Chapter 03

Tap...

Tap...

Tap...

Seorang pemuda baru saja melangkahkan kakinya menuju sebuah Mansion besar, dia disambut oleh salah seorang pelayannya.

"Tuan muda, Anda baru kembali?"tanyanya.

"Ya." jawab pemuda itu singkat, dia langsung melangkahkan kakinya menuju lantai 2 di mana kamarnya berada. Tak lama kemudian, pemuda itu langsung mengeluarkan ponsel dan menghubungi orang kepercayaannya.

Tuuuuut...

Tuuut...

Panggilan suara pun tersambung, tut... Terdengar suara seseorang di seberang mengangkat panggilan.

📱"Halo Bos." ucap suara di seberang.

📱"Datang ke Mansion dalam waktu 10 menit." ucap pemuda itu.

📱"Baik bos." jawaban dari seberang.

Akhirnya pemuda itu pun segera mematikan panggilan teleponnya, dia meletakkan kembali ponselnya di atas meja dan segera mengambil handuk, kemudian berjalan menuju kamar mandi, dia harus segera menyegarkan kembali tubuhnya setelah td berkeringat.

Tak berselang lama terdengar suara mobil parkir di depan Mansion besar itu, seorang pemuda dengan rambut cepak muncul sambil berlari ke arah Mansion, dia segera melangkahkan kakinya menuju lantai 2, tempat di mana kamar sang bos berada.

Tok...Tok...Tok...

Pintu kamar diketuk dari luar, tak lama pemuda itu pun langsung membuka pintu dan memasuki kamar tempat bosnya berada.

Gemerincik air membuat dia sadar bahwa saat ini orang yang dia tuju sedang berada di kamar mandi, kemudian dia pun segera mendudukkan dirinya di atas sofa yang ada di kamar itu.

Selang beberapa menit kemudian pemuda yang dipanggil Bos itu pun muncul, dengan segera dia berdiri.

"Bos." panggilnya.

"Sepertinya pria tua itu mulai mencari masalah denganku, Lakukan sesuatu secepatnya jangan biarkan dia mendekatiku lagi lain kali." ucap pemuda itu dengan dingin.

"Baik bos." jawab sang kepercayaan.

"Satu lagi Arya," ucapnya Seraya mengambil ponsel yang ada di atas meja, dia menunjukkan gambar seorang gadis kepada orang kepercayaannya yang dia panggil Arya.

"Dia adalah calon nyonya mudamu, jangan biarkan dia mendapatkan masalah apapun. Jika ada yang berani menyentuhnya, walaupun hanya sehelai rambut,kau tahu apa yang harus kau lakukan." ucap si Pemuda itu dengan tegas.

"Oke bos." jawab Arya. Pemuda itu pun segera mengambil ponsel dari tangan bosnya dan melihat gambar calon nyonya mudanya.

Mata pemuda itu membola, dia seakan tak percaya, saat melihat bahwa orang yang disebut calon Nyonya muda oleh Bosnya itu merupakan teman saat dia di sekolah dulu.

"Aleena?" ucap Arya seraya mengucek matanya.

"Siapa Aleena?" tanya si pemuda yang di panggil bos itu seraya mengerutkan keningnya.

"Bukankah ini Aleena?" tanya Arya mengulangi kembali ucapsnnya.

"Apa kau mengenalnya?" tanya si pemuda.

"Tentu saja, dia itu teman satu sekolahku dulu. Setahuku dia bekerja menjadi seorang asisten di salah satu butik besar yang sangat terkenal di kota ini." jawab Arya.

"Apa kau yakin?" pemuda yang dipanggil bos itu seolah tak percaya mendengar ucapan Arya, bagaimana pun gadis yang dia potret itu memiliki rumah yang sangat besar dan juga mobil pribadi, tidak mungkin rasanya jika dia hanya menjadi seorang asisten di butik.

Jika pun benar, sudah pasti gadis itu merupakan seorang nona muda dari keluarga kaya.

"Tentu saja, aku bahkan berteman di sosial media dengannya." ucap Arya.

"Tunjukkan!" pemuda yang dipanggil Bos itu pun seolah penasaran mendengar ucapan Arya, dia segera merebut ponsel milik orang kepercayaannya, dan berselancar di akun sosial media milik Arya.

Dia menuliskan Aleena pada kolom pencarian, hingga akhirnya netranya bisa menangkap gambar dari gadis yang dicarinya dan telah dia klaim sebagai calon Nyonya mudanya.

Arya begitu terkejut, ini adalah pertama kalinya sang bos begitu penasaran terhadap seorang gadis, bahkan selama ini keluarganya berulang kali menjodohkan Bos muda itu dengan beberapa orang gadis cantik putri dari teman-teman sosialita sang mama maupun rekan-rekan bisnis sang papa namun selalu saja ditolaknya.

Bos mudanya itu seolah tidak memiliki ketertarikan sedikitpun terhadap seorang gadis, dia selalu bersikap dingin bahkan tidak ada satu orang pun karyawan wanita di perusahaannya yang berani menatap wajahnya.

Walaupun dia memiliki sejuta pesona ketampanan, tapi tidak bisa membuat orang mengaguminya, mereka dengan terpaksa harus selalu menundukkan matanya saat bertatapan dengan sang Bos muda, selain karena sifatnya yang dingin dan juga kejam, dia juga merupakan orang yang tidak tersentuh.

"Apa-apaan ini? Siapa pemuda ini? Berani sekali dia berdampingan dengan Gadisku!" ucap sang Bos muda itu dengan mata merah, dia terlihat begitu marah saat melihat foto Aleena yang sedang berdiri berdampingan dengan Calvin.

Mendengar pertanyaan dari sang Bos, Arya segera melirik ke arah layar ponselnya, untuk melihat siapa pemuda yang dimaksud oleh sang Bos. Tak lama kemudian Arya pun tersenyum tipis, setelah dia mengetahui identitas dari pemuda itu.

"Sepertinya anda memiliki saingan, bos. Itu adalah tuan muda dari keluarga Anderson, Calvin Anderson." ucap Arya.

"Bagaimana mungkin gadisku mengenal pemuda badjingan itu?" tanya sang Bos.

Arya hanya menggelengkan kepalanya dengan tidak berdaya, melihat Betapa posesifnya sang bos saat melihat foto kebersamaan antara Aleena bersama Calvin.

"Suruh seseorang untuk mengawasi Calvin Anderson, Jangan biarkan dia mendekati gadisku lagi!" ucap sang Bos.

Arya pun mengangguk tanpa membantah sedikitpun.

"Dan ingat! Pantau terus calon nyonya mudamu, Jangan biarkan dia mendapatkan kesulitan dan laporkan semua kegiatannya padaku." ucap si Bos Seraya mengambil kaos dari lemari pakaiannya kemudian memakainya.

Arya pun dengan cepat mengambil ponselnya, dia segera menghubungi anak buahnya untuk melaksanakan semua perintah dari sang Bos. Bagaimanapun juga bosnya bukanlah orang yang bisa bersabar, jadi Arya harus dengan cekatan melakukan segala apapun yang diminta oleh sang Bos tanpa disuruh dua kali.

.

.

.

Sementara di tempat lain saat ini, Aleena terduduk diam di sebuah gubuk bersama sepasang paruh baya, dia belum bisa bercerita tentang apa yang terjadi pada dirinya, hingga memutuskan untuk mengakhiri hidup.

Rasa sakit yang mendera batinnya, membuat dia tak lagi memiliki kepercayaan terhadap orang lain. Apalagi setelah mengetahui jika orang-orang yang begitu dia sayangi dan sangat dia percaya telah tega menghianatinya.

Namun, melihat kesabaran dan juga cinta kasih yang diberikan oleh sepasang paruh baya itu, membuat Aleena akhirnya luluh, meski dengan derai air mata, dia menceritakan seluruh tragedi yang menimpa hidupnya.

Sepasang paruh baya itu bernama Lukman dan Sari, mereka telah tinggal selama beberapa waktu di gubuk yang ada dihutan itu, karena merasa sangat sedih, setelah 30 tahun pernikahannya, belum juga di karuniai seorang anak.

Akhirnya mereka pun mengangkat Aleena sebagai putri mereka, dan berjanji akan membantu membalaskan dendam pada Calvin Anderson dan juga pria tak dikenal itu. Bahkan Lukman dengan senang hati, mengajarkan berbagai ilmu beladiri pada Aleena, agar kelak dimasa depan, dia tak perlu lagi merasa takut jika berhadapan dengan pria badjingan.

Aleena kembali ceria, dia mulai melupakan sejarah kelam masa lalu nya dan mulai membuka lembaran baru. Dia mempelajari berbagai macam bela diri sebagai bekal untuk kehidupannya dimasa depan.

Meskipun Lukman menawarkan diri untuk membantu Aleena, nampaknya wanita itu tidak setuju. Dia ingin membalaskan dendam dan juga sakit hatinya sendiri, agar tak lagi dibayang-bayangi oleh ketakutan masa lalunya.

Terpopuler

Comments

Osie

Osie

nah satu lg karyamu say..aku mampir nih .krn ini cerita udah end..jadi aku g akan koment ya disetiap babnya.. dah gak guna..kan udah end .hehehe

2024-03-29

4

YNa Msa

YNa Msa

😍😍😍😍😍👍

2024-03-18

2

🌸 Airyein 🌸

🌸 Airyein 🌸

Belum apa2 udh cemburu 🤣🤣🤣. Jadian aja belum bang

2024-01-28

3

lihat semua
Episodes
1 Chapter 01
2 Chapter 02
3 Chapter 03
4 Chapter 04
5 Chapter 05
6 Chapter 06
7 Chapter 07
8 Chapter 08
9 Chapter 09
10 Chapter 10
11 Chapter 11
12 Chapter 12
13 Chapter 13
14 Chapter 14
15 Chapter 15
16 Chapter 16
17 Chapter 17
18 Chapter 18
19 Chapter 19
20 Chapter 20
21 Chapter 21
22 Chapter 22
23 Chapter 23
24 Chapter 24
25 Chapter 25
26 Chapter 26
27 Chapter 27
28 Chapter 28
29 Chapter 29
30 Chapter 30
31 Chapter 31
32 Chapter 32
33 Chapter 33
34 Chapter 34
35 Chapter 35
36 Chapter 36
37 Chapter 37
38 Chapter 38
39 Chapter 39
40 Chapter 40
41 Chapter 41
42 Chapter 42
43 Chapter 43
44 Chapter 44
45 Chapter 45
46 Chapter 46
47 Chapter 47
48 Chapter 48
49 Chapter 49
50 Chapter 50
51 Chapter 51
52 Chapter 52
53 Chapter 53
54 Chapter 54
55 Chapter 55
56 Chapter 56
57 Chapter 57
58 Chapter 58
59 Chapter 59
60 Chapter 60
61 Chapter 61
62 Chapter 62
63 Chapter 63
64 Chapter 64
65 Chapter 65
66 Chapter 66
67 Chapter 67
68 Chapter 68
69 Chapter 69
70 Chapter 70
71 Chapter 71
72 Chapter 72
73 Chapter 73
74 Chapter 74
75 Chapter 75
76 Chapter 76
77 Chapter 77
78 Chapter 78
79 Chapter 79
80 Chapter 80
81 Chapter 81
82 Chapter 82
83 Chapter 83
84 Chapter 84
85 Chapter 85
86 Chapter 86
87 Chapter 87
88 Chapter 88
89 Chapter 89
90 Chapter 90
91 Chapter 91
92 Promo
93 Chapter 92
Episodes

Updated 93 Episodes

1
Chapter 01
2
Chapter 02
3
Chapter 03
4
Chapter 04
5
Chapter 05
6
Chapter 06
7
Chapter 07
8
Chapter 08
9
Chapter 09
10
Chapter 10
11
Chapter 11
12
Chapter 12
13
Chapter 13
14
Chapter 14
15
Chapter 15
16
Chapter 16
17
Chapter 17
18
Chapter 18
19
Chapter 19
20
Chapter 20
21
Chapter 21
22
Chapter 22
23
Chapter 23
24
Chapter 24
25
Chapter 25
26
Chapter 26
27
Chapter 27
28
Chapter 28
29
Chapter 29
30
Chapter 30
31
Chapter 31
32
Chapter 32
33
Chapter 33
34
Chapter 34
35
Chapter 35
36
Chapter 36
37
Chapter 37
38
Chapter 38
39
Chapter 39
40
Chapter 40
41
Chapter 41
42
Chapter 42
43
Chapter 43
44
Chapter 44
45
Chapter 45
46
Chapter 46
47
Chapter 47
48
Chapter 48
49
Chapter 49
50
Chapter 50
51
Chapter 51
52
Chapter 52
53
Chapter 53
54
Chapter 54
55
Chapter 55
56
Chapter 56
57
Chapter 57
58
Chapter 58
59
Chapter 59
60
Chapter 60
61
Chapter 61
62
Chapter 62
63
Chapter 63
64
Chapter 64
65
Chapter 65
66
Chapter 66
67
Chapter 67
68
Chapter 68
69
Chapter 69
70
Chapter 70
71
Chapter 71
72
Chapter 72
73
Chapter 73
74
Chapter 74
75
Chapter 75
76
Chapter 76
77
Chapter 77
78
Chapter 78
79
Chapter 79
80
Chapter 80
81
Chapter 81
82
Chapter 82
83
Chapter 83
84
Chapter 84
85
Chapter 85
86
Chapter 86
87
Chapter 87
88
Chapter 88
89
Chapter 89
90
Chapter 90
91
Chapter 91
92
Promo
93
Chapter 92

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!