Keenan segera bangkit dari tempat duduknya, dia pun mulai melangkahkan kakinya kembali ke lantai 2, sesampainya di dalam kamar, pemuda itu pun langsung mengambil ponsel miliknya dan menghubungi Arya, untuk menyelidiki tentang bayi yang baru saja ditemui oleh tante dan juga seluruh anggota keluarganya.
Tuuuut...
Tuuuut...
Tak lama terdengar suara panggilan pun tersambung.
📱"Ya bos." Arya menyahut dengan cepat.
📱"Selidiki tentang bayi ini! Aku akan mengirim photonya ke ponselmu, pastikan kau mendapatkan informasi tentang siapa bayi itu, dalam waktu 24 jam, mengerti?" ucap Keenan sambil menutup ponselnya secara sepihak.
Arya yang mendengar perintah dari Keenan pun segera memeriksa ponselnya, dia melihat gambar yang dikirimkan oleh bosnya itu dengan seksama, kemudian mengirimkan kembali gambar itu kepada orang-orangnya, agar segera mendapatkan titik terang tentang siapa bayi yang ada di dalam photo itu.
.
.
.
Sementara Aleena saat ini telah sampai di suatu tempat, dia sengaja merekrut beberapa orang wanita yang pernah tersakiti, untuk dia jadikan anak buahnya.
Aleena berniat untuk membangun sebuah kelompok mafia, yang akan diberi nama Queen Devil, dia ingin mengumpulkan wanita-wanita tangguh yang siap untuk menjalani pelatihan neraka yang dibuatnya, agar menjadi sosok baru yang lebih kuat dan disegani oleh semua orang.
Langkah Gadis itu sepertinya diberkahi oleh langit, tanpa diduga-duga Aleena bertemu dengan seorang gadis yang saat ini tengah dikejar-kejar oleh beberapa orang pria, gadis itu akan dijadikan jaminan hutang oleh ayah kandungnya sendiri, kepada seorang rentenir.
Karena ketakutan, Gadis itu pun segera berlari dengan pontang-panting dan mencari bantuan, Namun sepertinya dia melewati jalan yang salah, sehingga bukan bantuan yang dia dapatkan, melainkan kesialan.
Jalan yang dilewati oleh Gadis itu ternyata adalah gang buntu, sehingga dengan sangat keras gadis itu pun berteriak meminta pertolongan, namun tak ada satu orang pun yang berani keluar dari dalam rumahnya, saat melihat jika orang orang yang mengejar gadis itu ternyata adalah orang-orang suruhan dari seorang rentenir yang kejam.
Aleena terlihat menyunggingkan senyuman iblis, dia berpikir untuk sedikit bermain-main dengan pria-pria itu, sehingga dia pun memunculkan dirinya, tak jauh dari tempat di mana Gadis itu Tengah menangis tersedu-sedu.
kemunculan Aleena membuat pria-pria itu sangat marah, apalagi melihat gaya berpakaiannya yang kampungan dan wajahnya yang culun serta jelek membuat pria-pria itu pun hampir muntah dibuatnya, entah apa yang dimakan oleh gadis itu, hingga wajahnya saja tampak lebih buruk di bandingkan dengan pengemis jalanan.
Aleena berjalan dengan sangat santai, sambil menatap beberapa orang pria itu, dia pun terlihat membawa sebuah tongkat kayu di tangan kanannya.
"Astaga! Apakah kalian benar-benar orang-orang bodoh dan lemah sehingga untuk mengejar seorang gadis saja kalian harus bergerombol seperti lebah?" tanya Aleena dengan sarkas.
"Hai kau, Gadis cupu! Pergilah dari sini atau aku akan melemparkanmu ke dalam Sungai." ucap salah seorang pria itu.
Aleena hanya tertawa, dia pun langsung membalas ucapan dari pria itu dengan tak kalah tajamnya.
"Melemparkanku ke sungai? bahkan untuk mengejar seorang gadis yang lemah saja kalian harus berkelompok seperti ini, bagaimana kalian bisa melemparku? Apakah kalian akan menggunakan tandu?" ucap Aleena.
Pria-pria itu pun melotot, sepertinya gadis cupu di hadapan mereka saat ini, ingin meminta diberi pelajaran sehingga bisa menjaga mulutnya agar tidak mengeluarkan ucapan-ucapan yang pedas di kemudian hari.
Akhirnya salah seorang dari mereka pun segera mendekat dan melayangkan tinjunya pada Aleena, namun gadis itu menghindar dengan cepat dan membalas serangan yang diberikan oleh si pria, dengan kekuatan yang sangat penuh.
Dia pun berkali-kali menggunakan tinjunya ke arah wajah, dada dan perut pria itu, bahkan tak segan-segan Aleena juga menggunakan sikut kanannya, untuk memberikan serangan telak pada punggung pria yang berniat untuk menyerangnya.
Bruk...
Pria itu pun terjatuh, dia merasakan seluruh tubuhnya sangat sakit, bahkan mungkin saja tulang-tulangnya saat ini telah mengalami keretakan akibat dari serangan si gadis cupu.
Melihat kawannya terjatuh, akhirnya 5 orang pria yang lain, segera menyerang dengan bersamaan, namun sepertinya meskipun mereka memiliki tubuh yang besar, kemampuan mereka tidaklah sebanding dengan tubuhnya.
Aleena berhasil menghindari serangan beruntun yang diberikan oleh kelima orang pria itu dan membalasnya dengan tinjuan dan juga tendangan yang sangat cepat, bahkan gadis itu begitu lincah sehingga kelima orang pria itu pun tak bisa melihat serangan yang diberikan olehnya.
Bak! Buk!
Bak! Buk!
Bak! Buk!
Duagh...
Tendangan Terakhir yang diberikan oleh Aleena berhasil menjatuhkan kelima orang pria itu, mereka pun tersungkur di atas tanah sambil memegangi dadanya yang terasa sakit, sudut bibir kelima pria itu terlihat mengeluarkan darah segar, mereka merasakan jika saat ini dadanya terasa panas, bahkan nafasnya pun terasa sesak.
Entah dari mana gadis cupu itu datang, namun sepertinya mereka tidak bisa macam-macam terhadapnya. Sementara gadis yang tadi ditolong oleh Aleena segera bangkit, dia pun berjalan mendekati Aleena dan berniat untuk berterima kasih, langkahnya terlihat gontai, matanya pun sembab, karena terlalu banyak menangis, hatinya sangat sakit terlebih setelah mengetahui, jika ayah kandungnya sendiri hendak memanfaatkan dirinya dan menjadikan sebagai jaminan atas hutangnya terhadap seorang rentenir.
Aleena tersenyum manis, dia pun memberikan tongkat kayu yang tadi ada di dalam pegangannya kepada gadis itu, dengan tanpa perasaan Alina pun langsung mengatakan dengan sangat lantang, "Bukankah kau tadi begitu ketakutan karena dikejar oleh keenam laki-laki lemah itu?"ucapnya.
Gadis itu hanya menunduk, namun tak lama kemudian dia pun kembali menegakkan kepalanya, begitu mendengar ucapan yang sangat dingin dari Aleena.
"Ambil tongkat ini dan hajar mereka! kalau perlu pecahkan saja kepalanya!" ucap Aleena.
Gadis itu pun dengan segera mengambil tongkat kayu dari tangan Aleena, dia yang tadi begitu ketakutan, kini tersenyum smirk, sepertinya gadis itu telah memiliki kekuatan setelah melihat bagaimana Aleena menghajar keenam pria itu dengan sangat brutal hingga babak belur.
Tanpa ragu-ragu, dia pun mengayunkan tongkatnya dan langsung menghantam satu persatu kepala pria yang saat ini masih tersungkur di atas tanah, dia pun menginjak-injak perut keenam pria itu bahkan dengan tanpa ragu-ragu, dia juga mencopot high heels yang dipakainya dan dihantamkannya pada mata salah seorang pria, yang hingga saat ini masih belum percaya jika gadis itu telah menjadi iblis karena provokasi yang diberikan oleh Aleena.
Sedangkan Aleena yang berada di sudut lain terlihat menyunggingkan senyuman manis, inilah yang dia inginkan, seorang gadis yang teraniaya yang akhirnya memiliki tekad untuk membalas kepada orang-orang yang telah membuatnya tersakiti.
Prok...
Prok...
Prok...
Alena pun bertepuk tangan dan mendekat kepada gadis itu, "Apa kau mau ikut bersamaku dan bekerja untukku?" tanya Aleena.
Gadis itu segera menegakkan kepalanya dan Tersenyum tak lama dia pun mengangguk.
"Tentu dan mulai hari ini aku tidak akan pernah jadi pecundang lagi, siapapun yang menyakitiku, akan kupastikan mereka akan menyesal, karena aku akan membalasnya hingga 1000 kali lipat lebih kejam daripada yang mereka lakukan terhadapku!" ucap gadis itu dengan penuh tekad.
Bahkan di dalam hatinya, dia pun memiliki rencana, jika esok atau lusa dia diberikan kesempatan, maka dia tidak akan pernah segan-segan menghancurkan rumah yang ditinggali oleh kedua orang tuanya, karena telah berani menjadikan dia sebagai jaminan hutang terhadap seorang rentenir.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 93 Episodes
Comments
Osie
selalu aja adrenalinku terpacu saat ada perempuan tangguh lg beraksi..kereeen abiiizz dah...eh pdhal udah blg g bakal koment krn udah end..tp ttp aja gatel nih jari buat nulis kata kata...hahahahha
2024-03-29
2
jhon teyeng
sptnya kakak nulis ini spt melihat kenyataan, dan sangat gemas dg kondisi wanita yg terlalu ditindas. tp menurutku wanita kalo sdh marah aplg cemburu bisa berubah spt singa betina sangat sadis dan tak segan buat menghabisi👻
2023-05-12
4
Wirda Lubis
tega ayahmau menjual anak nya
2023-04-10
1