Transmigrasi pembunuh berdarah dingin.
...🦢🦢🦢...
Tandu kereta kuda yang membawa Ziang'er sudah sampai di perbatasan hutan. Namun sang kusir merasakan ada sesuatu yang aneh di mana ia merasakan jika ada seseorang yang mengawasinya, sementara Ziang'er sudah tau jika ini adalah waktunya para penjaga itu keluar dari persembunyiannya.
''Kusir, bisa kau berhenti sejenak? Aku ingin buang air kecil.''
''Baik, Nona.''
Kereta kuda itu pun berhenti, lalu Ziang'er keluar dari tandu dan melihat sekeliling hutan di mana banyak pohon yang besar menjulang tinggi dan lebat. Ziang'er tersenyum dalam diamnya bahwa ia sudah mengetahui jika ada beberapa orang di balik pohon yang siap untuk membunuhnya.
'Cih, hanya tiga orang yang datang? Hah, itu tidak akan cukup untuk bisa membunuhku. Jangankan membunuhku, menyentuh pun mereka tidak akan bisa.' Gumam Ziang'er dalam hati.
''Nona, biar saya antar.''
''Tidak perlu Ning, tunggulah di sini dan aku akan menyelesaikan urusanku.'' Ucap Ziang'er, lalu pergi sedikit jauh dari arah pelayan setianya dan kusir kereta kuda.
Ketika Ziang'er melangkah jauh, benar saja ... di atas pohon ada tiga orang yang berpakaian seperti ninja dan mengikuti Ziang'er tanpa suara. Jika saja itu orang biasa, mungkin tidak akan mendengar langkah mereka ... tapi dia adalah Ziang'er, di mana kehidupan lalunya dia adalah seorang gadis pembunuh yang mana indra pendengarannya begitu tajam untuk hal hal negatif.
Ziang'er melihat kebelakang dengan ekor matanya, lalu mengeluarkan pisau kecil dari lengan hanfunya dan langsung melemparkan pisau itu tepat di dada musuh.
SYUUUTT.
THAK.
''Ahhkkk ...''
Dua orang yang berbaju ninja saling pandang ketika temannya jatuh ke bawah dan sudah mati tertusuk, lalu mereka mengangguk secara bersamaan dan turun untuk menghadapi Ziang'er.
''Wanita sialan! Kau sudah berani membunuh teman kami.''
Ziang'er memandang kedua orang itu dan terkekeh. ''Kenapa aku tidak berani? Bukankah lebih baik aku membunuh kalian terlebih dahulu sebelum kalian membunuhku.''
''Jadi kau sudah mengetahui niat kami? Maka jangan salahkan kami jika hari ini kau akan mati di tangan kami. HIYAAA ...''
Kedua orang itu secara bersamaan berlari dan mengacungkan pedangnya pada Ziang’er, sementara Ziang'er masih tenang di tempatnya.
Ketika kedua orang itu sudah dekat dan akan menebas kepala Ziang'er, Ziang'er sudah terlebih dahulu mengelak dan langsung memukul dan menendang kedua orang itu secara bersamaan hingga kedua orang itu turjungkal kebelakang.
''Cuih! Sialan.'' Teriaknya tidak terima, lalu mengeluarkan cambuk dari balik punggungnya.
WOSH ... CETAR!
''Kau tahu wanita gemuk! Cambuk ini sudah banyak memakan nyawa manusia, dan kali ini dia lap--''
LEB.
Pria itu tidak bisa melanjutkan perkataannya karna Ziang'er sudah terlebih dahulu melempar batu kedalam mulutnya, membuat pria itu berlutut sakit karna batu itu sampai di tenggorokannya dan mulutnya terus mengeluarkan darah.
''Ahhkk ...''
''Dasar jalxng! Ku bunuh kau ...''
JLEB.
Belum sempat ia melangkah, Ziang'er sudah lebih dulu melemparkan pisau dan menusuk tepat di jantungnya. Membuat ia langsung jatuh dan ketiga penjahat itu mati sia-sia.
“Bukankah sudah aku bilang, jika kalian tidak akan bisa menyentuhku apa lagi membunuhku.”
Setelah membunuh semua orang suruhan Ibutirinya ... Ziang’er ingin pergi, namun ia merasakan jika masih ada satu orang lagi yang bersembunyi di balik pepohonan.
“Siapa di sana?”
Orang itu menyunggingkan bibirnya lalu keluar dari persembunyiannya dan tersenyum pada Ziang’er.
“Hallo Permaisuriku.”
“Kau!”
Pangeran Mahkota ChenHua tersenyum dan melangkah untuk mendekat pada Ziang’er.
“Sedang apa kau di sini?” tanya Ziang’er yang heran kenapa pria ini selalu mengikuti dirinya.
“Aku, ha ha ... aku disini untuk menemani perjalanan mu ke tempat tujuan mu.”
“Ish ... apa kau tidak memiliki pekerjaan?”
“Tidak, untuk itu aku mengikuti mu sampai sejauh ini.”
Ziang’er memutar matanya dengan malas, lalu pergi begitu saja meninggalkan Pangeran Mahkota ChenHua. Namun Pangeran Mahkota ChenHua mengikuti Ziang’er dari belakang, dan dia akan selalu mengikuti Ziang'er kemana pun Ziang'er pergi.
•
...🦢🦢🦢...
...LIKE.KOMEN.VOTE...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 27 Episodes
Comments
Solekah
putra mahkota special berbeda dr yg lain
2024-02-03
0
Shinta Dewiana
he..he..he...bisanya putra mahkota suka sm yang gendut...
2024-01-17
0
IndarWati
apa Putra Mahkota bucin ya sma Zhiang'er.. koq demen banget kepoin gadis gendut ini.. 😱😁🤭
2023-09-05
0