Part 13

Hap...

Bocah itu berdiri di atas kedua kakinya, mata jernihnya begitu menyenangkan siapa pun yang memandang, bulu mata lentik disertai alis yang tajam, bahkan bibir tipisnya begitu mempesona.

Dia berdiri dengan aura yang dingin, matanya tajam bak elang, hidung nya yang mancung dengan wajah sehalus porselen, gerakannya ringan dan teratur, namun meski terlihat lemah, seorang ahli bela diri jelas tahu jika bocah ini ahli yang tersamarkan.

Dia berdiri dengan pesona bak dewa, bahkan di usia yang masih terbilang sangat belia, dialah saingan keindahan semesta, sang naga yang perkasa, agung tiada tanding.

Bocah yang terpilih langit, diakui semesta, di berkahi surga. Memiliki sejuta kemampuan tersembunyi meski tanpa suara, dialah yang terkuat diantara yang paling kuat, dia keindahan dari semua hal yang indah, dia pesona, yang tak hilang sekelip mata, dialah sang naga, Xiao Zhan... Putra perkasa yang diturunkan dewa, bahkan semesta mengakui kehebatannya.

"Pangeran! Anda baik-baik saja?" tanya Yan Lu penuh hormat.

Bayi yang tadi pagi masih dia timang dalam gendongannya, kini berdiri tegak penuh kuasa, siapa pun pasti akan melupakan kesedihannya saat menatap tubuh mungil yang penuh puja.

Ciptaan semesta demi menyelamatkan ras manusia, dingin bagaikan air, lembut bak kapas, indah menandingi seribu taman bunga.

Bocah itu menggelengkan kepalanya perlahan, gerakannya begitu ringan bagaikan kapas, senyum tipis tersungging dari bibir mungilnya. Ada kehangatan yang menyeruak dalam hati Xiao Zhan, merasakan kasih sayang yang begitu tulus dari orang-orang yang mengabdi pada ayahnya.

Sungguh berkah tersendiri bagi bocah itu, meskipun dirinya harus bersembunyi dibalik nama Yan Chen, sang bocah hutan. Namun dia tak pernah mengeluh, aura Agung dalam tubuhnya membuat dia selalu tegar meski harus bertarung dengan badai.

"Ayo.. Kita harus segera masuk, anginnya terlalu dingin jika terus berdiri di luar!" ajak Yan Dong seraya bangkit diikuti kedua saudaranya.

Mereka langsung berjalan ke arah Xiao Zhan (Yan Chen) dan meraih tangan mungil bocah itu, untuk memapahnya kembali ke dalam gubuk mereka.

"Mulai hari ini, paman akan memanggilmu Yan Chen! Ini demi kebaikan pangeran! Kita tak pernah tahu kapan musibah akan datang, lebih baik kita bersiap diri mulai sekarang!" ucap Yan Lu.

Yan Chen hanya mengangguk, sedikitpun dia tak pernah mengeluarkan suaranya. Meskipun ketiga Yan bersaudara teramat sangat penasaran, tapi ketiganya tak berniat sedikitpun untuk mempertanyakan perihal suara Yan Chen. Biarlah bocah itu sendiri yang akan memberi tahu mereka! Fikir Yan Lu.

Sementara di hutan pandora saat ini, ribuan kultivator beserta ribuan pasukan dari lima Kekaisaran masih terus berusaha untuk mematahkan formasi yang melindungi hutan dan gunung, mereka tidak pernah merasa putus asa bahkan terus berusaha untuk bisa segera memasuki tempat itu dan mengambil harta berharga yang ada di dalamnya.

Beberapa orang master array dan master formasi berdatangan, mereka mulai memeriksa setiap bagian dari formasi yang terpampang dengan begitu kuat di hadapan mereka semua, keyakinan akan banyaknya ras beast tingkat tinggi dan juga sumber daya membuat mereka gelap mata dan melakukan segala cara demi bisa memuaskan hasrat kerakusannya.

Tanpa menimbang kemungkinan terjadinya pengrusakan hutan akibat pertempuran yang bisa saja terjadi saat memburu banyak nya beast buruan. Terlebih setelah mereka melihat dan juga mendengar, begitu banyak nya hewan beast yang berlari masuk menuju hutan pandora, mata mereka kian berkilat penuh rasa haus untuk memiliki.

Tak bisa di bayangkan jika pertempuran terjadi di dalam wilayah hutan pandora, selain dari jumlah manusia yang menempati hutan itu hanyalah 204 orang dan di tambah ribuan spirit beast dan juga demonix beast, itu tak akan seimbang jika mereka harus bertarung, jelas pasukan kekaisaran dan para kultivator akan memenangkan nya.

Belasan dupa telah terlewati, mereka semakin gencar untuk membuat serangan demi menghancurkan array yang membentang diatas hutan dan juga gunung pandora, kini ribuan tulisan segel yang lebih mirip kaligrafi mulai bermunculan, para ahli dengan sangat cepat mempelajari nya, agar bisa menghancurkan seluruh segel dan juga membatalkan mantranya.

"Ternyata seperti itu!" seorang master formasi manggut-manggut, akhirnya dia berhasil mendapatkan pencerahan setelah berdiam diri selama belasan dupa, dia bahkan sengaja menggunakan kekuatan jiwanya untuk bisa memecahkan seluruh segel yang kini ada di hadapannya.

Tak lama pria itu langsung berdiri, dia melemparkan beberapa batu spirit ke udara dan langsung membuat sebuah segel baru untuk mengganti segel yang lama, dia harus memastikan jika saat ini formasi itu akan melindungi mereka tanpa harus bersusah payah lagi kehilangan seluruh energi karena mantra penyerap yang terkandung di dalam array.

Tangannya bergerak dengan cepat dan membuat sebuah gerakan tangan, kulit tua nya yang mulai keriput terlihat begitu menonjol dengan urat-uratnya yang menghijau, dia berkali-kali mengulang penggunaan segel dan mantra pembatal untuk meyakinkan hatinya jika saat ini firmasi itu telah berhasil dia hancurkan.

Booom...

Booom..

Terdengar suara ledakan yang sangat besar saat tangan pria itu mulai mengalirkan energi Qi nya pada batu spirit yang kini mengambang di udara, dan langsung menembakkannya ke arrah array.

Kratak...

Kratak...

Krak...

Array itu perlahan retak hingga akhirnya hancur, dan kini terlihatlah gunung pandora yang begitu gagah menjulang kelangit dengan hutan yang begitu indah.

Bahkan beberapa pemukiman terlihat begitu dominan dimana setiap atap nya memiliki ornamen yang berbeda untuk menunjukan dari klan mana sang pemilik berasal.

Mereka mulai melihat dengan sangat jelas keberadaan 5 klan yang ada di hutan pandora sesuai dengan tingkat kemampuan mereka. Klan Zhuo berada di tingkat paling tinggi disusul oleh Klan Meng yang berada satu titik di bawahnya, sementara klan Du, Klan Fan dan juga klan Li berdiri sejajar diatas tanah dalam posisi yang sama rata, ketiga klan itu sepertinya memiliki kekuatan yang sama, hingga kediaman mereka tidak terlalu menonjol.

Padahal itu semua tak seperti yang mereka bayangkan, sebenarnya klan Meng adalah klan terkuat diantara empat klan yang lainnya, hanya saja karena anggota keluarga dari klan Zhuo lebih banyak, jadi mereka membutuhkan tempat yang lebih luas, sehingga akhirnya seluruh penghuni hutan pandora memutuskan jika klan Zhao lah yang akan menempati bagian paling atas dari tempat mereka.

Kini di aula rapat semua orang mulai berkeringat dingin, terutama setelah mendengar laporan dari salah satu prajurit mereka jika para kultivator dan juga pasukan Kekaisaran telah berhasil memecahkan array dan sudah mulai bergerak memaduki bagian terluar hutan mereka.

"Apa yang harus kita lakukan sekarang patriark?" tanya seorang tetua, dia begitu khawatir jika kedatangan para kultivator dan juga pasukan Kekaisaran itu akan membuat bencana bagi seluruh penghuni hutan pandora.

Terpopuler

Comments

Dewi Ansyari

Dewi Ansyari

Astaga 😱 Array yg di buat Ayah Liu lin sudah musnah,apa yg akan terjadi pada mereka 😔 semoga Liu lin punya senjata yg akan membuat mereka kalah telat

2024-08-30

2

Nf@. Conan 😎

Nf@. Conan 😎

Ehh....
Array buatan dewa kok bsa cpat d hncur kan sih

2024-04-07

3

Kaje

Kaje

tetep like

2023-03-04

3

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!