Bab 11 : Akhirnya ...

Transmigrasi pembunuh berdarah dingin.

...🦢🦢🦢...

''Ahhkk ... akhirnya. Terima kasih sudah menolongku.'' Ucap Ziang'er mengibas-ngibaskankan hanfunya yang kotor.

''Kau ingin pergi kemana?'' Tanya Xio Zhang, menyenderkan tubuhnya di pohon.

''Aku mau pulang ke pondok, di sana aku sedang berusaha untuk menurunkan berat badanku. Dan kau, kau ingin pergi kemana setelah bebas?''

''Aku akan pulang ke dunia bawah dan mengambil kekuasaanku kembali.''

Ziang'er menganggukkan kepalanya. ''Baiklah semoga sukses, kita akan berpisah disini.'' Ziang'er akan pergi, namun Xio Zhang menghentikannya.

''Tunggu, aku memiliki ramuan yang bisa membuat mu kurus, apa kau tertarik?''

Ziang'er mengerutkan keningnya. ''Kau pikir menurunkan berat badan bisa dengan cara instan?''

''Tentu saja, aku ini Kaisar iblis yang bisa melakukan apapun walau hal yang sangat mustahil sekalipun.''

Ziang'er mencibikkan bibirnya, ''Cih, sombongnya! Apa kau yakin?''

Xio Zhang menyunggingkan bibirnya, ''Baiklah ... ikut denganku.''

WOSSHH ...

Xio Zhang lansung membawa Ziang'er ke suatu tempat di mana tempat itu sangatlah indah ... mirip sebuah ruangan namun sangatlah luas, membuat Ziang'er takjub melihatnya.

''Tempat apa ini?''

''Ini adalah ruangan kultivasi di mana kita bisa tinggal disini untuk mengembangkan kekuatan kita.''

''Oohh ...''

THAK!

''Ahh.''

Ziang'er pingsan karna Xio Zhang memukul tengkuk Ziang'er, lalu memangkunya ala bridal style dan merendamnya di kolam ... Xio Zhang ikuta berendam dengan kedua kakinya menyila lalu memejamkan kedua matanya.

Perlahan air yang putih dan jernih itu berubah dan memancarkan cahaya putih ke emassan yang menderang menyilaukan mata. Secara ajaib tubuh Ziang'er yang gemuk mulai menyusut secara perlahan ... sampailah, terlihat dimana wajah Ziang'er yang lebar kini berubah tirus dan mulus bersamaan dengan bibirnya yang merah seperti ceri berbentuk hati.

''Uh ...'' Ziang'er mengigau, membuat Xio Zhang membuka kedua matanya lalu berdiri menghampiri Ziang'er.

Xio Zhang tersenyum melihat tubuh dan wajah Ziang'er yang sudah berubah drastis, dimana wajah itu sangat cantik dan putih seperti giok, bersinar seperti mutiara.

Xio Zhang mendekatkan wajahnya ke wajah Ziang'er, entah mengapa ia begitu tertarik melihat bibir tipis berwarna cerah muda milik Ziang'er.

'Gadis ini sangat berbeda, jiwanya begitu gelap namun raga bak dewi.'

SWAASSHH ...

Ziang'er terbangun dan terkejut karna dia berada di dalam air bersama seorang pria.

''Kau! Dasar mesum.'' bentak Ziang'er dengan marah, lalu berdiri dan berkacak pinggang.

Xio Zhang menyunggingkan bibirnya lalu menarik tangan Ziang'er hingga menubruk dada bidang Xio Zhang yang kekar.

GLEK.

'Astaga Dewa! Sejak kapan pria ini menjadi tampan? Lihatlah badan kekar ini ... boleh aku memegangnya?'

Xio Zhang mengeluarkan sesuatu dari tanganya. ''Pakailah giok ini, jika suatu saat kau butuh bantuan ... maka panggil namaku dan aku akan segera datang.'' Xio Zhang memakaikan gelang pasa Ziang'er.

''Be-benarkah? taa-tapi kenapa haus menempel seperti ini.'' Untuk kedua kalinya Ziang'er merasa gugup.

Xio Zhang memutar tubuh Ziang'er dan memeluknya dari belakang, ''Lihatlah bayangan di atas air, apa kau mengenalinya?'' Bisik Xio Zhang.

Ziang'er melototkan kedua matanya tidak percaya, ''Si-Siapa itu? apa itu aku.''

Xio Zhang melepaskan pelukannya, lalu Ziang'er melihat jari jemarinya yang mengecil lalu meraba wajahnya. ''Apakah ini nyata? ini aku ... Waahhh aku tidak perlu susah payah mengambil air dan berlari di bawah trik matahari.''

Ziang'er tersenyum jahat, saat ia berpikir bagaimana reaksi adik kedua dan adik ketiga setelah melihatnya seperti ini ... mungkin mereka akan muntah darah.

''Apa yang sedang kau pikirkan?''

Ziang'er menoleh kebelakang lalu tersenyum, ''Terima kasih karna sudah menolongku untuk kedua kalinya, kau benar-benar hebat.''

''Jadi apa rencana mu sekarang?'' Tanya Xio Zhang.

''Ha ha ... tentu saja pulang dan membuat adik adikku menangis darah saat melihatku. Tapi tunggu, jika aku pulang sekarang ... waktunya tidak tepat. Aku harus pulang di saat adik kedua tengah melaksanakan upacara pernikahan, lalu aku akan datang mengacaukannya.''

''Kau sangat kejam.''

Ziang'er menyunggingkan bibirnya, ''Tentu saja aku sangat kejam, bahkan aku bisa melakukan hal yang lebih kejam.''

''Tinggallah di sini dan tingkatkan kekuatan mu, karna waktu di sini dan di dunia mu sangat berbeda. Dimana satu menit di ruangan ini, sama dengan satu jam. Jadi kau butuh berapa lama hingga waktu mu tepat.''

''Apakah boleh?''

''Tentu saja, anggap saja ini adalah ruangan mu sendiri dan kau boleh melakukan apapun sesuka mu.''

''Baiklah, tapi pertama tama ... mengapa kau tidak memakai celana? Aahhhkk mata suciku ternodai.'' Ziang'er menutup wajahnya.

''Apa!''

...🦢🦢🦢...

...LIKE.KOMEN.VOTE...

Terpopuler

Comments

Sri Mulyaningsih

Sri Mulyaningsih

🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣

2024-10-19

0

muli Yana

muli Yana

🫣🫣🫣🫣

2024-02-13

0

🌸 Airyein 🌸

🌸 Airyein 🌸

Waduhh kaisar iblis ganteng

2024-02-06

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!