter 29
30
Chapter 30
31
Chapter 31
32
Chapter 32
33
Chapter 33
34
Chapter 34
35
Chapter 35
36
Chapter 36
37
Chapter 37
38
Chapter 38
39
Chapter 39
40
Chapter 40
41
Chapter 41
42
Chapter 42
43
Chapter 43
44
Chapter 44
45
Chapter 45
46
Chapter 46
47
Chapter 47
48
Chapter 48
49
Chapter 49
50
Chapter 50
51
Chapter 51
52
Chapter 52
53
Chapter 53
54
Chapter 54
55
Chapter 55
56
Chapter 56
57
Chapter 57
58
Chapter 58
59
Chapter 59
60
Chapter 60
61
Chapter 61
62
Chapter 62
63
Chapter 63
64
Chapter 64
65
Chapter 65
66
Chapter 66
67
Chapter 67
68
Chapter 68
69
Chapter 69
70
Chapter 70
71
Chapter 71
72
Chapter 72
73
Chapter 73
74
Chapter 74
75
Chapter 75
76
Chapter 76
77
Chapter 77
78
Chapter 78
79
Chapter 79
80
Chapter 80
81
Chapter 81
82
Chapter 82
83
Chapter 83
84
Chapter 84
85
Chapter 85
86
Chapter 86
87
Chapter 87
88
Chapter 88
89
Chapter 89
90
Chapter 90
91
Chapter 91
92
Promo
93
Chapter 92

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!