Part 18

Wuuush...

Aura kultivator ranah jendral tingkat akhir menguar dari tubuh ketua pembunuh itu, dia juga segera melesatkan serangan yang mematikan ke arah kaisar Geng Jingyi yang saat ini juga telah bersiap untuk mengeluarkan jurus terkuatnya.

Meskipun ranah kultivasi mereka jauh berbeda, nyatanya kaisar dari benua barat itu sama sekali tak merasa gentar dengan ancaman dan juga serangan yang di berikan oleh ketua dari pria berpakaian hitam itu.

Akhirnya kaisar Geng Jingyi pun ikut melesat, dia melawan serangan yang dilesatkan pria itu dan menghadangnya dengan jurus terkuat yang dia miliki, hingga tabrakan dua energi pun tak bisa lagi di cegah.

Boooom...

Boooom...

Seketika kaisar Geng Jingyi pun terpental hingga beberapa puluh mi kebelakang, sedangkan pria yang menjadi lawannya masih berdiri tegak seraya menyunggingkan senyuman sinis.

"Dasar lemah!" ucapnya, dia kini kembali mengeluarkan jurus andalannya untuk membunuh kaisar Geng Jingyi, dia sangat yakin jika kaisar itu tak akan mampu menghadang serangan nya dan pasti akan segera mati dengan tubuh yang hancur.

Swush...

Ketua pembunuh itu melesat dan langsung mengibaskan serangan jarak jauh, dia mengalirkan 50% energi Qi nya kedalam pedang yang kini berada di tangannya. Dan langsung menggunakan teknik terbaiknya untuk menyerang kaisar Geng Jingyi yang masih terduduk diatas tanah untuk memulihkan diri.

Kaisar Geng Jingyi merasakan seluruh tubuhnya terasa sakit, bahkan beberapa organ dalamnya pun terluka sangat parah, dan kini dia hanya bisa memejamkan mata menunggu ajal yang akan menjemputnya sebentar lagi, karena dia tidak memiliki kekuatan lagi untuk bisa melawan orang yang menjadi musuhnya.

Boooom....

Ledakan besar terdengar dan begitu memekakan telinga, permaisuri dan kedua selir kaisar hanya bisa menutup mata mereka, tak kuasa melihat sang suami yang harus meregang nyawa karena sekelompok pria berpakaian hitam yang kini menjegal mereka.

Kesiur angin berhembus begitu lembut diiringi aura dingin yang menguar membuat tubuh mereka menggigil hingga gigi bergemelutuk, permaisuri dan kedua selir kaisar membuka matanya dengan perlahan.

Hati mereka begitu sakit dan ketakutan nampak dari raut ketiga wanita itu, jika suaminya mati, maka orang-orang itu pasti akan membawa mereka dan menjadikan mainannya, ini benar-benar tidak adil.

Debu beterbangan terbawa angin saat kekuatan dari ketua pembunuh itu membentur sebuah kekuatan besar hingga akhirnya dia terpelanting dan langsung jatuh di tanah dengan dada yang serasa terbakar, dia masih belum bisa melihat siapa orang yang telah menolong kaisar Geng Jingyi karena debu tebal yang beterbangan.

Hingga akhirnya kesiur angin berhasil melenyapkan debu yang hampir menutupi tempat itu karena energi dua kekuatan besar yang beradu sampai mengakibatkan ledakan besar.

Bruk...

Uhuk...

Uhuk...

Ketua pembunuh itu terbatuk dan merasakan dadanya begitu sakit, dia terbelalak saat netranya menangkap bayangan orang yang telah berbenturan energi dengannya. Itu hanya seorang bocah kecil, yang kini berdiri dengan begitu congkak dihadapannya dan mengelyarkan aura penindasan dan aura membunuh yang sangat pekat.

Nampak nya saat ini dia harus ekstra berhati-hati, karena bocah itu terlihat tak biasa, meskipun dia hanya merasakan jika ranah kultivasi dari bocah itu baru sampai di ranah prajurit tingkat awal, tapi dari aura penindasan dan juga aura membunuh nya yang begitu pekat, dia sangat yakin bahwa bocah itu mungkin sudah membunuh ribuan orang.

Melihat ketua mereka terluka, segera seratus sembilan puluh sembilan pria berbaju hitam itu melesat untuk menyerang bocah yang kini berdiri tegak dengan aura dingin dihadapan mereka, segera mereka melesatkan kekuatannya untuk menekan sekaligus membunuh bocah itu bersama-sama.

Kaisar Geng Jingyi membuka matanya perlahan, dia begitu terkejut melihat bocah laki-laki yang kini ada dihadapannya dan menghadang serangan dari ketua pembunuh itu hingga membuat nya terjerembab ditanah dan mengalami luka serius dibagian dadanya.

Bagaimana mungkin bocah itu bisa memiliki serangan yang begitu mematikan? Dan darimana kekuatan besar itu hingga dia bisa mengalahkan ketua pembunuh dihadapannya? Kaisar Geng Jingyi seolah menolak untuk percaya, dia berkali-kali mengucek matanya untuk meyakinkan hatinya jika benar bocah itulah yang menyelamatkannya.

Wush....

Aura dingin itu perlahan menghilang berganti dengan energi panas yang teramat sangat panas, hingga berhasil melelehkan pedang semua pria berbaju hitam, bahkan kini iris mata bocah itu telah berubah warna menjadi merah seiring pergantian energi yang digunakannya.

Semua orang terbelalak, iblis apa yang kini merasuki bocah itu hingga memiliki kekuatan yang begitu dahsyat? bahkan diusianya yang masih belia dia telah berhasil mengendalikan kedua energi besar yang bertolak belakang itu dengan sangat sempurna.

"Dasar bocah sialan! Mati kau!" sontak seluruh pria berbaju hitam itu segera menyatukan kekuatan mereka dan membentuk sebuah formasi penyerangan, namun apakah dia takut? Tidak! Seorang Yan Chen bahkan tak pernah memiliki rasa takut.

Melihat formasi penyerangan yang di buat oleh musuhnya, Yan Chen hanya tersenyum sinis, matanya berubah kembali menjadi merah dan biru, dia menggerakkan kekuatannya, kini elemen es ada di tangan kiri bocah itu dan elemen lava menguar dari tangan kanannya, dia menyatukan kedua kekuatan itu untuk membendung serangan dari formasi yang kini siap menghantam tubuhnya.

Booom....

Booom...

Booom...

Duar...

Energi panas dan dingin menguar hingga menghancurkan formasi yang kini dibuat oleh musuh-musuhnya, mereka dibuat kocar-kacir begitu merasakan energi besar berbentuk sabit yang menggulung serangan api yang panas hingga menghempas tubuh mereka dan terpelanting dan ambruk di atas tanah.

"Sial! Darimana datangnya bocah iblis ini? Benar-benar menyulitkan! Kita harus menggunakan jurus klan kita untuk membunuh bocah itu!" ucap salah seorang pria berbaju hitam itu pada rekannya.

Akhirnya mereka pun setuju dan berusaha bangkit dengan sisa energi di tubuhnya, dan kembali membangun formasi rahasia milik klan mereka untuk menyerang Yan Chen.

"Gunakan seluruh energi yang tersisa! Kita harus bisa membunuh bocah itu dalam satu kali serangan!" teriak salah seorang pria berbaju hitam kembali.

Wush...

Akhirnya formasi terakhir pun berhasil dibuat dan mereka langsung menyunggingkan senyuman sinis, ini adalah formasi terkuat dan paling membahayakan, karena belum ada satu orang pun yang berhasil selamat karena formasi itu.

Sementara bocah itu kini telah tersenyum manis, dia tidak mengerahkan jurus apa pun dan dengan sengaja akan menghadang serangan itu hanya dengan kekuatan fisik nya saja.

Sementara diatas dahan pohon, tiga bersaudara Yan hampir saja melesat ke arah Yan Chen, mereka begitu khawatir dengan keselamatan bocah itu saat menyadari formasi yang dibuat pria berbaju hitam.

Itu adalah formasi rahasia milik klan Gu, yang merupakan klan terbesar dibenua barat, mereka membangun kekuatan dengan mendirikan kelompok pembunuh bayaran yang bernama 'Tengkorak Merah'.

Hingga saat ini belum ada satu orang pun yang berani mengusik kelompok itu karena kekuatan besar yang mereka miliki, ditambah lagi saat ini semakin banyak klan-klan kecil dari berbagai wilayah dibenua barat yang ikut bergabung dengan klan itu.

Terpopuler

Comments

Dewi Ansyari

Dewi Ansyari

Yan chen semoga semakin kuat

2024-08-30

2

ᴄᷤʜͦɪͮᴄͥʜͣɪᷡᴋͣ

ᴄᷤʜͦɪͮᴄͥʜͣɪᷡᴋͣ

semangat ketemu isttrdi kecil

2023-04-10

4

Defrin

Defrin

Yan Chen dapat mainan baru
Seru....

2023-03-13

3

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!