Chapter 05

Pagi ini, cuaca teramat mendung, Aleena berjalan dengan santai menyusuri jalanan sepi, tak jauh dari rumah yang ditinggalinya. Dia menggunakan kaos warna putih yang dipadukan dengan rok selutut, rambutnya dikuncir, jangan lupakan tompel besar yang kini ada di pipinya.

Bibirnya menyunggingkan senyuman manis, ini adalah pertama kalinya dia keluar dari rumah, untuk sedikit menenangkan pikirannya yang kalut. Entah di mana dia harus mencari pria brengsek yang pernah menghancurkan hidupnya.

Langkah Aleena tiba-tiba terhenti, di hadapannya kini berdiri tiga orang sosok bertubuh besar, ketiganya menyeringai melihat Aleena yang berjalan sendirian.

"Serahkan uangmu! Dan kau bisa pergi dari sini!" ucap salah seorang pria tersebut.

Aleena yang mendengar ucapan pria itu hanya tersenyum kecut, sepertinya ketiga pria ini cukup untuk dia meregangkan ototnya, terlebih preman jelek di hadapannya itu ingin merampoknya.

"Apa kau tuli? cepat serahkan seluruh uangmu dan kau bisa pergi dari sini!" hardik pria yang satunya lagi.

Aleena mendengus mendengar ucapan pria itu, sepertinya mereka belum berkenalan dengan wanita yang baru saja keluar dari neraka, hingga berani menggertak bahkan berniat untuk merampok.

Aleena berkacak pinggang, bibirnya menyunggingkan senyuman sinis. "Apakah kalian bertiga itu buta? ataukah memang kalian cacat, sehingga harus mengemis di hadapanku?"tanya Aleena.

Ketiganya terlihat sangat marah mendengar ucapan dari perempuan cupu, dan juga jelek yang kini berdiri dengan begitu sombong, di hadapan mereka, bagaimana mungkin perempuan itu tidak tahu, jika yang saat ini dia hadapi adalah preman yang sudah terkenal dan sangat ditakuti di wilayah itu?

"Dasar wanita bodoh! apa katamu tadi? pengemis? kami bukan pengemis dan asal kau tahu saja jika kau ingin melanjutkan perjalananmu, kau harus memberikan uangmu pada kami." ucap pria ketiga menegaskan seraya melotot pada Aleena.

"Hanya 3 cecunguk kecil, berani sekali kalian Menghadang jalanku? Apa kalian belum tahu siapa aku?" tanya Aleena.

Ketiganya serempak tertawa mendengar ucapan gadis cupu itu.

"Siapa kamu? Kamu hanyalah seorang gadis cupu!" ucap salah seorang pria itu sambil terus tertawa.

"Mungkin di mata kalian, aku hanyalah seorang gadis cupu. Tapi sayangnya, kalian Mencari Lawan yang salah!" ucap aleena seraya mengepalkan tinjunya, dia bergerak dengan sangat cepat dan langsung menghajar ketiga pria berbadan besar itu dengan tangan dan juga kakinya.

Bak! Buk!

Bak! buk!

Bak! Buk!

Duagh...

Argh...

Pukulan dan juga tendangan beruntun, dilayangkan oleh Aleena dengan sekuat tenaga, sehingga merobohkan ketiga pria berbadan besar itu, sudut bibir mereka terlihat mengeluarkan darah, bahkan beberapa gigi Mereka pun tanggal.

Serangan yang dilakukan Aleena, tidaklah main-main. Dia sengaja menjadikan ketiga pria itu sebagai samsak tinju, untuk melampiaskan kekesalannya, sekaligus sebagai bahan latiha

Sedangkan ketiga pria itu terlihat melotot, seolah tak percaya jika gadis cupu yang kini berdiri di hadapan mereka, bisa menumbangkan ketiganya hanya dalam beberapa detik saja.

"Huh! Kalian benar-benar menguji kesabaranku! Untung saja Aku ini seorang wanita yang baik, sehingga kalian masih bisa hidup, tapi jika kalian masih terus berbuat kejahatan seperti itu! Aku bahkan tidak segan-segan untuk memotong kebanggaan kalian dan menjadikannya makanan kucing di rumahku!" ucap Aleena sambil menunjuk ke arah adik kecil mereka.

Ketiganya pun serempak menutup aset berharga mereka dengan tangan, seolah takut jika wanita cupu itu benar-benar memotong kejantanannya. Setelah selesai mengurus ketiga preman itu, Aleena pun kembali berjalan dengan sangat santai, dia bahkan tak melirik lagi ke belakang dan fokus dengan jalan.

Sesekali dia pun melihat beberapa orang yang sedang berlalu-lalang, sepertinya mereka sedang berolahraga. Aleena jadi berpikir jika selama ini dia terlalu lama meninggalkan rumahnya, akan tetapi dia merasa Jika dengan cara seperti ini maka dia bisa membalas dendam dengan sangat cepat kepada orang-orang yang telah menyakiti dan juga menghancurkan hidupnya di masa lalu.

Tanpa sengaja mata Aleena bersitatap dengan seorang wanita yang terlihat berwajah sendu, tatapannya kosong seolah dia telah kehilangan jiwanya, Alina berjalan mendekat ke arah wanita itu, dia sangat penasaran terlebih setelah melihat jika ditangan wanita itu terdapat memar-memar.

'Sepertinya wanita ini korban penyiksaan, aku harus membuat dia mendapatkan kembali kepercayaan dirinya, dan merekrutnya menjadi bawahanku!' gumam Aleena dalam hati.

"Apa kau baik-baik saja?" tanya Aleena.

Dia memperhatikan wanita itu dengan seksama, seolah Tengah menelisik apa yang terjadi padanya, hingga harus tinggal di pinggir jalan, dengan tubuh yang penuh dengan luka.

"Ya! aku baik-baik saja." ucap wanita itu sambil menundukkan wajahnya.

"Kalau kau berbicara dengan orang lain, kau harus menatap matanya." ucap Aleena dengan tegas.

Wanita itu hanya menggelengkan kepalanya, dia terbiasa menunduk di hadapan orang lain, bagaimana mungkin dia bisa menengadahkan wajahnya dan memandang Aleena?

"Apa kau tahu? sangat tidak sopan jika kau berbicara dengan orang lain tanpa menatap matanya!" ucap Aleena kembali.

Wanita itu hanya terdiam, namun jelas matanya kini berembun, sepertinya dia menyembunyikan sejuta kesedihan di dalam hatinya.

"Kau bisa membicarakan apapun denganku! bahkan jika kau mau, aku bisa membantumu untuk membalas orang-orang yang telah menyakitimu." ucap Aleena.

Perlahan wajah wanita itu mendongak, dia bisa melihat keseriusan di mata Aleena. "Apa kau sungguh-sungguh?" tanyanya.

"Hanya jika kau mampu melupakan masa lalumu, dan Menjadikan dirimu lebih kuat, maka aku akan merekrutmu dan menjadikan kepercayaanku!" ucap Aleena.

"Tapi bagaimana mungkin? Bukankah kita baru saja bertemu?" tanya wanita itu seolah tak percaya.

"Aku bisa melihat kesedihan di Matamu, sebagai sesama wanita,tentu aku tahu bagaimana rasanya, jika kau mau aku bisa membantumu membalaskan dendam." ucap aleena.

"Aku mau." wanita itu pun langsung mengangguk.

"Lalu Apa untungnya untukku? jika aku membantumu dengan cuma-cuma, tentu saja aku juga tidak mau!" ucap Aleena.

"Aku bisa mengabdi padamu dan aku bisa melakukan apapun yang kau perintahkan, asal kau mau membantuku, membalaskan dendam pada suami dan juga pelakor yang telah merusak Rumah tanggaku!" ucap wanita itu.

"Oh.. jadi kau itu korban perselingkuhan suamimu?" tanya Aleena lagi.

Wanita itu hanya mengangguk, tangisnya pecah dengan sesenggukan. "Suamiku menceraikanku, hanya karena aku tidak bisa memberikan dia anak, dan sekarang dia menikahi wanita selingkuhannya." ucapnya dengan getir.

"Lalu kenapa kau bisa tinggal di jalanan?" tanya Aleena.

"Aku diusir setelah seluruh hartaku berpindah tangan pada suamiku, dia langsung menikahi pelakor itu dan menceraikanku." ucapnya.

"Lalu bagaimana dengan luka-luka yang ada di tubuhmu?" tanya Aleena.

"Dia dan juga perempuan itu menyiksaku, hanya karena aku tidak mau keluar dari rumah itu! itu adalah rumah warisan keluargaku dan dia merebutnya dariku." ucap wanita itu.

Lalu apa yang kau inginkan sekarang?" tanya Aleena kembali.

"Tentu saja membalas dendam! sampai kapanpun aku takkan rela rumah dan seluruh hartaku, dinikmati oleh mantan suami dan juga istri barunya." ucap wanita itu.

"Ikutlah denganku! mulai hari ini aku akan melatihmu menjadi seorang perempuan yang kuat, kau juga akan kujadikan orang kepercayaanku!" ucap Aleena seraya mengulurkan tangannya.

Wanita itu menyambut uluran tangan Aleena dan bergegas berdiri di sampingnya, kemudian mengikuti dari belakang. Aleena mengajak wanita yang bernama Tara itu ke rumahnya, dan melatih berbagai macam ilmu bela diri, sehingga Tara mampu melindungi dirinya dan suatu saat nanti bisa menjadi seseorang yang berguna untuk Aleena.

"Cepat ataupun lambat, aku pasti akan Menemukanmu pria brengsek! dan saat itu kau bahkan tidak akan pernah tahu apa yang bisa aku lakukan padamu?" ucap Aleena seraya mengepalkan tangannya, saat mengingat kembali pria bejat yang telah merenggut kehormatannya.

Terpopuler

Comments

Nf@. Conan 😎

Nf@. Conan 😎

anaknya buat g aja lah dri pda d benci, shrusnya nggak bleh bnci sma anak yg sdah dy kandung slam 9 bulan msa nggak ada ikatan batin sma sX emak sma anak

2024-03-29

5

zahra ou

zahra ou

tp jgn benci dong sma ank nya
mulai blajar nriman. nrimo opo anane

2024-01-30

2

🌸 Airyein 🌸

🌸 Airyein 🌸

Ini jodoh km mungkin. Mungkin tapi

2024-01-28

2

lihat semua
Episodes
1 Chapter 01
2 Chapter 02
3 Chapter 03
4 Chapter 04
5 Chapter 05
6 Chapter 06
7 Chapter 07
8 Chapter 08
9 Chapter 09
10 Chapter 10
11 Chapter 11
12 Chapter 12
13 Chapter 13
14 Chapter 14
15 Chapter 15
16 Chapter 16
17 Chapter 17
18 Chapter 18
19 Chapter 19
20 Chapter 20
21 Chapter 21
22 Chapter 22
23 Chapter 23
24 Chapter 24
25 Chapter 25
26 Chapter 26
27 Chapter 27
28 Chapter 28
29 Chapter 29
30 Chapter 30
31 Chapter 31
32 Chapter 32
33 Chapter 33
34 Chapter 34
35 Chapter 35
36 Chapter 36
37 Chapter 37
38 Chapter 38
39 Chapter 39
40 Chapter 40
41 Chapter 41
42 Chapter 42
43 Chapter 43
44 Chapter 44
45 Chapter 45
46 Chapter 46
47 Chapter 47
48 Chapter 48
49 Chapter 49
50 Chapter 50
51 Chapter 51
52 Chapter 52
53 Chapter 53
54 Chapter 54
55 Chapter 55
56 Chapter 56
57 Chapter 57
58 Chapter 58
59 Chapter 59
60 Chapter 60
61 Chapter 61
62 Chapter 62
63 Chapter 63
64 Chapter 64
65 Chapter 65
66 Chapter 66
67 Chapter 67
68 Chapter 68
69 Chapter 69
70 Chapter 70
71 Chapter 71
72 Chapter 72
73 Chapter 73
74 Chapter 74
75 Chapter 75
76 Chapter 76
77 Chapter 77
78 Chapter 78
79 Chapter 79
80 Chapter 80
81 Chapter 81
82 Chapter 82
83 Chapter 83
84 Chapter 84
85 Chapter 85
86 Chapter 86
87 Chapter 87
88 Chapter 88
89 Chapter 89
90 Chapter 90
91 Chapter 91
92 Promo
93 Chapter 92
Episodes

Updated 93 Episodes

1
Chapter 01
2
Chapter 02
3
Chapter 03
4
Chapter 04
5
Chapter 05
6
Chapter 06
7
Chapter 07
8
Chapter 08
9
Chapter 09
10
Chapter 10
11
Chapter 11
12
Chapter 12
13
Chapter 13
14
Chapter 14
15
Chapter 15
16
Chapter 16
17
Chapter 17
18
Chapter 18
19
Chapter 19
20
Chapter 20
21
Chapter 21
22
Chapter 22
23
Chapter 23
24
Chapter 24
25
Chapter 25
26
Chapter 26
27
Chapter 27
28
Chapter 28
29
Chapter 29
30
Chapter 30
31
Chapter 31
32
Chapter 32
33
Chapter 33
34
Chapter 34
35
Chapter 35
36
Chapter 36
37
Chapter 37
38
Chapter 38
39
Chapter 39
40
Chapter 40
41
Chapter 41
42
Chapter 42
43
Chapter 43
44
Chapter 44
45
Chapter 45
46
Chapter 46
47
Chapter 47
48
Chapter 48
49
Chapter 49
50
Chapter 50
51
Chapter 51
52
Chapter 52
53
Chapter 53
54
Chapter 54
55
Chapter 55
56
Chapter 56
57
Chapter 57
58
Chapter 58
59
Chapter 59
60
Chapter 60
61
Chapter 61
62
Chapter 62
63
Chapter 63
64
Chapter 64
65
Chapter 65
66
Chapter 66
67
Chapter 67
68
Chapter 68
69
Chapter 69
70
Chapter 70
71
Chapter 71
72
Chapter 72
73
Chapter 73
74
Chapter 74
75
Chapter 75
76
Chapter 76
77
Chapter 77
78
Chapter 78
79
Chapter 79
80
Chapter 80
81
Chapter 81
82
Chapter 82
83
Chapter 83
84
Chapter 84
85
Chapter 85
86
Chapter 86
87
Chapter 87
88
Chapter 88
89
Chapter 89
90
Chapter 90
91
Chapter 91
92
Promo
93
Chapter 92

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!