Bab 17 : Kenapa selalu tersandung masalah.

Transmigrasi pembunuh berdarah dingin.

...🦢🦢🦢...

Kini ... kepulangan Pangeran Mahkota ChenHua sudah tersebar di kota kekaisaran. Di mana Kaisar juga telah membuat pesta dan mengundang semua gadis ke dalam istana untuk menyambut Putra Mahkota yang sudah berhasil memenangkan peperangan.

Semua gadis tengah sibuk mempersiapkan diri, terkecuali Ziang'er yang enggan untuk menghadiri pesta di istana. Ia malah pergi untuk jalan-jalan mencari sesuatu yang ingin dia miliki.

🍂Pameran batu dan barang lanka.

Hari ini ... Ziang'er sengaja pergi ke pameran untuk mencari sesuatu yang unik dan mencari beberapa perhiasan dan beberapa belati yang langka.

''Kenapa kau tidak mengajakku?'' Tiba-tiba seseorang mengagetkan nya.

''Kau!'' Ziang'er terkejut melihat Zhang berada di sisinya. ''Eshh ... kau itu seperti hantu! Datang tidak di undang, pulang tidak di antar.''

Zhang menyunggingkan bibirnya, ''Aku memang tidak terlihat oleh manusia, tapi aku bisa menunjukan diriku jika aku mau.''

''Jadi, sekarang orang lain tidak melihatmu?''

Zhang mengangguk.

''Kalau begitu menjauhlah! Aku tidak mau orang lain beranggapan jika aku gila karna berbicara sendiri. Ck, ngomong-ngomong, kau pergi dari mana di pagi buta?''

''Tadi aku pergi ada urusan sebentar, aku kembali dengan cepat untuk menemani mu.''

Ziang'er mendelik, ''Tidak perlu di temani, aku sudah terbiasa sendiri.''

Ziang'er melanjutkan langkahnya, tanpa perduli dengan ocehan Zhang yang sedari tadi berbicara.

Ziang'er masuk kedalam sebuah bangunan yang cukup megah, melihat ke sana kemari dan berdiri melihat sekitar.

'Ramai sekali yang datang.'

''Ziang'er, lihatlah ... belati ini sangat unik.'' Zhang menunjuk belati dengan ukiran mawar di ujung pegangannya.

''Hm, ini sangat bagus.''

BRUGH!

Tiba-tiba seseorang menubruk Ziang'er.

''Apa kau tidak punya mata!'' Bantak gadis yang baru menubuk Ziang'er.

Ziang'er mengerutkan keningnya lalu berkata dengan tenang, ''Apa kau tidak salah? kau yang menabrak aku terlebih dahulu.''

Gadis itu kesal.

''Beraninya kau melawanku! Apa kau tidak tau siapa aku.'' Ucapnya dengan nada tinggi.

''Aku tidak perduli siapa dirimu, yang jelas jangan pernah melimpahkan kesalahan mu pada orang lain.''

''Kau! Benarinya.'' Teriak gadis itu, hingga mereka berdua menjadi pusat perhatian.

Semua orang menoleh dan berbisik-bisik.

'Bukankah itu Putri Jun lishe'

'Ya, dia putri ke lima Kaisar dan selir Yun.'

'Kenapa dia membuat keributan dengan Nona pertama Long.'

'Sepertinya mereka akan bertengkar.'

Bisik orang-orang yang membuat Ziang'er tau siapa gadis di depannya, karna indra pendengaran Ziang'er lebih tajam di bandingkan pedang yang dia miliki. Hingga Ia bisa mendengar bisikan dari jarak yang cukup jauh, atau bisikan goib sekalipun ia bisa dengarnya.

'Ouh ... jadi dia seorang putri dari selir? Cih, mengapa semua anak dari seorang selir selalu besar kepala dan se-enaknya.'

''Nona, aku tidak ingin bertengkar apa lagi berdebat dengan anda! Jika anda tidak mengakui kesalahan anda, maka saya pergi.'' Ucap Ziang'er yang akan pergi, namun di cegah oleh putri Jun lishe.

''Urusan kita belum selesai!'' Bentaknya tidak terima.

Sebenarnya Putri Jun lishe adalah sahabat baik dari Zizi, ia mendengar kabar jika akhir-akhir ini Ziang'er membuat ulah dan selalu memperlakukan Zizi dengan kejam. Bahkan sampai tega memotong lidah ZiLien.

Putri Jun lishe berjanji pada Zizi jika dia akan membalas Ziang'er dengan cara apapun.

Ziang'er menghela nafasnya.

''Apa kau perlu bantuan, Sayang?'' Bisik Zhang.

''Tidak perlu, aku bisa mengatasinya! Dan jangan panggil aku dengan sebutan menjijikkan seperti itu.''

''Nona, lantas anda ingin apa?'' Tanya Ziang'er.

''Berlutut dan memohon ampun padaku! Aku adalah seorang Putri Kaisar, berani sekali kau memanggilku Nona.''

''CEPAT BERLUTUT.''

Ziang'er menatap Putri Jun lishe dengan dingin. ''Lebih baik aku mati di bandingkan berlutut di depan mu.'' Ucap Ziang'er dengan tenang, namun dengan nada yang mengancam.

Putri Jun lishe mengepalkan tangannya, lalu berteriak. ''DIA TELAH MENCURI PERHIASANKU.''

Ziang'er mengerutkan keningnya. 'Apa gadis ini benar-benar gila!'

''Perhiasan apa maksudmu?''

''KALIAN DENGAR, DIA TELAH MENCURI PERHIASANKU! TANGKAP DIA DAN BAWA PADA IBUNDA PERMAISURI UNTUK DI ADILI.'' teriaknya.

Beberapa orang langsung mengepung Ziang'er, namun kali ini Ziang'er tidak melawan dan secara suka rela di tangkap oleh beberapa pengawal.

'Kau sudah ber-urusan denganku, maka akan aku pastikan jika kau akan di permalukan.' Gumam Ziang'er yang sudah memiliki cara sendiri untuk mengatasi gadis ini.

Sedangkan Putri Jun lishe menyunggingkan bibirnya.

'Lihatlah Zizi, dia tidak berkutik! Aku akan pastikan dia akan di hukum seberat mungkin.'

...🦢🦢🦢...

...LIKE.KOMEN.VOTE ...

Terpopuler

Comments

Ayu Dani

Ayu Dani

Bantai aja putri sampah kya gtu mah

2024-01-24

1

IndarWati

IndarWati

putri Junlinshi teman ya Zizi..dgn sengaja menfitnah Ziang'er.. 😱..tunggu saja pembalasannya km akan menyesalinya.. 😏

2023-09-05

0

Nilam Barakatih

Nilam Barakatih

lanjut thor jgn lama²

2023-04-04

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!